Skip to main content
Tag

Team Building

outbond capacity building, act consulting, nestle indonesia

Outbound Capacity Building PT Nestle Indonesia Karawang

By News No Comments

Bekerja adalah sebuah ekspresi yang mengatifkan potensi kreatif pada diri setiap orang. Namun karena berlangsung secara rutin, karyawan dapat mulai terasa kehilangan energi untuk berkreasi. Untuk itu, di sela-sela pekerjaan, kita butuh untuk mendapatkan kesempatan penyegaran. Outbond yang dilakukan di alam terbuka, dapat menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan pencerahan yang bersifat membangun dan menginspirasi.

Seperti yang kita ketahui, Outbond adalah suatu cara untuk melakukan inokulasi skill dengan pemberian tantangan atau permasalahan melalui berbagai lomba, permainan dan aktivitas yang diberikan. Inokulasi skill melalui outbond ini dilakukan agar karyawan mendapatkan pandangan lain atas pengalaman yang hampir serupa di kehidupan nyata.

Secara lebih jauh, beragam permainan dan aktivitas di alam bebas yang dilakukan dalam outbond, dapat memperkaya pandangan karyawan tentang pekerjaan yang sehari-hari mereka lakukan. Pengayaan sudut pandang ini dengan sendirinya juga bisa membuat kapasitas berpikir dan kapasitas sosial emosional para karyawan menjadi lebih berkembang. Mereka menemukan ide-ide dan merasakan suasana yang positif yang membuat jiwa mereka menjadi tumbuh, dan mental mereka menjadi terlatih dengan adanya berbagai tantangan yang diberikan.

Bahkan seringkali dikatakan bahwa Outbond dapat memberikan pengalaman baru yang menyegarkan. Karena setelah kita melakukan tantangan yang beresiko tinggi di alam nyatalah, baru kita dapat melihat kehidupan dari sisi yang lain. Untuk itu, perancangan pengalaman yang akan diberikan di dalam outbond, harus dilakukan dengan matang dan hati-hati, dan dipandu oleh instruktur yang berpengalaman. Pada tanggal 11 Desember 2018, telah dilaksanakan kegiatan Outbond Capacity Building PT Nestle Indonesia Karawang dipandu oleh Trainer Dadang Suhendar dan Trainer Bayu.

training building integrity, cimb niaga, act consulting

Training Building Integrity Batch 27 CIMB NIAGA

By News No Comments

Memiliki integritas yang baik, adalah suatu keharusan untuk setiap orang yang bekerja, di perusahaan manapun. Sebuah perusahaan yang memiliki karyawan dengan integritas tinggi, akan berkembang menjadi perusahaan terpercaya di masyarakat.

 

Bukan cara yang mudah untuk dapat mendapatkan kepercayaan masyarakat. Diperlukan usaha maintenance integritas terus menerus. Terutama karena kecanggihan teknologi telah berkembang, banyak sekali tantangan yang dihadapi oleh mereka yang berada di perusahaan finansial.

 

Memiliki cita-cita besar untuk menjadi Bank Regional terbesar di Asia Tenggara, CIMB Niaga terus melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusianya. Dalam hal ini, CIMB Niaga mempercayakan amanah untuk membangun integritas para karyawan mereka yang terdiri dari para pimpinan cabang, kepada ACT Consulting.

 

Menjelang akhir tahun, Training Building Integrity Batch 27 kembali dilaksanakan di tanggal 11 Desember 2018. Training yang ditujukan untuk menumbuh kembangkan positive values integrity bagi para service manager ini, berlangsung di Bumi Learning Center CIMB Niaga, Bogor.

 

Sejumlah peserta yang menjabat sebagai Branch Operations Service Manager CIMB Niaga dari berbagai wilayah yang berbeda ini, menemukan kembali makna kata hati mereka, yang dikembangkan dengan integritas  yang kuat. Training yang menyentuh sisi intelektual, emosional dan spiritual para peserta ini dipandu dengan apik oleh Trainer Achmad Zaki dan Trainer Adek Asrizal . Semoga program ini menumbuhkan kembangkan secara positif Values Integrity di CIMB Niaga.

