Skip to main content
Tag

Team Building

jim yong kim, presiden bank dunia, act consulting, world bank

Dedikasi Untuk 8 Milyar Penduduk Dunia ala (eks) Presiden World Bank Jim Yong Kim

By Article No Comments

Pindah ke Amerika Serikat dari Korea Utara di usia lima tahun, Jim menjalani pendidikan yang berhasil. Ibunya adalah seorang doktor yang mengajar di bidang filsafat, sementara ayahnya adalah dosen untuk bidang kedokteran gigi.

Menjelang kelulusannya dari sekolah medis, ia mengatakan pada ayahnya bahwa ia ingin membantu banyak orang dengan memberikan solusi. Ayah Jim saat itu mengatakan, bahwa sebagai orang asia, pendapatnya akan sulit didengar bila ia tidak memiliki keterampilan yang mumpuni. Nasihat tersebut ternyata amat berguna bagi hidupnya selanjutnya. Dari bekal nasihat tersebut, Jim berhasil mendorong dirinya untuk menguasai banyak bidang dan untuk mampu menjadi ahli yang mumpuni di banyak bidang.

Jim ikut mendirikan lembaga medis bernama Partner In Health, yang berhasil memberikan banyak kemajuan di dunia kesehatan dan dunia sosial. Salah satu temuan yang diberikannya adalah metode pengobatan TBC yang dapat dilakukan di rumah dengan biaya ringan. Setelah sebelumnya pengobatan TBC harus dilakukan dengan menghabiskan biaya hingga puluhan ribu dollar amerika.

WHO menjadi lembaga dunia selanjutnya bagi karir Jim Yong Kim. Melalui WHO ia berhasil memberikan pengobatan untuk 7 juta penduduk Afrika yang terkena HIV – AIDS.

Jim juga menjadi orang asia pertama yang diminta untuk menjadi President dari Darthmouth College. Saat pihak kampus Ivy League di Amerika Serikat tersebut memintanya untuk mengambil jabatan prestisius tersebut, yang mereka katakan adalah “Kami tidak memintamu untuk berpaling dari mengurusi orang miskin yang membutuhkan bantuan. Kami membutuhkanmu karena kami ingin agar Darthmouth College dapat menjadi sebuah kampus yang mampu memberikan kontribusi dan menolong orang-orang miskin yang membutuhkan bantuan di seluruh dunia”.

Saat Obama mengusulkan namanya untuk menjadi Presiden Bank Dunia, keturunan Korea yang berhasil lulus dari Harvard dengan titel di bidang kedokteran dan PhD di bidang sosial ini tidak langsung menerimanya.

Namun ia mungkin satu dari banyak pemimpin dunia yang berhasil memberikan solusi nyata atas berbagai permasalahan. Turunnya tingkat penyalahgunaan alkohol, murahnya biaya penyembuhan dari TBC, berkurangnya pelecehan seksual, adalah sekian banyak dari keberhasilan yang berhasil diberikan oleh Dr Jim Yong Kim pada masyarakat dunia melalui berbagai dedikasi yang diberikannya.

Saat resign dari kedudukannya karena berbagai tekanan yang diterima, Jim Yong Kim mengatakan bahwa ia akan berkonsentrasi untuk membangun berbagai infrastruktur di negara-negara miskin dan negara berkembang untuk ke depannya. Hal ini nyata dibuktikan dengan bergabungnya Jim Yong Kim ke Global Infrastruktur Partners (GIP), sebuah lembaga keuangan besar yang menanamkan modal pada banyak proyek infrastruktur.

Dari sekian banyak solusi yang berhasil diwujudkan Jim untuk 8 milyar penduduk dunia, hal yang ingin ia sampaikan berikutnya adalah bahwa tidak mungkin untuk dapat memberikan solusi bagi 8 milyar penduduk dunia tanpa adanya teknologi broadband internet.

Keyakinan Jim adalah bahwa setiap penduduk dunia dapat menjadi lebih maju bila mereka dapat melihat bagaimana kehidupan berjalan di belahan dunia lain yang lebih maju, dan akan terdorong untuk mencapai berbagai kemajuan.

