Skip to main content
Tag

Team Building

takeshi uchiyamada, chairman toyota, act consulting, kisah sukses

Memimpin Seperti Berlayar, Filosofi Takeshi Uchiyamada dalam Memimpin Toyota

By Article No Comments
Takeshi Uchiyamada, chairman Toyota

Setelah lulus dari Nagoya University di Jurusan Fisika, Takeshi langsung diterima di Toyota. Ia bekerja selama 44 tahun sebelum akhirnya menjadi CEO di tahun 2013, setelah melakukan banyak inovasi di Toyota, diantaranya dengan mengembangkan mobil Hybrid yang disebut Toyota Prius.

Takeshi menyebutkan bahwa ia memiliki passion diluar bekerja, yaitu dalam berlayar dengan kapal layar. Ia telah melakukan hobby-nya ini selama 40 tahun bersama sekelompok kawannya.

Dalam berlayar, kita harus mengetahui tentang arus dan ombak yang terus berubah, serta kemunculan angin dari arah berlawanan. Demikian penuturan Takeshi dalam pidatonya di Forum The Economic Club di Washington DC.

Takeshi juga menjelaskan bahwa dalam berlayar, akan muncul bahaya nyata yang benar-benar di depan mata. Dalam menghadapi berbagai bahaya tersebut, kita harus yakin bahwa kita bisa memulihkan keadaan setelah tiap bencana yang hadir. Serta harus mengecilkan ego diri dan berserah menjadi bagian dalam kerjasama tim untuk dapat bertahan. Itulah jiwa dari berlayar, demikian penuturan Takeshi.

Beragam esensi dalam berlayar ini, diakui Takeshi sebagai hal yang ia sukai. Serta ia rasakan sebagai hal yang juga harus dihadapinya dalam memenej penjualan, inovasi dan produksi dalam sebuah perusahaan otomotif global yang dipimpinnya.

Ia mengaku bahwa sejumlah hal yang terjadi dalam perjalanan bisnis Toyota, berjalan seperti momen-momen turbulensi yang cukup berat. Beragam krisis harus dihadapi Toyota seperti krisis finansial di tahun 2007-2008, krisis recall di tahun 2010 (karena defect dalam penciptaan produksi di salah satu merk produknya), serta gempa bumi dan tsunami besar yang menimpa Jepang dan menyebabkan disrupsi jalur supply chain global dari Toyota di tahun 2011.

Namun, Takeshi menyebutkan bahwa Toyota berhasil berlayar melalui berbagai kesulitan tersebut dan terus berjuang memberikan yang terbaik dengan prinsip continous improvement ala Jepang yaitu dengan prinsip Kaizen.

Turbulensi yang dihadapi sekarang, menurut Takeshi, berbeda. Pertama, ada turbulensi teknologi, yaitu mengenai sistem teknologi apa yang harus ada dan dimiliki oleh mobil pada masa kini. Seperti proses yang harus dilaluinya saat penciptaan Prius untuk abad 21.

Saat itu, ia harus memecahkan masalah apa yang dialami dalam penciptaan Prius yang tidak dapat bergerak seinchi pun dengan desain mobil dan mesin baru yang diciptakan timnya. Selama 49 hari, ia tidak bisa tidur. Sampai akhirnya mereka menemukan inti masalahnya dan berhasil memecahkannya. Baru saat akhir tahun menjelang, mobil tersebut dapat mulai berjalan sejauh 500 meter. Itu bukan sebuah hasil yang diharapkan, namun menjadi luar biasa dibanding dengan semua hal yang harus dilalui sebelumnya.

Kami tidak menyerah, kami terus bekerja keras untuk menghadirkan solusi, hingga akhirnya kami berhasil. Demikian kata Takeshi. Ia menaruh keyakinan dan harapan yang besar dalam kemampuan timnya untuk berinovasi dan memberikan solusi. Hal ini serta merta membuahkan hasil yang diharapkan hingga akhirnya di penghujung Desember 1997, Prius dapat diluncurkan.

Takeshi mengatakan bahwa ia dan timnya kemudian mengambil intisari dari masalah-masalah yang ia temukan dan ia pelajari dalam penciptaan Prius ini, pada sejumlah prototipe mobil-mobil lain yang kemudian diciptakan Toyota. Hingga akhirnya Prius mencapai penjualan sejumlah 3 juta kendaraan di seluruh dunia, pada bulan Juni di tahun 2014.

