Berurusan dengan pembentukan masa depan manusia Indonesia melalui jalur pendidikan, membuat tanggung jawab yang berat tersimpan di pundak mereka yang bekerja di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Untuk terus memperbaiki layanan yang ingin diberikan kepada masyarakat, Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berinisiatif untuk memberikan Training yang dapat membantu memperbaiki pelayanan yang diberikan lembaga ini pada masyarakat Indonesia.
Untuk itu, Training “Complaint Handling Effectively” diselenggarakan bekerjasama dengan ACT Consulting. Pada tanggal tanggal 22-23 Mei 2019, Training ini dipandu oleh Coach Rendy Yusran di Menara 165 lantai 4. Training ini diikuti oleh Karyawan Departemen Kepegawaian Inspektorat Jendral Kementerian Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia sebanyak 15 orang.
Pada kesempatan ini, Pendiri ESQ Group, Pak Ary Ginanjar Agustian hadir untuk menyapa serta memberikan sambutan atas upaya pengembangan layanan yang tengah dilakukan oleh Depdikbud ini.
Diharapkan kegiatan ini dapat membantu meningkatkan keterampilan peserta dalam menghadapi complaint dari masyarakat. Juga diharapkan pelatihan ini akan memuluskan sinergi yang terus dilakukan antara satu direktorat dengan direktorat lainnya di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).
Salah satu hal yang berat yang harus dilakukan saat kita
bekerja adalah saat menghadapi rekan kerja yang memiliki masalah. Masalah itu
bisa berasal dari diri mereka sendiri, atau dapat berasal dari luar pekerjaan.
Sebagai seorang rekan kerja, kita bisa memilih untuk tidak mempedulikan masalah
mereka. Tapi bisa jadi itu membuat diri kita terpengaruh dan terganggu bukan?
Untuk itu, ada sejumlah hal yang dapat kita lakukan, untuk membantu diri kita
dengan membantu rekan kita yang
bermasalah.
#4. Menghadapi Karyawan Pembully
Bullying dapat terjadi di lingkungan kantor. Tidak hanya di
lingkungan dunia pendidikan. Bedanya, mereka yang mengalami bullying di
lingkungan sekolah biasanya masih dalam bentuk kepribadian yang rapuh dan belum
dewasa. Sementara, di lingkungan kantor, semua karyawan telah mencapai usia dewasa, dan telah mencapai
jenjang pendidikan yang penuh.
Banyak dari karyawan yang tidak tahan menghadapi bullying,
kemudian dicap sebagai lemah. Hal ini karena di sejumlah tempat bekerja, ada
slogan atau motto bahwa “harus tahan terhadap tekanan”. Padahal, tekanan dalam
pekerjaan seharusnya bukan berasal dari kawan atau rekan kerja. Tapi dari
beratnya tanggung jawab pekerjaan itu sendiri.
Dengan sendirinya, karyawan yang melakukan bullying akan
membuat suasana kantor menjadi tidak menyenangkan. Hal ini karena beban
pekerjaan sendiri sudah sangat banyak dan tanggung jawab yang harus di emban,
tidak mudah dan tidak ringan. Melakukan bullying, akan menambah beban yang
tidak diperlukan pada semua hal itu. Untuk itu, karyawan yang melakukan
bullying perlu ditangani.
Seringkali, bullying dilakukan pada topic yang ada diluar
dari pekerjaan. kebanyakan bullying menyangkut masalah pribadi seseorang.
Misalnya, status sudah menikah atau
belum. Status sudah punya anak atau belum. Status sudah punya kendaraan
atau belum. Serta hal lain yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Bullying
seperti ini menambah tekanan sosial ke dalam pekerjaan di kantor.
Bullying pun bisa dilakukan dalam bentuk yang jelas-jelas
menganggu. Seperti meminta-minta uang dari karyawan, atau menjelekkan seseorang
di depan karyawan yang lain. Para pengganggu ketentraman bekerja seperti ini,
perlu dihadapi dengan taktik. Karena bukan tidak mungkin, orang tersebut akan
melemparkan kesalahan pada diri kita. Karena para pembully biasanya ahli dalam
memutar balikkan fakta dan membuat orang lain tertekan sebagai hasil dari
kata-kata yang diutarakannya.
Pembully biasanya melakukan shaming, di lingkungan
pekerjaan. Bisa berupa body shaming, economy shaming, parenting shaming, atau
hal-hal yang lain. Hal yang sebenarnya tidak pantas dilakukan di dalam
lingkungan pekerjaan. Hal yang membuat suasana pekerjaan menjadi tidak
menyenangkan dan tidak kondusif untuk berkarya produktif. Padahal, muaranya
bisa jadi berawal dari rasa iri atau perasaan tidak mau tersaingi, atau tidak
mau kalah. Seorang pembully biasa menempatkan dirinya dalam posisi yang lebih
tinggi daripada orang lain, dan menjatuhkan mental orang lain sebagai sebuah
kebiasaan.
Para pembully juga biasanya lebih itu. Mereka bisa saja
bekerjasama dengan orang lain dan menciptakan permusuhan di lingkungan kantor.
Mereka bisa saja melakukan sabotase pada karir orang yang tidak disukai di
lingkungan pekerjaan tersebut. Sehingga orang yang dibully menjadi makin
terpuruk dan jatuh karena hasil kerjanya dirusak dan reputasinya dihancurkan.
Padahal tanpa ia sadari, banyak orang yang mengetahui
kejahatannya tersebut, dan dapat melaporkannya ke bagian HRD atau ke atasannya
kapan saja. Bila Anda merasa prihatin atas bullying yang diterima oleh seorang
rekan di kantor, anda bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini.
Langkah-langkah ini perlu dilakukan secara cermat, agar karir Anda sendiri
tidak terancam, dan keadaan sosial di lingkungan pekerjaan tetap tentram. Jadi
bukan dengan cara konfrontasi langsung ya.