 

training power presentation, act consulting, innovator bri, bank rakyat indonesia

Training Power Presentation BRI untuk Finalis Innovator BRI 2018

By News No Comments

Bank Rakyat Indonesia (BRI) merupakan Bank yang berdiri dari sejarah yang panjang. Bermula dari Kas Mesjid di Purwokerto yang mulai dipinjamkan untuk masyarakat kurang mampu, hingga kemudian menjadi badan usaha yang diakui oleh Belanda. Bank yang didirikan oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja ini, kini telah menjadi Bank terbesar di Indonesia dengan memiliki lebih dari 50 juta pelanggan di tahun 2018.

Memiliki visi untuk menjadi Bank dengan Valuasi terbesar di Asia Tenggara, BRI terus melakukan perkembangan dalam berbagai aspek bisnisnya. Salah satunya adalah dengan melakukan perlombaan internal yang bersifat nasional, dengan Program Innovator BRI yang diselenggarakan tiap tahun.

Peserta dari lomba cipta inovasi bisnis ini berasal dari internal BRI. Mereka melalui tahap seleksi tingkat cabang, wilayah, regional, dan nasional. Hingga akhirnya terpilih Top 10 Innovator.

Namun seringkali, sejumlah ide yang telah disusun dengan kreativitas tinggi ini, disajikan dengan presentasi yang kurang menarik. Atau dibawakan dengan cara yang kurang meyakinkan. Hingga akhirnya ide kreatif yang bersifat incremental, adjacent atau breakthrough ini, tidak ditampilkan dengan baik.

Untuk melakukan presentasi yang berhasil, diperlukan teknik dan langkah-langkah penyusunan presentasi yang baik. Untuk bisa menarik perhatian para penonton, sebuah presentasi juga harus dikemas dengan menarik dan disertai dengan pembawaan yang baik dari sang pemberi presentasi.

Selain diperlukan teknik presentasi, juga diperlukan teknik public speaking yang mumpuni. Agar apa  yang menjadi tujuan presentasi dapat tersampaikan dengan berkesan.

Untuk itu, ACT Consulting dipercaya membawakan Training Power Presentation di BRI Corporate University untuk 30 Orang Finalis Innovator BRI 2018, pada tanggal 10 Desember 2018. Training ini dipandu oleh para Trainer Senior dari yaitu Coach Risman dan Coach Zaki.

Event Spiritual Happiness & Meaning of Work SKK Migas

By News No Comments

Tujuan dari bekerja salah satunya untuk menjadi bagian dari pengembangan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh umat manusia. Namun makna bekerja bagi tiap orang berbeda-beda.  Banyak karyawan yang belum memahami bahwa setiap pekerjaan yang dilakukannya akan memiliki dampak pada kehidupan perusahaan, dan akan menghasilkan kemajuan bagi masyarakat yang lebih luas.

Karena itu Meaning of Work menjadi penting. Setelah mengetahui makna bekerja, dapat membuat  karyawan memahami mengapa perubahan diri harus dilakukan. Juga akan menggugah dan menumbuhkan semangat perbaikan di dalam diri mereka. Karyawan akan memiliki dorongan internal untuk melakukan perubahan sikap, perilaku, dan habit kerja, dengan tujuan untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Pada tanggal 5 Desember 2018, telah berlangsung Event Spiritual Happiness and Meaning of Work untuk Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Event Spiritual Happiness dan Meaning of Work yang dihadiri oleh 80 orang pimpinan perusahaan Migas di Indonesia, dipandu oleh Coach Ramdhani, Direktur ESQ Success Academy.

Kegiatan yang termasuk dalam rangkaian Workshop Hubungan Industrial & Kesejahteraan 2018 ini, berlangsung di Bandung Jawa Barat. Harapan yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah agar program ini dapat mendatangkan manfaat bagi peserta dan menjadi bagian dari upaya untuk pertumbuhan industri Minyak dan Gas Bumi di Indonesia.

fun theory, act consulting, ary ginanjar agustian, outbond capacity building, act consulting, nestle indonesia

Keuntungan Fun Theory dalam Training

By News No Comments

fun theory, act consulting, ary ginanjar agustianBiaya pelatihan dalam perusahaan biasanya berjumlah cukup besar. Untuk perusahaan dengan jumlah karyawan 1000 orang misalnya, jumlah anggaran untuk training bisa mencapai 1 milyar rupiah atau lebih. Namun, ternyata sejumlah training yang dilaksanakan bisa jadi tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap performa kerja dan keuntungan perusahaan.