Banyak pihak dan kompetitor yang mengakui, dan kemudian menjadikan mobil ciptaannya sebagai acuan untuk prototipe kendaraan masa depan. Tipe mobil hybrid dan mobil listrik yang akan banyak diproduksi oleh banyak perusahaan otomotif di dunia.

Dengan filosofi kerja keras dan kesempurnaan di semua lini produksi yang dimiliki oleh sistem Toyota Production System atau The Toyota Way, kisah perjalanan bisnis Toyota tampak masih akan terbentang jauh ke depan.

Filosofi berlayar yang dimiliki oleh Takeshi Uchiyamada dalam menahkodai Toyota juga bisa kita tiru. Prinsip menghargai setiap orang dalam kerjasama tim yang kokoh juga dapat kita tiru. Kebahagiaan dalam menikmati pekerjaan sebagai panggilan hidup dan melakukan habit inovasi sebagai hobby juga sebuah hal yang bisa kita adopsi dari tangguhnya tim Prius dalam memperjuangkan mimpi mereka. Bagaimana dengan Anda?

Kita dapat belajar mengenai cara Takeshi memimpin dalam program Transformational Leadership, dan dapat menguasai beragam skill inovasi dalam program Business Innovation dari ACT Consulting.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

satya nadella, ceo microsoft, pemimpin inovator, act consulting

Pemimpin Inovator; Kisah Perusahaan Kelas Dunia yang Dipimpin oleh Para Inovator

By Article No Comments

Walaupun sebuah perusahaan memiliki hasil bisnis yang bagus, tanpa adanya inovasi, harga saham yang dimiliki perusahaan menjadi sulit untuk bertambah tinggi. Hal ini dirasakan oleh Steve Ballmer semasa kepemimpinannya sebagai CEO Microsoft.

Saat itu Ballmer merasakan bagaimana ia dianggap tidak menarik oleh para pembeli saham. Pada era kepemimpinannya, Microsoft mengalami masa stagnan. Walaupun, ia menjelaskan bahwa sebenarnya keuntungan perusahaan terus meningkat, namun hal tersebut tampak tidak menarik bagi investor. Demikian pengakuan Ballmer saat diwawancara oleh David Bernstein dari Bloomberg Economic.

Hingga kemudian, Ballmer dan Gates sepakat untuk merekomendasikan Satya Nadella, sebagai CEO di Microsoft. Nadella memiliki background penguasaan teknologi yang mumpuni. Ia juga memiliki kemampuan inovasi tingkat tinggi. Yang lebih menarik lagi, kemampuan Nadella dalam menguasai manajemen dengan keterampilan komunikasinya yang baik.

Kini, Microsoft masih belum dapat mengalahkan Amazon dalam perlombaan untuk menjadi perusahaan terkaya di dunia. Namun, Microsoft telah kembali memimpin dunia teknologi informasi dengan menciptakan berbagai hardware dan software Artificial Intelligence (dalam bentuk Power BI – program business intelligence) dan Machine Learning. Selain itu Microsoft juga menciptakan Azure Sentinel dan Threat Experts, dua artificial intelligence keamanan siber (cybersecurity) berbasis komputasi awan (cloud computing).

Selain Microsoft, sejumlah perusahaan besar lainnya pun memiliki CEO yang merupakan ahli teknologi, seperti Takeshi Uchiyamada sebagai CEO Toyota, dan Steve Jobs yang dahulu sebagai CEO Apple. Apa yang dilakukan oleh para pemimpin inovator ini adalah, mereka memimpin dengan pandangan futurist. Mereka melihat masa depan telah hadir saat ini, lengkap dengan berbagai solusi yang mungkin diciptakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan global.

Menjadikan pola pikir inovator sebagai landasan untuk memimpin sebuah perusahaan, kini menjadi sebuah hal yang bersifat wajib. Seperti yang dikemukakan oleh Takeshi Uchiyamada (CEO Toyota), bahwa saat ini, ia memandang setiap perusahaan yang muncul dan mulai memproduksi mobil, sebagai kompetitornya. Ia mewaspadai potensi disrupsi dan tidak berdiam diri. Ia langsung melihat apa yang diinginkan oleh konsumen pada saat itu yang membuat produk kompetitor bisa laris. Inovasi tanpa henti ini dilakukan dalam manajemen Toyota Production System (TPS) yang bersifat selalu menjunjung nilai Kaizen. Nilai Kaizen ini dimiliki Toyota sejak di masa lalu, konsep ini setara dengan Continous Improvement atau kredo inovasi tanpa henti.