Bagaimana cara untuk menghadapi Pembully di Kantor Anda?
Berikut ini cara untuk menghadapinya;
Diskusikan dengan kawan-kawan yang merasa
tertekan akibat perilaku bullying tersebut
Tanyakan apakah banyak orang yang menerima
bullying, atau hanya orang tertentu saja?
Klarifikasi pada korban bullying, apa yang ia
rasakan, dan apa yang ia inginkan untuk keluar dari masalah bullying yang
diterimanya tersebut.
Tanyakan, apa saja hal yang ia rasakan dan
alami, selain serangan verbal. Apakah ada perilaku non verbal yang dialamatkan
padanya? Apakah ada upaya sabotase pekerjaan yang dilakukan oleh orang-orang
tertentu di lingkungan tersebut pada si korban?
Kumpulkan semua bukti dari hasil pembicaraan
Anda tersebut, pada bagian HRD. Diskusikan dengan bagian HRD/HC/SDM/People
Service, mengenai perilaku bullying yang dialami oleh salah seorang karyawan
atau lebih tersebut.
Bagian HRD biasanya akan menampung masalah
tersebut dan meluangkan waktu untuk meneliti fakta dan melakukan perumusan
langkah apa yang harus dilakukan.
Langkah pertama yang biasanya diambil oleh
bagian HRD adalah menyampaikan masalah tersebut pada atasan dari pelaku
bullying tersebut. Hal ini agar sang atasan dapat melakukan pendekatan pada si
pelaku, mengenai keluhan yang dirasakan orang-orang karena perilaku bawahannya.
Bila bullying terus dilakukan, bagian HRD bisa
saja memberikan teguran. Setelah teguran tidak berhasil, baru akan dilakukan
peringatan.
Bila sudah sampai pada tahap peringatan dan
bullying tetap dilakukan, pelaku bullying tersebut dapat saja menerima sanksi. Sanksi
yang diberikan bisa bermacam-macam, tergantung dari keputusan atasan pelaku dan
bagian HRD.
Bagaimana? Sekarang Anda sudah bisa melakukan sesuatu untuk
membantu kawan yang mengalami bullying atau perundungan tersebut. Posisi Anda
pun tetap tenang dan tidak terjadi konflik horizontal dengan sesama rekan di
kantor.
Bila seorang pembully masih memiliki hati yang baik, ia bisa berubah dan memperbaiki dirinya setelah menerima teguran. Hal ini tentu sangat kita harapkan. Namun bila ia sampai harus menerima peringatan, hal tersebut sudah menjadi konsekuensi dari perilakunya. Kedewasaan seseorang memang tidak ditentukan oleh usia atau jabatan.
Bisa jadi seorang atasan pun melakukan hal yang serupa bullying tersebut. Hal ini sudah menjadi kepedulian dan keprihatinan bersama. Untuk itu, jangan sampai Anda pun melakukan hal yang sama ya. Semoga tempat pekerjaan Anda menjadi lebih tenteram setelah masalah bullying dapat ditangani. Salam Transformasi Performa dari ACT Consulting. Jangan ketinggalan tips-tips selanjutnya dengan mengikuti artikel yang kami sajikan di www.actconsulting.co.
Suleiman Kerimov, Mahmoud Abbas, Vladimir Putin dan Recep Tayyip Erdoğan membuka Masjid Katedral Moskow, 23 September 2015. Suleiman Kerimov dikabarkan menyumbangkan dana sebanyak 100 juta dollar untuk mendirikan Masjid Terbesar di kota Moskow ini. Yayasan Kerimov juga menyumbang untuk pembangunan masjid dan gereja dan mengirim ribuan jamaah ke Mekah untuk berhaji setiap tahunnya. Siapakah Suleiman Kerimov yang dijuluki sebagai Dermawan Muslim Terkaya di Rusia ini?
Ayah Suleiman Kerimov adalah seorang pengacara di sebuah lembaga investigasi kriminal, sementara ibunya adalah seorang akuntan untuk Bank Tabungan Rusia. Suleiman Kerimov lulus dari sekolah menengah pada tahun 1983, dan setelah ini mendaftar di Departemen Teknik Sipil di Dagestan Polytechnic Institute pada tahun 1984. , ia mengikuti dinas militer wajibnya sebagaiTentara Soviet dengan menghentikan studinya hanya satu tahun kemudian. Setelah menyelesaikan pengabdiannya pada tahun 1986, Kerimov melanjutkan studinya di Universitas Negeri Dagestan, tempat ia lulus dengan gelar di bidang akuntansi keuangan dan ekonomi pada tahun 1989.
Selama studinya ia adalah Wakil Ketua Komite Serikat Pekerja DSU. Itu juga di universitas yang Kerimov bertemu istrinya, Firuza, putri mantan pemimpin Serikat Buruh. Kerimov telah menyatakan bahwa ia bermimpi menghasilkan uang sejak usia dini, sebuah ambisi yang mendorongnya untuk kemudian pindah dari kampung halamannya Dagestan pada awal 1990
Segera setelah lulus universitas pada tahun 1989, Kerimov mengambil pekerjaan sebagai ekonom di pabrik listrik Eltav di ibu kota Dagestan. Pabrik yang dikontrol negara ini memasok transistor dan semi-konduktor untuk pembuat televisi, juga memproduksi dioda, microchip, dan lampu halogen. Saat itu Kerimov dibayar hanya 150 rubel (sekitar $ 250 dolar AS) sebulan dan dia dan istrinya tinggal di asrama pekerja yang terhubung dengan pabrik, di mana mereka berbagi satu kamar di flat dua kamar. Berkat kerja keras dan kecerdikannya, Kerimov naik terus karirnya hingga menjadi Wakil Direktur Jenderal di Eltav dan mulai mencoba-coba berinvestasi bersama selama jatuhnya Uni Soviet.
