Category

Article

Prinsip Keamanan dan Kualitas Tinggi Yang Menjadi Kunci Kesuksesan Airbus Memenangkan Persaingan Industri Dirgantara Dunia Saat Ini

By Article No Comments

Sebelum berganti nama, Airbus dikenal dengan nama EADS (European Aeronautic Defence and Space Company). Nama tersebut dipakai sejak tahun 2000 hingga tahun 2014. Nama tersebut digunakan untuk mewakili sebuah perusahaan penerbangan multinasional yang berdiri sebagai salah satu dari dua perusahaan besar di bidang dirgantara.

Perusahaan ini terdaftar di Belanda dan sahamnya dimiliki oleh Perancis, Jerman dan Spanyol serta Inggris. Airbus mendesain, memproduksi dan menjual pesawat komersil dan militer ke seluruh dunia. Pesawat mereka diproduksi di beberapa negara anggota Uni Eropa dan di sejumlah negara lain. Airbus memiliki 3 divisi yaitu Pesawat Komersil, Pertahanan dan Antariksa, serta Helikopter. Industri Helikopter Airbus menjadi yang ketiga terbesar di pasar dunia dalam hal pendapatan dan pengiriman turbin helicopter yang mereka produksi.  Sejumlah fasilitas produksi Airbus manufakturnya tidak hanya dilakukan di Eropa, tapi juga di China dan Amerika Serikat.

Pada saat ini, Boeing, perusahaan penghasil mayoritas pesawat yang ada di dunia, tengah mengalami masa yang berat. Hal ini karena terjadi dua kecelakaan pada waktu yang berdekatan, yang terjadi pada maskapai pengguna pesawat ini yang berlokasi di Indonesia dan Afrika. Boeing 737 Max 8 ini membuat banyak maskapai penerbangan dunia mengalihkan pesanan pesawat mereka ke Airbus. Hal ini membuat Airbus kebanjiran pesanan.

Standar kualitas produksi ala Eropa dengan tingkat keamanan yang tinggi, menjadi salah satu alasan mengapa Airbus makin merajai industri dirgantara dunia. Selain itu, buruknya langkah marketing yang dilakukan oleh Boeing pun menimbulkan sejumlah kasus hukum di berbagai negara di dunia. Perusahaan itu dikabarkan memberikan pelicin dalam jumlah besar ke sejumlah pejabat negara dan perusahaan maskapai dengan perjanjian untuk memuluskan penjualan Boeing ke perusahaan mereka dengan jumlah besar. Kasus ini bahkan melibatkan petinggi dan CEO sebuah maskapai di tanah air dan kasusnya masih belum selesai hingga di tahun 2019 ini.

Praktik sales dan marketing yang tidak mengikuti standar etik ini mencoreng nama besar Boeing dan meruntuhkan dominasi mereka di pasar dirgantara dunia. Sementara di saat yang sama, dengan hati-hati Airbus menutup penjualan mereka satu demi satu. Tanpa adanya langkah-langkah yang bumbastis atau perjanjian yang tidak seimbang dengan pihak lain.

Airbus melakukan tindakan inovasi mereka dengan hati-hati, tidak terburu-buru. Mereka menjaga dengan prinsip tinggi, setiap produksi yang dilakukan. Serta melakukan kendali kualitas yang ketat untuk memastikan setiap pesawat yang dimanufaktur, tidak mengalami cacat produksi.

Kehati-hatian yang dilakukan oleh Airbus ini menjadikan standar keamanan mereka menjadi tinggi. Hingga terbentuk Prinsip Keamanan dan Kualitas Tinggi sebagaimana yang tertera dalam website resmi perusahaan ini, bahwa keamanan pesawat komersil dijaga dengan standar tertinggi dan keamanan helicopter yang diproduksi merupakan prioritas utama mereka.

Untuk mempelajari cara melakukan inovasi dan perkembangan bisnis ala Airbus, dapat mempeljari manajemen  inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Sejarah Pembentukan Airbus dan Perkembangannya Yang Diwarnai Politik Eropa

By Article No Comments

Airbus, sebuah perusahaan dirgantara yang berdiri dengan gabungan teknologi dari sejumlah negara Eropa ini, memiliki 3 lini bisnis dirgantara utama. Yaitu divisi produksi pesawat komersial, divisi militer dan divisi helicopter. Konon, lini industri yang disebut ketiga inilah yang memberikan pemasukan terbesar pada perusahaan ini.

Airbus didirikan untuk menyaingi perusahaan Amerika seperti Boeing, McDonnell Douglas dan Lockheed Martin. Secara resmi, perusahaan ini berdiri pada tanggal 18 Desember 1970. Merupakan perusahaan bentukan dari pemerintah Perancis, Jerman Barat dan Inggris yang diinisiasi sejak tahun 1967. Pada tahun 1971, Pemerintah Spanyol turut bergabung dengan perusahaan dirgantara mereka, CASA.

Sebelum pendiriannya, perusahaan ini telah mendapatkan MOU yang berisi pesanan untuk membuat 75 pesawat, di tahun 1968. Produk yang diinginkan para pemesan saat itu adalah Airbus A300, yang telah terlebih dahulu ditampilkan dalam Paris Airshow pada tahun 1965, sebagai hasil dari perkembangan desain pesawat komersial yang kompetitif dan aman dari Hawker Siddeley, sebuah perusahaan dirgantara asal Inggris. Desain tersebut dinamai Airbus agar mudah dilafalkan dalam bahasa Perancis dan memiliki arti yang sederhana, yaitu sebagai alat transportasi penerbangan umum berukuran besar.

