Skip to main content
Tag

budaya juara

transformational leadership, act consulting, kalimantan prima persada

Program Transformational Leadership PT Kalimantan Prima Persada

By News No Comments
Pada tanggal 10 Desember 2018, telah dilaksanakan Program Transformational Leadership PT Kalimantan Prima Persada di Bandung. Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan KPP & juga Pak Meidi sebagai Direktur bidang Sumber Daya Manusia PT Kalimantan Prima Persada (KPP).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh DR (HC) Ary Ginanjar Agustian dari ACT Consulting.  Dalam training yang membahas mengenai kepemimpinan yang harus mengutamakan 4 I ini dipandu oleh Coach Arief Rahman Saleh, Coach Bramanto Wibisono, dan Coach Ramdhani.
Dalam konsep Transformational Leadership, 4I’s yang dikembangkan adalah;
  • Inspirational Motivations

Dalam konsep ini, motivasi yang diberikan haruslah bersifat inspiratif. Maksud dari inspiratif berarti suatu dorongan/motivasi harus dipicu untuk tumbuh dari dalam diri individu itu sendiri. Atau bersifat inside out, dengan menyentuh hati dan sanubari para karyawannya, dan membantu mereka menyelesaikan masalah atau pekerjaan mereka dengan mandiri.

  • Intellectual Stimulations

Para karyawan di era informasi ini, haruslah pula di tumbuhkan semangat kerjanya dengan menggunakan dorongan intelektual. Bisa dengan cara memberikan mereka pekerjaan yang menantang kecerdasan dan kemampuan mereka. Dengan cara ini, karyawan akan terdorong untuk melakukan pengembangan diri dan peningkatan kemampuan, serta memperbaiki sikap dan habit mereka, dengan alasan-alasan yang bersifat intelektual.

  • Individualized Considerations

Cara ini bisa dilakukan dengan membuat setiap orang merasa istimewa. Apa yang kita lakukan  harus dengan pertimbangan apakah kata-kata yang kita sampaikan dapat membuat seseorang yang sensitif menjadi kecewa? Atau malah dirasakan terlalu datar bagi orang-orang yang suka tantangan? Menghadapi setiap orang dengan cara sebagaimana mereka ingin diperlakukan, memerlukan upaya ekstra. Namun juga dapat memberikan  hasil yang juga ekstra bagi perusahaan. Individu yang dapat digugah hatinya dengan cara ini, akan menunjukkan dedikasi terbaiknya.

  • Idealized Influence
Dalam model kepemimpinan ini, pemberian arahan pada orang lain dilakukan dengan penanaman pengaruh melalui role model ideal. Konsep ini membuat tiap pemimpin harus menjadikan dirinya sebagai contoh ideal. Untuk itu, pemimpin harus terus belajar dan harus terus mengembangkan diri.  Pemimpin yang terus belajar, akan membuat karyawannya juga menyukai pembelajaran yang diberikan. Tentu saja harus tetap dengan cara yang menyenangkan dan yang membuat mereka nyaman dan termotivasi.
Kehadiran Ary Ginanjar untuk membuka Training ini membuat para peserta bersemangat. Para peserta dalam acara ini adalah para pimpinan di PT Kalimantan Prima Persada. Peserta menuturkan bahwa semula mereka merasa demotivasi dengan target yg diberikan. Namun dalam training telah dilakukan stimulasi untuk mengaktifkan mental switching. Hingga akhirnya peserta menjadi lebih termotivasi utk mewujudkan berbagai target dan tujuan besar mereka.

Dalam testimoni yang diberikan Bapak Meidi Wibowo selaku Direktur SDM PT Kalimantan Prima Persada, ia mengungkapkan bahwa ACT Consulting telah membantu mereka selama beberapa tahun ke belakang, disamping beberapa upaya improvement yang dilakukan, Pak Meidi menyampaikan bahwa ada ada pencapaian keuangan yang signifikan setelah dilakukan program pengembangan karakter SDM yang kuat. Karena KPP percaya bahwa dengan membangun karakter karyawan & memperkuat budaya kerja adalah key success dalam mencapai high performance.

