Category

Article

Neuralink dan OpenAI, Harapan Elon Musk Untuk Menyetarakan Kemampuan Otak Manusia Dengan Artificial Intelligence dan Menyembuhkan Berbagai Penyakit.

By Article No Comments

Elon Musk termasuk ke dalam sejumlah ahli IT yang menyatakan Artificial Intelligence sebagai ancaman bagi umat manusia. Namun alih-alih merasa terancam, ia menciptakan berbagai solusi dengan membentuk sejumlah perusahaan untuk dapat membuat teknologi AI menjadi terbuka bagi semua orang.

Ada dua perusahaan yang didirikannya hampir bersamaan, yaitu Open AI dan Neuralink. Ide dari keduanya berasal dari paham Transhumanism. Paham ini memiliki misi untuk melakukan transformasi dari kondisi manusia saat ini dengan menciptakan teknologi canggih yang disebarkan terbuka pada umum agar membuka kemungkinan dalam peningkatan kecerdasan dan kesehatan umat manusia.

Transhumanism, merupakan bagian dari Futurology, dimana Artificial Intelligence bersatu dengan Technological Singularity (TS). Makna dari Technological Singularity sendiri adalah peningkatan intelegensi super yang dilakukan secara sangat cepat melalui berbagai teknologi tercanggih.

OpenAI sendiri adalah perusahaan bentukan Elon Musk dengan Sam Altman, pendiri Y Combinator. Y Combinator adalah perusahaan IT yang menyediakan bimbingan dan pendanaan untuk berbagai startup yang potensial dari berbagai belahan dunia.

Pertanyaan yang mendorong terbentuknya perusahaan ini adalah apakah kita benar-benar akan membiarkan masyarakat dimasuki oleh perangkat lunak otonom dan agen perangkat keras yang detail operasionalnya hanya diketahui oleh segelintir orang saja? Jawabannya adalah tentu saja tidak. Pada bulan Juli 2019, Microsoft mengumumkan bahwa mereka akan berinvestasi 1 milyar dollar untuk mebantu idealisme OpenAI.

Dalam presentasinya di bulan Juli 2019, pada founder Neuralink menjelaskan mengapa perusahaan ini diperlukan oleh public. Mereka juga memberikan sejumlah penjelasan mengenai beragam inovasi yang dihasilkan oleh Neuralink sejak dibentuk pada tahun 2016.

Menurut President dari Neuralink, Max Hodak, perusahaannya didirikan dengan tujuan untuk memahami dan menangani kerusakan otak dengan perangkat Brain Machine Interface (BMI) yang dapat menyembukan berbagai penyakit otak. Selain itu, tujuan kedua adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan fungsi otak, dengan melakukan simbiosis dengan artificial intelligence. Sementara, tujuan ketiga adalah untuk menciptakan masa depan yang lebih setara.

Mengapa tujuan ketiga ini dimunculkan? Kekhawatiran Elon Musk adalah bila kemampuan otak manusia dikalahkan oleh mesin artificial intelligence. Dengan penciptaan Neuralink ini, katanya, manusia bisa menciptakan kemampuan untuk mengatasi masalah tersebut.

Ide Neural Link ternyata semula berasal dari penemuan istilah Neural Lace. Neural Lace adalah lapisan digital diatas korteks dimana Neuroprostheticsian (ahli bedah otak) dapat menginterpretasi sinyal otak dan memungkinkan para penderita cacat untuk dapat mengendalikan lengan atau kaki buatan yang mereka kenakan.

Neural Lace ini dikatakan sebagai Lapisan ketiga (tertiary layer). Karena manusia telah memiliki sistem limbic (di dalamnya terdapat kebutuhan primer) sebagai lapisan pertama dan korteks serebri (bagian otak tempat berpikir, merencanakan) sebagai lapisan kedua. Lapisan tersier ini disebut juga sebagai digital super intelligence layer, yang saat ini masih terpisah dari manusia, karena kita menggunakan otak ketiga ini dengan bantuan alat berpikir seperti komputer, laptop, dan telepon.

Bagaimana penjelasan mengenai teknologi yang digunakan dalam Neuralink ini bermula sejak publikasi penelitian pada tahun 2003, dimana teknologi BMI telah dapat dideteksi. Pada saat itu digunakan simpanse untuk mendeteksi kecepatan berpikir. Hingga hampir tahun 2020 ini, kecepatan berpikir di lapisan tersier ini masih terbatas, karena kecepatan mengolah output masih dibatasi oleh keharusan untuk mengetik atau untuk berbicara pada perangkat cerdas yang kita miliki. Namun, kata Elon Musk, dengan adanya simbiosis antara otak dengan artificial intelligence, maka kecepatan ini akan menjadi lebih cepat.

Bagaimana cara kerja BMI? BMI bekerja dengan menempatkan elektroda berukuran micron di dalam otak. Elektroda ini dapat merekam action potentials yang dihasilkan oleh neuron yang saling berkomunikasi dengan melakukan neural firing antar sinaps, yang disebut sebagai spikes.

Pendirian Neuralink ini bukan tanpa sejarah sebelumnya. Salah satu pendiri, Dong Jin Seo atau yang sering disebut sebagai DJ Seo, adalah seorang penemu dari University of Berkeley. Dalam meraih gelar PhDnya, Seo menciptakan Neural Dust. Alat ini adalah sebuah peralatan berukuran kecil yang ditempatkan di syaraf otak yang dapat berkomunikasi dengan sistem syaraf dan memiliki kecerdasan untuk dapat memahami sinyal penyakit dan mampu untuk dapat menyembuhkan berbagai gejala penyakit tersebut dengan metode yang cerdas.

Dalam versi pertama N1 Sensor dari Neuralink, terdapat 10 ribu elektroda. Di dalam elektroda ini terdapat Threads, Robots, Electronics, dan Algorithms. Dalam rencana teknologi masa depan yang direncanakan oleh Neuralink, akan dilakukan penanaman modul diluar kepala manusia. Alat ini akan berkomunikasi secara nirkabel dengan benang elektroda fleksibel yang dipasang di dalam otak.

BMI yang digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit atau mengatasi cacat tubuh, dilakukan dengan penempatan alat di bagian motor korteks, terutama di bagian somato sensory cortex. Cara kerjanya adalah dengan deep brain stimulation dalam metode closed loop therapies.