Tidak setiap perusahaan memiliki misi mulia. Namun di masa ekonomi informasi, korporasi harus menjadi semakin berorientasi kemasyarakatan dan memberikan society service. Untuk itu bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perubahan mendasar di organisasi dan korporasi Anda seperti yang dilakukan Jim Yong Kim di World Bank, anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. atau dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

ginni rometty, ceo ibm, continous reinvention, business innovation, service innovation, act consulting

Continous Reinvention untuk Tetap Menjadi Perusahaan Teratas ala CEO IBM Ginni Rometty

By Article No Comments

IBM (International Business Machine) adalah sebuah perusahaan yang telah berusia lebih dari 100 tahun. Tidak mudah untuk menjadikan sebuah perusahaan tetap menjadi teratas di bidangnya. Untuk itu, apa yang telah dilakukan Ginni Rometty adalah suatu hal yang amat istimewa. Namun tepatnya apa yang ia telah berhasil lakukan hingga membuatnya dipercaya menjadi salah satu penasihat dalam komisi strategis nasional dan menjadi salah satu penasihat strategi bagi Presiden Amerika?

Kini, IBM bukan lagi perusahaan hardware saja. Ia pun menghasilkan berbagai software. Bahkan, telah merambah di bidang consulting sejak tahun dimana Ginni memulai karirnya. Tak cukup dengan itu, IBM pun makin berkembang dengan melakukan akuisisi pada lembaga keuangan dan konsultansi Price Waterhouse Cooper. Untuk hal ini, Ginni sejak awal wawancara dengan bloomberg menyebut bahwa IBM kini adalah sebuah Enterprise Company di bidang bisnis dan teknologi.

Ginni merunutkan penjelasannya mengenai berbagai ekspansi dan inovasi bisnis yang dilakukan IBM. Pertama, IBM melapisi bisnis komputer yang dimilikinya dengan penciptaan spesifikasi hardware yang maju, lalu melapisi bisnisnya dengan menciptakan software yang dibutuhkan. Lalu membangun bisnis konsultasi yang terintegrasi untuk memberikan solusi terkostumisasi di bidang teknologi informasi.

Lalu Kini, IBM telah merambah bidang Cloud Big Data dan telah memberikan Cognitive Solutions, diantaranya dengan menciptakan penemuan terus menerus di bidang teknologi AI yang disebut Ginni bukanlah sebagai Artificial Intelligence tapi lebih sebagai Augmented Intelligence. Selanjutnya di masa depan, akan lebih banyak lagi reinvention yang dilakukan oleh perusahaannya.

Saat ini bila diminta untuk menjelaskan apa yang tengah dilakukan dalam bagian inovasi IBM, ia mengemukakan bahwa hal itu adalah dalam hal source data. Ada emas di dalam big data. Untuk hal ini ia harus berterima kasih pada penemuan teknologi cloud.

Semua perusahaan, menurut Ginni, akan harus mampu menggunakan data yang disimpan, diorganisasi dan dianalisa di dalam cloud, untuk dapat mampu menghadapi start up dan berbagai disrupsi di bidang teknologi informasi.

IBM adalah penemu dan pengembang pertama di bidang AI, dengan membesarkan IBM Watson, yang populer karena telah menang dalam acara kuis populer di Amerika, Jeopardy, setelah selama beberapa kali harus kalah dengan kemampuan manusia.

Ginni sendiri adalah seorang ahli di bidang AI sejak pertama kali. Dalam hal ini, ia mengatakan bahwa dunia harus bersiap untuk menguasai dan terbiasa dengan bidang ini karena dalam AI, semua program komputer akan mulai menciptakan programnya sendiri karena AI memiliki kemampuan untuk berpikir.

Ada dua trilyun dollar kesempatan yang terbuka dengan adanya teknologi deep learning di dalam AI, kata Ginni. Kesemuanya, memberikan manusia kesempatan untuk membuat keputusan dengan lebih baik.