Bila dahulu anda berkuliah di bidang Teknologi Industri, The Toyota Way pasti telah anda pelajari sebagai salah satu prinsip manufakturing terpadu dengan sistem yang menjunjung tinggi kesempurnaan. Sementara di Amazon, kredo yang digunakan adalah Costumer Obsession.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter dan habit inovasi pada diri para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

takeshi uchiyamada, ceo toyota, act consulting

Dorongan Takeshi Uchiyamada Menghadirkan Solusi Dibalik Kisah Penemuan Prius

By Article No Comments
Takeshi Uchiyamada, chairman of Toyota Motor Corp., pauses during a Bloomberg Television interview at the World Economic Forum (WEF) in Davos, Switzerland, on Wednesday, Jan. 18, 2017. World leaders, influential executives, bankers and policy makers attend the 47th annual meeting of the World Economic Forum in Davos from Jan. 17 – 20. Photographer: Simon Dawson/Bloomberg

Takeshi Uchiyamada, adalah CEO Toyota Motor Corporation sejak tahun 2013. Ia dikenal orang sebagai pencipta dari Toyota Prius. Kendaraan Hybrid yang dimiliki Toyota, yang dapat beroperasi dengan bahan bakar bensin dengan rasio yang sangat hemat, dan juga dapat beroperasi dengan energi listrik.

Saat Takeshi Uchiyamada pertama kali berpikir tentang kendaraan impian yang ingin ia ciptakan, yang ada di pikirannya adalah bahwa kendaraan ini haruslah menjadi solusi dari berbagai permasalahan yang tengah dihadapi dunia saat itu. Lalu ia dan timnya mengusulkan konsep yang sekarang disebut sebagai “Prius” tersebut.

Pihak manajemen Toyota saat itu bukan hanya menerima dengan antusias idenya, mereka juga mengatakan bahwa impian Takeshi masih terlalu sederhana. Maka mereka meningkatkan lagi target inovasi yang harus dilakukan oleh Takeshi dan timnya. Tim yang semula memiliki target yang menurut mereka dapat dicapai dengan kerja keras, menjadi harus dicapai dengan kerja keras yang luar biasa. Namun, Takeshi mendapatkan dukungan penuh dari manajemen.

Saat itu di tahun 1997, Prius kemudian mulai diproduksi massal dan dipasarkan. Sebelumnya, tim Takeshi harus berurusan dengan sekian kali ujicoba dan sejumlah kegagalan. Bahkan prototipe Prius yang pertama kali dibuat, bisa dibilang gagal karena tidak dapat berjalan dengan baik. Apakah Takeshi menyerah? Bila ya, maka kendaraan ini tidak akan hadir seperti sekarang.

Prius adalah contoh dari inovasi yang dibuat atas dasar kepedulian terhadap isu global yang ada. Kendaraan ini yang semula ditargetkan Takeshi hanya 1,5x lipat lebih efisien dari sebelumnya, ternyata ditantang untuk menjadi 3x lebih efisien dibanding kendaraan yang dimiliki Toyota sebelumnya.

Tantangan lain yang harus dilalui dalam inovasi Prius adalah bahwa mesin kendaraan yang dibuat haruslah tetap ringan dan berharga murah. Hal ini yang hingga sekarang tidak dapat dilakukan oleh Tesla. Yang model-model yang diciptakannya masihlah bermesin sangat berat dan sangat mahal. Bahkan saat melihat Tesla pertama kali diluncurkan, pihak Toyota mengatakan bahwa mereka tidak mungkin menciptakan kendaraan dengan berat dan harga yang demikian tinggi.

Toyota saat ini tengah melakukan beragam inovasi dalam menciptakan mobil bertenaga hidrogen yang harganya semakin murah. Toyota Mirai, yang diciptakan di tahun 2017, telah menjadi buah bibir di Amerika dan Jepang. Karena kemampuannya dalam menggunakan bahan bakar hidrogen. Kendaraan ini bebas emisi dan menghasilkan gas buang yang aman dan jernih.

Selain Toyota Mirai, ada juga sejumlah kendaraan lain berbahan bakar Hidrogen yang diciptakan oleh Honda dan oleh merk kendaraan lain dari Eropa dan Amerika. Namun pemasaran kendaraan ini masih terbatas karena belum banyaknya stasiun pengisian hidrogen di sejumlah tempat. Namun, kendaraan masa depan yang bebas emisi kini sudah di depan mata.