Penempatan benang elektroda fleksibel ini memungkinkan pelaksanaan metode closed loop therapies yang terdiri dari tiga proses yaitu; record -> decode -> stimulate. Jadi, saat ada pemicu eksternal, otak akan melakukan neural signal interpretation (interpretasi terhadap sinyal otak) yang menghasilkan informasi baru yang kemudian direkam. Setelah merekam data secara analog, benang elektroda yang terhubung secara nirkabel dengan N1 systems on Chips ini kemudian mengolah data tersebut menjadi informasi digital yang akan diolah untuk menghasilkan feedback tertentu ke otak dalam bentuk stimulasi.

Pada tahun 2020, Neuralink berencana untuk mulai diterapkan pada para pasien yang mengalami lumpuh total (quadriplegia) yang disebabkan oleh cedera yang terjadi pada sumsum tulang belakang (spinal cord) urutan C1-C4. Teknologi yang dibuat Neuralink dikategorikan oleh DR Matt Mc Dougal, seorang ahli bedah syaraf di Neuralink, sebagai Fully Interface Neuron Bio Compatible Hermetic Packaging. Atau perangkat kedap udara yang ditanamkan di neuron (syaraf otak) yang bersifat kompatibel dengan kondisi biologis manusia, yang dapat melakukan interaksi secara penuh dalam berbagai aspek.

Ada sejumlah hal yang menjadi penyebab mengapa alat ini harus dipasangkan sebagai implant di otak, menurut pendiri Neuralink, yaitu agar dapat beroperasi secara nirkabel (completely wireless), bertahan seumur hidup (decades for lifetime), menggunakan gelombang sederhana (practical bandwith), dan dapat digunakan di rumah tanpa tergantung pada peralatan rumah sakit.

Data Survei Yang Menginspirasi Reformasi Regulasi Bisnis Hingga Meningkatkan Rangking Ease of Doing Business Indonesia 2018

By Article No Comments

Setiap perusahaan yang menjalankan usahanya dengan baik dan memenuhi standar etika bisnis memiliki peran untuk membangun dan memperbaiki keadaan perekonomian di tanah air.  Dengan membaiknya keadaan bisnis, maka ekonomi negara pun akan terus membaik. Untuk itu dalam penyusunan regulasi, pemerintah tampak turut mempertimbangkan hasil survey berbagai lembaga dunia yang telah meneropong kiprah yang dilakukan para CEO di Indonesia di tahun berjalan dan tahun sebelumnya.

Tulisan ini diturunkan dengan menganalisa hasil data yang didapatkan dari data World Bank Doing Business di tahun 2018 dan 2019 dengan membandingkan pada langkah dan kondisi  yang dilakukan dan direncanakan oleh para pengusaha (CEO Indonesia) di tahun 2017 yang tergambar dari hasil survey tahun 2017 dari Oxford Business Group. Lembaga ini  melakukan survey kepada para CEO dari berbagai perusahaan internasional, lokal dan swasta di Indonesia.

Di tahun 2017, Oxford Business Group meninjau keadaan ekonomi yang tengah berlangsung di Indonesia dengan melibatkan 38% respondennya berasal dari perusahaan internasional,  51% persen responden merupakan perusahaan lokal, dan 89% perusahaan yang mengikuti survey adalah perusahaan swasta. Hasil survey ini memperlihatkan bahwa hampir 92% dari para CEO di Indonesia yang menjadi responden merasa positif atau sangat positif mengenai kemajuan iklim bisnis yang ada di Indonesia.

Hasil survey ini memperlihatkan bahwa kekhawatiran utama para pengusaha di Indonesia ada pada 3 hal, yang berupa birokrasi, sumber daya manusia, dan biaya modal (costs of capital). Kekhawatiran terbesar berada pada masalah birokrasi, yang dirasakan oleh hampir separuh dari seluruh responden. Tepatnya ada 47% dari para CEO di Indonesia yang khawatir pada masalah ini.

Sementara, di urutan kedua, masalah sumber daya manusia berada di urutan kedua dengan persentase sebanyak 43% dari para CEO yang merasakannya. Masalah utama yang dirasakan di sektor sumberdaya manusia adalah tingginya permintaan untuk para ahli di bidang teknik, keuangan, kesehatan dan informatika. Sementara masalah biaya modal hanya berada di urutan ketiga dengan kekhawatiran hanya dirasakan oleh 10% saja dari para CEO di Indonesia.

Bila hal ini disingkronkan dengan data lain lembaga lain seperti dari Bank Dunia, berbagai kekhawatiran ini tampak dijawab oleh Pemerintah di tahun selanjutnya dengan meningkatkan dukungan terhadap dunia bisnis dengan dilakukannya sejumlah kebijakan untuk mendukung perkembangan bisnis di tanah air.

Lembaga di bawah Bank Dunia yang bernama Doing Business ini, meneropong bahwa terjadi reformasi regulasi berupa penurunan biaya untuk pembuatan perseroan terbatas di Jakarta dan Surabaya di tahun 2018, kemudahan dalam  mendapatkan kredit, mendapatkan sambungan listrik dan adanya tax amnesti dalam pembayaran pajak, adanya perlindungan terhadap investor minoritas, dan kemudahan dalam perdagangan lintas batas dengan dibentuknya sistem penagihan tunggal elektronik untuk kebijakan impor.

Beragam reformasi yang dilakukan ini mendatangkan dampak yang sangat positif terhadap kondisi bisnis di Indonesia. Sebagaimana terlihat dalam indeks kemudahan dalam melakukan bisnis di Indonesia yang berada di peringkat ke 91 dari ratusan negara di dunia di tahun 2017, yang kemudian meningkat ke posisi ke 71 di tahun 2018. Namun terjadi penurunan di tahun 2019 ini sebanyak dua peringkat ke posisi ranking 73.

Mungkin sekali hal ini terjadi karena di tahun 2018, tidak banyak terdapat reformasi regulasi dan birokrasi di bidang bisnis. Seperti ditampilkan oleh Doing Business, hanya terdapat reformasi dalam hal kemudahan pendaftaran properti, kemudahan memulai bisnis dengan pendaftaran jaminan sosial, dan dibuatnya sistem terkomputerisasi data untuk memudahkan akses pebisnis mendapatkan informasi kredit. Hanya 3 langkah yang direformasi di tahun 2019 dibanding dengan 6 langkah di tahun 2018.