Pada tahun 1993, Kerimov ditugaskan menangani hubungan antara Eltav dan Fedprombank, sebuah bank Moskow yang didirikan oleh perusahaan listrik. Fedprombank membiayai industri yang tertinggal dan Kerimov dan rekan-rekannya segera menjadi kreditor untuk perusahaan utilitas besar, yang memungkinkan mereka untuk terus memberikan layanan utama. Setelah ekonomi Rusia stabil, utang-utang itu dilunasi dengan pengembalian besar bagi Fedprombank dan Kerimov menjadi salah satu orang yang kaya raya.
Pada tahun 1995, Kerimov ditunjuk untuk mengepalai perusahaan perbankan dan perdagangan Soyuz-Finans, dan pada tahun 1997, Kerimov telah membangun 50% saham di Vnukovo Airlines dan menggunakan keuntungan dari daya ungkit saham yang dimilikinya untuk mengambil alih Fedprombank, membeli saham mitranya.
Pada akhir 1999, Kerimov membeli 55% saham di perusahaan perdagangan minyak Nafta Moskva, penerus perusahaan monopoli Soviet Soyuznefteexport, sebesar $ 50 juta. Pada tahun 2000, ia telah meningkatkan kepemilikannya di Nafta Moskva menjadi 100%. Kerimov melakukan restrukturisasi besar-besaran perusahaan, menjual semua aspek yang berhubungan dengan minyak dan menciptakan perusahaan investasi dan holding. Investasi Nafta pada pertengahan 2000-an termasuk pembelian pusat bisnis Smolensky Passazh dan AvtoBank
Pada tanggal 26 November 2006, di Nice, Prancis, Kerimov terluka parah setelah kehilangan kendali atas Ferrari Enzo-nya pada Promenade des Anglais. Dia menderita luka bakar parah akibat kecelakaan itu, yang memengaruhi dia untuk menyumbang € 1 juta kepada Pinocchio – sebuah badan amal yang bekerja dengan anak-anak yang menderita luka bakar. Kerimov memakai sarung tangan berwarna kulit untuk menyembunyikan luka bakarnya.
Kerimov mendirikan Yayasan Suleyman Kerimov pada tahun 2007, dengan visi untuk meningkatkan kehidupan kaum muda di Rusia dan di seluruh dunia, dengan berinvestasi dalam inisiatif yang memperkuat komunitas dan membantu mereka yang membutuhkan. Tidak seperti kebanyakan badan amal di Rusia, yayasan bekerja sama dengan pemerintah, yang berarti proyek mereka memiliki prospek jangka panjang yang jauh lebih baik.
Yayasan Suleyman Kerimov bekerja sama dengan Federasi Gulat Rusia, serta program olahraga lainnya, dalam mendukung pembangunan gym dan penyediaan peralatan, untuk beberapa ratus atlet dan pelatih Rusia di seluruh negeri. Sejak berdirinya Yayasan Suleyman Kerimov pada 2007, mereka telah menyumbangkan hampir 300 hibah dengan total lebih dari 300 juta CHF telah diberikan. Pendanaan telah diberikan sesuai dengan sepuluh area pendanaan inti yang diidentifikasi oleh Yayasan, dengan penekanan khusus di bidang pendidikan, agama, aspek sosial, kedokteran dan olahraga.
Pada 17 Desember 2010, pers melaporkan bahwa Kerimov akan menghabiskan $ 100 juta untuk rekonstruksi sekolah menengah Zarechenskaya, sebuah sekolah komprehensif tingkat lanjut di sebelah barat Moskow “untuk mendidik anak-anak dari berbagai kelompok sosial.” Sekolah akan mencakup kompleks olahraga modern dengan kolam renang, arena seluncur es, lantai dansa raksasa, serta area perumahan untuk anak-anak berbakat dari provinsi. Rekonstruksi selesai pada tahun 2015. Suleyman Kerimov juga menjadi sponsor pusat pendidikan Sirius untuk anak-anak berbakat, yang terletak di Sochi dan Dagestan.
Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya
dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para
Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program Transformational Leadership
dari ACT Consulting dengan klik di link ini.
Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat
mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan
klik disini.
Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi
yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.
Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter
para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif
di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang
diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke
0821-2487-0050 (Donna).
Selamat Pagi Sahabat, bagaimana
keadaan Anda hari ini? Kami harap kita semua selalu dalam lindungan dan
RidhaNya. Di hari Ramadhan ke dua puluh tiga ini, kami harap telah terjadi
sejumlah peningkatan yang signifikan dalam usaha Anda untuk mencapai target
Ramadhan. Apakah perbaikan dan peningkatan itu terjadi dalam hal ibadah, maupun
dalam hal profesional untuk keberhasilan berkelanjutan dalam kehidupan kita
semua.
Mungkin Anda masih merasa belum
optimal, tapi cobalah hargai perubahan kecil sekalipun, dengan rasa syukur.
Karena dengan rasa syukur, Anda dan kita semua akan lebih mudah untuk
meningkatkan perbaikan dan perubahan diri untuk mencapai arahan yang lebih baik
lagi ke depannya. Salam Transformasi Performa dari ACT Consulting. Mari kita
ikuti Tips Produktivitas Ramadhan untuk hari ini.
#Tips 14: Membangun Kepedulian Dalam Kerangka Profesional
Di dunia kerja, ada pepatah bahwa kita bisa mencintai orang lain tanpa memimpin orang tersebut. Tapi, kita tak bisa memimpin orang, tanpa mencintai mereka. Secara professional, hal ini terbukti sebagai suatu hal yang berlaku secara umum.
Bila kita tidak memiliki kepedulian atau rasa sayang pada orang yang bekerja membantu kita, maka akan ada halangan dan ganjalan saat kita bekerja bersamanya. Bisa saja, ganjalan yang terasa itu membuat kita berpikir tidak obyektif dan membuat kita berlaku tidak adil.