Airbus A3000 adalah yang pertama diproduksi oleh EADS (European Aeronautics Defense and Space Industry). EADS adalah nama induk perusahaan Airbus yang membawahi ketiga industri Airbus (pesawat komersial, militer dan helicopter). Setelah Januari 2014, EADS melakukan rebranding nama perusahaan menjadi Airbus Group

Karena merupakan perusahaan gabungan dari sejumlah industri dirgantara dari berbagai negara Eropa yang berbeda, pengelolaan Airbus kental diwarnai dan dipengaruhi oleh situasi politik di negara pemodalnya. Salah satunya saat Inggris melakukan brexit (british exit) dan menyatakan keluar dari Uni Eropa di tahun 2018, perusahaan ini sempat mengalami kegamangan karena terancam kehilangan pemilik modal terbesarnya yaitu pemerintah Inggris Raya. Namun dengan keahlian politik yang dimilikinya, CEO Airbus saat itu, Tom Enders berhasil melakukan komunikasi dan menyatakan bahwa hal seperti Brexit tidak harus mempengaruhi kepemilikan saham negara tersebut karena Airbus bukan merupakan produk dari Uni Eropa, karena sudah terbentuk lama sebelumnya.

Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Tips Memulai Bisnis Tanpa Hutang Bank dan Hal Yang Harus Diwaspadai Dalam Membuka Bisnis

By Article No Comments

Banyak orang ingin memulai bisnis sendiri, karena ingin menjadi kaya. Tetapi banyak diantara pebisnis pemula, melakukannya karena prestise yang melekat pada kata ‘pemilik bisnis’. Banyak yang membayangkan waktu luang berlimpah, gaya hidup mewah, dan kesempatan untuk berlibur keliling dunia.

Bila Anda serius ingin memiliki bisnis yang berhasil, sebaiknya gunakan sebuah penghapus besar dan hilangkan semua bayangan diatas terlebih dahulu. Bila Anda hanya ingin hidup santai, maka memiliki bisnis bukanlah solusinya.

Karena untuk memulai bisnis dengan baik, Anda harus memiliki etos kerja yang tinggi, disiplin, dan keinginan untuk mau bekerja keras. Bahkan, seburuk apapun suatu ide yang anda miliki di awal, bisa diperbaiki bila Anda mau bekerja keras.

Namun, gagal dalam suatu bisnis, bisa lebih baik daripada tidak pernah memulai. Karena itu artinya, Anda telah memiliki pengalaman belajar berbisnis lebih dahulu. Bahkan dikatakan oleh sejumlah orang bahwa seorang pemilik bisnis harus ‘pernah gagal’ selama 7 kali lebih dulu. Lebih banyak gagal, maka itu lebih baik.

Hal yang harus diwaspadai dalam memulai bisnis adalah;

  1. Jangan memulai bisnis yang membutuhkan modal besar di awal. Ada 3 jenis bisnis; berbasis komoditas, berbasis tren, dan berbasis kebutuhan spesifik. Yang paling menghabiskan biaya dan membutuhkan tempat untuk sewa adalah berbisnis komoditas. Misalnya Anda ingin berbisnis aplikasi internet, lakukan dengan fokus pada jenis bisnis ketiga. Untuk menjawab kebutuhan spesifik dari masyarakat.
  2. Tidak perlu menyewa tempat usaha di awal. Banyak orang menyertakan biaya sewa ruko/kantor/tempat, dalam porsi biaya yang besar, dalam proposal bisnis mereka. Namun ini sebenarnya bisa dihilangkan sama sekali. Lakukan bisnis yang bisa menggunakan tempat yang ada. Misalnya dengan mengemas suatu kebutuhan spesifik bermutu tinggi, namun dengan modal murah. Misalnya obat jerawat berkualitas tinggi, yang Anda kemas dalam tube-tube kecil yang Anda beli dengan harga murah namun terlihat mahal.
  3. Tidak perlu menghabiskan biaya pemasaran yang mahal. Untuk pemasaran Anda bisa mulai dari kawan-kawan yang dapat memberikan testimoni. Minta mereka membuat foto before dan after. Setelah memiliki sejumlah testimony, Anda bisa mulai menjual produk di sosial media atau di website. Sekali lagi, gunakan cara pemasaran yang tanpa biaya. Pelajari berbagai tips sukses pemasar internet dari sumber di facebook dan youtube, yang memberikan saran-saran gratis, dari para pemasar internet dalam dan luar negeri.
  4. Jangan memberikan janji-janji yang bombastis. Bila anda menggunakan kata-kata yang fenomenal, hal ini bisa menjadi boomerang. Hati-hati dalam melakukan pemasaran. Berikan janji yang masuk akal dan memang benar-benar didapatkan. Misalnya Anda menjual pemutih kulit, jangan kemas dengan tulisan; pemutih. Tapi bisa disebut sebagai krim pencerah wajah atau krim penyegar kulit. Dengan begini, bila ada pengguna yang tidak mendapatkan hasil yang maksimal karena suatu dan lain hal, produk Anda tidak akan melanggar kode etik apapun.
  5. Jangan memulai bisnis dari spekulasi. Hitung semua dari awal. Jangan gunakan perhitungan yang tidak realistis. Hitung hingga ke rupiah terkecil. Dengan cara ini, Anda akan meminimalisir kegagalan keuangan yang mungkin terjadi. Bila pun terjadi kegagalan, Anda bisa memberikan paparan keuangan yang dapat dimengerti oleh orang lain.
  6. Jangan memulai bisnis dari gengsi. Banyak pemilik usaha menggunakan modal bank untuk membeli mobil. Padahal, ini bisa jadi tidak dibutuhkan. Untuk transportasi kini dapat digunakan kurir online, sehingga tidak perlu keluar angka ratusan juta untuk membeli alat transportasi di dalam proposal bisnis Anda.
  7. Berhati-hati soal Angka yang Anda Tulis di Proposal Bisnis. Proposal bisnis yang bombastis biasanya akan mengundang banyak investor, namun pastikan ini tidak menjadi racun yang akan menghancurkan bisnis Anda. Banyak pebisnis pemula yang membesarkan gengsi dengan memamerkan liburan ke luar negeri dan kepemilikan barang mewah seperti rumah, kendaraan, elektronik, gadget dan aksesoris bermerk, untuk menggambarkan kesuksesan palsu. Padahal yang itu sama saja dengan menjerumuskan diri sendiri.

 

Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

 

Tips dan Cara Memulai Bisnis Modal Kecil Untung Besar

By Article No Comments

Banyak orang tak berani memulai bisnis karena memerlukan biaya yang besar. Sebagai pengusaha pemula, yang jadi pikiran biasanya; biaya pendirian perusahaan, menyewa tempat, modal awal usaha, membuat rencana bisnis, menggali ide bisnis yang unik, dan lain-lain.