Dalam laporan yang dieditori oleh Patrick Cooke dari Oxford Business Group untuk regional Asia, termuat sejumlah data seperti bahwa walaupun di tahun 2017 para CEO memiliki kekhawatiran terhadap ketidakpastian keadaan politik dan seringnya terjadi perubahan kebijakan, namun secara umum para CEO di Indonesia memiliki pandangan yang positif. Sehingga kemudian para 40% dari para CEO ini menyatakan bahwa mereka akan melakukan investasi modal. Dari data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terdapat gambaran bahwa telah terjadi penanaman modal langsung (foreign direct investment/ FDI) dalam sejumlah sektor bisnis di tanah air,  yaitu pada industri permesinan dan elektronika, dan pada urutan kedua pada industri kertas dan percetakan. Sementara terjadi juga peningkatan volume investasi di sektor farmasi dan pertambangan.

Dalam laporan hasil survey yang dibuat oleh Oxford Business Group ini, hal utama yang mendorong semua investasi asing ini adalah karena meningkatnya konsumsi rumah tangga di masyarakat dan di sektor swasta seperti properti, infrastruktur, energi dan manufacturing. Sementara yang masih dianggap sebagai momok yang menakutkan adalah adanya resiko eksternal berupa kebijakan moneter Amerika Serikat yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi,  yang dapat membuat perusahaan bersikap lebih ketat dalam sektor keuangan mereka.

Sementara, juga terjadi banyak dukungan pemerintah dari data yang diberikan oleh Kepala Bapennas (dalam hasil survey dari oxford business group) bahwa di tahun 2017  pemerintah melakukan perencanaan untuk memfokuskan pembangunan pada enam sektor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yaitu pada sektor industri pemrosesan, pertanian, perdagangan, informatika dan komunikasi, serta sektor konstruksi dan pelayanan keuangan.

Berbagai langkah yang dilakukan pemerintah ini kemudian menghasilkan peningkatan perbaikan pada harga komoditas dan berlanjutnya investasi di sektor energi, yang kemudian membantu pemerintah dalam melakukan pendanaan dalam berbagai proyek infrastruktur yang memiliki dampak jangka panjang.

Namun para pengusaha masih merasakan bahwa besarnya investasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia ini memiliki dampak yang tidak banyak menstimulasi perbaikan kondisi dalam sektor bisnis yang mereka jalani. Namun hal ini bisa saja terjadi karena permasalahan sampling yang tidak merata diantara sejumlah sektor bisnis yang menjadi responden survey. Hasil yang tergambar adalah bahwa peran pemerintah dirasakan masih terbatas. Hingga 54% responden menyatakan bahwa sektor bisnis mereka hanya mendapatkan dukungan pemerintah sebanyak 20% saja.

Namun hal ini dibarengi dengan sikap bijak para pengusaha yang menyatakan bahwa dukungan terbaik yang dapat diberikan pemerintah adalah dalam hal perbaikan birokrasi. Hingga kemudian hal ini ditanggapi pemerintah secara responsif dengan melakukan reformasi birokrasi secara massif dalam perbaikan regulasi dan perbaikan teknologi informatika untuk memajukan pelayanan public yang dapat mendukung kemajuan bisnis.

Hal lain yang amat berpengaruh pada kondisi bisnis adalah keterbukaan sistem yang tergambar pada peningkatan level transparansi berbisnis. Dengan data tergambar pada bagan di bawah ini. meningkatnya transparansi ini membantu untuk menarik investor dan menurunkan biaya peminjaman, serta meningkatkan kepercayaan investor pemberi pinjaman karena mereka dapat melihat langsung pada data keuangan korporasi yang dipersembahkan secara terbuka. Sebagaimana tuntutan yang harus dipenuhi perusahaan untuk meningkatkan level kepatuhan mereka terhadap Good Corporate Governance.

Marwan Lahoud, Keturunan Arab Yang Berperan Strategis Dalam Industri Pertahanan Perancis

By Article No Comments

Lahir pada tahun 1966 di Lebanon, Marwan Lahoud kemudian pindah ke Perancis pada tahun 1982 mengikuti keluarganya saat Libanon dilanda konflik. Namun ia sempat bergabung sebagai bagian dari Pasukan Sementara PBB di Libanon selama satu tahun pada saat kelas tiga di sekolah menengah.

Pada tahun 1984, Marwan Lahoud mulai belajari di Ecole Polytechnique pada usia 18 tahun. Permintaannya untuk menjadi warga negara Perancis diterima berkat dukungan Philippe Seguin, Menteri Sosial Perancis saat itu. Hal ini memungkinkan Marwan Lahoud untuk berabung dengan Korps De L’armementb ketika lulus Politeknik. Saat itu ia memilih Sekolah Aeronautika dan Antariksa Nasional untuk pelatihannya sebagai insinyur persenjataan.

Perjalanan karir Marwan Lahoud terus merayap naik. Di awal, ia menjadi kepala pusat perhitungan Landes Test Center di Delegasi Umum untuk Persenjataan Perancsi, pada tahun 1989. Kemudian ia memegang tanggung jawab untuk menangani berbagai proyek untuk merenovasi fasilitasn pengujian dan koordinasi investasi.

Pada tahun 1994, ia memegang peran dalam Layanan Teknis Sistem Rudal Taktis. Lalu naik lagi karirnya menjadi Wakil Direktur Rudal dan Ruang Angkasa. Pada akhir 1995, Marwan Lahoud diangkat menjadi Penasihat Urusan Industri, Penelitian dan Persenjataan bagi Menteri Pertahanan Charles Millon.

Pada tahun 1998, Marwan Lahoud direkrut oleh Aerospatiale. Disana ia menjadi Direktur Pengembangan. Di Juni 1999, ia diangkat sebagai Wakil Direktur untuk Koordinasi Strategis dan Wakil Direktur untuk Urusan Militer. Pada tahun 2000, ia menegosiasikan merger dengan Matra, yang kemudian menjadi rintisan pembentukan EADS (European Aeronautics Defence and Space –cikal bakal Airbus).

Dengan dibentuknya EADS pada Juli 2000, Marwan Lahoud diangkat sebagai Wakil Presiden Senior untuk bagian Merger dan Akuisisi. Dalam posisi ini ia melakukan penciptaan Airbus, MBDA (perusahaan persenjataan yang menciptakan berbagai missil dan rudal Perancis), dan Astrium (produsen pesawat luar angkasa perancis). Pada tahun 2003, di usia 36 tahun, ia menjadi Presiden dan CEO MBDA.

MBDA adalah pengembang dan produsen rudal dan missil yang beroperasi di Perancis, Italia, Inggris, Jerman, Spanyol dan Amerika Serikat. Pada tahun 2003 tersebut, perusahaan ini memiliki 10 ribu karyawan. Pada tahun 2011, MBDA memiliki omzet 3 Milyar Euro dan menghasilkan lebih dari 3000 rudal. Bekerjasama dengan 90 angkatan bersenjata dari berbagai negara di dunia, omzet MBDA kemudian mencapai 10,5 Milyar Euro.