Ketidak adilan ini bisa terjadi karena kita lebih menyukai
seorang karyawan dibanding yang lain. Sehingga ada orang yang kita perlakukan
lebih, sementara karyawan lainnya tidak mendapatkan perlakuan sejenis. Mungkin
hal ini dirasakan biasa, namun sebenarnya hal ini akan menimbulkan kecemburuan
sosial, dan rasa ketidakadilan akan merebak dan menyeruak.
Baru setelah seorang pemimpin berubah dari sikap tidak adil
menjadi adil, maka keadaan di tempat yang dipimpinnya akan membaik. Itulah yang
menjadi alasan mengapa bersikap peduli itu harus. Karena kepedulian akan
membuat kita bersikap adil pada semua orang.
Di bulan puasa ini, rasa kepedulian kita ditingkatkan terus
menerus. Dari yang tadinya kita egois, hanya memikirkan diri sendiri. Kita di
bulan ini harus mengalami rasa lapar dan haus sepanjang hari. Hal ini membuat
kita jadi lebih peka pada keadaan orang-orang di sekitar kita. Mereka yang
telah membantu kita selama ini.
Contohnya seperti tukang parkir, satpam, office boy atau
office girl, serta cleaning service yang setiap hari membantu dan menjaga agar
keadaan lingkungan kita selalu baik, aman, bersih dan wangi. Tanpa kehadiran
mereka, pasti kesibukan yang ada membuat keadaan menjadi tidak terjaga. Karena
itu, peran mereka amatlah penting.
Bila kita dulu di bulan selain puasa hanya memikirkan “makan
apa saya nanti siang”, maka di bulan puasa ini kita bisa meningkatkan
kepeduliaan pada mereka dengan bertanya, “apakah mba/mas sudah makan pagi ini?”
lalu memberikan mereka uang yang cukup untuk membeli makanan bila ternyata
mereka belum makan. Keadaan ekonomi yang sulit, bisa membuat mereka kehilangan
kesempatan untuk menikmati hasil pekerjaan mereka sendiri. Seringkali karena
harus membantu keluarga, adik, ibu, atau ayahnya.
Atau bisa saja hal yang sama dialami juga oleh kawan dekat
kita. Kita baru tahu bahwa ternyata ia harus menanggung kegembiraan
orangtuanya. Pada kawan yang seperti ini, kita harus banyak lebih peduli. Karena
melalui tangan mereka, banyak orang yang bisa menikmati hidup dengan lebih
baik. Sementara kita mungkin tanggungannya masih sedikit.
Banyak diantara kita yang beruntung, karena tidak memiliki
hutang. Tidak ada kewajiban cicilan, dan tidak ada beban untuk membayar uang
sekolah. Allah SWT menurunkan aturan untuk mewujudkan kepedulian tersebut
dengan mekanisme zakat. Ada zakat fitrah dan zakat mal. Maka di bulan ini, kita
pun diwajibkan untuk membayar zakat. Dengan zakat, tercipta suatu kolaborasi
sosial. Yang kekurangan mendapatkan bantuan, dan yang berlebih menyalurkan bantuan
ke beberapa tempat.
Selain berzakat, kita juga bisa memberikan infaq dan
shadaqah kita, dimana pun kita inginkan. Itulah salah satu hikmah dari ibadah
puasa di bulan ramadhan yang dapat meningkatkan ketakwaan kita, dan memutar
roda perekonomian umat. Dengan menolong satu orang, bisa jadi kita menolong
satu keluarga. Walau sekecil apapun pertolongan tersebut.
Untuk itu, teruskanlah kepedulian yang dibangun di bulan
ini, hingga ke bulan-bulan lainnya. Dengan cara ini, kita membantu mengaktifkan
roda kolaborasi sosial ekonomi umat. Kita turut berperan dalam menghidupkan
perekonomian yang tandus hingga menjadi subur dan kembali menghidupkan.
Efek dari kepedulian ini secara professional, akan terlihat
dampaknya. Cara kita berperilaku akan menjadi lebih peka dan peduli. Kata-kata
yang kita pilih akan lebih baik dan bermakna. Kita pun akan selalu berorientasi
kerja yang optimal, karena bila pekerjaan kita baik dan berhasil, akan lebih
banyak orang yang bisa kita tolong dan bantu. Akan lebih banyak jalur-jalur
bantuan yang bisa kita salurkan.
Berkaitan dengan performa kerja, semangat kerja yang
meningkat karena semangat sosial untuk meningkatkan ekonomi umat ini, akan
membuat kita menjadi lebih rajin. Lebih jujur, lebih peduli, dan lebih
bertanggung jawab. Kepedulian juga bisa membuat kita lebih visioner, lebih
disiplin, lebih baik dalam bekerjasama, dan lebih adil.
Semoga bentukan kepedulian yang terasah selama di bulan Ramadhan ini dapat berkembang terus di bulan-bulan lainnya. Agar kinerja dan performa prestasi kita terus meningkat. Salam Transformasi Performa dari ACT Consulting. Ikuti terus tips-tips selanjutnya dari kami di website actconsulting.co.
Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).
Selamat Pagi Sahabat, bagaimana
keadaan Anda hari ini? Kami harap kita semua selalu dalam lindungan dan
RidhaNya. Di hari Ramadhan ke sembilan belas ini, kami harap telah terjadi
sejumlah peningkatan yang signifikan dalam usaha Anda untuk mencapai target
Ramadhan. Apakah perbaikan dan peningkatan itu terjadi dalam hal ibadah, maupun
dalam hal professional untuk keberhasilan berkelanjutan dalam kehidupan kita
semua.
Mungkin Anda masih berasa belum
optimal, tapi cobalah hargai perubahan kecil sekalipun, dengan rasa syukur.