Untuk memulai bisnis, ada 3 jenis hal yang dapat menjadi ide untuk memulai;

  • Berbisnis komoditas; menjual produk, dengan menjadi distributor. Memerlukan modal besar, dan untungnya tidak seberapa. Misalnya berjualan beras, telur, minyak, semen, dan lain-lain yang butuh tempat besar dan modal besar.
  • Tren; menjual barang yang hits, sedang dicari pasar. Keuntungan yang didapatkan bisa tinggi, namun juga butuh modal yang tidak sedikit.
  • Kebutuhan spesifik; contohnya obat jerawat, minyak atsiri penghemat bbm, dll, merupakan kebutuhan khusus. Anda memberi solusi pada permasalahan yang ada di masyarakat. Mereka akan membayar lebih tinggi, tergantung pada kemasan, kualitas barang, dan promosi yang Anda lakukan

Namun sebenarnya membuat bisnis dapat disederhanakan seperti ini, dengan rumus ATM. Amati, Tiru dan Modifikasi. Hal ini makin mudah karena semua ilmu pengetahuan telah ada di dunia maya. Kita tinggal perlu merumuskan apa yang ingin kita cari.

Misalnya kita ingin meniru suatu bisnis yang masuk dalam golongan ketiga (kebutuhan spesifik). Misalnya Anda ingin memulai bisnis dengan modal yang hanya kurang dari satu juta. Anda dapat mencari bisnis yang kira-kira dibutuhkan oleh banyak orang, namun belum banyak orang yang mengetahuinya.

Misalnya penghemat bahan bakar. Di banyak tempat, penghemat bahan bakar ini berharga mahal. Ada yang berbentuk pil, dimasukkan ke tangki bbm kendaraan. Harganya ratusan hingga jutaan per 30 butir. Bahkan dijadikan komoditi besar hingga membuka pasar dalam multi level marketing. Namun bila kita mau sedikit melakukan riset di internet, kita dapat menemukan berbagai solusi zat aditif apa yang biasanya berguna untuk menghemat bahan bakar ini.

Salah satunya ternyata adalah minyak atsiri. Minyak atsiri merupakan hasil sulingan dari tumbuhan tertentu, yang diproses secara kimia. Hanya dengan memberi beberapa liter minyak atsiri ini, kemudian dikemas di dalam botol-botol kecil, Anda bisa mulai berbisnis. Hal ini dikemukakan seorang Pakar Ahli  Hutang, Arli Kurnia dalam wawancara di youtube. Itulah yang ia lakukan hingga bisa memulai bisnis beromzet milyaran dengan modal hanya 900 ribu rupiah saja.

Namun yang tidak dibahas dalam video tersebut adalah adanya;

  • kemampuan dalam membangun jaringan pemasaran, dari kawan-kawan
  • kemampuan melakukan marketing secara digital melalui media sosial dan website
  • kemampuan menciptakan sistem penjualan
  • kemampuan membesarkan bisnis dengan melakukan pembelian, pengemasan, dan distribusi ke sejumlah kota

Berbagai kemampuan diatas, dapat juga  Anda pelajari di internet, dengan menonton sejumlah video di facebook maupun youtube. Berhati-hatilah saat Anda belajar, karena tidak semua sumber yang ada di internet dapat dipercaya. Jangan menempatkan sejumlah modal tanpa adanya pemeriksaan yang jelas terhadap latar belakang seorang pemasar di internet.

Peganglah uang Anda erat-erat. Bersikaplah Ultra Cerdas. Jangan Terpesona Penuturan Pemasar Internet. Ikutilah berbagai acara gratis. Ini terbukti akan mempertemukan anda dengan orang-orang yang tidak akan meminta uang Anda sama sekali. Biasanya di berbagai acara tersebut, Anda dapat menemukan berbagai solusi untuk memulai bisnis tanpa mereka meminta uang Anda. Pegang kendali atas Uang Anda, Jangan serahkan dengan mudah. Walau seKecil apapun.

Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Budaya Kerja di Perusahaan China

Budaya Kerja di Perusahaan China

By Article No Comments

Budaya Kerja di Perusahaan ChinaKondisi perekonomian China tengah meroket. Hal ini merupakan buah dari langkah yang dilakukan pemerintah China. Tak heran, Xi Jinping telah dinobatkan sebagai orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Lazim ditemui di Indonesia, banyak perusahaan besar yang dikelola oleh keturunan China. Banyak dari perusahaan ini tumbuh membesar menjadi raksasa bisnis yang menampung banyak tenaga kerja.

Apa sebenarnya keunikan budaya kerja yang ada di perusahaan China? Menurut hasil pengamatan yang
dilakukan oleh sebuah lembaga konsultan global di China, ditemukan sejumlah keunikan yang ada pada
para eksekutif China di perusahaan China. Bahkan, sejumlah hal tersebut sangat kontras dan berbeda dengan kenyataan yang terjadi pada perusahaan barat.

1. Melawan Ketidakmungkinan

Di perusahaan China, pimpinan dalam perusahaan akan menetapkan target ambisius sebelum tahun berikutnya tiba. Misalnya, pertumbuhan dua kali lipat dari saat ini (200%). Dengan begitu semua karyawan diharapkan akan bekerja keras. Sehingga biasanya target tinggi tersebut menjadi mungkin untuk meraih misalnya hingga di angka 60% pertumbuhan.

Bagi para pimpinan perusahaan China, menetapkan pertumbuhan di angka 10% adalah sebuah hal yang tidak mungkin untuk dilakukan. Biasanya, para pimpinan perusahaan yang merintis usaha dari mulai wirausaha kecil hingga besar ini telah mengalami asam garam kesulitan hingga terbentuk mental baja untuk menghadapi tembok halangan yang bernama ketidakmungkinan.

2. Prinsip Cha Bu Duo atau “Cukup Baik”

Tentang budaya kerja China, sejumlah situs seperti economictimes dan careerprofessor, menyebut adanya istilah “Cha Bu Duo” atau “Cukup Baik”. Yang berarti hampir mencapai atau hampir menyerupai atau hampir setara.