Bila suatu training dilakukan dengan metode yang menarik, menggunakan permainan sebagai metode belajar, menggunakan iringan yang menarik, melibatkan sisi afektif dari peserta, maka tingkat pemahaman terhadap materi yang disampaikan akan menjadi lebih tinggi. Tingkat penolakan peserta terhadap tujuan training pun menjadi minim. Bahkan bila tujuan training adalah untuk merubah perilaku, maka hal ini dapat lebih mudah dilakukan.

Dalam Psychology Today, Willis (2007) menyampaikan apa saja keuntungan  Fun Theory dalam Training?

  1. Pemrosesan informasi efektif
  2. Pemahaman jangka panjang
  3. Peserta lebih nyaman
  4. Berpengaruh pada perilaku
  5. Motivasi meningkat
  6. Peserta lebih aktif
  7. Tingkat stress rendah
  8. Level kognisi tinggi
  9. Muncul momen AHA

 

Mari kita ikuti bersama penjelasan berikut ini mengenai aneka keuntungan Fun Theory ini;

1. Pemrosesan informasi efektif

Tujuan training berbeda-beda, ada yang untuk memberikan pemahaman, ada yang untuk merubah perilaku, ada yang untuk meningkatkan skill. Beragam tujuan ini dapat lebih mudah dicapai dengan menggunakan Fun Theory.

2. Pemahaman jangka panjang

Dalam kurva Ebbinghaus, bahkan 10 menit sejak training selesai saja, peserta sudah mulai melupakan apa yang baru saja mereka pelajari dalam training. Karena itu, Fun Theory menjadi penting. Apa yang disampaikan dengan cara yang menyenangkan, akan diingat dalam jangka waktu yang lebih lama, karena meninggalkan kesan yang baik secara emosional.

3. Peserta lebih nyaman

Training yang berlangsung dengan menyenangkan, akan membuat peserta tidak mengantuk, tidak terbebani, dan tidak merasa kesulitan dalam memahami materi yang diberikan. Dengan cara ini, peserta merasakan training yang mereka jalani lebih nyaman, dan akan memberikan kesan yang dapat lebih mendalam dan lebih lama diingat.

4. Berpengaruh pada perilaku

Salah satu metode dalam fun theory adalah melalui games dan simulasi. Dengan cara ini, seluruh tubuh dan emosi peserta diaktifkan. Ini membuat peserta merasakan sendiri sejumlah tantangan, namun dalam konteks situasi yang aman. Pengaruhnya akan mendalam, sehingga peserta training kemudian merasakan keinginan untuk berubah.

5. Motivasi meningkat

Training yang dilakukan dengan metode yang berkesan, akan membuat peserta memahami tujuan training dengan cara yang menyenangkan. Dengan cara ini peserta akan menemukan berbagai inspirasi untuk berubah. Motivasi peserta dalam bekerja dan keinginan peserta untuk mengembangkan diri pun akan muncul.

6. Peserta lebih aktif

Dalam metode konvensional, orang mudah bosan dan merasa tidak terlibat. Dalam metode yang Fun, peserta merasakan situasi yang nyaman. Ia merasa tidak berada dalam lingkungan yang mengancam. Kenyamanan ini membuat peserta menjadi lebih aktif dan mau memberikan ide-idenya, ia pun akan terdorong untuk mau bekerjasama dengan peserta lainnya.

7. Tingkat stress rendah

Pengetahuan yang dimampatkan terlalu banyak dalam sebuah training, mungkin terlihat keren. Namun ini dapat membuat peserta merasa tertekan untuk dapat mengingat semua yang diajarkan. Padahal, untuk membuat peserta berubah dan berkembang, diperlukan unsur afektif di dalamnya. Karena itu Fun  Theory membuat peserta merasakan tingkat stress  yang rendah dan aman, dan mau terlibat aktif dalam training.

8. Level kognisi tinggi

Pemahaman tingkat tinggi tidak harus disampaikan melalui sejumlah teori yang rumit. Level kognisi yang tinggi justru harus dipicu dengan metode yang membuat peserta senang dan nyaman. Cara ini akan menembus berbagai penghalang yang ditimbulkan oleh amygdala saat belajar.