Karena dengan rasa syukur, Anda dan kita semua akan lebih mudah untuk
meningkatkan perbaikan dan perubahan diri untuk mencapai arahan yang lebih baik
lagi ke depannya. Salam Transformasi Performa dari ACT Consulting. Mari kita
ikuti Tips Produktivitas Ramadhan untuk hari ini.
#Tips 13: Membentuk Paradigma Sukses Dalam Bekerja Dengan
Berpuasa Ramadhan
Paradigma atau mindset adalah salah satu hal yang menentukan
kesuksesan kita. Namun banyak yang tidak mengetahui hal ini. banyak pula yang
tidak menganggap hal ini penting. Sehingga tidak berusaha untuk merubah mindset
yang semula salah agar menjadi benar.
Paradigma atau sudut pandang akan berubah seiring dengan
pertumbuhan makna hidup. Cara kita melihat arti hidup, dan memandang fungsi
dari waktu yang diberikan kepada Tuhan untuk kita, akan menentukan jenjang kesuksesan
yang akan kita raih.
Mengapa bisa seperti itu? Karena paradigma adalah jalan
masuk informasi ke otak. Paradigma adalah mekanisme penyaring yang menentukan
nilai dari suatu situasi di mata kita. Apakah kita menganggap suatu hal sebagai
hal yang menguntungkan atau merugikan kita. Hal inilah yang akhirnya membentuk sikap dan perilaku kita selanjutnya
setelah menerima suatu informasi.
Di dalam ilmu psikologi mengenai cara terbentuknya perilaku,
ada teori ABC. Affect, behavior dan cognitive, yang menentukan bagaimana suatu
perilaku dibentuk. Ada unsur emosional (affect), yang sangat dipengaruhi oleh
unsur kognitif (dalam hal ini paradigma), lalu barulah pada akhirnya
terbentuklah behavior atau perilaku.
Ketiga hal ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Untuk mengubah
sikap kita terhadap suatu situasi, kitalah yang harus merubah mindset atau paradigm
kita terlebih dahulu. Barulah dari situ, emosi kita dan perilaku kita, akan
terbentuk dan berubah.
Apakah hubungannya hal ini dengan bulan Ramadhan? Seperti kita
ketahui, dalam bulan Ramadhan kita mengalami disiplin yang ketat. Tidak hanya
dalam hal makan dan minum, namun juga diatur masalah bagaimana kita harus
berpikir dan berpersepsi. Di bulan ini juga kita harus merubah pola perilaku
kita yang semula emosional dan reaktif, menjadi lebih sabar dan lebih
pertimbangan.
Dibantu dengan keadaan fisik yang melemah karena lapar, dan
kepekaan emosional yang meningkat serta ketajaman berpikir yang meningkat
karena aktivasi otak menjadikan kita lebih cerdas di bulan ini. Maka upaya kita
untuk memandang sisi lain dari dunia dan memiliki sudut pandang atau mindset
yang baru tentang hidup, kehidupan, perilaku orang, dan perilaku diri sendiri,
juga berubah. Kita menjadi lebih sensitive pada perasaan dan pikiran kita
sendiri. Keadaan otak kita menjadi lebih mudah di menej atau lebih mudah
diatur. Itulah yang membuat kita lebih mudah memperbaiki mindset kita terhadap
kehidupan, di bulan ini.
Belum lagi, bisikan syaithan yang biasanya mempengaruhi
persepsi dan menghasilkan bentukan kognitif yang salah, diminimalkan pada bulan
ini. Itulah mengapa pada bulan Ramadhan, pikiran kita bisa menjadi lebih
bersih, dan hati serta perasaaan kita menjadi lebih peka. Karena berbagai
distraksi kognitif yang semula dilancarkan oleh syaithan, terhalang karena ia
dalam keadaan dirantai.
Menyenangkan bukan, mengetahui berbagai berkah dari bulan Ramadhan ini? Salam Transformasi Performa. Ikutilah website kami untuk mendapatkan update artikel terbaru dari ACT Consulting.
Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).
Dikutip dari situs resminya, sejarah PT Bank BNI Syariah bermula pada tanggal tanggal 29 April 2000 didirikan Unit Usaha Syariah (UUS) BNI dengan 5 kantor cabang di Yogyakarta, Malang, Pekalongan, Jepara dan Banjarmasin. Pada tanggal 19 Juni 2010 mengganti status dari Unit Usaha Syariah menjadi Bank dengan beroperasinya BNI Syariah sebagai Bank Umum Syariah (BUS).
Juni 2014 jumlah cabang BNI Syariah mencapai 65 Kantor Cabang, 161 Kantor Cabang Pembantu, 17 Kantor Kas, 22 Mobil Layanan Gerak dan 20 Payment Point. Disamping itu nasabah juga dapat menikmati layanan syariah di Kantor Cabang BNI Konvensional (office channelling) dengan lebih kurang 1500 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Bersumber dari bisnis.com, Hasanah Way atau jalan kebaikan adalah ‘values utama’ BNI Syariah, perusahaan yang di nakhodai Direktur Utama Abdullah Firman Wibowo sejak tahun 2017.
Keputusan-keputusan bisnis, aksi korporasi, visi-misi perusahaan, budaya perusahaan (corporate culture), kepemimpinan (leadership), hingga hal-hal yang berkaitan dengan produk dan layanan BNI Syariah sepenuhnya mengacu pada Hasanah Way.
Hasanah Way juga menjadi spirit yang menggerakkan hati, pikiran, dan tenaga segenap karyawan BNI Syariah dalam mencapai visi-misi perusahaan.
Demi memegang prinsip hasanah dalam semua aktivitasnya ini, BNI terus melakukan langkah-langkah ekspansif dengan berbagai inovasi terbaru. Tak tanggung-tanggung, BNI Syariah berkeinginan untuk memiliki lebih dari 70 orang Trainer Internal yang telah Tersertifikasi dalam kurun waktu dekat.