Pengembangan karakter Sumber Daya Manusia dalam korporasi merupakan expertise atau keahlian dari ACT Consulting. Untuk mendapatkan informasi mengenai cara untuk membangun Karakter SDM yang Kuat di korporasi Anda, dapat menghubungi kami via email di; info@actconsulting.co atau via telp/whatsapp di nomor; +62 821-2487-0050  (Donna/ Gisri).
fun theory, training act consulting, ary ginanjar agustian, ary ginanjar, act consulting

FUN THEORY dalam Setiap Training ACT Consulting

By Article No Comments

Secara umum, orang dewasa tidak suka diajari. Demikian menurut sebuah situs mengenai work engagement. Bahkan, Winston Churcill, Perdana Menteri Inggris sejak tahun 1895-1900-an, menyatakan, “Personally I’m always ready to learn, although I do not always like being taught”.

Manusia dewasa memang tidak suka belajar dengan cara yang membosankan. Untuk itu, sejumlah perusahaan besar melakukan berbagai inovasi dan kreativitas dengan menciptakan lingkungan bekerja yang menarik dan menstimulasi kreativitas. Contohnya, di kantor Volkswagen, salah satu tangga yang digunakan karyawan mereka rubah menjadi berfungsi seperti piano  yang akan berbunyi bila diinjak. Ternyata, perubahan kecil ini dapat merubah suasana bekerja, dan membuat karyawan lebih kreatif.

Di Hubspot, mereka juga suka melakukan rapat, di ruangan terbuka di rooftop gedung. Disini mereka menyelesaikan berbagai masalah yang rumit dengan suasana yang berbeda. Lebih menyenangkan.

Di Linkedin, mereka bahkan melakukan rapat sambil berjalan. Mereka menamakannya Walk & Talk. Dengan cara berbicara sambil berjalan ini, hormon endorphin dilepas oleh otak, sehingga ide-ide mengalir lebih lancar dan suasana tidak menyenangkan dapat terhindarkan.

Ternyata di Indonesia pun, metode-metode yang FUN dalam belajar sudah diterapkan sejak lama oleh ESQ, bahkan sebelum ACT Consulting dibentuk. Pada tahun 2004, Pendiri ACT Consulting, DR (HC) Ary Ginanjar Agustian, melakukan suatu seminar bersama Prof. Dr Pantur Silaban (pakar fisika) di ITB pada tahun 2004 yang menjelaskan konsep Big Bang.

Pada saat itu Pak Ary Ginanjar ditanya oleh Prof Ir Kusmayanto Kadiman Phd :

” Pak Ary, Anda tahu kapan saat belajar yang terbaik?”

” coba ingat…”, katanya

Lalu Sang Professor yang menjadi Rektor ITB kala itu mengatakan :

” ketika sekolah TK, karena mereka belajar sambil bermain..”

Kata-kata itu membekas di hati Ary Ginanjar dan akhirnya konsep FUN Theory tersebut selalu diterapkan di dalam setiap training ESQ, yang sekarang dinamakan EDUTAINMENT. Konsep ini disebut juga sebagai metode Quantum Teaching menurut Bobby De Porter. Karena menggunakan konsep FUN Theory ini, di ESQ dan ACT Consulting tidak ada lagi belajar membosankan seraya duduk berjam-jam.

 

Manfaat dari Kegembiraan dalam belajar

Psychology Today menyampaikan sebuah hasil penelitian mengenai “Neuroscience of Joyfull Education” yang mengutip bahwa studi neuroimaging dan pengukuran pemancar kimia otak mengungkapkan bahwa tingkat kenyamanan orang yang belajar dapat mempengaruhi transmisi dan penyimpanan informasi di otak (Thanos et al., 1999, dalam Willis, 2007).

Bahwa ketika siswa terlibat dan termotivasi dan merasa tekanan/ stress minimal, maka pengetahuan  baru akan mengalir bebas melalui filter emosi di amigdala dan menghasilkan tingkat koneksi kognisi yang lebih tinggi, dan membuat pelajar mengalami momen “aha”. Pembelajaran seperti itu datang bukan dari ruang kelas yang tenang dan ceramah yang diarahkan, tetapi dari ruang kelas dengan suasana penemuan yang luar biasa (Kohn, 2004, dalam Willis, 2007).