Lebih jauh lagi, ia mengatakan bahwa upaya transformasi terus menerus dilakukan IBM. Dengan perputaran 34 billion dollar untuk bisnis yang berhubungan dengan inovasi dalam penciptaan beragam solusi untuk para konsumennya.

Bagaimana dengan korporasi Anda? Di masa ekonomi informasi, korporasi harus menjadi semakin berorientasi teknologi digital. Untuk itu bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perubahan mendasar di organisasi dan korporasi Anda seperti yang dilakukan Ginni Rometty di IBM anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Atau dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini. Untuk mendapatkan kemampuan inovasi bisnis dengan metode paling tepat yang dapat dikostumisasi untuk menghadapi era Vuca yang terus berlangsung, dapatkan solusinya dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).



supervisory development program, bank tabungan negara, act consulting

Supervisory Development Program Bank Tabungan Negara Jakarta Batch 3 di 2019

By News No Comments

Kepemimpinan membutuhkan skill yang khusus, bahkan di level yang terdekat dengan karyawan di garis depan. Untuk itu, pemberian pembekalan bagi para pemimpin di level supervisor dapat menentukan kesuksesan Perusahaan ke depannya. Pilihannya tergantung pada skill apa yang diberikan sebagai bekal bagi para pemimpin ini.

Salah satu kemampuan kunci dalam kepemimpinan adalah kemampuan dalam berkomunikasi. Komunikasi yang berjalan dengan terbuka dan jelas, akan membuat pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan dengan lebih mudah dan mulus. Sementara, masalah dalam berkomunikasi, akan berujung pada berbagai masalah lainnya.

Karena itu, dalam Supervisory Development Program Bank BTN Batch 3 Jakarta yang diselenggarakan pada tanggal 15-16 Maret 2019, Training dipandu langsung oleh Direktur ESQ School of Communication, oleh Coach Yusran Effendy, atau yang biasa dipanggil sebagai Coach Rendy.

Coach yang pernah menggawangi beberapa acara televisi sebagai wakil ESQ di beberapa stasiun televisi ini juga terkenal sebagai pembawa acara radio di kampus almamaternya dulu, Universitas Indonesia. Tim lain yang juga turun adalah Asisten Trainer Syaiful dan tim lain yang turut mendukung acara ini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

busan south korea, etika kerja masyarakat timur dan barat, etika kerja korea, act consulting

Perbedaan Etika Kerja Masyarakat Timur dan Barat

By Article No Comments

Chris Baumann, dosen senior di Macquarie University di Australia dan profesor tamu di Seoul National University, menganalisis data dari 10 negara di Asia dan Barat – Cina, India, Indonesia, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Inggris, AS, Jerman dan Australia. Sebagaimana disampaikan oleh Chung Hyun Chae (2015) dalam situs berita Korea Times.

Baumann menyimpulkan bahwa pendekatan pedagogis berkontribusi besar terhadap pembentukan etos kerja, yang tampaknya dipengaruhi oleh enam faktor. “Asosiasi yang kuat ditemukan untuk orientasi kinerja, dampak pada tenaga kerja dan rasa hormat yang diberikan di sekolah-sekolah dan universitas, baik di Asia dan negara-negara Barat di antara enam faktor penentu,” kata Baumann.

Baumann (2015) menyampaikan bahwa ada tiga hal yang mempengaruhi orientasi kinerja;

  1. Bahwa lembaga pendidikan suatu negara harus mengajarkan orientasi kinerja kepada siswa
  2. sementara rasa hormat berarti sistem pendidikan juga harus mengajarkan ini.
  3. Apa yang ditemukan dalam penelitian ini adalah bahwa etos kerja yang dipelajari di sekolah membawa ke tempat kerja dan ke dunia kerja.

Tiga faktor ini adalah penentu paling penting dari etos kerja suatu negara, menurut penelitian Baumann.

Tiga faktor penentu lainnya adalah:

  1. disiplin yang lebih ketat,
  2. kinerja akademis dan
  3. tingginya persaingan untuk masuk ke pendidikan tinggi.