Pada tahun 2012, Marwan Lahoud diangkat sebagai Direktur Pelaksana EADS Perancis, sambil mempertahankan posisinya sebagai Direktur Strategis. Bila dirangkum, Marwan Lahoud telah membesarkan grup Airbus sejak tahun 2007 hingga 2017. Pada tahun 2017, ia memegang peran sebagai Chief Strategy and Marketing Officer di Airbus.

Mrsool App Pembelian dan Pengiriman Barang yang tengah Merajai Arab Saudi meraih nilai transaksi 3,7 Trilyun rupiah (1 bilyun Saudi riyal) di tahun 2018

By Article No Comments

Sebelum menjadi CoFounder MrSool, Said Al Misri di suatu siang memikirkan tentang sebuah ide. Solusi untuknya bisa memenuhi berbagai kebutuhan yang diminta oleh keluarganya tanpa harus meninggalkan kantor dan kehilangan waktu bekerja.

Saat itu, Said mulai memiliki ide tentang pembuatan aplikasi online. Ia mengemukakan idenya tersebut pada beberapa kawannya yang memiliki keahlian dalam pembuatan aplikasi online.  Tak lama, Said Al Misri mulai menyusun proposal bisnis untuk idenya tersebut

Salah satu kawannya adalah Al Sanad. Awalnya ia menyampaikan keberatannya, karena sebelum ide tentang MrSool lini, Al Misri pernah datang padanya dengan beberapa ide tentang aplikasi online juga, yang dianggap Al Sanad tidak akan bisa berhasil. Namun kemudian ia mengusulkan sejumlah ide untuk memperbaiki ide yang dimiliki Al Misri tentang aplikasi MrSool ini.

Tak lama dari saat itu, pada tahun 2015 MrSool diluncurkan. Di tahun 2017, MrSool telah memiliki jumlah kurir mencapai 80 ribu orang. Di Appstore pun aplikasi ini telah mendapatkan rangking 4.8 dari skala 5, dan masuk dalam 100 aplikasi yang paling aktif digunakan di seluruh dunia.

Di tahun 2019, MrSool telah memiliki 4 juta pengguna yang telah mendaftarkan diri di aplikasi ini. bahkan jumlah transaksi  yang tercatat selama setahun terakhir telah menyentuh angka 1 milyar Saudi Riyal atau setara denga 3,7 Trilyun Rupiah.

MrSool memiliki pendekatan yang personal. Berbeda dengan yang aplikasi yang sama  dalam Uber. Bahkan kepopuleran MrSool di Arab Saudi jauh mengalahkan aplikasi sosial media terbesar di dunia, Facebook, di negara itu. Sukses di Arab Saudi, MrSool telah merencanakan untuk merambah negara lain di kawasan teluk dan Jazirah Arab.

Hal ini terutama karena iklim interaksi terbatas yang merupakan budaya di negara tersebut. Dalam keterangannya, Said Al Misri menyampaikan bahwa para wanita dan ibu-ibu di Saudi dapat menganggap bahwa para kurir MrSool adalah saudara-saudara mereka yang akan membawakan apa yang mereka beli melalui App, ke tempat mereka berada. Apakah itu di rumah, kantor, atau sekolah.

Hal ini membuat para suami, kakak, adik, ayah atau paman dari para perempuan di Saudi tidak lagi terbebani oleh permintaan istri, ibu, anak, atau saudara perempuan mereka untuk membelikan sesuatu yang tengah mereka butuhkan. Istimewanya, karena sifatnya yang on demand, aplikasi ini menyediakan layanan delivery langsung. Hampir sama dengan gabungan antara layanan gomed, gomart, gosend dan gofood di aplikasi Gojek atau Grab di Indonesia.

Intinya, beragam hal bisa diantar oleh Kurir MrSool ke tempat anda di kawasan Arab Saudi dengan satu app. Bahkan app ini dapat membelikan Anda beberapa order sekaligus, sehingga tidak perlu melakukan banyak pesanan dan menghabiskan beberapa kali ongkos kirim.  Hal ini karena pendekatan personal yang dimiliki oleh MrSool di dalam aplikasinya. Lebih personal dari sekedar membuat ceklist pada pilihan barang atau makanan yang ada di dalam suatu app, seperti yang masih harus kita lakukan di app transportasi online yang saat ini kita gunakan di Indonesia. Mungkinkah aplikasi online dalam negeri dapat meniru kunci kesuksesan MrSool ini juga?

Upaya Peningkatan Kerjasama Indonesia dan Arab Saudi di KTT G20

By Article No Comments

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo melakukan upaya kerjasama dengan sejumlah negara. Diantaranya adalah dengan Turki, Australia, Norwegia, Arab Saudi, India dan Korea Selatan.

Selain itu, Indonesia pun menyampaikan inisiatif IDEA Hub sehubungan dengan berkembangnya teknologi digital di seluruh dunia. Tak lupa, Indonesia pun turut menyampaikan harapan bahwa hasil pertemuan Trump dan Xi Jinping dapat menghasilkan keputusan yang adil bagi semua pihak.

Mengenai pertemuan bilateral yang digelar antara Presiden Joko Widodo dan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman, ada sejumlah hal yang dikemukakan oleh pemerintah. Dalam kesempatan itu, beberapa fokus yang dibahas oleh Presiden adalah;

  1. Rencana pembentukan Dewan Konsultasi Tingkat Tinggi yang diusulkan pihak Arab Saudi.

Sebagai tindak lanjut dari keseriusan Indonesia dalam hal itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah membahasnya dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Ibrahim bin Abdulaziz Al-Assaf saat keduanya bertemu di sela-sela pertemuan OKI di Jeddah, 29 Mei 2019. Presiden Jokowi menyampaikan harapannya agar Dewan Konsultasi Tingkat Tinggi antara Arab Saudi dan Indonesia tersebut dapat diresmikan bersamaan dengan kunjungan Putra Mahkota selanjutnya ke Indonesia dalam kesempatan mendatang.

  • Kerjasama di Sektor Energi antara Pertamina dengan Saudi Aramco

Isu kedua yang diangkat Presiden Jokowi adalah kerja sama antara Pertamina dengan Aramco. Terkait hal ini, sejumlah menteri terkait dari kedua negara yaitu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati telah melakukan pertemuan dengan Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih di sela-sela Pertemuan Menteri Energi G20, 16 Juni 2019 lalu di Jepang. Pemerintah mengharapkan agar pembahasan kerjasama sudah dapat selesai pada bulan Oktober, sehingga kerjasama dapat segera dilakukan.  Indonesia juga siap untuk mengirimkan tim untuk membahas kerjasama lain, misalnya di bidang petrokimia.