Bagaimana dengan inovasi yang dilakukan oleh Perusahaan Anda? Niat utama untuk melakukan inovasi haruslah berasal dari dua hal, yaitu;

  • Menciptakan solusi, atau
  • Memenuhi kebutuhan masyarakat

Kedua alasan diatas dapat diwujudkan menjadi sejumlah inovasi yang beragam. Bahkan dikatakan oleh Nadiem Makarim dan Jeff Bezos bahwa mereka yang menemukan solusi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat-lah yang akan menjadi perusahaan besar selanjutnya. Menjadi Unicorn atau Decacorn selanjutnya. Apakah itu Perusahaan Anda?

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk keterampilan dan habit inovasi pada diri para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

training emotional & spiritual quotient, dprd musi rawas, dprd padang panjang, act consulting

Training Emotional & Spiritual Quotient DPRD Musi Rawas dan DPRD Padang Panjang

By News No Comments

Pada tanggal 4 Maret 2019, ACT Consulting memberikan Training Emotional & Spiritual Quotient untuk anggota DPRD Musirawas dan DPRD Padang Panjang. Acara ini dilangsungkan dengan tujuan untuk Mewujudkan Pemilu Demokratis dan Pemilu yang Bermartabat.

Acara ini dibuka oleh Ketua DPRD Musirawas, Yudi Fratama dan Wakil Ketua DPRD Padang Panjang, Yulius Kaisar. Dengan dihadiri oleh 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Musirawas dan Padang Panjang.

Karena Tahun 2019 ini adalah tahun politik, maka menjadi penting bagi para anggota DPRD ini untuk memiliki skill Emosional dan Spiritual yang lebih baik, agar dapat menangani berbagai permasalahan yang mungkin terjadi di tahun ini dan ke depannya, dengan pendekatan yang lebih baik dari sebelumnya.

Trainer dari ACT Consulting yang diturunkan untuk event ini adalah Coach Risman Nugraha dan Trainer Rudi Masruddin.

training character building for future leaders, stt pln, act consulting

Training Character Building for Future Leader STT PLN di awal 2019

By News No Comments

Berbagi ilmu kepemimpinan dengan para pemimpin muda di berbagai lokasi di Tanah Air sudah menjadi sebuah amanah yang dijunjung tinggi oleh ACT Consulting.

Pada tanggal 2 Maret 2019, telah berlangsung Training Character Building For Future Leader. Acara ini diadakan BEM STT PLN untuk seluruh ketua organisasi mahasiswa yang ada di STT PLN.

Sekolah Tinggi Teknologi milik PT Perusahaan Listrik Negara ini
adalah perguruan tinggi yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PT. PLN, dan didirikan sebagai upaya memenuhi tuntutan akan tenaga-tenaga ahli yang terdidik, terampil dan profesional di bidang ketenagalistrikan.

Mengingat bahwa di masa depan para pemimpin muda ini akan menjadi pemimpin di berbagai sektor di PLN nantinya, pembentukan karakter mereka menjadi sangat penting. Hal ini karena listrik kini telah menjadi kebutuhan primer untuk seluruh daerah di Indonesia. Terutama untuk mentenagai proses manufakturing dan menjaga kelangsungan industri lainnya di tanah air. Tanpa adanya perhatian yang serius pada sektor listrik, kemajuan di tanah air akan terhambat.

Untuk membekali pembentukan karakter para pemimpin muda ini, ACT Consulting menurunkan Trainer Adek Asrizal Kamil dan Trainer Rudi Masruddin.

team collaboration booster, rsud jagakarsa, act consulting

Team Collaboration Booster RSUD Jagakarsa Batch 2 di awal 2019

By News No Comments

Team Collaboration Booster RSUD Jagakarsa Batch 2 juga dilangsungkan oleh ACT Consulting pada tanggal 3 Maret 2019. Acara ini berlangsung di Royal Safari Garden Cisarua.

Training ini dilangsungkan bersama 90 peserta yang terdiri dari tim manajemen dan tim tenaga kesehatan (dokter dan paramedis), dengan dibuka langsung oleh Direktur RSUD Jagakarsa dr. Dewi Mustika, MKes, MARS.

Dari ACT Consulting, Tim yang diturunkan adalah Direktur ESQ School of Communication, Coach Rendy Yusran dengan dibantu oleh Asisten Trainer Ilham Nugraha.