Berikut ini adalah contoh dari Training untuk para Small Medium Enterprise Area Manager dari Bank Mandiri yang dilakukan dengan konsep FUN THEORY.  Untuk melakukan Training Karyawan dengan konsep FUN THEORY yang terbukti efektif dan berhasil, hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

 

corporate strategy specialist certification training, act consulting

Last Day of Corporate Strategy Specialist Certification Training Jakarta 2018

By News No Comments

corporate strategy specialist certification training, act consulting

Pada hari Kamis, 6 Desember 2018 merupakan hari terakhir pelaksanaan Training Sertifikasi untuk Program Corporate Strategy Specialist batch Perdana. Pada training yang melibatkan sejumlah expert ACT Consulting turun gunung memberikan ilmunya ini, terjun sejumlah ahli untuk membekali peserta dengan keahlian strategi korporasi. Para ahli tersebut adalah;

  • DR (HC) Ary Ginanjar Agustian, atau akrab disapa sebagai Pak Ary, adalah Pendiri dan CEO ESQ Group. Seorang inovator yang futuristic yang berhasil menelurkan berbagai buku best seller dan membesarkan banyak lembaga, organisasi dan perusahaan di bawah kepemimpinannya. Pengalaman beliau memimpin sejumlah perusahaan beliau sarikan dalam bentuk berbagai solusi berupa buku-buku, training, coaching, sertifikasi, dan berbagai digital solutions.
  • Rinaldi Agusyana, yang akrab disapa Pak Iyan. Beliau adalah CEO dari Perusahaan Tour yang mendapatkan penghargaan Provider Haji dan Umrah Terbaik di Dunia pada tahun 2016 dari World Halal Tourism. Perusahaan yang beliau pimpin, juga telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001: 2015. Perusahaan Tour yang dipimpinnya ini juga mampu membukukan keuntungan bersih mencapai angka 12 digit rupiah untuk tahun 2018. Sebuah pencapaian yang amat luar biasa untuk sebuah penyelenggara pelayanan haji, umrah dan halal holidays yang ada di Indonesia. Disaat para penyelenggara Umrah besar jatuh ambruk karena penyelenggaraan yang tidak amanah dan merugikan konsumen, ESQ Tours mampu meraih kepercayaan masyarakat dan menjadi pemimpin di Industri ini.
  • Dwitya Agustina, yang akrab disapa Mba Uwie. Beliau adalah CEO dari ESQ Business School sekaligus menjabat sebagai Vice President ESQ Group. Panutan mahasiswa dari kampus yang berlokasi di Menara 165 ini memiliki sertifikasi Coaching dan Asesmen Korporasi tingkat internasional. Analisanya yang tajam dan pola berpikirnya yang runut dan terstruktur, terbukti mampu membawa berbagai lembaga yang dibawah kendalinya mampu menjadi panutan publik. Diantaranya ESQ Business School yang mahasiswanya telah berhasil menjadi juara dalam berbagai kompetisi bisnis nasional dan internasional.

Para peserta yang mengikuti program Corporate Strategy Specialist Certification Training ini mendapatkan pembekalan dan secara aktif mengikuti workshop dimana mereka mendapatkan skill untuk membuat roadmap strategic direction dan merancang blueprint organization design. Setelah 3 hari yang intensif, para peserta mendapatkan certificate of attendance.

Tahapan selanjutnya adalah para peserta harus menerapkan apa yang mereka pelajari di korporasi dimana mereka tergabung. Setelah berhasil mengaplikasikan apa yang mereka pelajari, barulah para peserta ini akan diundang untuk mengikuti ujian dan validasi sebelum akhirnya mendapatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi sebagai para Corporate Strategy Specialist untuk Indonesia.

Untuk mengikuti program Corporate Culture Specialist atau Corporate Strategy Specialist, hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

corporate strategy specialist certification training, act consultingcorporate strategy specialist certification training, act consulting

apa itu good corporate governance, act consulting, corporate strategy specialist, corporate culture specialist

Apa itu Good Corporate Governance

By Article No Comments

apa itu good corporate governance, act consulting, corporate strategy specialist, corporate culture specialist

Good Corporate Governance (GCG/ Tata Kelola Perusahaan yang Baik) adalah unsur utama yang dipertimbangkan oleh investor saat ia memilih sekian banyak perusahaan untuk berinvestasi. Hal ini karena, sebuah perusahaan yang memiliki tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dipimpin oleh para eksekutif yang jujur dan berpengalaman dan memiliki kemampuan organisasi yang mumpuni. Sehingga menumbuhkan keyakinan di hati para investor untuk memilih perusahaan tersebut sebagai tempat menanamkan uangnya.

Istilah good corporate governance yang sering dibahas sebagai sistem tata kelola perusahaan yang baik terdiri dari sejumlah hal yang saling berkaitan, diantaranya adalah sistem aturan yang diterapkan dalam praktek yang jujur dan proses bisnis yang kokoh, dengan kepemimpinan yang baik dan kepaduan operasional organisasi  yang berjalan dengan baik.