  • Kerjasama di Sektor Konstruksi dalam Pembangunan Perumahan dan Proyek lainnya

Presiden Jokowi menyampaikan keinginan Indonesia untuk turut berpartisipasi dalam revolusi ekonomi untuk mencapai visi Saudi 2030. Saat ini Indonesia memiliki dua BUMN yaitu Wijaya Karya dan Waskita Karya yang telah berpengalaman dan memiliki kantor perwakilan di Arab Saudi. Presiden menyampaikan bahwa BUMN konstruksi Indonesia siap untuk mendukung pembangunan di sektor perumahan ataupun untuk konstruksi proyek-proyek NEOM yang tengah dan akan dilakukan di Arab Saudi ke depannya.

  • Kerjasama di Sektor Perkeretaapian Arab Saudi

Dalam pertemuan bilateral antara kedua negara berpenduduk mayoritas Islam ini, Presiden Jokowi juga menyampaikan minat Indonesia untuk terlibat dalam proyek sektor perkeretaapian Arab Saudi. Untuk itu, Presiden ingin agar tim dari kedua pihak bisa bertemu untuk membahas hal ini secara khusus.

Apakah Perusahaan Anda termasuk dalam kiprah global tersebut? Anda tertarik mengetahui tentang bagaimana kiprah Indonesia di berbagai sektor di Luar Negeri? Ikutilah berbagai artikel inspiratif dari ACT Consulting dalam sejumlah topik yang berbeda. Secara teratur kami merilis berbagai update terbaru mengenai bisnis, manajemen, strategi dan inovasi.

Untuk mempelajari cara melakukan inovasi dan perkembangan bisnis, dapat mempeljari manajemen  inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Prinsip Keamanan dan Kualitas Tinggi Yang Menjadi Kunci Kesuksesan Airbus Memenangkan Persaingan Industri Dirgantara Dunia Saat Ini

By Article No Comments

Sebelum berganti nama, Airbus dikenal dengan nama EADS (European Aeronautic Defence and Space Company). Nama tersebut dipakai sejak tahun 2000 hingga tahun 2014. Nama tersebut digunakan untuk mewakili sebuah perusahaan penerbangan multinasional yang berdiri sebagai salah satu dari dua perusahaan besar di bidang dirgantara.

Perusahaan ini terdaftar di Belanda dan sahamnya dimiliki oleh Perancis, Jerman dan Spanyol serta Inggris. Airbus mendesain, memproduksi dan menjual pesawat komersil dan militer ke seluruh dunia. Pesawat mereka diproduksi di beberapa negara anggota Uni Eropa dan di sejumlah negara lain. Airbus memiliki 3 divisi yaitu Pesawat Komersil, Pertahanan dan Antariksa, serta Helikopter. Industri Helikopter Airbus menjadi yang ketiga terbesar di pasar dunia dalam hal pendapatan dan pengiriman turbin helicopter yang mereka produksi.  Sejumlah fasilitas produksi Airbus manufakturnya tidak hanya dilakukan di Eropa, tapi juga di China dan Amerika Serikat.

Pada saat ini, Boeing, perusahaan penghasil mayoritas pesawat yang ada di dunia, tengah mengalami masa yang berat. Hal ini karena terjadi dua kecelakaan pada waktu yang berdekatan, yang terjadi pada maskapai pengguna pesawat ini yang berlokasi di Indonesia dan Afrika. Boeing 737 Max 8 ini membuat banyak maskapai penerbangan dunia mengalihkan pesanan pesawat mereka ke Airbus. Hal ini membuat Airbus kebanjiran pesanan.

Standar kualitas produksi ala Eropa dengan tingkat keamanan yang tinggi, menjadi salah satu alasan mengapa Airbus makin merajai industri dirgantara dunia. Selain itu, buruknya langkah marketing yang dilakukan oleh Boeing pun menimbulkan sejumlah kasus hukum di berbagai negara di dunia. Perusahaan itu dikabarkan memberikan pelicin dalam jumlah besar ke sejumlah pejabat negara dan perusahaan maskapai dengan perjanjian untuk memuluskan penjualan Boeing ke perusahaan mereka dengan jumlah besar. Kasus ini bahkan melibatkan petinggi dan CEO sebuah maskapai di tanah air dan kasusnya masih belum selesai hingga di tahun 2019 ini.

Praktik sales dan marketing yang tidak mengikuti standar etik ini mencoreng nama besar Boeing dan meruntuhkan dominasi mereka di pasar dirgantara dunia. Sementara di saat yang sama, dengan hati-hati Airbus menutup penjualan mereka satu demi satu. Tanpa adanya langkah-langkah yang bumbastis atau perjanjian yang tidak seimbang dengan pihak lain.

Airbus melakukan tindakan inovasi mereka dengan hati-hati, tidak terburu-buru. Mereka menjaga dengan prinsip tinggi, setiap produksi yang dilakukan. Serta melakukan kendali kualitas yang ketat untuk memastikan setiap pesawat yang dimanufaktur, tidak mengalami cacat produksi.

Kehati-hatian yang dilakukan oleh Airbus ini menjadikan standar keamanan mereka menjadi tinggi. Hingga terbentuk Prinsip Keamanan dan Kualitas Tinggi sebagaimana yang tertera dalam website resmi perusahaan ini, bahwa keamanan pesawat komersil dijaga dengan standar tertinggi dan keamanan helicopter yang diproduksi merupakan prioritas utama mereka.

Untuk mempelajari cara melakukan inovasi dan perkembangan bisnis ala Airbus, dapat mempeljari manajemen  inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Sejarah Pembentukan Airbus dan Perkembangannya Yang Diwarnai Politik Eropa

By Article No Comments

Airbus, sebuah perusahaan dirgantara yang berdiri dengan gabungan teknologi dari sejumlah negara Eropa ini, memiliki 3 lini bisnis dirgantara utama. Yaitu divisi produksi pesawat komersial, divisi militer dan divisi helicopter. Konon, lini industri yang disebut ketiga inilah yang memberikan pemasukan terbesar pada perusahaan ini.