Dalam penelitian ini, Chung mengutip bahwa Baumann (2015) juga menetapkan kekuatan penjelas dari hasil penelitian, seperti yang diwakili oleh “R-square,” atau seberapa banyak penelitian dapat menjelaskan dalam variasi etos kerja.

Sebagai contoh, R-square India adalah “0,367,” yang berarti enam dimensi menentukan sekitar 37 persen dari etos kerja negara itu, sedangkan AS adalah “0,187,” yang berarti bahwa kekuatan penjelas hanya hampir setengah dari India. Ini menunjukkan bahwa hal yang mempengaruhi seperti disiplin dan kinerja akademik tidak mempengaruhi etika kerja di beberapa negara Barat.


Perbedaan antara Timur dan Barat

Tim penelitian Baumann (2015) menemukan bahwa kekuatan penjelas dari modelnya agak sedikit lebih rendah untuk negara-negara Barat, mulai dari 18 persen hingga 22 persen, dibandingkan dengan 10 persen hingga 37 persen di Asia.

Artinya, Chung (2015) menyimpulkan bahwa ada banyak faktor di negara-negara Barat daripada di Asia yang berkontribusi terhadap etos kerja. Faktor-faktor tersebut termasuk orang tua, saudara dan media, hingga tingkat yang berbeda-beda. Selain kekuatan penjelas dari faktor-faktor penentu,

Baumann (dalam Chung, 2015)  juga berpendapat bahwa hubungan antara pendekatan pedagogis terhadap pendidikan dan etos kerja berbeda antara Asia dan Barat. “Disiplin yang ketat dan fokus pada kinerja akademik sangat kuat terkait dengan pembentukan etos kerja di India, Indonesia, Cina, Jepang, dan pada tingkat tertentu, Singapura juga. “Tetapi kedua faktor ini tidak terkait dengan etos kerja di Barat. sama sekali”, kata Baumann.

Studi Baumann mungkin menyerukan politisi masing-masing negara yang bertanggung jawab atas lembaga pendidikan untuk menentukan pendekatan pedagogis yang tepat karena pilihan mereka akan mempengaruhi etos kerja serta tenaga kerja negara dan pada akhirnya pembangunan ekonomi. Penelitiannya meliputi pendidikan dan daya saing, selain bekerja pada pemasaran dan loyalitas pelanggan.

Kelebihan Masyarakat Korea dalam Pembentukan Etika Kerja

Baumann (2015) juga menyampaikan bahwa di Korea secara khusus, tidak seperti di negara-negara Asia lainnya dalam penelitiannya, orientasi kinerja, dampak pada tenaga kerja dan kompetisi yang tinggi untuk dapat masuk ke pendidikan tinggi adalah faktor yang paling penting dalam membentuk etos kerja.

“Saya menemukan bahwa ketika orang Korea menyadari kesulitan memasuki lembaga pendidikan tinggi, mereka cenderung bekerja keras dan dengan penuh semangat,” kata Baumann.

Pada akhirnya, Baumann dalam Chung (2015) menyimpulkan bahwa ini adalah faktor yang berkontribusi terhadap kesuksesan ekonomi Korea sebagai instrumen penting untuk membentuk tenaga kerja yang kompetitif dan tidak boleh menyerah.

corporate webinar, adira finance, act consulting

Keuntungan Penggunaan Webinar dalam Pembelajaran Massal Korporasi

By Article No Comments
corporate webinar, adira finance, act consulting
Live webinar shooting ACT Consulting dengan klien Adira Finance

Pembelajaran melalui webinar telah banyak dilakukan oleh sejumlah lembaga pendidikan dan korporasi. Metode ini diberikan karena memiliki banyak keuntungan. Seperti apa sajakah keuntungan yang dimiliki dalam metode ini dan bagaimana respon dari para peserta serta trainer dalam metode ini?