Dari sini bisa disimpulkan bahwa berlawanan dengan budaya barat yang perfeksionis, di budaya China terdapat pemakluman untuk berbagai standar yang harus dicapai. Hal ini membuat banyak perusahaan China mampu bergerak dengan sangat cepat, dan mematuhi target waktu. Misalnya pada waktu launching produk, perusahaan China tidak akan menunggu hingga sebuah produk sempurna dulu.

Mereka akan tetap melakukan launching sesuai jadwal, dengan hasil yang telah dibuat di saat itu, lalu akan melakukan penyempurnaan lagi kemudian. Inilah salah satu penerapan dari prinsip “Cha Bu Duo”

3. Prinsip Tepat Waktu

Dalam budaya China, datang terlambat dapat dianggap sebagai sebuah hinaan. Ini untuk mencegah rasa malu akibat datang terlambat dan menghindari hilangnya peluang dan kesempatan mendapatkan penjualan dan keuntungan.

Dalam budaya China, tepat waktu dan kedisiplinan adalah wujud integritas dan respek pada perusahaan. Karena itu banyak perusahaan China yang memberikan potongan gaji bila karyawan terlambat.

4. Visibilitas Hirarki

Dalam budaya China, hirarki seorang karyawan dapat terlihat dari penataan tempat duduk misalnya. Hal ini dibuat untuk menghormati mereka yang lebih tinggi jabatannya. Namun di sisi lain, hirarki karir tidak berjalan kaku atau urut kacang seperti di budaya Jepang. Pimpinan yang sukses membawa divisinya berjaya, akan mengalami kenaikan dan mengangkat serta seluruh timnya bersama-sama.

5. Royal Terhadap Karyawan Sukses

Umum ditemui di budaya kerja perusahaan China untuk memberikan berbagai kompensasi serta kenaikan gaji yang fantastis pada karyawan berbakat yang terbukti berjasa bagi perusahaan. Kenaikan ini bahkan melampaui berbagai sistem bonus di perusahaan barat. Tak jarang juga ditemui pemberian fasilitas yang luar biasa royal untuk para karyawan berjasa seperti dengan pemberian rumah mewah, mobil mewah, dan berbagai hal lain sebagai ikatan untuk terus bersama mengelola perusahaan seperti saudara.

6. Pengambilan Keputusan Berbasis Konsensus
Dalam budaya kerja perusahaan China, bila Anda dimintai pendapat maka hal tersebut berarti Anda dipercaya dan diharapkan memberikan arahan. Namun berbeda dengan kebiasaan berdebat di budaya barat, di budaya China diberlakukan konsensus atau pengambilan keputusan berbasis suara terbanyak.

Suatu pendapat yang disepakati bersama diharuskan untuk dipatuhi dan dijalankan secara tertib.

7. Berpakaian Konservatif

Dalam budaya kerja perusahaan China Anda diharapkan berpakaian rapi dan tidak menonjol. Baik perempuan maupun laki-laki tidak disarankan untuk menunjukkan kemewahan secara berlebihan. Kaum perempuan didorong untuk mengenakan baju atasan yang menutupi dada dan tidak memakai perhiasan mewah ke kantor.

8. Mengabdi Untuk Kebaikan Masyarakat

Saat di budaya barat berlaku kompetisi untuk meraih keuntungan terbesar, dalam budaya China karyawan didorong untuk melakukan pengabdian bagi kebaikan yang lebih besar. Dorongan ini membuat banyak perusahaan China menjadi “perusak harga pasar” dalam artian yang baik. Xiaomi menyebutnya sebagai pengabdian pada konsumen. Bahwa mereka memberikan harga termurah untuk beragam produk yang dihasilkan dengan spesifikasi tinggi. Inilah salah satu rahasia mengapa perusahaan. China perkembangannya bisa melesat tinggi dalam waktu cepat.

9. Dorongan Menjadi Yang Terbaik

Pelajar China di barat biasanya menjadi top student dan meraih berbagai prestasi tertinggi. Hal demikian juga berlaku di dunia bisnis. Karyawan di perusahaan China didorong untuk menjadikan perusahaannya menonjol di tengah persaingan pasar.

Mereka meraihnya dengan semangat menjadikan rekan bekerja sebagai keluarga. Semangat kebersamaan diciptakan bukan dengan pesta atau bersenang-senang, namun dengan pelatihan yang mendorong penerapan kedisiplinan dan kerapian.

Dalam budaya China juga umum ditemui waktu lembur tanpa dibayar, yang dilakukan sebagai wujud pengabdian pada perusahaan. Rendahnya upah kerja di China daratan merupakan salah satu hal yang mendorong hal ini. Pekerjaan yang bagus sulit didapatkan sehingga banyak orang mendirikan wirausaha dan bekerja keras untuk menghasilkan beragam variasi produk dengan spek tertinggi dan harga termurah.


10. Berani Memasuki Beragam Ranah Bisnis

Diversifikasi usaha merupakan hal yang dilakukan dengan penuh semangat di perusahaan China. Mereka yakin akan kemampuan diri dan bersedia bekerja keras untuk mensukseskan berbagai rencana yang bagi orang barat dianggap tak mungkin.

Kita bisa melihat perusahaan seperti Xiaomi yang semula menghasilkan software lalu bergerak memproduksi smartphone dan kini menghasilkan berbagai produk smarthome dari mulai lampu hingga
penanak nasi. Bahkan mereka kini mulai memproduksi lini otomotif dengan merilis mobil Redmi.

Apakah Anda berada di perusahaan China? Berikan komentar Anda mengenai Artikel diatas. Ikutilah berbagai artikel inspiratif dari ACT Consulting dalam sejumlah topik yang berbeda. Secara teratur kami
merilis berbagai update terbaru mengenai bisnis, manajemen, strategi dan inovasi.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Khalid Al Falih Menteri Energi Arab Saudi yang Berjasa Mengatasi Krisis Minyak Global

Khalid Al Falih Menteri Energi Arab Saudi yang Berjasa Mengatasi Krisis Minyak Global

By Article No Comments

Khalid Al Falih Menteri Energi Arab Saudi yang Berjasa Mengatasi Krisis Minyak GlobalKhalid Al Falih adalah menteri Energi Arab Saudi saat ini. Sebelumnya ia adalah menteri kesehatan dan juga CEO dari Saudi Aramco, perusahaan energi milik negara tersebut.