Pada tanggal 12 – 13 Mei 2019, BNI Syariah menyelenggarakan Training of Trainers dengan bekerjasama dengan ACT Consulting dan Lembaga Sertifikasi Profesi Trainer (LSP Trainer ESQ). Lembaga ini adalah satu-satunya lembaga sertifikasi profesi Trainer yang menjalin kerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sehingga setiap trainer yang lahir dari lembaga ini diakui sebagai Trainer berkualifikasi Nasional.
Training of Trainer (TOT) Batch 1 ini diselenggarakan untuk 24 orang peserta pertama. Berlokasi di Ibis Cawang Jakarta Timur, TOT ini dipimpin langsung oleh Direktur ESQ NLP, Coach Bramanto Wibisono, bersama Coach Ramdani dan Coach Tri Setiatmoko (Tiko).
Sementara itu, konsultan yang terjun untuk program ini adalah Rizka Gani Lukman, M.Psi, Psikolog, bersama Hesti Herminiati, MM. dan Cucu Sugiarti, ME.
Acara yang akan membangun kapabilitas trainer internal BNI Syariah ini dibuka langsung oleh Bapak Adjat Jatnika General Manager Network and Services Division.
Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).
Salah satu hal yang berat yang harus dilakukan saat kita
bekerja adalah saat menghadapi rekan kerja yang memiliki masalah. Masalah itu
bisa berasal dari diri mereka sendiri, atau dapat berasal dari luar pekerjaan.
Sebagai seorang rekan kerja, kita bisa memilih untuk tidak mempedulikan masalah
mereka. Tapi bisa jadi itu membuat diri kita terpengaruh dan terganggu bukan?
Untuk itu, ada sejumlah hal yang dapat kita lakukan, untuk membantu diri kita
dengan membantu rekan kita yang
bermasalah.
#4. Menghadapi Karyawan Provokatif
Terlepas dari kehidupan seseorang di luar kantor, di dalam
kantor umumnya dilarang untuk menyebarkan isu yang meresahkan. Kita bisa
menemukan ada orang-orang yang memiliki selera tinggi terhadap konflik. Mereka
mudah terpancing untuk menebarkan hoax dan membicarakannya selama jam kantor.
Hal ini tentu amat mengganggu produktivitas dan ketenangan dalam bekerja.
Kami menemukan bahwa seorang demonstran saat masa kuliah
sekalipun, akan bersikap lebih dewasa saat mereka memasuki dunia pekerjaan.
mereka yang terbiasa menangani demo dan unjuk rasa, biasanya telah terlatih
untuk mengenali jenis karakter orang dan karakter massa, sehingga bisa
menempatkan diri mereka dengan baik. Mereka juga dapat memilih pembicaraan mana
yang layak diutarakan di ruang kantor, dan mana yang tidak dapat dibicarakan di
lingkungan kerja.
Berbeda dengan sejumlah orang yang memiliki rasa haus
perhatian dan haus akan kekuasaan. Orang seperti ini dapat memancing orang lain
untuk saling memusuhi atau saling bersitegang. Dimulai dengan mencari masalah
yang hanya dalam persepsinya semata, hingga mulai menebarkan isu-isu yang tidak
sedap tentang kantor dan kebijakan perusahaan.
Di dalam lingkunan perusahaan, tentu ada lembaga untuk
menampung berbagai keluhan karyawan. Bila di lingkungan pabrik atau kawasan
manufacturing, biasanya dipayungi oleh serikat pekerja. Namun di lingkungan
professional, seringkali hal ini dibiarkan saja. Sehingga ada sejumlah pihak
yang dapat memanfaatkan peluang ini untuk keuntungan pribadi mereka.
Terlepas dari alasan mengapa seseorang bergabung di kantor
Anda. Bisa jadi, aktivitas yang dilakukan orang itu diluar kantor-lah yang
menjadi alasan mengapa seorang karyawan dapat menjadi provokator di lingkungan
kantor Anda.
Orang yang bergabung dengan organisasi kemasyarakatan,
biasanya memiliki beban untuk merekrut lebih banyak orang untuk bergabung.
Orang yang berada di organisasi politik
pun serupa, mereka punya tugas untuk merekrut simpatisan dan kader baru untuk
bergabung. Hingga seringkali, pekerjaan kantor menjadi terbengkalai, dan waktu
bekerja mereka lebih banyak habis untuk melakukan minat diluar pekerjaannya.
Ini tentu tidak mengenakkan untuk dihadapi di dalam lingkungan pekerjaan.
Pertanyaannya, bagaimana mengatasinya? Pihak kantor
sebaiknya memiliki aturan perusahaan yang jelas tentang masalah ini. Biasanya
hal ini telah terangkum di dalam peraturan perusahaan (PP) yang telah
mendapatkan validasi dari dinas tenaga kerja setempat. Peraturan perusahaan pun
harus diperbaiki dan diperbaharui dalam kurun waktu tertentu.
Untuk mengatasi karyawan provokator tersebut, berikut ini
langkah yang bisa diambil;
Mencek pada sesama karyawan mengenai orang
tersebut, apakah merasa terganggu atau tidak
Mengetahui opini dari karyawan lain mengenai
orang tersebut dan provokasi yang dilakukannya
Menunjukkan isi dari peraturan perusahaan
mengenai penggunaan jam kantor, pengutaraan pendapat di lingkungan kantor, dan
larangan beraktivitas politik di lingkungan kantor
Memberikan saran pada orang tersebut untuk
melakukan perekrutan diluar dari karyawan kantor
Meminta orang tersebut memisahkan antara
kepentingan dan ambisi pribadi dengan tanggung jawab pekerjaan
Mencek apakah orang tersebut telah melakukan
pekerjaannya dengan baik atau belum
Merekam isi pembicaraan yang bersifat
memprovokasi dan melaporkannya ke HRD, apakah berupa rekaman audio atau rekaman
audio visual yang diambil diam-diam
Memberikan selebaran yang disebar oleh sang
provokator kepada bagian HRD sebagai bukti dari aktivitas provokasi yang
dilakukannya
Memberikan informasi dan bukti screenshot (atau
printscreen) dari penyebaran hoax/ provokasi/ hal yang berhubungan dengan aktivitas di luar
pekerjaan yang disebarkan orang tersebut secara pribadi atau melalui media
sosial
Menyerahkan keputusan pada bagian HRD/ pimpinan.