9. Muncul momen AHA

Merancang suatu training untuk dapat memunculkan momen AHA tidaklah mudah. Namun dengan Fun Theory, hal ini dimungkinkan. Tidak diperlukan teknik psikologis atau NLP yang rumit untuk itu, namun diperlukan pemahaman yang mendasar mengenai cara bagaimana manusia belajar.

seminar meaning of work, kementerian dalam negeri, act consulting

Seminar Meaning of Work Kementerian Dalam Negeri

By News No Comments

Pada tanggal 6 Desember 2018, telah dilaksanakan Seminar Meaning of Work yang di ikuti oleh Aparatur Sipil Negara di Kementerian Dalam Negeri, di Lingkungan Bidang Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara, dalam cakupan Direktorat Jenderal Bina Administrasi Wilayah.

Kegiatan Seminar Meaning of Work ini menjadi salah satu acara yang ditunggu oleh para peserta, sebagai bagian dari salah satu rangkaian dalam kegiatan Rapat Monitoring dan Evaluasi di lingkungan Kementerian Dalam Negeri.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta ini  di buka langsung oleh Bapak Dr. Ir. Muhammad Hudori, M.Si. yang merupakan Direktur Bidang Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara.

Kegiatan Seminar yang ditujukan untuk membantu peserta menemukan makna bekerja dan sekaligus meningkatkan motivasi bekerja ini dipandu oleh Trainer Jaya Bakti dan Asisten Trainer Ilham.

Kegiatan ini ditujukan bagi para Pegawai Eselon II di lingkungan Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Direktorat Jenderal Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri.

 

transformational leadership, act consulting, kalimantan prima persada

Program Transformational Leadership PT Kalimantan Prima Persada

By News No Comments
Pada tanggal 10 Desember 2018, telah dilaksanakan Program Transformational Leadership PT Kalimantan Prima Persada di Bandung. Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan KPP & juga Pak Meidi sebagai Direktur bidang Sumber Daya Manusia PT Kalimantan Prima Persada (KPP).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh DR (HC) Ary Ginanjar Agustian dari ACT Consulting.  Dalam training yang membahas mengenai kepemimpinan yang harus mengutamakan 4 I ini dipandu oleh Coach Arief Rahman Saleh, Coach Bramanto Wibisono, dan Coach Ramdhani.
Dalam konsep Transformational Leadership, 4I’s yang dikembangkan adalah;
  • Inspirational Motivations

Dalam konsep ini, motivasi yang diberikan haruslah bersifat inspiratif. Maksud dari inspiratif berarti suatu dorongan/motivasi harus dipicu untuk tumbuh dari dalam diri individu itu sendiri. Atau bersifat inside out, dengan menyentuh hati dan sanubari para karyawannya, dan membantu mereka menyelesaikan masalah atau pekerjaan mereka dengan mandiri.

  • Intellectual Stimulations

Para karyawan di era informasi ini, haruslah pula di tumbuhkan semangat kerjanya dengan menggunakan dorongan intelektual. Bisa dengan cara memberikan mereka pekerjaan yang menantang kecerdasan dan kemampuan mereka. Dengan cara ini, karyawan akan terdorong untuk melakukan pengembangan diri dan peningkatan kemampuan, serta memperbaiki sikap dan habit mereka, dengan alasan-alasan yang bersifat intelektual.

  • Individualized Considerations

Cara ini bisa dilakukan dengan membuat setiap orang merasa istimewa. Apa yang kita lakukan  harus dengan pertimbangan apakah kata-kata yang kita sampaikan dapat membuat seseorang yang sensitif menjadi kecewa? Atau malah dirasakan terlalu datar bagi orang-orang yang suka tantangan? Menghadapi setiap orang dengan cara sebagaimana mereka ingin diperlakukan, memerlukan upaya ekstra. Namun juga dapat memberikan  hasil yang juga ekstra bagi perusahaan. Individu yang dapat digugah hatinya dengan cara ini, akan menunjukkan dedikasi terbaiknya.

  • Idealized Influence
Dalam model kepemimpinan ini, pemberian arahan pada orang lain dilakukan dengan penanaman pengaruh melalui role model ideal. Konsep ini membuat tiap pemimpin harus menjadikan dirinya sebagai contoh ideal. Untuk itu, pemimpin harus terus belajar dan harus terus mengembangkan diri.  Pemimpin yang terus belajar, akan membuat karyawannya juga menyukai pembelajaran yang diberikan. Tentu saja harus tetap dengan cara yang menyenangkan dan yang membuat mereka nyaman dan termotivasi.
Kehadiran Ary Ginanjar untuk membuka Training ini membuat para peserta bersemangat. Para peserta dalam acara ini adalah para pimpinan di PT Kalimantan Prima Persada. Peserta menuturkan bahwa semula mereka merasa demotivasi dengan target yg diberikan. Namun dalam training telah dilakukan stimulasi untuk mengaktifkan mental switching. Hingga akhirnya peserta menjadi lebih termotivasi utk mewujudkan berbagai target dan tujuan besar mereka.