Al Falih lahir dan dibesarkan di kota Dammam, Arab Saudi. Kelahiran tahun 1960, ia berhasil lulus dari Texas A&M University pada tahun 1982 di bidang teknik mesin. Ia mendapatkan gelar MBA di King Fahd University of Petroleum and Minerals pada tahun 1991.

Saat ini Al Falih bertempat tinggal di kota Dhahran bersama pasangan Najah Al Garawi yang berasal dari Arab Saudi dan memiliki 5 anak yang terdiri dari 3 putri serta 2 putra.

Al Falih menaiki tangga karirnya dengan bergabung di Aramco sejak tahun 1979. Selama sejumlah tahun ia mengalami peningkatan tanggung jawab. Di tahun 1995 ia menjadi Manager di divisi maintenace Ras Tanura Refinery. Di tahun 1998 ia menjadi manajer di departemen Business Analysis.

Di tahun 1999, dilakukan kerjasama antara Saudi Aramco dan perusahaan minyak nasional Filipina. Pada momen tersbeut Al Falih diangkat menjadi presiden dari perusahaan dari Joint Ventures kedua negara, Petron Corporation. Setelah itu, Al Falih kembali ke Kerajaan Arab Saudi dan melakukan berbagai upaya Joint Ventures yang sukses dengan berbagai perusahaan minyak internasional dan nasional dari berbagai negara.

Berbagai keberhasilan tersebut membawanya pada posisi sebagai Board of Director dari Saudi Aramco pada bulan Oktober tahun 2004.

Di saat terjadi krisis perminyakan di tahun 2014, harga minyak perbarrel jatuh hingga seperempatnya, dari $108 menjadi $26 saja. Sebagai langkah taktikal, Khalid Al Falih ditunjuk untuk menggantikan Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral saat itu.

Mengalami imbas yang sangat besar dari jatuhnya harga minyak tersebut, Arab Saudi mencanangkan Visi 2030 untuk melepas ketergantungan negara tersebut terhadap penjualan minyak.

Apa yang dilakukan Al Falih secara global adalah dengan melakukan pendekatan kepada seluruh negara penghasil minyak melalui organisasi OPEC. Saat itu Al FAlih mendorong tiap engara OPEC untuk menghentikan produksi minyak yang berlebih dan memotong produksi minyak hingga tahun 2018.

Pada tahun tersebut, Al Falih bahkan melakukan pendekatan dengan Venezuela dan Kazakhstan untuk melakukan pemotongan produksi minyak hingga tahun 2018 agar krisis minyak yang dialami oleh kedua negara tersebut dapat tertolong.

Atas berbagai upaya yang dilakukannya tersebut, Majalah Forbes menobatkan Khalid Al Falih sebagai salah satu dari 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia pada Tahun 2016 (Forbes Most Powerful People for 2016. Selain itu, Khalid Al Falh juga Menerima penghargaan sebagai Tokoh Minyak Tahun 2016 dari
Energy Intelligence. Gelar sebagai The Petroleum Executive of the Year ini merupakan penghargaan paling bergengsi yang diberikan sebagai rekognisi kepada tokoh dengan kepemimpinan yang paling menonjol menurut para eksekutif yang tergabung dalam International Energy Industry.

Bagaimana kabar selanjutnya tentang krisis minyak? Siapa saja tokoh dunia yang dapat menginspirasi kita? Ikutilah berbagai artikel inspiratif dari ACT Consulting dalam sejumlah topik yang berbeda. Secara
teratur kami merilis berbagai update terbaru mengenai bisnis, manajemen, strategi dan inovasi.

Beragam inovasi yang dilakukan Khalid Al Falih harus bisa dipelajari oleh banyak orang di negara kita. Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Lei Jun Pebisnis dan Investor Sukses Pendiri Konglomerasi Xiaomi

Lei Jun Pebisnis dan Investor Sukses Pendiri Konglomerasi Xiaomi

By Article No Comments

Lei Jun Pebisnis dan Investor Sukses Pendiri Konglomerasi Xiaomi

Sebelum mendirikan Xiaomi, Lei Jun sudah pernah membuat beberapa startup sebelumnya. Kebanyakan perusahaan yang didirikannya berkembang sukses dan bahkan dibeli oleh Amazon. Contohnya joyo.com yang ia dirikan, berkembang pesat dalam waktu 4 tahun dan dibeli Amazon seharga 75 juta dollar Amerika. Lei Jun juga bahkan pernah menjadi CEO untuk sebuah perusahaan yang kemudian meroket dan masuk bursa saham, yaitu Kingsoft.

Lei Jun lahir di tahun 1969 di Xiantao, Hubei, China. Ia lulus dari sekolah menengah dan masuk Wuhan
University di tahun 1987. Ia berhasil lulus dari semua mata kuliah dalam waktu dua tahun dan meraih gelar sarjana di bidang ilmu komputer. Bahkan sebelum lulus, Lei Jun sudah mendirikan perusahaan pertamanya.

Pada tahun 1992, Lei Jun bergabung dengan Kingsoft, sebuah perusahaan produsen software. Perusahaan ini memiliki 4 fokus produk yaitu video games, mobile internet apps, penyedia cloud storage, dan penghasil software untuk bekerja yang menyerupai Microsoft office yaitu WPS office. Di tahun 1998, Lei Jun telah menjadi CEO untuk perusahan teresbut dan berhasil membuat perusahan tersebut melantai di bursa saham.

Di tahun 2007, Lei Jun resign dari Kingsoft dan menjadi angel investor di berbagai bidang perkembangan teknologi. Salah satunya adalah di UCWeb. Di tahun 2008 investasinya menariknya untuk menjadi Chairman di perusahaan tersebut.