Airbus didirikan untuk menyaingi perusahaan Amerika seperti Boeing, McDonnell Douglas dan Lockheed Martin. Secara resmi, perusahaan ini berdiri pada tanggal 18 Desember 1970. Merupakan perusahaan bentukan dari pemerintah Perancis, Jerman Barat dan Inggris yang diinisiasi sejak tahun 1967. Pada tahun 1971, Pemerintah Spanyol turut bergabung dengan perusahaan dirgantara mereka, CASA.

Sebelum pendiriannya, perusahaan ini telah mendapatkan MOU yang berisi pesanan untuk membuat 75 pesawat, di tahun 1968. Produk yang diinginkan para pemesan saat itu adalah Airbus A300, yang telah terlebih dahulu ditampilkan dalam Paris Airshow pada tahun 1965, sebagai hasil dari perkembangan desain pesawat komersial yang kompetitif dan aman dari Hawker Siddeley, sebuah perusahaan dirgantara asal Inggris. Desain tersebut dinamai Airbus agar mudah dilafalkan dalam bahasa Perancis dan memiliki arti yang sederhana, yaitu sebagai alat transportasi penerbangan umum berukuran besar.

Airbus A3000 adalah yang pertama diproduksi oleh EADS (European Aeronautics Defense and Space Industry). EADS adalah nama induk perusahaan Airbus yang membawahi ketiga industri Airbus (pesawat komersial, militer dan helicopter). Setelah Januari 2014, EADS melakukan rebranding nama perusahaan menjadi Airbus Group

Karena merupakan perusahaan gabungan dari sejumlah industri dirgantara dari berbagai negara Eropa yang berbeda, pengelolaan Airbus kental diwarnai dan dipengaruhi oleh situasi politik di negara pemodalnya. Salah satunya saat Inggris melakukan brexit (british exit) dan menyatakan keluar dari Uni Eropa di tahun 2018, perusahaan ini sempat mengalami kegamangan karena terancam kehilangan pemilik modal terbesarnya yaitu pemerintah Inggris Raya. Namun dengan keahlian politik yang dimilikinya, CEO Airbus saat itu, Tom Enders berhasil melakukan komunikasi dan menyatakan bahwa hal seperti Brexit tidak harus mempengaruhi kepemilikan saham negara tersebut karena Airbus bukan merupakan produk dari Uni Eropa, karena sudah terbentuk lama sebelumnya.

Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Tips Memulai Bisnis Tanpa Hutang Bank dan Hal Yang Harus Diwaspadai Dalam Membuka Bisnis

By Article No Comments

Banyak orang ingin memulai bisnis sendiri, karena ingin menjadi kaya. Tetapi banyak diantara pebisnis pemula, melakukannya karena prestise yang melekat pada kata ‘pemilik bisnis’. Banyak yang membayangkan waktu luang berlimpah, gaya hidup mewah, dan kesempatan untuk berlibur keliling dunia.

Bila Anda serius ingin memiliki bisnis yang berhasil, sebaiknya gunakan sebuah penghapus besar dan hilangkan semua bayangan diatas terlebih dahulu. Bila Anda hanya ingin hidup santai, maka memiliki bisnis bukanlah solusinya.

Karena untuk memulai bisnis dengan baik, Anda harus memiliki etos kerja yang tinggi, disiplin, dan keinginan untuk mau bekerja keras. Bahkan, seburuk apapun suatu ide yang anda miliki di awal, bisa diperbaiki bila Anda mau bekerja keras.

Namun, gagal dalam suatu bisnis, bisa lebih baik daripada tidak pernah memulai. Karena itu artinya, Anda telah memiliki pengalaman belajar berbisnis lebih dahulu. Bahkan dikatakan oleh sejumlah orang bahwa seorang pemilik bisnis harus ‘pernah gagal’ selama 7 kali lebih dulu. Lebih banyak gagal, maka itu lebih baik.

Hal yang harus diwaspadai dalam memulai bisnis adalah;

  1. Jangan memulai bisnis yang membutuhkan modal besar di awal. Ada 3 jenis bisnis; berbasis komoditas, berbasis tren, dan berbasis kebutuhan spesifik. Yang paling menghabiskan biaya dan membutuhkan tempat untuk sewa adalah berbisnis komoditas. Misalnya Anda ingin berbisnis aplikasi internet, lakukan dengan fokus pada jenis bisnis ketiga. Untuk menjawab kebutuhan spesifik dari masyarakat.
  2. Tidak perlu menyewa tempat usaha di awal. Banyak orang menyertakan biaya sewa ruko/kantor/tempat, dalam porsi biaya yang besar, dalam proposal bisnis mereka. Namun ini sebenarnya bisa dihilangkan sama sekali. Lakukan bisnis yang bisa menggunakan tempat yang ada. Misalnya dengan mengemas suatu kebutuhan spesifik bermutu tinggi, namun dengan modal murah. Misalnya obat jerawat berkualitas tinggi, yang Anda kemas dalam tube-tube kecil yang Anda beli dengan harga murah namun terlihat mahal.
  3. Tidak perlu menghabiskan biaya pemasaran yang mahal. Untuk pemasaran Anda bisa mulai dari kawan-kawan yang dapat memberikan testimoni. Minta mereka membuat foto before dan after. Setelah memiliki sejumlah testimony, Anda bisa mulai menjual produk di sosial media atau di website. Sekali lagi, gunakan cara pemasaran yang tanpa biaya. Pelajari berbagai tips sukses pemasar internet dari sumber di facebook dan youtube, yang memberikan saran-saran gratis, dari para pemasar internet dalam dan luar negeri.
  4. Jangan memberikan janji-janji yang bombastis. Bila anda menggunakan kata-kata yang fenomenal, hal ini bisa menjadi boomerang. Hati-hati dalam melakukan pemasaran. Berikan janji yang masuk akal dan memang benar-benar didapatkan. Misalnya Anda menjual pemutih kulit, jangan kemas dengan tulisan; pemutih. Tapi bisa disebut sebagai krim pencerah wajah atau krim penyegar kulit. Dengan begini, bila ada pengguna yang tidak mendapatkan hasil yang maksimal karena suatu dan lain hal, produk Anda tidak akan melanggar kode etik apapun.
  5. Jangan memulai bisnis dari spekulasi. Hitung semua dari awal. Jangan gunakan perhitungan yang tidak realistis. Hitung hingga ke rupiah terkecil. Dengan cara ini, Anda akan meminimalisir kegagalan keuangan yang mungkin terjadi. Bila pun terjadi kegagalan, Anda bisa memberikan paparan keuangan yang dapat dimengerti oleh orang lain.
  6. Jangan memulai bisnis dari gengsi. Banyak pemilik usaha menggunakan modal bank untuk membeli mobil. Padahal, ini bisa jadi tidak dibutuhkan. Untuk transportasi kini dapat digunakan kurir online, sehingga tidak perlu keluar angka ratusan juta untuk membeli alat transportasi di dalam proposal bisnis Anda.
  7. Berhati-hati soal Angka yang Anda Tulis di Proposal Bisnis. Proposal bisnis yang bombastis biasanya akan mengundang banyak investor, namun pastikan ini tidak menjadi racun yang akan menghancurkan bisnis Anda. Banyak pebisnis pemula yang membesarkan gengsi dengan memamerkan liburan ke luar negeri dan kepemilikan barang mewah seperti rumah, kendaraan, elektronik, gadget dan aksesoris bermerk, untuk menggambarkan kesuksesan palsu. Padahal yang itu sama saja dengan menjerumuskan diri sendiri.