Dalam Journal of Interactive Online Learning dari New York Institute of Technology, Wang & Hsu (2008),  menyampaikan bahwa ada lima keuntungan menggunakan alat webinar untuk memfasilitasi komunikasi antara tempat yang berjauhan;

(1) Webinar mudah diakses dari berbagai tempat, membuatnya mudah dijangkau (de Gara & Boora, 2006). Pengguna dapat berpartisipasi dalam sesi webinar dengan komputer, perangkat video / audio capture, dan koneksi jaringan broadband.

(2) Webinar memungkinkan komunikasi yang sinkron. Instruktur dapat berkomunikasi dengan peserta didik dalam format yang sinkron untuk memberikan umpan balik langsung kepada peserta didik (Hotcomm, 2003).

(3) Webinar memfasilitasi demonstrasi multimedia secara siaran langsung (real time). Instruktur dapat membagikan aplikasi di situs yang digunakan dalam presentasi dengan semua peserta.

(4) Webinar memfasilitasi interaksi multi-level. Instruktur dapat memberi kuliah, berinteraksi dengan audiens, memfasilitasi kolaborasi kelompok peserta dalam format siaran langsung (Marjanovic, 1999), dan dapat menunjuk peserta tertentu untuk bertanggung jawab atas sesi.

(5) Webinar menyediakan lingkungan di mana peserta dapat mengarsipkan konten seminar untuk review pribadi atau untuk orang-orang yang melewatkan sesi siaran langsung.


Dalam eksperimen yang dilakukan Wang dan Hsu (2008) didapatkan sejumlah temuan bawah para peserta yang menggunakan webinar untuk melakukan pelatihan, merasa puas dengan berbagai tingkat interaksi yang menjadi dimungkinkan dengan adanya peralatan yang tersedia.

Wang dan Hsu (2018) menyampaikan bahwa sebuah sesi webinar memberikan peserta interaksi hampir langsung dengan instruktur dan dengan peserta lain. Alat webinar termasuk metode yang paling mendekati lingkungan tatap muka dan memberikan motivasi bagi trainer dengan interaksi yang tercipta, dan kepaduan emosional yang diperkuat dengan kehadiran sosial semua peserta.

Pertama,  Interaksi di antara peserta menjadi makin kaya ketika sesi webinar membahas pengetahuan konseptual dan ketika instruktur mendorong para peserta untuk saling melakukan interaksi di antara peserta.  

Kedua, peserta menikmati menghadiri sesi webinar karena dapat menghemat biaya dan waktu, sehingga menghasilkan kenyamanan material yang cukup.

Ketiga, bentuk webinar memungkinkan para peserta “untuk merasakan kehadiran langsung” (feel the presence), karena sesi berlangsung  dalam lingkungan yang dipersonalisasi, sehingga tingkat kecemasan berkurang jauh.

Keempat, temuan Wang & Hsu (2008) menunjukkan bahwa semua peserta dan pemberi materi memberikan evaluasi bahwa sesi webinar sesuai untuk menyampaikan topik-topik yang;

a.     memiliki fokus langsung seperti

–     pengetahuan konseptual atau

–     pengetahuan prosedural dasar

b.       materi dengan fokus tidak langsungnya seperti pembentukan sikap positif peserta terhadap pengetahuan yang dipertanyakan.

 

Metode webinar memberikan banyak keuntungan dalam segi efisiensi. Webinar yang dilakukan oleh ACT Consulting telah menghubungkan hingga puluhan ribu peserta dari ratusan cabang yang tersebar di Indonesia dan di luar negeri.

Salah satu bentuk webinar yang dilaksanakan oleh ACT Consulting adalah CEO Talks, yang menghadirkan para CEO dari sebuah perusahaan besar untuk bisa langsung berbicara dan melihat puluhan ribu karyawannya secara langsung yang tersebar di berbagai cabang hingga ke pelosok.

Webinar dari ACT Consulting dilakukan dengan konsep seperti siaran televisi namun bersifat interaktif dan menggunakan platform web. Sehingga kesemua sesi yang diberikan dapat disimpan dan diulang kembali oleh peserta yang kehilangan momentum siaran langsung.