Acara yang memberikan pembekalan skill dan pengetahuan mengenai seni kolaborasi dalam bekerja ini diharapkan dapat menambah kekompakan dan kebersamaan tim serta terjadi engagement RSUD Jagakarsa dengan seluruh tenaga kesehatan.

training spiritual happiness and meaning of work, badan pajak dan retribusi daerah, pemprov dki jakarta, act consulting

Training Spiritual Happiness and Meaning of Work BPRD Pemprov DKI Jakarta di awal 2019

By News No Comments

Training Spiritual Happiness and Meaning of Work telah diberikan oleh ACT Consulting pada hari Jumat, tanggal 1 Maret 2019. Acara ini dipimpin langsung oleh Founder dan Presiden Direktur ESQ Group, DR HC Ary Ginanjar Agustian.

Training yang dihadiri oleh 400 orang aparat sipil negara yang terdiri dari para pimpinan dan karyawan di Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Pemprov DKI Jakarta. Acara ini berlangsung di Aula BPRD Pemprov DKI Jakarta.

Tujuan dari acara ini adalah agar para karyawan BPRD menemukan kebahagiaan dan makna bekerja melalui peningkatan kecerdasan emosional dan spiritual.

Dengan memusatkan pekerjaan pada makna yang ada di baliknya, seorang karyawan bisa menjadi lebih bersemangat dan totalitas dalam bekerja. Hasil kinerja dan performa yang lebih tinggi juga diharapkan dapat meningkat dengan upaya peningkatan kecerdasan emosional dan spiritualitas ini.

team collaboration booster, rsud jagakarsa, act consulting

Team Collaboration Booster RSUD Jagakarsa Batch 1 di awal 2019

By News No Comments

Pada tanggal 2 Maret 2019 ACT Consulting menyelenggarakan Team Collaboration Booster untuk RSUD Jagakarsa Batch 1 di Royal Safari Garden Cisarua.

Acara ini dibuka langsung oleh Direktur RSUD Jagakarsa dr. Dewi Mustika, MKes, MARS, dipandu oleh Coach Rendy Yusran dan Asistan Trainer Ilham Nugraha beserta seluruh tim Training dan Outbond.

Jumlah peserta yang mengikuti acara ini adalah sebanyak 100 Peserta. Tujuan dari Team Collaboration Booster ini adalah untuk meningkatkan skill kolaborasi pada diri para peserta yang terdiri dari tim manajemen dan tim tenaga kesehatan (paramedis dan dokter).

Diharapkan juga terjadi engagement RSUD Jagakarsa dengan seluruh tenaga kesehatan, sehingga dapat berkolaborasi dengan kompak dan solid untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terus lebih baik dan menjadikan RSUD meningkat nilainya bagi para pasien dan masyarakat di sekitarnya.

jeff bezos, habit inovasi amazon, act consulting

Jeff Bezos; Habit Inovasi yang Membuat Amazon Hidup di Masa Depan

By Article No Comments

Jeff Bezos, memiliki gelar di bidang fisika dan teknik listrik. Ia sejak kecil adalah anak yang sangat cerdas dan selalu mencapai prestasi tertinggi. Ia memiliki rasa humor yang tinggi dan kepedulian pada orang lain. Bahkan, Jeff mengutip ibunya yang berkata; “Jika kau melihat Jeff sedang tidak tersenyum, tunggu saja lima menit”.

Jeff Bezos memulai amazon.com sejak tahun 1994. Di tahun itu, bahkan belum banyak orang yang memiliki komputer. Namun Jeff sepenuhnya yakin bahwa bisnis ini adalah bisnis masa depan. Hingga ia meninggalkan pekerjaannya yang bergengsi di sebuah firma keuangan.

Banyak orang heran dengan berbagai inovasi yang dikeluarkan oleh Amazon. Semua hal tersebut “beyond belief”, atau berada diluar sangkaan banyak orang. Inovasi dilakukan oleh Jeff dan timnya di Amazon, bukan karena perhitungan keuangan yang ada di baliknya. Jeff dan timnya hanya suka untuk “Hidup di Masa Depan” atau “Live in The Future”. Dengan kredo kedua tersebut, tim Amazon mampu menciptakan berbagai teknologi yang sebelumnya sama sekali tidak disangka-sangka oleh orang.

Ini terlihat pada Blue Origin, perusahaan yang didirikan Jeff pada tahun 2004, yang bergerak di bidang penerbangan luar angkasa. Saat ditanya mengapa ia mendirikannya, Jeff hanya mengatakan bahwa ia memiliki cadangan modal yang sangat besar dari para pemodal, dan ia merasa harus menciptakan teknologi yang sebelumnya belum pernah ada, demi kepentingan seluruh umat manusia.