 

Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

 

Tips dan Cara Memulai Bisnis Modal Kecil Untung Besar

By Article No Comments

Banyak orang tak berani memulai bisnis karena memerlukan biaya yang besar. Sebagai pengusaha pemula, yang jadi pikiran biasanya; biaya pendirian perusahaan, menyewa tempat, modal awal usaha, membuat rencana bisnis, menggali ide bisnis yang unik, dan lain-lain.

Untuk memulai bisnis, ada 3 jenis hal yang dapat menjadi ide untuk memulai;

  • Berbisnis komoditas; menjual produk, dengan menjadi distributor. Memerlukan modal besar, dan untungnya tidak seberapa. Misalnya berjualan beras, telur, minyak, semen, dan lain-lain yang butuh tempat besar dan modal besar.
  • Tren; menjual barang yang hits, sedang dicari pasar. Keuntungan yang didapatkan bisa tinggi, namun juga butuh modal yang tidak sedikit.
  • Kebutuhan spesifik; contohnya obat jerawat, minyak atsiri penghemat bbm, dll, merupakan kebutuhan khusus. Anda memberi solusi pada permasalahan yang ada di masyarakat. Mereka akan membayar lebih tinggi, tergantung pada kemasan, kualitas barang, dan promosi yang Anda lakukan

Namun sebenarnya membuat bisnis dapat disederhanakan seperti ini, dengan rumus ATM. Amati, Tiru dan Modifikasi. Hal ini makin mudah karena semua ilmu pengetahuan telah ada di dunia maya. Kita tinggal perlu merumuskan apa yang ingin kita cari.

Misalnya kita ingin meniru suatu bisnis yang masuk dalam golongan ketiga (kebutuhan spesifik). Misalnya Anda ingin memulai bisnis dengan modal yang hanya kurang dari satu juta. Anda dapat mencari bisnis yang kira-kira dibutuhkan oleh banyak orang, namun belum banyak orang yang mengetahuinya.

Misalnya penghemat bahan bakar. Di banyak tempat, penghemat bahan bakar ini berharga mahal. Ada yang berbentuk pil, dimasukkan ke tangki bbm kendaraan. Harganya ratusan hingga jutaan per 30 butir. Bahkan dijadikan komoditi besar hingga membuka pasar dalam multi level marketing. Namun bila kita mau sedikit melakukan riset di internet, kita dapat menemukan berbagai solusi zat aditif apa yang biasanya berguna untuk menghemat bahan bakar ini.

Salah satunya ternyata adalah minyak atsiri. Minyak atsiri merupakan hasil sulingan dari tumbuhan tertentu, yang diproses secara kimia. Hanya dengan memberi beberapa liter minyak atsiri ini, kemudian dikemas di dalam botol-botol kecil, Anda bisa mulai berbisnis. Hal ini dikemukakan seorang Pakar Ahli  Hutang, Arli Kurnia dalam wawancara di youtube. Itulah yang ia lakukan hingga bisa memulai bisnis beromzet milyaran dengan modal hanya 900 ribu rupiah saja.

Namun yang tidak dibahas dalam video tersebut adalah adanya;

  • kemampuan dalam membangun jaringan pemasaran, dari kawan-kawan
  • kemampuan melakukan marketing secara digital melalui media sosial dan website
  • kemampuan menciptakan sistem penjualan
  • kemampuan membesarkan bisnis dengan melakukan pembelian, pengemasan, dan distribusi ke sejumlah kota

Berbagai kemampuan diatas, dapat juga  Anda pelajari di internet, dengan menonton sejumlah video di facebook maupun youtube. Berhati-hatilah saat Anda belajar, karena tidak semua sumber yang ada di internet dapat dipercaya. Jangan menempatkan sejumlah modal tanpa adanya pemeriksaan yang jelas terhadap latar belakang seorang pemasar di internet.

Peganglah uang Anda erat-erat. Bersikaplah Ultra Cerdas. Jangan Terpesona Penuturan Pemasar Internet. Ikutilah berbagai acara gratis. Ini terbukti akan mempertemukan anda dengan orang-orang yang tidak akan meminta uang Anda sama sekali. Biasanya di berbagai acara tersebut, Anda dapat menemukan berbagai solusi untuk memulai bisnis tanpa mereka meminta uang Anda. Pegang kendali atas Uang Anda, Jangan serahkan dengan mudah. Walau seKecil apapun.

Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Budaya Kerja di Perusahaan China

Budaya Kerja di Perusahaan China

By Article No Comments

Budaya Kerja di Perusahaan ChinaKondisi perekonomian China tengah meroket. Hal ini merupakan buah dari langkah yang dilakukan pemerintah China. Tak heran, Xi Jinping telah dinobatkan sebagai orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Lazim ditemui di Indonesia, banyak perusahaan besar yang dikelola oleh keturunan China. Banyak dari perusahaan ini tumbuh membesar menjadi raksasa bisnis yang menampung banyak tenaga kerja.

Apa sebenarnya keunikan budaya kerja yang ada di perusahaan China? Menurut hasil pengamatan yang
dilakukan oleh sebuah lembaga konsultan global di China, ditemukan sejumlah keunikan yang ada pada
para eksekutif China di perusahaan China. Bahkan, sejumlah hal tersebut sangat kontras dan berbeda dengan kenyataan yang terjadi pada perusahaan barat.

1. Melawan Ketidakmungkinan

Di perusahaan China, pimpinan dalam perusahaan akan menetapkan target ambisius sebelum tahun berikutnya tiba. Misalnya, pertumbuhan dua kali lipat dari saat ini (200%). Dengan begitu semua karyawan diharapkan akan bekerja keras. Sehingga biasanya target tinggi tersebut menjadi mungkin untuk meraih misalnya hingga di angka 60% pertumbuhan.