Tertarik dengan metode webinar dari ACT Consulting ini? Untuk mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi Webinar Management atau Metode Digital Solutions lainnya yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

live webinar adira finance batch 4, act consulting, adira finance
workshop mvvm, bank nagari, act consulting

Workshop Perumusan Nilai Budaya Perusahaan PT BPD Sumatera Barat (Bank Nagari)

By News No Comments

Visi, Misi serta Nilai Perusahaan adalah hal yang mendasar bagi setiap organisasi. Hal ini yang menjadikan sebuah korporasi bisa maju dan berkembang. Untuk itu, setiap perusahaan harus memformulasikannya dengan tepat agar kinerja organisasi dapat berjalan secara optimal dan meraih berbagai target yang dicanangkan sesuai dengan roadmap yang hendak dicapai dari tahun ke tahunnya.

Dari penuangan visi, misi, dan nilai organisasi, kekuatan dan soliditas internal organisasi dapat tercipta dengan harmonis. Selain itu, di dalam visi dan misi juga terdapat sejumlah hal penting seperti cita-cita yang tergambar di dalamnya untuk memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat dimana korporasi tersebut berada.

Di tanggal 14 Maret 2019, ACT Consulting dipercaya untuk membantu Bank Nagari memformulasikan visi, misi, nilai dan makna organisasi (mvvm) dalam sebuah workshop.

Kegiatan ini dinamakan sebagai Workshop Perumusan Nilai- Nilai Budaya Perusahaan Bank Nagari. Secara langsung, aktivitas ini langsung dipandu oleh Coach Rinaldi Agusyana dan Trainer Adek Asrizal.

Acara yang berlangsung dengan serius namun menyenangkan ini berlangsung di Hotel Grand Inna, Padang. Tujuan dari workshop ini adlaah untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam bidang strategi korporasi. Khususnya dalam bidang perumusan nilai-nilai budaya perusahaan.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

definisi service innovation, act consulting

Definisi Service Innovation dan Dimensi Kapabilitas yang Dibutuhkan

By Article No Comments

Dalam inovasi bisnis, beragam temuan dapat diciptakan. Hal ini bukan hanya berkaitan dengan inovasi produk saja, tapi juga dalam inovasi layanan yang dapat diberikan oleh perusahaan jasa. Blommerde & Lynch (2014)  membuat sebuah penelitian yang bertema tentang dinamika kapabilitas yang diperlukan dalam mengembangkan service innovation.

Ojasalo (2009, dalam Blommerde & Lynch, 2014) mendefinisikan inovasi layanan sebagai kemampuan “untuk mengantisipasi perubahan dalam perilaku, kebutuhan, dan harapan pelanggan, serta konsekuensinya, kompetensi untuk merancang layanan dengan lebih baik dan membuat konsep layanan baru”.

Salunke et al. (2011 dari sumber yang sama) melihatnya sebagai tingkat pengetahuan baru yang dapat  diintegrasikan ke dalam penawaran layanan yang secara langsung atau tidak langsung menciptakan nilai bagi perusahaan.

European Comission (2012: 12) menganggap inovasi layanan sebagai “konsep dan penawaran layanan baru yang  ditingkatkan secara signifikan” oleh manufaktur dan perusahaan jasa.

Sedangkan Giannopoulou et al. (2011) menganggapnya sebagai kemampuan untuk menghasilkan solusi yang sebelumnya belum tersedia untuk pelanggan melalui penambahan atau perubahan konsep layanan

Den Hertog et al. (2010: 500) mendefinisikan inovasi layanan sebagai “ide-ide baru atau tidak berwujud, yang berasal dari kombinasi ide-ide yang ada (terkadang dalam kombinasi dengan benda-benda fisik) yang menyatu dan memberikan proposisi nilai baru untuk klien ”.

Kedua studi ini dan karya sebelumnya oleh Van Ark et Al. (2003) juga mengaitkan inovasi layanan dengan dimensi organisasi di mana hal itu dapat terjadi termasuk konsep layanan, saluran interaksi klien, kemitraan, atau pemberian layanan sistem.