Kini, misi Amazon belum akan surut. Misi Jeff dengan perusahaan Blue Origin-nya adalah untuk membuat semua manusia dapat hidup sejahtera dengan sumber daya dari beragam planet di tata surya, dan bukan hanya di bumi. Ia mengatakan bahwa saat ini, jumlah masyarakat bumi sudah mencapai milyaran, dan semua harus saling berbagi sumber daya yang terbatas. Ia tidak ingin anak cucunya hidup dengan sumber daya yang terbatas tersebut.

Bagaimana dengan perusahaan Anda? Amazon dengan habit inovasi yang dimilikinya, mampu mengungguli semua perusahaan besar di dunia, dan mengalahkan dinasti Microsoft yang telah merajai status sebagai perusahaan terkaya di dunia selama beberapa dekade.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk habit inovasi pada diri para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

jeff bezos, kredo kinerja amazon, act consulting

Kredo Kinerja Amazon yang Membuatnya Menjadi Perusahaan Terkaya di Dunia

By Article No Comments

Amazon terkenal dengan kepedulian yang tinggi pada pelanggan. Mereka di amazon menyebut kredo tersebut sebagai “customer obsession”. Motto ini kemudian banyak ditiru oleh para pemilik perusahaan dot com dan pengusaha start up. Bahkan Nadiem Makarim menyatakan bahwa GoJek pun memiliki kredo yang sama, dengan berkaca pada kesuksesan Amazon.

Situs Amazon awalnya hanya menjual buku. Pada tahun awal pendiriannya, Jeff turut membungkus sendiri buku-buku yang dipesan pelanggan, dan mengantarkannya ke kantor pos, sambil berharap suatu saat ia akan mampu untuk membeli forklift untuk logistik di Amazon. Baru setelah beberapa lama, Jeff kemudian berpikir bahwa ia dapat menjual apa saja di Amazon. Lalu itulah tepatnya yang ia lakukan.

Di era tahun 2000an dimana banyak harga saham perusahaan dot com turun drastis, Jeff juga turut mengalaminya. Saham Amazon turun dari harga seratus dollar amerika ke harga hanya enam dollar amerika. Namun di saat itu, ia tidak merasakan suatu hal yang negatif terjadi. Ia melihat berbagai unsur operasional di perusahaannya terus tumbuh dengan baik dan menunjukkan grafik yang meningkat. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk tidak lagi menjual saham, karena merasa perusahaannya tidak lagi membutuhkan lebih banyak pasokan modal.

Lebih jauh lagi, di saat semua perusahaan teknologi berpusat pada bagaimana cara untuk memiliki margin yang besar, Amazon berpusat pada “menciptakan apa yang akan dibutuhkan masyarakat”. Disana ia melihat bahwa banyak dari perusahaan start up tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk memiliki server sendiri dan mengelolanya. Ia kemudian berusaha mempermudah hal tersebut dengan membangun layanan Amazon Web Services (AWS). Dalam layanannya tersebut, setiap orang dapat memiliki layanan cloud berbiaya murah untuk menyimpan big data, memprosesnya, dan melakukan analisis dari data yang mereka miliki, dengan layanan yang diberikan oleh Amazon.

Kredo Amazon tentang inovasi ini adalah; Bekerja di Masa Depan. Jeff Bezos mengatakan bahwa Perusahaan seharusnya tidak semata melihat bagaimana pencapaian dan rencana yang akan dilakukan pada quarter ini. Tapi harus memikirkan produk apa yang dapat dihasilkan, yang akan menghasilkan keuntungan saat diluncurkan tiga tahun ke depan. Jadi, Jeff mengatakan pada semua orang bahwa apa yang kita lihat saat ini di Amazon, adalah hasil dari inovasi dan riset yang dilakukan sejak tiga tahun sebelumnya.

Ini berarti Amazon memiliki waktu riset dan tes produk selama 3 tahun sebelum diluncurkan. Ini adalah waktu yang cukup lama untuk berinovasi. Akan menghabiskan banyak waktu bila tujuan dari inovasi hanyalah untuk mengalahkan pasar saat ini. Namun untuk dapat membuat inovasi yang dihasilkan Amazon tetap menjadi yang terdepan, pandangan futuristik harus dimiliki oleh perusahaan di era VUCA sekarang ini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter melalui digital training pada diri para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).