Apablia perusahaan telah memutuskan, sebaiknya Anda menerimanya dengan lapang
dada. Bisa jadi apa yang dilakukan orang tersebut tidak dianggap mengganggu
bagi perusahaan. Kecuali bila Anda menemukan bukti sebaliknya.
Bagaimana pendapat Anda mengenai langkah-langkah diatas? Sekali
lagi, bisa jadi Anda merasa tidak nyaman karena perbedaan pilihan politik. Namun
hal tersebut harus dianggap lumrah, dan tidak dianggap sebagai suatu hal yang
menganggu. Karena tanpa adanya perbedaan, akan sulit sebuah perusahaan untuk
dapat tumbuh dan berkembang.
Terutama apabila karyawan yang dianggap provokator tersebut memiliki peran yang cukup penting di dalam perusahaan. Lebih baik Anda bisa bersikap legowo dan memandang perbedaan dengan damai. Salam Transformasi Perfoma dari ACT Consulting. Ikutilah tips-tips selanjutnya dari kami dengan mengikuti berita terbaru di website actconsulting.co
Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).
Bagaimana Sahabat, sudah membaca tips-tips sebelumnya dari
ACT Consulting mengenai apa saja yang harus dilakukan agar dapat Naik Jabatan? Pada
hari ini, kami akan kembali memberikan beberapa langkah yang dapat dilakukan
agar Anda dapat mengusahakan untuk Naik Jabatan dalam waktu yang tidak lama. Karena
bisa jadi Anda sudah berkarir lama, namun tidak pernah mengalami peningkatan
karir.
Berikut 4 langkah selanjutnya dari ACT Consulting, untuk
membantu Anda agar Naik Jabatan. Apa sajakah langkah-langkah itu? Berikut
bahasannya dalam penjelasan di bawah ini;
#13. Mengemban Lebih Banyak Tanggung Jawab
Pekerjaan akan menjadi lebih bernilai apabila banyak
tanggung jawab yang harus di emban di dalamnya. Semakin berat dan semakin
banyak tanggung jawab yang Anda emban, akan lebih besar kemungkinan Anda untuk
mendapatkan promosi jabatan atau naik jabatan.
Namun pertanyaannya, apakah Anda bersedia melakukan lebih
banyak pekerjaan dan menanggung lebih banyak tanggung jawab? Hal ini kembali
berpulang pada diri Anda sendiri. Karena seringkali bukanlah pihak kantor yang
bersalah, namun dari sisi karyawan sendiri
yang menyatakan ketidak sanggupan untuk mengemban tanggung jawab yang lebih
berat atau lebih banyak.
#14. Membuka Saluran Komunikasi Ke Atasan Yang Lebih Tinggi
Namun bila Anda adalah orang yang mengemban banyak tanggung
jawab, namun tidak ada peningkatan karir yang Anda alami, mulailah untuk
berbicara dengan kepala bagian atau kepala departemen di bagian dimana Anda
bekerja.
Karena bisa jadi Anda menjadi korban dari sebuah sistem yang
bekerja dengan tidak seimbang. Bila ini yang Anda alami, bukalah komunikasi
dengan pihak yang lebih tinggi dari atasan Anda. Untuk itu, Anda perlu
mengkomunikasikan keadaan yang terjadi sebenarnya di lapangan, dengan
memberikan bukti-bukti pekerjaan yang telah Anda lakukan. karena tanpa adanya
bukti-bukti tersebut, maka laporan Anda akan tidak dianggap.
#15. Bekerja Dengan Lebih Ekstra
Apakah Anda termasuk orang yang bersedia mengemban beban
yang lebih? Atau Anda lebih cenderung suka untuk santai dan tidak banyak
mengemban pekerjaan? Bila demikian, janganlah menyalahkan pihak perusahaan
apabila Anda telah bekerja bertahun-tahun tanpa mengalami kenaikan karir.
Bila Anda ingin Naik Jabatan, jangan mudah mengeluh. Anda
bahkan seringkali harus merelakan jam istirahat dan waktu di akhir pekan, untuk
mengerjakan tugas-tugas dari kantor, atau untuk datang ke kantor. Namun, bila
Anda telah mengerjakan tips nomor 1, yaitu bekerja dengan ikhlas, hal ini tentu
tidak akan menjadi beban untuk Anda. Karena Anda telah mengetahui bahwa bekerja
adalah suatu bentuk ibadah dan bentuk syukur dan cinta pada Tuhan karena telah
memberikan Anda berbagai keberuntungan dalam kehidupan
#16. Bekerja Dengan Sistematis Dan Terstruktur
Pembeda dari kepala bagian, kepala departemen, manager
dengan karyawan biasa adalah kemampuan mereka dalam merapikan pekerjaan hingga
menjadi lebih sistematis dan terstruktur. Dengan adanya sistem yang tercipta
ini, pekerjaan dapat berlangsung dengan lebih rapi, cepat, dan efisien.
Itulah yang menjadi alasan mengapa seseorang dapat menerima
bayaran yang mahal, sementara yang lain menerima bayaran yang biasa-biasa saja.
Sebuah sistematika bekerja yang rapi dan terstruktur, akan membantu perusahaan
dalam banyak hal. Untuk itu, belajarlah untuk melakukan pekerjaan dengan lebih
rapi, dengan sistem yang baik, terstruktur dan efisien.