Dalam sistem tata kelola perusahaan yang baik ini terdapat sejumlah unsur pemangku kepentingan yang terpadu secara baik. Hingga tercipta keseimbangan antara berbagai kebutuhan para pemegang saham, manajemen, konsumen, vendor dan investor, serta pemerintah dan masyarakat.

Good Corporate governance juga menggambarkan baiknya kerangka kerja perusahaan yang menggambarkan tujuan mengapa ia didirikan. Sistem tata kelola perusahaan yang baik ini juga melingkupi sejumlah aspek dalam organisasi diantaranya adalah;

  1. perencanaan strategis yang matang
  2. kendali internal yang terstruktur
  3. pengukuran performa yang obyektif dan adil
  4. transparansi keuangan perusahaan.

Di sisi lain, baiknya sistem tata kelola perusahaan (GCG) merupakan hasil dari ditegakkannya prinsip-prinsip yang diterapkan oleh perusahaan untuk memaksimalkan nilai perusahaan, meningkatkan kinerja dan kontribusi perusahaan, serta menjaga keberlanjutan perusahaan secara jangka panjang.

Pertama kali diresmikan oleh Presiden BJ Habibie pada tahun 1999, Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance (KNKCG) yangdibentuk berdasarkan Keputusan Menko Ekuin Nomor: KEP/31/M.EKUIN/08/1999 telah mengeluarkan Pedoman GCG yang pertama. Tujuan dari penerapan GCG ini adalah untuk menunjang pertumbuhan dan stabilitas ekonomi yang berkesinambungan.

Dalam Pedoman Umum GCG Indonesia 2006 dijelaskan bahwa pada tahun 2004 Pemerintah telah mengubah Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance menjadi Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG).

Menurut DR Boediono (2006), penerapan GCG diharapkan dapat menunjang upaya pemerintah dalam menegakkan good governance pada umumnya di Indonesia. Pemerintah secara konsisten dan sejalan juga menerapkan good governance dalam seluruh sistem birokrasi yang ada dalam rangka menciptakan Pemerintah yang bersih dan berwibawa.

Keuntungan Good Corporate Governance untuk Perusahaan

Pedoman Umum GCG Indonesia tahun 2006  menjadi acuan bagi perusahaan umum untuk melaksanakan GCG. Secara umum, terdapat sejumlah keuntungan dari pelaksanaan GCG di perusahaan, yaitu;

  1. Mendorong tercapainya kesinambungan perusahaan melalui pengelolaan yang didasarkan pada 5 asas GCG
  2. Membuat organ perusahaan yang terdiri dari dewan komisaris, direksi dan rapat umum pemegang saham dapat berfungsi secara berdaya, optimal dan mandiri
  3. Mempertinggi nilai moral di dalam perusahaan karena dapat mendorong pemegang saham, anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi agar dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakannya, karena terdapat kewajiban untuk patuh terhadap peraturan perundang-undangan.
  4. Menumbuhkan dan mendorong munculnya kesadaran dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat
  5. Mendorong upaya menjaga kelestarian lingkungan terutama di sekitar lokasi operasional perusahaan. Termasuk upaya dalam menumbuhkan masyarakat sekitar lokasi.
  6. Mengoptimalkan nilai perusahaan bagi pemegang saham dengan tetap memperhatikan pemangku kepentingan lainnya.
  7. Meningkatkan daya saing perusahaan secara nasional maupun internasional, sehingga meningkatkan kepercayaan pasar yang dapat meningkatkan kesempatan masuknya arus investasi

Dalam Pedoman GCG Indonesia yang diterbitkan pada tahun 2006 tersebut, terdapat 5 Asas GCG untuk korporasi umum yaitu;

  1. Transparansi (Transparency)
  2. Akuntabilitas (Accountability)
  3. Responsibilitas (Responsibility)
  4. Independensi (Independency)
  5. Kewajaran dan Kesetaraan (Fairness)

Secara lebih khusus, KNKG juga menerbitkan pedoman tahun 2008 untuk korporasi public dengan  Asas GCG yang berbeda yaitu;

  1. Demokrasi
  2. Transparansi
  3. Akuntabilitas
  4. Budaya Hukum
  5. Kewajaran dan Kesetaraan

Selain itu, visi dari Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) juga telah diperbaharui menjadi sebuah lembaga resmi pemerintah yang berperan dalam mendorong dan meningkatkan efektifitas penerapan good governance di Indonesia dalam rangka membangun kultur yang berwawasan good governance baik di sektor publik maupun korporasi.