Dalam testimoni yang diberikan Bapak Meidi Wibowo selaku Direktur SDM PT Kalimantan Prima Persada, ia mengungkapkan bahwa ACT Consulting telah membantu mereka selama beberapa tahun ke belakang, disamping beberapa upaya improvement yang dilakukan, Pak Meidi menyampaikan bahwa ada ada pencapaian keuangan yang signifikan setelah dilakukan program pengembangan karakter SDM yang kuat. Karena KPP percaya bahwa dengan membangun karakter karyawan & memperkuat budaya kerja adalah key success dalam mencapai high performance.

Pengembangan karakter Sumber Daya Manusia dalam korporasi merupakan expertise atau keahlian dari ACT Consulting. Untuk mendapatkan informasi mengenai cara untuk membangun Karakter SDM yang Kuat di korporasi Anda, dapat menghubungi kami via email di; info@actconsulting.co atau via telp/whatsapp di nomor; +62 821-2487-0050  (Donna/ Gisri).
fun theory, training act consulting, ary ginanjar agustian, ary ginanjar, act consulting

FUN THEORY dalam Setiap Training ACT Consulting

By Article No Comments

Secara umum, orang dewasa tidak suka diajari. Demikian menurut sebuah situs mengenai work engagement. Bahkan, Winston Churcill, Perdana Menteri Inggris sejak tahun 1895-1900-an, menyatakan, “Personally I’m always ready to learn, although I do not always like being taught”.

Manusia dewasa memang tidak suka belajar dengan cara yang membosankan. Untuk itu, sejumlah perusahaan besar melakukan berbagai inovasi dan kreativitas dengan menciptakan lingkungan bekerja yang menarik dan menstimulasi kreativitas. Contohnya, di kantor Volkswagen, salah satu tangga yang digunakan karyawan mereka rubah menjadi berfungsi seperti piano  yang akan berbunyi bila diinjak. Ternyata, perubahan kecil ini dapat merubah suasana bekerja, dan membuat karyawan lebih kreatif.

Di Hubspot, mereka juga suka melakukan rapat, di ruangan terbuka di rooftop gedung. Disini mereka menyelesaikan berbagai masalah yang rumit dengan suasana yang berbeda. Lebih menyenangkan.

Di Linkedin, mereka bahkan melakukan rapat sambil berjalan. Mereka menamakannya Walk & Talk. Dengan cara berbicara sambil berjalan ini, hormon endorphin dilepas oleh otak, sehingga ide-ide mengalir lebih lancar dan suasana tidak menyenangkan dapat terhindarkan.

Ternyata di Indonesia pun, metode-metode yang FUN dalam belajar sudah diterapkan sejak lama oleh ESQ, bahkan sebelum ACT Consulting dibentuk. Pada tahun 2004, Pendiri ACT Consulting, DR (HC) Ary Ginanjar Agustian, melakukan suatu seminar bersama Prof. Dr Pantur Silaban (pakar fisika) di ITB pada tahun 2004 yang menjelaskan konsep Big Bang.

Pada saat itu Pak Ary Ginanjar ditanya oleh Prof Ir Kusmayanto Kadiman Phd :

” Pak Ary, Anda tahu kapan saat belajar yang terbaik?”

” coba ingat…”, katanya

Lalu Sang Professor yang menjadi Rektor ITB kala itu mengatakan :

” ketika sekolah TK, karena mereka belajar sambil bermain..”

Kata-kata itu membekas di hati Ary Ginanjar dan akhirnya konsep FUN Theory tersebut selalu diterapkan di dalam setiap training ESQ, yang sekarang dinamakan EDUTAINMENT. Konsep ini disebut juga sebagai metode Quantum Teaching menurut Bobby De Porter. Karena menggunakan konsep FUN Theory ini, di ESQ dan ACT Consulting tidak ada lagi belajar membosankan seraya duduk berjam-jam.