Dimensi Kapabilitas Service Innovation

Blommerde & Lynch (2014) menyusun sejumlah dimensi kapabilitas yang berada di seputar service innovation. Sejumlah kapabilitas tersebut adalah;

Strategising Capability; kapabilitas untuk menyusun berbagai hal seputar kebutuhan konsumen dan masyarakat yang ditempatkan secara strategis untuk meningkatkan nilai layanan

Knowledge Management Capability; kapabilitas pengaturan dan optimalisasi potensi intelektual dalam perusahaan yang menjadi sumber untuk menciptakan beragam service innovation baru sesuai keinginan konsumen dan masyarakat

Networking Capability; kapabilitas organisasi untuk melakukan perluasan jaring sosial yang dapat memperluas pemasaran dan penjualan.

Customer Involvement Capability; kapabilitas organisasi untuk memformulasikan kerjasama yang saling menguntungkan dan timbal balik dengan konsumen untuk dapat menghasilkan berbagai inovasi baru di bidang jasa (service innovation)

Keempat dimensi tersebut dibentuk menjadi Service Innovation Model di bawah ini;

Kemampuan inovasi layanan menggambarkan kemampuan organisasi untuk memberikan nilai pada pelanggan. Layanan ini dilakukan secara berulang dan terus menenerus mengembangkan layanan baru untuk meningkatkan yang sudah ada. Kapabilitas Service Innovation ini digambarkan sebagai fenomena multi dimensi yang terdiri dari empat hal yang saling terkait yaitu dimensi strategi, knowledge management, jaringan, dan keterlibatan pelanggan.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

outbond team building, south city, act consulting

Outbound Team Building & Meaning of Work South City di 2019

By News No Comments

Industri properti adalah sektor yang selalu populer di negara kita. Masyarakat Indonesia suka berinvestasi di bidang properti karena meyakini akan imbal besar yang akan diperoleh dalam bidang usaha yang satu ini. Hal ini terbukti dari maraknya penjualan apartemen, rumah dan berbagai bentuk investasi properti lainnya, dalam waktu yang cukup cepat.

Dalam realitanya, harga properti memang terus meningkat dengan cepat setiap tahunnya. Di satu sisi ini sangat menguntungkan bagi para pengusaha, di sisi lain, kebutuhan masyarakat akan properti pun mudah dipenuhi dengan banyaknya perusahaan yang fokus di bisnis ini.

Untuk meningkatkan kolaborasi dan kerjasama pada para karyawan, pimpinan dan staf, South City pada tanggal 14 Maret 2019 menyelenggarakan Outbond bersama ACT Consulting.

ACT Consulting dipercaya untuk menjadi fasilitator dalam kegiatan Outbond Team Building and Meaning of Work bagi 63 orang pimpinan dan staf South City. South City sendiri adalah sebuah perusahaan properti yang cukup besar yang tengah dikembangkan di kawasan selatan dari arah kota Jakarta. Acara outbond ini berlangsung di area Hotel Aston Sentul, Bogor.

Outbond dan training ini dipandu oleh Coach Ramdani dan Ksatria Dadang Suhendar. ACT Consulting berharap agar program ini dapat bermanfaat bagi peserta dan dapat membantu dalam upaya meraih target South City di tahun 2019-2020.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

keunikan gen z, act consulting

Keunikan Gen Z yang Mulai Memasuki Dunia Kerja

By Article No Comments

Iorgulescu (2016) dalam Cross Cultural Management Journal menyampaikan bahwa Generasi terbaru yang memasuki dunia kerja saat ini disebut sebagai Generation Z atau Gen Z. mereka lahir antara tahun 1995 -2012. Sejumlah karakteristik yang dimiliki oleh generasi ini adalah fokus mereka pada dunia karir. Kebanyakan dari mereka memiliki sikap suka bekerja keras.

Generasi ini juga adalah generasi global yang lahir di era dimana internet telah digunakan secara  umum oleh masyarakat.  Hal ini menjadikan mereka sebagai digital natives atau penduduk asli di dunia digital. Karena sejak lahir atau berumur beberapa tahun, mereka telah berinteraksi secara langsung dengan berbagai perangkat elektronik yang disebut gawai atau gadget.