Sejalan dengan itu, misi KNKG pun telah diperluas yaitu untuk mewujudkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pelaksanaan governance terbaik di dunia. Namun dalam kenyataannya, pemerintah dan perusahaan besar yang ada di Indonesia masih harus banyak berbenah.

Namun tiap perusahaan harus memahami tujuan sebenarnya dari pencanangan GCG ini pada awalnya. Yaitu untuk meningkatkan profesionalitas dan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku agar bisnis tersebut dapat lestari atau terbangun sustainabilitasnya.

Bagaimana Solusinya?

Memegang tanggung jawab untuk menjalankan dan mengawasi penerapan Good Corporate Governance dan Good Corporate Culture dapat menjadi suatu hal yang berat dan membingungkan bagi komite GCG dan GCC yang ada di sebuah korporasi atau BUMN. Hal yang kurang lebih serupa pun turut dirasakan oleh mereka  yang tergabung dalam Management Review Comittee yang memiliki tugas untuk mengawasi kepatuhan (compliance) Perusahaan pada setiap butir peraturan dalam sistem standarisasi internasional (ISO) yang terus diperbaharui.

Memahami kebutuhan korporasi, organisasi dan BUMN/BUMD akan solusi untuk masalah ini, ACT Consulting mengemas solusi ini dalam sejumlah program sertifikasi Corporate Culture Specialist (CCS) dan Corporate Strategy Specialist (CSS). Program ini berisi berbagai skill, pengetahuan, wawasan dan mindset yang dibutuhkan agar Korporasi dapat menjalankan program GCC dan GCG dengan baik dan integral dengan tujuan yang ingin dicapai perusahaan.

Di dalam program sertifikasi ini, peserta yang tergabung dalam Komite GCG, Komite GCC atau Komite Management Review, dapat mengintegrasikan antara kebutuhan perusahaan untuk mematuhi peraturan pemerintah dan perundang-undangan, dengan visi misi dan tujuan yang ingin diwujudkan perusahaan.

Peserta yang hadir dalam program sertifikasi Corporate Culture Specialist dan Corporate Strategy Specialist pun akan dapat memiliki kemampuan untuk menyusun solusi strategis yang terstruktur dan terukur.

Peserta akan dapat melakukan analisa atas situasi yang tengah dihadapi perusahaan, mengemas solusi bagi korporasi di mana mereka bekerja dengan langkah-langkah yang komprehensif, integral, sistematis dan terencana rapi.

Untuk mengikuti program Corporate Culture Specialist atau Corporate Strategy Specialist, hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

corporate strategy specialist certification training, act consulting, business transformation

HC Break Through V : Memastikan Business Innovation Berhasil

By News No Comments

corporate strategy specialist certification training, act consulting, business transformation

Human Capital Break Through dari ACT Consulting telah diadakan untuk kelima kalinya. Kali ini peserta yang hadir berasal dari 10 perusahaan yang berbeda. Kesemua peserta ini hadir dengan maksud untuk mendapatkan informasi yang menyeluruh mengenai hal apa saja yang dapat membuat suatu inovasi bisnis gagal, dan apa yang diperlukan untuk dapat membuat informasi bisnis berhasil hingga mendatangkan keuntungan yang diharapkan.

Event ini dipandu langsung oleh Vice President ESQ Group dan CEO ESQ Business School yaitu Coach Dwitya Agustina ST. MBA. Dalam paparannya, Certified Coach yang akrab disapa Mba Uwie ini menjelaskan sejauh mana urgensi melakukan inovasi bisnis. Coach Uwie juga menjelaskan bahwa sejumlah industri besar dunia seperti Kodak dan Nokia, kini telah punah karena terlambat dalam melakukan inovasi bisnis.

Sejumlah peserta yang hadir datang dari berbagai industri yang berbeda. Dari industri engineering dan manufacturing hadir PT Electronic Data Interchange Indonesia (PT EDII), PT DTec, dan PT Tsukasa Manufacturing Indonesia (PT TMI). Sementara, dua perusahaan pengelola kawasan Industri juga ikut hadir, yaitu PT Krakatau Industri Estate Cilegon dan PT Kawasan Berikat Nusantara.