 

Manfaat dari Kegembiraan dalam belajar

Psychology Today menyampaikan sebuah hasil penelitian mengenai “Neuroscience of Joyfull Education” yang mengutip bahwa studi neuroimaging dan pengukuran pemancar kimia otak mengungkapkan bahwa tingkat kenyamanan orang yang belajar dapat mempengaruhi transmisi dan penyimpanan informasi di otak (Thanos et al., 1999, dalam Willis, 2007).

Bahwa ketika siswa terlibat dan termotivasi dan merasa tekanan/ stress minimal, maka pengetahuan  baru akan mengalir bebas melalui filter emosi di amigdala dan menghasilkan tingkat koneksi kognisi yang lebih tinggi, dan membuat pelajar mengalami momen “aha”. Pembelajaran seperti itu datang bukan dari ruang kelas yang tenang dan ceramah yang diarahkan, tetapi dari ruang kelas dengan suasana penemuan yang luar biasa (Kohn, 2004, dalam Willis, 2007).


Berikut ini adalah contoh dari Training untuk para Small Medium Enterprise Area Manager dari Bank Mandiri yang dilakukan dengan konsep FUN THEORY.  Untuk melakukan Training Karyawan dengan konsep FUN THEORY yang terbukti efektif dan berhasil, hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

 

corporate strategy specialist certification training, act consulting

Last Day of Corporate Strategy Specialist Certification Training Jakarta 2018

By News No Comments

corporate strategy specialist certification training, act consulting

Pada hari Kamis, 6 Desember 2018 merupakan hari terakhir pelaksanaan Training Sertifikasi untuk Program Corporate Strategy Specialist batch Perdana. Pada training yang melibatkan sejumlah expert ACT Consulting turun gunung memberikan ilmunya ini, terjun sejumlah ahli untuk membekali peserta dengan keahlian strategi korporasi. Para ahli tersebut adalah;

  • DR (HC) Ary Ginanjar Agustian, atau akrab disapa sebagai Pak Ary, adalah Pendiri dan CEO ESQ Group. Seorang inovator yang futuristic yang berhasil menelurkan berbagai buku best seller dan membesarkan banyak lembaga, organisasi dan perusahaan di bawah kepemimpinannya. Pengalaman beliau memimpin sejumlah perusahaan beliau sarikan dalam bentuk berbagai solusi berupa buku-buku, training, coaching, sertifikasi, dan berbagai digital solutions.
  • Rinaldi Agusyana, yang akrab disapa Pak Iyan. Beliau adalah CEO dari Perusahaan Tour yang mendapatkan penghargaan Provider Haji dan Umrah Terbaik di Dunia pada tahun 2016 dari World Halal Tourism. Perusahaan yang beliau pimpin, juga telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001: 2015. Perusahaan Tour yang dipimpinnya ini juga mampu membukukan keuntungan bersih mencapai angka 12 digit rupiah untuk tahun 2018. Sebuah pencapaian yang amat luar biasa untuk sebuah penyelenggara pelayanan haji, umrah dan halal holidays yang ada di Indonesia. Disaat para penyelenggara Umrah besar jatuh ambruk karena penyelenggaraan yang tidak amanah dan merugikan konsumen, ESQ Tours mampu meraih kepercayaan masyarakat dan menjadi pemimpin di Industri ini.
  • Dwitya Agustina, yang akrab disapa Mba Uwie. Beliau adalah CEO dari ESQ Business School sekaligus menjabat sebagai Vice President ESQ Group. Panutan mahasiswa dari kampus yang berlokasi di Menara 165 ini memiliki sertifikasi Coaching dan Asesmen Korporasi tingkat internasional. Analisanya yang tajam dan pola berpikirnya yang runut dan terstruktur, terbukti mampu membawa berbagai lembaga yang dibawah kendalinya mampu menjadi panutan publik. Diantaranya ESQ Business School yang mahasiswanya telah berhasil menjadi juara dalam berbagai kompetisi bisnis nasional dan internasional.

Para peserta yang mengikuti program Corporate Strategy Specialist Certification Training ini mendapatkan pembekalan dan secara aktif mengikuti workshop dimana mereka mendapatkan skill untuk membuat roadmap strategic direction dan merancang blueprint organization design. Setelah 3 hari yang intensif, para peserta mendapatkan certificate of attendance.