Demikianlah tips agar naik jabatan untuk kali ini. Apakah
Anda tertarik untuk mencobanya? Saran kami, cobalah untuk melakukan tips-tips
ini, karena akan sangat memudahkan Anda
dalam bekerja, dan membuat pekerjaan Anda menjadi jauh lebih bermakna. Semakin baik
pekerjaan yang kita kerjakan, akan semakin baik pula hasil yang akan kita
peroleh. Apakah hasil itu dari perusahaan dimana kita bekerja, atau dalam hasil
berupa pendidikan kehidupan yang akan membuat kita lebih dewasa, matang dan
penuh dengan ragam pengalaman. Salam Tranformasi Performa dari ACT Consulting. Ikutilah
terus artikel dan berita di website kami untuk mengetahui langkah-langkah
terbaik dalam karir dan kehidupan.
PT Bio Farma merupakan BUMN produsen Vaksin dan Antisera, saat ini berkembang menjadi perusahaan Life Science. PT Bio Farma didirikan pada tanggal 6 Agustus 1890.
Selama 126 tahun sejak berdirinya, Bio Farma telah berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup di lebih dari 130 negara. Negara-negara ini telah menggunakan produk Bio Farma terutama negara-negara berkembang, dan 50 diantaranya adalah negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
Produksi Vaksin Bio Farma telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Bahkan, Vaksin dan Antisera yang dibuat oleh PT Bio Farma juga telah mendapatkan pra kualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Dikutip dari Republika.co.id, diperoleh keterangan bahwa pada tahun 2019 ini, Bio Farma terus memperkuat Lini Bisnis Life Science dengan memproduksi blood product, diagnostic dan biosimilar. Hal ini seiring dengan kepercayaan berbagai pihak yang diberikan kepada Bio Farma.
Bio Farma sebelumnya telah mendapatkan kepercayaan dari berbagai lembaga dunia antara lain Bill & Melinda Gates Foundation, UNICEF, PATH, WHO. Baru-baru ini Bio Farma mendapat kepercayaan dari Islamic Development Bank (IsDB).
Untuk memegang kepercayaan dari berbagai negara tersebut, PT Bio Farma melakukan berbagai pengembangan Sumber Daya Manusia Internal di dalam organisasinya.
Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Sertifikasi Trainer yang dimiliki oleh Bio Farma, dengan bekerjasama dengan ACT Consulting dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ESQ.
Program Sertifikasi Trainer ini diakui oleh Negara. Sehingga setiap Trainer yang lulus dalam program ini akan mendapatkan sertifikasi Nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Program yang baru saja berlangsung antara Bio Farma dengan ACT Consulting adalah Training Of Trainer (Skema 3 Program Pelatihan Tatap Muka) pada tanggal 15 – 17 Mei 2019.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aston Tropicana Hotel Bandung. Dengan dipimpin oleh Coach Iman Herdimansyah, sebagai Master Trainer dan Direktur Training di ESQ Group.
Acara ini dibuka oleh Bapak Sony Odang selaku Kepala Bagian Knowledge Management dari PT Bio Farma (Persero). Jumlah Trainer Internal dari PT Bio Farma yang akan mengikuti pengujian sertifikasi Skema 3 ini sebanyak 8 orang yang berasal dari berbagai bagian di dalam organisasi Perusahaan Life Science terbesar dan terbaik milik anak bangsa ini.
Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).
Bulan Ramadhan adalah waktu untuk lebih produktif, bukan hanya untuk beribadah saja, tapi juga untuk berusaha dan meraih banyak keuntungan. Untuk menambah semangat bekerja Anda di bulan Ramadhan ini, ACT Consulting akan mempersembahkan sejumlah tokoh muslim sukses dunia masa kini yang merupakan Muslim.
Mr. Azim Hasham Premji adalah Pendiri Wipro
Limited dan telah menjadi Ketua Eksekutif dan Direktur Pelaksana sejak
September 1968. Mr. Premji adalah Pendiri PremjiInvest dan menjabat sebagai
ketuanya. Dia adalah Pemilik Bersama dari Zash Trader.
Azim Hasham Premji menjabat
sebagai Chief Executive Officer di Wipro Limited sejak September 1968. Dia
menjabat sebagai Ketua Dewan Wipro Infrastructure Engineering Limited. Dia
menjabat sebagai Ketua Grup di Wipro Travel Services Limited.
Azim Hasham Premji juga menjabat
sebagai Ketua Non-Eksekutif di Wipro Enterprises Limited dan Wipro Technologies
Limited. Mr. Premji telah menjadi Direktur Wipro Limited sejak 1 September
1968. Ia menjabat sebagai Direktur di Media Lab Asia.
Azim Hasham Premji juga menjadi Direktur Dewan Sentral Bank Cadangan India sejak 28 Juni 2006. Dia menjabat
sebagai Anggota Komite Penasihat Internasional di NYSE Euronext Holdings, LLC.
Mr. Premji menerima gelar Bachelor of Science di bidang Teknik Listrik dari
Stanford University.
Saat ini Azim Hasham
Premji berumur 73 tahun. Ia adalah
seorang pengusaha, investor, filantropis yang berasal dari India. Ia adalah
Chairman perusahaan Wipro Limited, yang bergerak di bidang IT outsourcing,
beberapa kliennya adalah Microsoft, Toshiba, ABB dan Philip Morris. Pada
tahun 2015, Forbes menempatkannya pada posisi ke-3 dalam daftar orang terkaya
di India, dan posisi ke-48 orang terkaya di dunia. Ia juga dua kali
masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh versi majalah
TIME yaitu pada tahun 2004 dan 2011.
Wipro memiliki pusat inovasi (innovation center) di Silicon
Valley, yang berfokus utnuk mengembangkan teknologi baru dan berkolaborasi
dengan banyak startups.
Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya
dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para
Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program Transformational Leadership
dari ACT Consulting dengan klik di link ini.
Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat
mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan
klik disini.
Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi
yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.
Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter
para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif
di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang
diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke
0821-2487-0050 (Donna).