Tak melulu dari bidang manufakturing dan industri besar yang merasa memerlukan inovasi bisnis. Sejumlah institusi pendidikan juga terlihat hadir mengirimkan perwakilannya, diantara peserta yang hadir adalah dari ; Lembaga Manajemen Formasi, SMK Muhammadiyah Bligo dan Bimbingan Belajar eFDee. Dari sektor keuangan hadir peserta dari Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama dan PT Makui Tax Institute.

ACT Consulting berharap agar para peserta memperoleh manfaat yang besar dari informasi dan wawasan yang diberikan dalam Program HC Break Through ini. Untuk mengikuti Full Workshop Business Innovation, hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

corporate strategy specialist certification training, act consulting, business transformation

corporate strategy certification training, act consulting, menara 165

Corporate Strategy Specialist Certification Training Batch Perdana ACT Consulting

By News No Comments

corporate strategy certification training, act consulting, menara 165

Event Corporate Strategy Certification Training tengah dilaksanakan pada tanggal 4 – 6 Desember 2018. Pelaksanaan Training ini berlangsung dengan dihadiri oleh perwakilan dari beberapa perusahaan. Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Meeting lantai 4, Menara 165, Jakarta Selatan.

Selama 3 hari, para peserta mendapatkan pengembangan skill strategi korporasi dengan sejumlah metode yang telah terbukti berhasil membawa perusahaan di asia tenggara berhasil masuk dalam daftar Fortune 500 perusahaan terbaik di dunia. Strategi ini akan dipergunakan para peserta sebagai landasan untuk melakukan berbagai langkah progresif ke depannya, untuk diterapkan di perusahaan masing-masing.

Dalam program Corporate Strategy Specialist Certification Training ini, peserta akan mendapatkan materi dengan formula “Important Organs in Business”. Formula ini telah terbukti dan teruji selama belasan tahun berhasil membawa kesuksesan ratusan perusahaan. Proses pengembangan bisnis berkelanjutan akan lebih mudah dipahami. Sebab, Corporate Strategy Specialist mampu mengetahui visi organisasi secara jelas.

Dengan begitu, seorang Corporate Strategy Specialist akan dapat menjalankan tugas secara efektif untuk mencapai tujuan korporasi yang diinginkan. CSS Certified Expert pun akan bisa membuat sistem organisasi yang baik dan bisa meningkatkan produktivitas, membuat kinerja optimal, hingga kesuksesan jangka panjang untuk perusahaan dapat diraih.

Training ini akan menghasilkan para ahli strategi korporasi yang akan mendapatkan pengakuan negara.  Setelah menerapkan skill yang dipelajari dalam training ini ke perusahaan dimana mereka bekerja, para lulusan Training CSS Certification ini akan mengikuti tahap ujian dan tahap validasi sebelum akhirnya mendapatkan sertifikasi dari negara sebagai ahli strategi korporasi.

 

corporate strategy certification training, act consulting, menara 165

training public speaking and personality development, dpr ri, act consulting

Seminar Public Speaking and Personality Development Tenaga Ahli DPR RI

By News No Comments

training public speaking and personality development, dpr ri, act consulting

Para staf ahli umumnya terdiri dari orang-orang berpendidikan tinggi dengan kemampuan analisa yang mumpuni. Para tenaga ahli ini menjadi orang-orang yang menjadi tumpuan masyarakat untuk membantu para anggota legislatif memperoleh beragam data dan analisa serta hasil penelitian untuk mendukung atau mengubah suatu kebijakan. Tidak main-main, kebijakan yang dirumuskan di Dewan Perwakilan Rakyat, secara pasti akan merubah wajah negeri ini. Harapannya, ke arah yang lebih baik.

Namun umumnya para tenaga ahli ini terbiasa menghabiskan waktu bergelut dengan data dan tumpukan buku-buku tebal. Seringkali mereka yang sangat cerdas ini memiliki kesulitan dalam masalah mengemukakan pendapat mereka. Untungnya para tenaga ahli ini biasanya memiliki kemampuna yang cukup baik dalam beradu argumentasi karena memiliki pengetahuan yang luas. Namun begitu, biasanya masalah kepercayaan diri menjadi halangan mereka dalam berkomunikasi.

Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mempercayakan pembentukan karakter mereka pada ACT Consulting, sebagai bagian dari ESQ Group yang telah dipercaya dalam membentuk karakter warga Indonesia.