Tahapan selanjutnya adalah para peserta harus menerapkan apa yang mereka pelajari di korporasi dimana mereka tergabung. Setelah berhasil mengaplikasikan apa yang mereka pelajari, barulah para peserta ini akan diundang untuk mengikuti ujian dan validasi sebelum akhirnya mendapatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi sebagai para Corporate Strategy Specialist untuk Indonesia.

Untuk mengikuti program Corporate Culture Specialist atau Corporate Strategy Specialist, hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

corporate strategy specialist certification training, act consultingcorporate strategy specialist certification training, act consulting

apa itu good corporate governance, act consulting, corporate strategy specialist, corporate culture specialist

Apa itu Good Corporate Governance

By Article No Comments

apa itu good corporate governance, act consulting, corporate strategy specialist, corporate culture specialist

Good Corporate Governance (GCG/ Tata Kelola Perusahaan yang Baik) adalah unsur utama yang dipertimbangkan oleh investor saat ia memilih sekian banyak perusahaan untuk berinvestasi. Hal ini karena, sebuah perusahaan yang memiliki tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dipimpin oleh para eksekutif yang jujur dan berpengalaman dan memiliki kemampuan organisasi yang mumpuni. Sehingga menumbuhkan keyakinan di hati para investor untuk memilih perusahaan tersebut sebagai tempat menanamkan uangnya.

Istilah good corporate governance yang sering dibahas sebagai sistem tata kelola perusahaan yang baik terdiri dari sejumlah hal yang saling berkaitan, diantaranya adalah sistem aturan yang diterapkan dalam praktek yang jujur dan proses bisnis yang kokoh, dengan kepemimpinan yang baik dan kepaduan operasional organisasi  yang berjalan dengan baik.

Dalam sistem tata kelola perusahaan yang baik ini terdapat sejumlah unsur pemangku kepentingan yang terpadu secara baik. Hingga tercipta keseimbangan antara berbagai kebutuhan para pemegang saham, manajemen, konsumen, vendor dan investor, serta pemerintah dan masyarakat.

Good Corporate governance juga menggambarkan baiknya kerangka kerja perusahaan yang menggambarkan tujuan mengapa ia didirikan. Sistem tata kelola perusahaan yang baik ini juga melingkupi sejumlah aspek dalam organisasi diantaranya adalah;

  1. perencanaan strategis yang matang
  2. kendali internal yang terstruktur
  3. pengukuran performa yang obyektif dan adil
  4. transparansi keuangan perusahaan.

Di sisi lain, baiknya sistem tata kelola perusahaan (GCG) merupakan hasil dari ditegakkannya prinsip-prinsip yang diterapkan oleh perusahaan untuk memaksimalkan nilai perusahaan, meningkatkan kinerja dan kontribusi perusahaan, serta menjaga keberlanjutan perusahaan secara jangka panjang.

Pertama kali diresmikan oleh Presiden BJ Habibie pada tahun 1999, Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance (KNKCG) yangdibentuk berdasarkan Keputusan Menko Ekuin Nomor: KEP/31/M.EKUIN/08/1999 telah mengeluarkan Pedoman GCG yang pertama. Tujuan dari penerapan GCG ini adalah untuk menunjang pertumbuhan dan stabilitas ekonomi yang berkesinambungan.

Dalam Pedoman Umum GCG Indonesia 2006 dijelaskan bahwa pada tahun 2004 Pemerintah telah mengubah Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance menjadi Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG).

Menurut DR Boediono (2006), penerapan GCG diharapkan dapat menunjang upaya pemerintah dalam menegakkan good governance pada umumnya di Indonesia. Pemerintah secara konsisten dan sejalan juga menerapkan good governance dalam seluruh sistem birokrasi yang ada dalam rangka menciptakan Pemerintah yang bersih dan berwibawa.