Di tahun 2010, Lei Jun mulai mendirikan Xiaomi. Pada awalnya perusahaan ini membuat berbagai software. Namun kemudian berkembang menjadi produsen smartphone, mobile apps dan merancang serta memproduksi berbagai peralatan elektronik, bahkan terakhir turut merancang mobil Redmi yang berteknologi tinggi namun dengan harga murah.

Salah satu pendiri Xiaomi adalah Lin Bin, wakil presiden Google China Institute of Engineering. Selain itu juga turut bergabung Dr Zhou Guangping, Direktur Senior Riset dan Pengembangan di Motorola Beijing dan Hong Feng yang waktu itu masih menjabat sebagai Senior Product Manager di Google China.

Didirikan oleh banyak founder yang ahli di bidangnya, kesuksesan Xiaomi terjadi dalam waktu yang singkat. Hanya dalam waktu 4 tahun yaitu di tahun 2014, Xiaomi telah meraih nilai valuasi lebih dari 1 milyar dollar Amerika dan memiliki valuasi lebih dari 45 milyar dollar Amerika. Di tahun 2019 ini, valuasi Xiami bernilai trilyunan dolar Amerika, dan memiliki lebih dari 20 ribu karyawan hanya di Beijing saja. Hingga Xiaomi membuat kawasan khusus dengan mendirikan 8 gedung, yang berlokasi di sebuah distrik di kota Beijing.

Lei Jun juga seorang investor yang sangat hebat. Hingga kini Lei Jun dan perusahaannya Xiaomi Inc telah menanamkan investasi di lebih dari 70 perusahaan startup dan terus melakukan ekspansi dan mengembangkan ekosistemnya secara eksponensial.

Bagaimana pengembangan Xiaomi dan apa langkah Lei Jun selanjutnya? Mari ikuti berbagai artikel yang disajikan dalam website ACT Consulting. Ikutilah berbagai artikel inspiratif dari ACT Consulting dalam sejumlah topik yang berbeda. Secara teratur kami merilis berbagai update terbaru mengenai bisnis, manajemen, strategi dan inovasi.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Mengapa Produsen Peralatan Teknologi 5G Dianggap Mengancam Kerahasiaan Intelegensi

Mengapa Produsen Peralatan Teknologi 5G Dianggap Mengancam Kerahasiaan Intelijen

By Article No Comments
Mengapa Produsen Peralatan Teknologi 5G Dianggap Mengancam Kerahasiaan Intelegensi

Kekhawatiran atas keterlibatan Cina dalam jaringan nirkabel 5G berasal dari tuduhan bahwa peralatan jaringan seluler yang bersumber dari vendor China mungkin mengandung pintu belakang yang memungkinkan pengawasan oleh pemerintah Cina (sebagai bagian dari kegiatan intelijen internasional) dan undang-undang Cina yang memaksa perusahaan untuk membantu badan intelijen negara pada pengumpulan informasi saat diperlukan.

Tuduhan tersebut dilatarbelakangi oleh meningkatnya popularitas vendor telekomunikasi China Huawei dan ZTE di pasar peralatan 5G, dan kontroversi tersebut telah menyebabkan negara-negara lain memperdebatkan apakah vendor Cina harus diizinkan untuk berpartisipasi dalam penyebaran 5G; Australia secara resmi melarang perusahaan China untuk menyediakan peralatan 5G karena masalah keamanan, sementara Jepang sangat tidak menyarankan penggunaan peralatan Cina.

Huawei telah menghadapi berbagai tuduhan pencurian kekayaan intelektual dan spionase perusahaan, termasuk menyalin kode sumber milik dari peralatan Cisco Systems, dan seorang karyawan mencuri lengan robot untuk pengujian tekanan ponsel cerdas dari laboratorium T-Mobile US.

Pada Januari 2019, pihak berwenang AS mendakwa Huawei dan wakil ketua dan CFO Meng Wanzhou atas tuduhan pencurian rahasia dagang (termasuk tuduhan bahwa divisi China Huawei memiliki program untuk mengeluarkan bonus bagi karyawan yang berhasil mendapatkan informasi rahasia dari pesaing).

Atas tuduhan pencurian lengan robot T-Mobile yang disebutkan di atas, divisi Huawei AS menolak menindak karyawan dan melakukan sesuatu pada program ini, karena tidak sejalan dengan praktik bisnis lokal.

Tuduhan bahwa Huawei telah menggunakan perusahaan shell untuk menutupi investasi di Iran juga dianggap melanggar sanksi AS (dianggap termasuk penjualan kembali teknologi asal AS). Kondisi ini menguntungkan Huawei. Pada Oktober 2011, The Wall Street Journal melaporkanbahwa Huawei adalah penyedia peralatan telekomunikasi terbesar di Iran.

Pada 2012, dilaporkan oleh Wall Street Journal bahwa perusahaan peralatan telekomunikasi Kanada Nortel Networks telah menjadi subjek intrusi oleh peretas China sejak tahun 2000 melalui kebangkrutannya pada tahun 2009, yang telah mengakses dokumen internal dan informasi hak milik lainnya.

Mantan penasihat keamanan perusahaan Brian Shields menuduh bahwa intrusi itu adalah serangan yang disponsori negara yang mungkin menguntungkan pesaing domestik seperti Huawei dan ZTE, dan mengakui bahwa ada bukti kuat yang menghubungkan kejatuhan perusahaan ke awal pertumbuhan internasional Huawei.

Brian Shields memperingatkan tentang kerjasama dengan vendor China, dengan alasan bahwa “mereka punya Partai Komunis di sana, di kantor perusahaan mereka. Apa yang dilakukan orang-orang ini? Mengapa ada hubungan yang begitu dekat dengan pemerintah Cina?

 
Tuduhan seputar pengawasan Tiongkok dapat terlihat dari adanya kebijakan mengenai infrastruktur jaringan, dengan mengutip Undang-Undang Intelijen Nasional 2017, dan Undang-Undang Counter-Spionase 2014 di China.

Undang-Undang Intelijen Nasional memberi badan-badan intelijen kemampuan untuk memaksa warga dan organisasi untuk bekerja sama dalam penyelidikan, dan bahwa Cina akan melindungi organisasi atau individu mana pun yang membantu pemerintah Cina.