ACT Consulting beberapa kali dalam setahun mendapatkan kepercayaan dari Dewan Perwakilan Rakyat untuk memberikan sejumlah Seminar. Untuk tahun 2018 ini sejumlah training yang telah diselenggarakan oleh ACT Consulting untuk Tenaga Ahli yang bekerja di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) diantaranya adalah;

  • Pada tanggal 18 April 2018 bersama Trainer Jaya Bhakti Nurhana
  • Pada tanggal 19 Juli 2018 bersama Trainer Jaya Bhakti Nurhana
  • Pada tanggal 29 November 2018 bersama Trainer Sandi Muharam

Pada tanggal 4 Desember 2018, telah dilaksanakan Seminar Communication Skill & Personality Development kepada para Tenaga Ahli – DPR RI di ruang Pansus B Gedung Nusantara II, Gedung MPR DPR RI.

Kali ini, training yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan mengembangkan kepribadian para tenaga ahli ini dibawakan oleh Trainer Jaya Bhakti Nurhana & Asisten Trainer Ilham.

Untuk mendapatkan solusi serupa yang terbaik bagi instansi Anda agar makin progresif dalam memegang amanah masyarakat, Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).training public speaking and personality development, dpr ri, act consultingtraining public speaking and personality development, dpr ri, act consulting

training public speaking and personality development, dpr ri, act consulting

seminar meaning of work, kemendikbud, act consulting

Seminar Meaning of Work Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

By News No Comments

Mereka yang telah menemukan makna bekerja, akan bisa mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi dalam pekerjaannya, dengan kekuatan ekstra yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang belum menemukan makna. Inilah yang membedakan antara para pekerja biasa (ordinary) dengan pekerja yang luar biasa (extra ordinary). Pembedanya adalah upaya ekstra yang diberikan dengan ikhlas. Mereka yang telah menemukan makna, akan merasa bahagia saat bekerja. Mereka juga akan bekerja dengan sungguh-sungguh, karena memahami manfaat dan resiko dari pekerjaannya.

Fokus bekerja yang lebih baik juga akan tumbuh sebagai hasil dari makna bekerja yang telah ditemukan. Di dalam perusahaan besar yang berorientasi membangun kemajuan, hal ini sangat penting. Anda tentu tidak ingin memiliki ribuan pekerja yang semuanya bekerja setengah hati bukan? Hal ini akan dapat dihindari bila para karyawan yang bekerja di perusahaan Anda telah memiliki orientasi bekerja  yang bermakna bagi mereka.

Menemukan makna bekerja, dapat dilakukan dengan mendapatkan sejumlah pemahaman mengenai kehidupan dan amanah yang ada di dalamnya. Makna bekerja juga bisa kita dapatkan dengan mengetahui manfaat bagi pekerjaan yang kita lakukan, dalam kehidupan orang lain. Bahwa ada orang-orang yang tertolong dengan pekerjaan yang kita lakukan.

Menemukan makna bekerja juga merupakan bagian dari menemukan makna hidup. Seperti yang dikemukakan oleh para ahli ilmu psikologi. Hidup yang diisi dengan pekerjaan yang bermakna adalah hidup yang sehat dan berarti. Dengan bekerja, kita bisa menemukan makna hidup. Dengan bekerja, hidup kita menjadi bermanfaat bagi orang lain.

Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan Seminar Meaning of Work. Kegiatan ini dilangsungkan dalam lingkungan Inspektorat Jenderal III. Tujuan event ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan semangat para auditor di 2019. Seminar ini dipandu oleh Trainer Ahmad Zaki dan Asisten Trainer Syaiful.

agent of change on boarding, balai pengamanan fasilitas kesehatan, act consulting

Agent of Change on Boarding Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan

By News No Comments

 

agent of change on boarding, balai pengamanan fasilitas kesehatan, act consultingAda 4 peran yang dilakukan oleh para Agent of Change, sesuai dengan peran utama mereka untuk melakukan akulturasi values baru untuk membentuk good corporate culture (GCC) atau desired culture di dalam perusahaan, yaitu;