Keuntungan Good Corporate Governance untuk Perusahaan

Pedoman Umum GCG Indonesia tahun 2006  menjadi acuan bagi perusahaan umum untuk melaksanakan GCG. Secara umum, terdapat sejumlah keuntungan dari pelaksanaan GCG di perusahaan, yaitu;

  1. Mendorong tercapainya kesinambungan perusahaan melalui pengelolaan yang didasarkan pada 5 asas GCG
  2. Membuat organ perusahaan yang terdiri dari dewan komisaris, direksi dan rapat umum pemegang saham dapat berfungsi secara berdaya, optimal dan mandiri
  3. Mempertinggi nilai moral di dalam perusahaan karena dapat mendorong pemegang saham, anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi agar dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakannya, karena terdapat kewajiban untuk patuh terhadap peraturan perundang-undangan.
  4. Menumbuhkan dan mendorong munculnya kesadaran dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat
  5. Mendorong upaya menjaga kelestarian lingkungan terutama di sekitar lokasi operasional perusahaan. Termasuk upaya dalam menumbuhkan masyarakat sekitar lokasi.
  6. Mengoptimalkan nilai perusahaan bagi pemegang saham dengan tetap memperhatikan pemangku kepentingan lainnya.
  7. Meningkatkan daya saing perusahaan secara nasional maupun internasional, sehingga meningkatkan kepercayaan pasar yang dapat meningkatkan kesempatan masuknya arus investasi

Dalam Pedoman GCG Indonesia yang diterbitkan pada tahun 2006 tersebut, terdapat 5 Asas GCG untuk korporasi umum yaitu;

  1. Transparansi (Transparency)
  2. Akuntabilitas (Accountability)
  3. Responsibilitas (Responsibility)
  4. Independensi (Independency)
  5. Kewajaran dan Kesetaraan (Fairness)

Secara lebih khusus, KNKG juga menerbitkan pedoman tahun 2008 untuk korporasi public dengan  Asas GCG yang berbeda yaitu;

  1. Demokrasi
  2. Transparansi
  3. Akuntabilitas
  4. Budaya Hukum
  5. Kewajaran dan Kesetaraan

Selain itu, visi dari Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) juga telah diperbaharui menjadi sebuah lembaga resmi pemerintah yang berperan dalam mendorong dan meningkatkan efektifitas penerapan good governance di Indonesia dalam rangka membangun kultur yang berwawasan good governance baik di sektor publik maupun korporasi.

Sejalan dengan itu, misi KNKG pun telah diperluas yaitu untuk mewujudkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pelaksanaan governance terbaik di dunia. Namun dalam kenyataannya, pemerintah dan perusahaan besar yang ada di Indonesia masih harus banyak berbenah.

Namun tiap perusahaan harus memahami tujuan sebenarnya dari pencanangan GCG ini pada awalnya. Yaitu untuk meningkatkan profesionalitas dan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku agar bisnis tersebut dapat lestari atau terbangun sustainabilitasnya.

Bagaimana Solusinya?

Memegang tanggung jawab untuk menjalankan dan mengawasi penerapan Good Corporate Governance dan Good Corporate Culture dapat menjadi suatu hal yang berat dan membingungkan bagi komite GCG dan GCC yang ada di sebuah korporasi atau BUMN. Hal yang kurang lebih serupa pun turut dirasakan oleh mereka  yang tergabung dalam Management Review Comittee yang memiliki tugas untuk mengawasi kepatuhan (compliance) Perusahaan pada setiap butir peraturan dalam sistem standarisasi internasional (ISO) yang terus diperbaharui.

Memahami kebutuhan korporasi, organisasi dan BUMN/BUMD akan solusi untuk masalah ini, ACT Consulting mengemas solusi ini dalam sejumlah program sertifikasi Corporate Culture Specialist (CCS) dan Corporate Strategy Specialist (CSS). Program ini berisi berbagai skill, pengetahuan, wawasan dan mindset yang dibutuhkan agar Korporasi dapat menjalankan program GCC dan GCG dengan baik dan integral dengan tujuan yang ingin dicapai perusahaan.

Di dalam program sertifikasi ini, peserta yang tergabung dalam Komite GCG, Komite GCC atau Komite Management Review, dapat mengintegrasikan antara kebutuhan perusahaan untuk mematuhi peraturan pemerintah dan perundang-undangan, dengan visi misi dan tujuan yang ingin diwujudkan perusahaan.

Peserta yang hadir dalam program sertifikasi Corporate Culture Specialist dan Corporate Strategy Specialist pun akan dapat memiliki kemampuan untuk menyusun solusi strategis yang terstruktur dan terukur.

Peserta akan dapat melakukan analisa atas situasi yang tengah dihadapi perusahaan, mengemas solusi bagi korporasi di mana mereka bekerja dengan langkah-langkah yang komprehensif, integral, sistematis dan terencana rapi.

Untuk mengikuti program Corporate Culture Specialist atau Corporate Strategy Specialist, hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).