Karena menyadari posissi mereka sebagai digital natives, gen Z memilih jalan yang bijak dengan bersikap hati-hati dan menghargai koneksi dan privasi orang lain dengan lebih baik. Mereka menyadari dampak dari keburukan yang dapat tersebar di sosial media.

Gen Z juga memiliki karakteristik yang beragam. Mereka ingin dihargai karena keunikan dan perbedaan yang mereka miliki. Tidak suka disamaratakan atau diserupakan dengan orang lain. Apalagi bila dibanding-bandingkan. Hal ini dapat membuat mereka demotivasi atau menurun semangatnya.

Implikasi dari berbagai realita yang ditemui pada gen z membuat desain pekerjaan dan desain tempat kerja yang diperuntukkan bagi mereka, harus dipikirkan secara khusus.

Pada tahun 2030, 20% dari tenaga kerja yang memegang tanggung jawab di berbagai bidang pekerjaan terdiri dari Generasi  Z ini. Mereka memiliki values atau nilai-nilai yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Untuk itu, mereka menginginkan fleksibilitas dalam pekerjaan yang mereka lakukan. mereka juga ingin agar perusahaan memberikan peluang untuk mereka berkonsentrasi pada kehidupan pribadi secara seimbang dengan pekerjaan.

Di dalam tempat kerja dan desain pekerjaan juga perlu diberikan sejumlah pilihan yang dapat mereka ambil. Perusahaan juga harus lebih luwes dalam menghadapi Gen Z dengan memberikan penyesuaian yang diinginkan oleh generasi ini. bila hal ini dipenuhi, gen z ini akan merasa lebih nyaman dalam bekerja di perusahaan Anda.

Selain itu yang juga harus dipertimbangkan untuk para gen Z ini adalah berbagai pilihan yang dapat diberikan dalam hal akses terhadap informasi dan transportasi. Gen z yang juga generasi global ini, menyukai bila diberikan peluang dalam berbagai proyek yang dapat memperkaya pengalaman mereka.

Komunikasi yang dilakukan pada gen z tidak bisa bersifat satu arah. Melainkan harus bersifat interaktif, dan turut menjadikan mereka sebagai subyek, bukan hanya sebagai obyek. Kelebihan yang mereka miliki dalam mengekspresikan pikiran, perasaan dan keinginan, harus dihargai dengan baik.

Selain itu masih banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk membuat gen z betah bekerja bersama Anda. Di masa depan, mereka akan menjadi penerus dari berbagai usaha yang hari ini tengah Anda kembangkan. Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

training building integrity and motivation, act consulting, cimb niag

Training Building Integrity and Motivation CIMB Niaga Batch 29

By News No Comments

Semua bisnis membutuhkan integritas. Terutama di dalam bisnis finansial dimana banyak kapital yang menjadi amanah. Beragam upaya untuk membangun integritas ke dalam karakter seorang karyawan di lembaga finansial, merupakan sebuah kewajiban.

Terutama di era ekonomi informasi, dimana kepercayaan masyarakat ditentukan oleh apa yang tersebar di media sosial dan elektronik. Sedikit saja ada kasus terjadi, ekspos yang dilakukan masyarakat dapat meruntuhkan kepercayaan para pemegang saham kepada lembaga atau korporasi yang bersangkutan.

Untuk itu, Bank CIMB Niaga melakukan upaya yang sangat serius dan intensif dalam hal menanamkan karakter integritas kepada para pegawainya.

Hari kamis tanggal 14 Maret 2019, ACT Consulting mendapatkan kepercayaan kembali untuk melaksanakan Training Building Integrity and Motivation untuk Batch yang ke-29

Acara ini dihadiri oleh para Supervisor dan Manager di CIMB Niaga, Training ini dipimpin oleh Coach Achmad Zaki dan Trainer Jaya Bhakti Nurhana. Acara ini berlangsung di Bumi Learning Center, CIMB Niaga, Bogor.