  1. Sebagai Obat; Nilai-nilai yang telah dikuasai oleh Agent of Change akan tersebar secara adaptif dalam pekerjaan dan interaksi antar karyawan di lingkungan perusahaan, untuk menjadi penyembuh dari budaya sebelumnya yang ingin diubah.
  2. Sebagai Vitamin; Nilai-nilai yang dikuasai oleh Agent of Change akan membangkitkan energi baru di dalam dirinya secara internal, untuk menjadi panutan bagi kawan-kawannya dalam bekerja. Yang setelah berjalan selama sekian bulan hingga sekian tahun, akan membuat para karyawan lain memiliki daya tahan terhadap budaya lama yang sebelumnya dikeluhkan, menjadi budaya baru yang diharapkan.
  3. Sebagai Katalis. Nilai-nilai yang telah didalami oleh para Agent of Change ini kemudian akan menjadi shared values atau nilai bersama sebagai sebuah organisasi sistemik yang mampu menghasilkan daya kerja dan performa kerja yang bersifat eksponensial, sebagai hasil dari akselerasi yang terjadi sebagai hasil transformasi budaya.
  4. Sebagai Pelumas. Agent of Change akan menghaluskan proses masuknya nilai-nilai ideal untuk membentuk budaya baru, dengan meminimalisir konflik dan mencegah terjadinya gegar budaya diantara karyawan dan manajemen. Hal ini penting untuk mengurangi resistensi organisasi terhadap proses transformasi budaya yang tengah berlangsung.

Untuk itu, Agent of Change On Bording dilangsungkan oleh Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan dengan bekerjasama bersama ACT Consulting. Pelatihan ini ditujukan untuk pembekalan dan pembuatan Action Plan Inisiatif Budaya dari BPFK untuk tahun 2019. Pelatihan ini dibawakan oleh Coach Rendy Yusran dan Asisten Trainer Syaiful.

agent of change on boarding, balai pengamanan fasilitas kesehatan, act consulting

leaders commitment session, ptpn holding, act consulting

Leaders Commitment Session PTPN Holding

By News No Comments

leaders commitment session, ptpn holding, act consulting

Di tangan para pimpinanlah, kesuksesan sebuah organisasi berada. Para pimpinan adalah penentu kebijakan, pengarah perubahan, dan role model dalam pelaksanaan tugas keseharian. Untuk itu, melakukan upgrading kepemimpinan dan penandatanganan Komitmen Kepemimpinan adalah salah satu upaya krusial untuk meningkatkan performa kerja dan memastikan masa depan dapat diraih dengan sejumlah langkah yang disepakati bersama.

Leaders Commitment Session untuk PTPN Holding, yang merupakan rangkaian program Pembangunan Budaya Organisasi PTPN Holding dan di buka oleh Bapak Dolly P Pulungan melalui Video Conference selaku Direktur Utama dan kemudian oleh Bapak Seger Budiarjo selaku Direktur SDM PTPN Holding. Kegiatan ini di hadiri oleh 14 peserta, yang merupakan Direktur Utama dari perwakilan masing-masing PTPN dan akan di tutup dengan penandatanganan Commitment Page. Program ini dibawakan oleh Coach Rinaldi Agusyana dan Trainer Adek Asrizal.

PT Perkebunan Nusantara Holding adalah nama dari empat belas Badan Usaha Milik Negara yang beroperasi di bidang perkebunan di seluruh Indonesia. PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding bergerak di bidang pengelolaan, pengolahan dan pemasaran hasil Perkebunan. Komoditi yang diusahakan adalah kelapa sawit, karet, tebu, teh, kopi, kakao, tembakau, aneka kayu, buah-buahan dan aneka tanaman lainnya.

Peningkatan komitmen pimpinan usaha perkebunan milik negara ini merupakan salah satu langkah yang diambil oleh PTPN untuk meningkatkan peran strategis perkebunan di Indonesia. Sebagai holding besar yang memegang kendali perkebunan besar di Indonesia, peran PTPN sangat penting dalam memenuhi kebutuhan di tingkat nasional dan dunia.

Sebagai salah satu penghasil kelapa sawit terbesar dunia, diharapkan PTPN dapat meningkatkan strategi dari hanya sekedar pengelola perkebunan, menjadi perusahaan besar dengan pendapatan tinggi dengan melakukan penyulingan sendiri hasil kebun.

Daya ungkit bisnis perkebunan ini dapat diperoleh dengan cara seperti melakukan penyulingan minyak atsiri dari berbagai kayu yang dihasilkan seperti kayu gaharu, yang bernilai tinggi per mili-liternya. Belum lagi bila PTPN lebih memfokuskan diri pada bisnis hasil kebun bernilai tinggi seperti melakukan penanaman perkebunan vanilla yang berharga sangat tinggi per gram nya di pasaran internasional.

leaders commitment session, ptpn holding, act consultingleaders commitment session, ptpn holding, act consulting