Bagi para pimpinan perusahaan China, menetapkan pertumbuhan di angka 10% adalah sebuah hal yang tidak mungkin untuk dilakukan. Biasanya, para pimpinan perusahaan yang merintis usaha dari mulai wirausaha kecil hingga besar ini telah mengalami asam garam kesulitan hingga terbentuk mental baja untuk menghadapi tembok halangan yang bernama ketidakmungkinan.

2. Prinsip Cha Bu Duo atau “Cukup Baik”

Tentang budaya kerja China, sejumlah situs seperti economictimes dan careerprofessor, menyebut adanya istilah “Cha Bu Duo” atau “Cukup Baik”. Yang berarti hampir mencapai atau hampir menyerupai atau hampir setara.

Dari sini bisa disimpulkan bahwa berlawanan dengan budaya barat yang perfeksionis, di budaya China terdapat pemakluman untuk berbagai standar yang harus dicapai. Hal ini membuat banyak perusahaan China mampu bergerak dengan sangat cepat, dan mematuhi target waktu. Misalnya pada waktu launching produk, perusahaan China tidak akan menunggu hingga sebuah produk sempurna dulu.

Mereka akan tetap melakukan launching sesuai jadwal, dengan hasil yang telah dibuat di saat itu, lalu akan melakukan penyempurnaan lagi kemudian. Inilah salah satu penerapan dari prinsip “Cha Bu Duo”

3. Prinsip Tepat Waktu

Dalam budaya China, datang terlambat dapat dianggap sebagai sebuah hinaan. Ini untuk mencegah rasa malu akibat datang terlambat dan menghindari hilangnya peluang dan kesempatan mendapatkan penjualan dan keuntungan.

Dalam budaya China, tepat waktu dan kedisiplinan adalah wujud integritas dan respek pada perusahaan. Karena itu banyak perusahaan China yang memberikan potongan gaji bila karyawan terlambat.

4. Visibilitas Hirarki

Dalam budaya China, hirarki seorang karyawan dapat terlihat dari penataan tempat duduk misalnya. Hal ini dibuat untuk menghormati mereka yang lebih tinggi jabatannya. Namun di sisi lain, hirarki karir tidak berjalan kaku atau urut kacang seperti di budaya Jepang. Pimpinan yang sukses membawa divisinya berjaya, akan mengalami kenaikan dan mengangkat serta seluruh timnya bersama-sama.

5. Royal Terhadap Karyawan Sukses

Umum ditemui di budaya kerja perusahaan China untuk memberikan berbagai kompensasi serta kenaikan gaji yang fantastis pada karyawan berbakat yang terbukti berjasa bagi perusahaan. Kenaikan ini bahkan melampaui berbagai sistem bonus di perusahaan barat. Tak jarang juga ditemui pemberian fasilitas yang luar biasa royal untuk para karyawan berjasa seperti dengan pemberian rumah mewah, mobil mewah, dan berbagai hal lain sebagai ikatan untuk terus bersama mengelola perusahaan seperti saudara.

6. Pengambilan Keputusan Berbasis Konsensus
Dalam budaya kerja perusahaan China, bila Anda dimintai pendapat maka hal tersebut berarti Anda dipercaya dan diharapkan memberikan arahan. Namun berbeda dengan kebiasaan berdebat di budaya barat, di budaya China diberlakukan konsensus atau pengambilan keputusan berbasis suara terbanyak.

Suatu pendapat yang disepakati bersama diharuskan untuk dipatuhi dan dijalankan secara tertib.

7. Berpakaian Konservatif

Dalam budaya kerja perusahaan China Anda diharapkan berpakaian rapi dan tidak menonjol. Baik perempuan maupun laki-laki tidak disarankan untuk menunjukkan kemewahan secara berlebihan. Kaum perempuan didorong untuk mengenakan baju atasan yang menutupi dada dan tidak memakai perhiasan mewah ke kantor.

8. Mengabdi Untuk Kebaikan Masyarakat

Saat di budaya barat berlaku kompetisi untuk meraih keuntungan terbesar, dalam budaya China karyawan didorong untuk melakukan pengabdian bagi kebaikan yang lebih besar. Dorongan ini membuat banyak perusahaan China menjadi “perusak harga pasar” dalam artian yang baik. Xiaomi menyebutnya sebagai pengabdian pada konsumen. Bahwa mereka memberikan harga termurah untuk beragam produk yang dihasilkan dengan spesifikasi tinggi. Inilah salah satu rahasia mengapa perusahaan. China perkembangannya bisa melesat tinggi dalam waktu cepat.

9. Dorongan Menjadi Yang Terbaik

Pelajar China di barat biasanya menjadi top student dan meraih berbagai prestasi tertinggi. Hal demikian juga berlaku di dunia bisnis. Karyawan di perusahaan China didorong untuk menjadikan perusahaannya menonjol di tengah persaingan pasar.

Mereka meraihnya dengan semangat menjadikan rekan bekerja sebagai keluarga. Semangat kebersamaan diciptakan bukan dengan pesta atau bersenang-senang, namun dengan pelatihan yang mendorong penerapan kedisiplinan dan kerapian.

Dalam budaya China juga umum ditemui waktu lembur tanpa dibayar, yang dilakukan sebagai wujud pengabdian pada perusahaan. Rendahnya upah kerja di China daratan merupakan salah satu hal yang mendorong hal ini. Pekerjaan yang bagus sulit didapatkan sehingga banyak orang mendirikan wirausaha dan bekerja keras untuk menghasilkan beragam variasi produk dengan spek tertinggi dan harga termurah.


10. Berani Memasuki Beragam Ranah Bisnis

Diversifikasi usaha merupakan hal yang dilakukan dengan penuh semangat di perusahaan China. Mereka yakin akan kemampuan diri dan bersedia bekerja keras untuk mensukseskan berbagai rencana yang bagi orang barat dianggap tak mungkin.

Kita bisa melihat perusahaan seperti Xiaomi yang semula menghasilkan software lalu bergerak memproduksi smartphone dan kini menghasilkan berbagai produk smarthome dari mulai lampu hingga
penanak nasi. Bahkan mereka kini mulai memproduksi lini otomotif dengan merilis mobil Redmi.

Apakah Anda berada di perusahaan China? Berikan komentar Anda mengenai Artikel diatas. Ikutilah berbagai artikel inspiratif dari ACT Consulting dalam sejumlah topik yang berbeda. Secara teratur kami
merilis berbagai update terbaru mengenai bisnis, manajemen, strategi dan inovasi.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).