Undang-undang Counter-Spionase 2014 menyatakan bahwa “ketika organ keamanan negara menyelidiki dan memahami situasi spionase dan mengumpulkan bukti yang relevan, organisasi dan individu yang relevan harus memberikannya secara jujur ​​dan mungkin tidak bisa menolak.

CTB Softbank Miyagawa Jyunichi menjelaskan bahwa tidak seperti inti 4G jaringan (tempat data dienkripsi dan ditransmisikan menggunakan protokol tunneling yang membuatnya sulit untuk mengekstrak data komunikasi dari jaringan), jika teknologi seperti komputasi tepi seluler digunakan, server pemrosesan dapat ditempatkan di dekat stasiun pangkalan 5G, untuk memungkinkan pemrosesan informasi di sisi stasiun pangkalan jaringan operator. Ini memungkinkan untuk mengekstraksi data pengguna melalui server ini, yang secara teoritis memungkinkan untuk pengawasan.

Bagaimana kabar selanjutnya tentang penyebaran teknologi 5G di berbagai belahan dunia? Bagaimana penyerapan teknologi ini akan dilakukan di Indonesia? Ikutilah berbagai artikel inspiratif dari ACT Consulting dalam sejumlah topik yang berbeda. Secara teratur kami merilis berbagai update terbaru mengenai bisnis, manajemen, strategi dan inovasi.

Beragam inovasi harus bisa dipelajari oleh banyak orang di negara kita. Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Bagaimana Pendapat Para CEO ASEAN Tentang Pengaruh Krisis Amerika dan China

Bagaimana Pendapat Para CEO ASEAN Tentang Pengaruh Krisis Amerika dan China

By Article No Comments

Bagaimana Pendapat Para CEO ASEAN Tentang Pengaruh Krisis Amerika dan ChinaMenurut Parag Khanna, pendiri FutureMap dalam situs Oxford Business Group, ASEAN memiliki pendapatan per kapita (GDP) yang lebih tinggi dibanding India. Bahkan, ASEAN pun memiliki FDI (foreign direct investment) atau investasi asing langsung, yang lebih tinggi dibanding China.

Namun tetap saja negara anggota ASEAN dengan kekuatan ekonomi lemah seperti Kamboja dan Laos masih rentan terhadap diplomasi ekonomi negara asing. Namun keberadaan ASEAN membantu kedua negara tersebut. Terutama berkat adanya integrasi ekonomi yang lebih dekat dan pertukaran komoditas dagang diantara 10 negara dalam kawasan yang memiliki total jumlah penduduk lebih dari 600 juta orang ini dapat membantu setiap negara di kawasan ini dari ancaman ketidakstabilan ekonomi global.

Itulah mengapa kebanyakan negara ASEAN tetap aman dari perubahan kondisi ekonomi global yang terjadi akibat ketegangan antara Amerika Serikat dan China yang masih terus berlangsung. Integrasi ekonomi dan pertukaran komoditas perdagangan di dalam 10 negara ASEAN ini juga menyediakan skala pertumbuhan yang dibutuhkan untuk menjual dan menyerap beragam inovasi terbaru yang diarahkan untuk membantu pertumbuhan ekonomi di saat bagian dunia lain mengalami kesulitan.

Hal keseharian yang dapat kita cermati dari kenyataan ini tampak dari tumbuh suburnya berbagai produk startup berteknologi tinggi dan berinovasi terbaru, di kawasan ASEAN. Kita bisa melihat bahwa Grab, Shopee, dan Shopback dapat menjadi raksasa hanya dengan mengandalkan lima negara ASEAN terbesar saja.

Sehubungan dengan krisis Amerika dan China, Oxford Business Group memperlihatkan hasil survey yang mereka lakukan dengan sejumlah responden yang menjabat sebagai CEO di 4 negara ASEAN.

Bagaimana pendapat Para CEO dari 4 negara ASEAN mengenai Hal Yang Paling Berdampak Pada Ekonomi Masing-masing Perusahaan pada Jangka Waktu Menengah.

Hal pertama yang dirating tertinggi (28%) sebagai hal yang paling mempengaruhi keadaan ekonomi masing-masing perusahaan adalah bila terjadi fluktuasi dalam permintaan komoditas dari negara China sebagai mitra ekspor dan impor.

Hal kedua, adalah bila terjadi mekanisme proteksionisme dalam perdagangan (26%), seperti yang tengah dilakukan Amerika Serikat untuk membatasi ketergantungan negara tersebut pada produsen diluar negeri. Sementara kenaikan pajak yang dikenakan oleh Amerika (17%) juga dianggap sebagai hal yang akan mempengaruhi keadaan ekonomi di masing-masing perusahaan.

Untuk mengatasi berbagai fluktuasi yang dapat terjadi bila berbagai hal yang dicemaskan tersebut menjadi kenyataan, masing-masing perusahaan akan membutuhkan bantuan pinjaman finansial. Baik itu dari dalam maupun dari luar negeri. Berikut ini rating dari tiap CEO mengenai kemudahan akses terhadap pinjaman di masing-masing negara.

Para CEO dari Thailand (68%) menganggap kemudahan pinjaman tersedia di negara tersebut. diikuti oleh Filipina (56%) dan Indonesia (44%). Sementara di Myanmar (81%) dari para CEO perusahaan beranggapan bahwa sangat sulit bagi mereka unutk mendapatkan akses terhadap pinjaman yang dibutuhkan.

Dalam upaya untuk memajukan dan mengembangkan, masing-masing perusahaan lazim melakukan investasi modal dalam berbagai sektor yang direncanakan secara strategis. Secara total oxford business group merangkum hasil yang mereka dapat dari para CEO dari 4 negara ASEAN.

Hasil yang dapat kita lihat adanya sentiment positif dari para responden CEO perusahaan tersebut menggambarkan bahwa mereka akan melakukan investasi modal lebih jauh. Hal ini terlihat dari adanya respon very likely dan likely yang secara total menggambarkan bahwa lebih dari 75% para CEO perusahaan dari 4 negara ASEAN tersebut akan melakukan investasi modal secara signifikan dalam kurun waktu 12 bulan ke depan. Sementara,kurang dari 20% responden CEO menjawab mungkin mereka tidak akan melakukan investasi (unlikely dan very unlikely).

Adanya penanaman modal tentu perlu ditunjang dengan penambahan jumlah sumber daya manusia yang memiliki kapabilitas dan keahlian yang beragam. Namun masing-masing negara memiliki ketersediaan tenaga ahli yang cukup. Sejauh mana persepsi para CEO dari 4 negara di ASEAN terhadap hal ini? oxford business group menyajikan data di bawah ini;

CEO perusahaan di Indonesia umumnya menyatakan kebutuhan terhadap tenaga ahli di level pimpinan atau yang memiliki keahlian memimpin sebagai hal yang paling dicari. Terdapat lebih dari 30% CEO perusahaan di Indonesia yang menjawab demikian. Skill berikutnya yang paling dicari adalah tenaga ahli di bidang teknik (engineering) dan teknik komputer (computer tech). Baru kemudian di urutan berikutnya kebutuhan ternadap tenaga ahli di bidang riset dan pengembangan (R&D) sebesar kurang dari 20%. Sementara kebutuhan terhadap tenaga administrasi bisnis dan tenaga penjualan masing- masing kurang dari 5%.

Menurut Oxford Business Group, dibutuhkan upaya improvement dalam hal menciptakan iklim bisnis yang dapat mendukung bisnis domestic di masing-masing 10 negara ASEAN tersebut. Perbedaan regulasi yang signifikan juga berpengaruh terhadap iklim bisnis yang ingin diciptakan ini. bahkan oxford business group menyatakan bahwa hal ini dapat bersikap tidak mendukung terhadap upaya keseluruhan yang dilakukan untuk mencapai target komunitas ekonomi ASEAN sesuai blueprint yang direncanakan akan dapat dicapai di tahun 2025.

Bagaimana dengan perusahaan Anda? Apakah Anda menjadi salah satu responden dalam penelitian tersebut diatas? Mohon memberikan komen di bawah ini setelah membaca keseluruhan artikel.

Untuk mempelajari cara melakukan inovasi dan perkembangan bisnis, dapat mempeljari manajemen  inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Meningkatnya Investasi Google Dan Microsoft Di Bidang Teknologi Kesehatan

Meningkatnya Investasi Google Dan Microsoft Di Bidang Teknologi Kesehatan

By Article No Comments

Meningkatnya Investasi Google Dan Microsoft Di Bidang Teknologi Kesehatan

Bila selama ini kita menggunakan Microsoft untuk bekerja dan google untuk menemukan berbagai informasi dan hiburan. Kini kita tengah menghadapi kemajuan fungsi dari kedua perusahaan IT besar dunia tersebut.

Bila sebelumnya Bill Gates memberikan pendanaan untuk berbagai riset di bidang kesehatan, dan menyebarkan berbagai solusi untuk penyebaran vaksin yang dapat menyelamatkan nyawa jutaan penduduk di negara miskin dalam fungsi yayasan filantropi miliknya, maka kini Microsoft melakukannya secara massif dalam kerangka yang lebih besar, untuk meraih kemajuan dibanding kompetitornya.

Baik google maupun Microsoft tengah menjalankan peran mereka sebagai perusahaan IT terbesar di dunia, untuk menjadi pengemudi dalam inovasi dunia di bidang kesehatan. Namun kedua perusahaan itu melakukannya dengan cara yang berbeda.

Pada tahun 2018, Google telah melakukan akuisisi pada startup kesehatan yang berbasis di Inggris, Deep Mind. Tepat pada tanggal 27 Juni 2019, Microsoft melakukan investasi 5juta dollar Amerika pada sebuah perusahaan teknologi berbasis kesehatan, Adaptive. Yang diinginkan oleh Microsoft adalah kesepakatan untuk melakukan perkembangan teknologi di bidang immuno innovation. Sebagaimana hasil wawancara yang dimuat oleh CNBC pada tanggal yang sama tersebut diatas.

Apakah yang sebenarnya tengah berkembang? Langkah yang dilakukan kedua perusahaan ini diklaim merupakan upaya memajukan pelayanan kesehatan. Untuk membangun masa depan dunia kesehatan yang lebih baik. Terutama untuk melakukan agregasi data dari sistem kekebalan tubuh manusia dan menggunakannya untuk identifikasi penyakit dan menemukan cara untuk penyembuhannya. Itulah yang dilakukan oleh Adaptive, yang membuat Microsoft berani melakukan investasi dalam jumlah besar.

Namun lebih dari itu, sebuah analisa yang dilansir oleh Reuteurs pada tahun 2017 telah meramalkan hal ini akan terjadi. pada tanggal 28 September 2017, sebuah artikel yang menganalisa pasar untuk obat- obatan imunologi meramalkan pertumbuhan yang sangat signifikan di tahun 2022. Bahkan hingga akan mencapai status blockbuster.

Kontroversi seputar Google Deep Mind diantaranya adalah bila terjadi kebocoran informasi pribadi pasien untuk kepentingan algoritma periklanan. Hal ini membuat timbul gugatan hukum dari publik terhadap layanan google deepmind ini.

Sementara, kenyataan yang berbeda, terjadi dalam langkah Microsoft. Investasi Microsoft di Adaptive sejauh ini menghasilkan sentiment positif yang membuat IPO (initial public offering) yang dilakukan oleh Adaptive dibuka di angka $20 per saham. Terdapat pula kenaikan jumlah volume saham yang akan dijual pada sesi IPO tersebut.

Langkah apa sajakah yang akan terjadi selanjutnya? Sejauh mana pengaruhnya terhadap dunia kesehatan secara global? Ikutilah berbagai artikel inspiratif dari ACT Consulting dalam sejumlah topik yang berbeda. Secara teratur kami merilis berbagai update terbaru mengenai bisnis, manajemen, strategi dan inovasi.

Beragam inovasi yang dilakukan SuperApp Asia Tenggara ini harus bisa dipelajari oleh banyak orang di negara kita. Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).