Skip to main content
Category

Article

tips agar naik jabatan, act consulting, ary ginanjar agustian

Tips Agar Naik Jabatan (3)

By Article No Comments

Selamat Pagi! Bagaimana keadaan Anda pagi ini? Sudahkah Anda menjalankan tips-tips yang diberikan oleh ACT Consulting sebelum ini? Mari kita mulai membahas hal-hal berikutnya yang harus diketahui dan diperbaiki agar bisa Naik Jabatan. Mari ikuti tips berikut ini;

Hal yang ke sembilan; ubah mindset Anda.

Tahukah Anda bahwa terlalu banyak pengetahuan tidak dapat dirubah menjadi suatu kekuatan atau keunggulan, kecuali bahwa kita memiliki daya atau energi untuk memperbaiki keadaan? Bukan dengan konsep atau teori, tapi dengan produktivitas yang berhasil nyata.

Banyak orang punya banyak pengetahuan, sangat pintar, tapi justru kesulitan dalam mewujudkan ide-idenya. Mungkinkah ini yang terjadi pada Anda? Bila ini terjadi, mari mulai alihkan energi Anda untuk lebih berorientasi hasil.

Jadilah lebih hati-hati dalam membagi fokus waktu dan tenaga Anda. Periksa apakah Anda lebih banyak fokus pada hambatan dan apakah sudah mulai selalu fokus pada menghasilkan solusi.

Seringkali solusi datang bila kita bisa membalikkan masalah dan membalikkan keadaan. Tunjukkan keahlian dan kecerdasan tinggi Anda dengan memberikan produk-produk nyata.

Hal yang ke sepuluh; ciptakan momentum perubahan diri.

Sebentar lagi, kata-kata seperti; Lakukan pekerjaan Anda dengan sebaik-baiknya, akan menjadi usang. Karena di masa kini, baik saja tidak cukup, kita harus unggul.

Kata-kata seperti; tingkatkan pengetahuanmu, juga akan kehilangan makna. Karena, banyak pengetahuan tersebar namun tidak ada orang yang tahu cara mengolahnya menjadi peluang.

Hal terpenting yang akan menjadi mata uang di dalam dunia yang penuh dengan peluang dan sekaligus penuh dengan berbagai kompetisi ini adalah; produktivitas. Ya. Hanya energi untuk melahirkan karya yang produktif-lah yang akan membuat kerja kita berbeda.

Yang akan membuat kita dapat menghasilkan pengaruh yang lebih bagi lingkungan dimana kita berkiprah. Yang akan membuat kita mampu untuk menghasilkan perubahan, dan untuk memberikan keunggulan yang berbeda yang akan membuat keberadaan kita menjadi bermanfaat bagi banyak orang.

Hal yang ke sebelas; berikan kesempatan pada dirimu sendiri. Di suatu tempat dimana kamu bekerja, keadaan yang nyaman akan membuat kita sulit tumbuh. Hal ini karena tidak adanya tantangan. Seseorang yang bekerja di tempat yang sulit, akan lebih mudah untuk mengembangkan berbagai kemampuan yang tadinya tidak ia sadari. Untuk itu, tetaplah terbuka pada berbagai kesempatan.

Hal yang ke duabelas; buat diri Anda bisa diakses oleh banyak orang. Komunikasi adalah kunci bagi berbagai kesempatan. Bila sebelumnya Anda memiliki hambatan dalam berkomunikasi, atasilah masalah ini dengan mengikuti pelatihan yang dapat memperbaikinya. Karena kemampuan naratif adalah hal utama yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin untuk menciptakan perubahan. Bagaimana perubahan bisa diciptakan, adalah dari kekuatan narasi. Mereka yang memiliki kemampuan untuk memberikan arahan dan motivasi serta menginspirasi, akan dijadikan acuan oleh banyak orang saat mereka membutuhkan bantuan. Bila diri anda dibutuhkan oleh banyak orang, dengan sendirinya, anda membuka diri pada berbagai peluang baru untuk berkembang. Dengan sendirinya jalan menuju karir yang lebih tinggi pun akan lebih luas.

Bagaimana? Dengan membaca ketiga bagian dari Tips untuk Naik Jabatan ini, kita dapat banyak melihat aspek lain yang sebelumnya tidak disadari bukan? Ya. Ternyata mungkin kita menyadari bahwa bukan perusahaan yang salah, yang membuat karir Anda tidak naik. Tapi Anda mungkin masih terlalu menghemat energi yang Anda miliki dan membatasi peluang diri untuk berkembang. Padahal, energi adalah kunci keberhasilan. Energilah yang memberikan kekuatan bagi rakyat di negara berkembang untuk berubah, untuk menjadi lebih maju, progresif dan berkembang. Bila kita ingin Indonesia Maju, tentu kuncinya ada pada siapa? Ya. Pada diri kita sendiri. Kita bisa selalu menyalahkan pemimpin. Tapi itu bukan hal yang akan mengubah nasib kita. Bila kita ingin mengubah nasib, kita harus melakukan perubahan diri. Mari kita ikuti tips-tips selanjutnya dari ACT Consulting. Salam Transformasi!

tips ramadhan 9

Tips Untuk Meningkatkan Produktivitas Bekerja di Bulan Ramadhan (9)

By Article No Comments

Selamat Pagi Sahabat, bagaimana keadaan Anda hari ini? Kami harap kita semua selalu dalam lindungan dan RidhaNya. Di hari Ramadhan ke sebelas ini, kami harap telah terjadi sejumlah peningkatan yang signifikan dalam usaha Anda untuk mencapai target Ramadhan. Apakah perbaikan dan peningkatan itu terjadi dalam hal ibadah, maupun dalam hal professional untuk keberhasilan berkelanjutan dalam kehidupan kita semua.

Mungkin Anda masih berasa belum optimal, tapi cobalah hargai perubahan kecil sekalipun, dengan rasa syukur. Karena dengan rasa syukur, Anda dan kita semua akan lebih mudah untuk meningkatkan perbaikan dan perubahan diri untuk mencapai arahan yang lebih baik lagi ke depannya. Salam Transformasi Performa dari ACT Consulting. Mari kita ikuti Tips Produktivitas Ramadhan untuk hari ini.

#Tips 8: Membentuk Pribadi Yang Baik Dengan Ibadah

Mengapa kita harus banyak beribadah dalam bulan Ramadhan? Sebenarnya kita akan lebih baik bila melakukan banyak ibadah. Di bulan manapun. Mengapa? Hal ini karena, ibadah melatih nurani terdalam kita. Ibadah juga membuat kata  hati kita dapat berbicara dengan lebih kuat dan lebih sering. Ibadah, menguatkan kebaikan dalam diri kita, dan memupus keburukan yang ada.

Beragam doa yang kita sampaikan dalam ibadah, menunjukkan ketaatan kita pada nilai-nilai kebaikan yang dimiliki oleh Tuhan. Kita memuji nama Allah SWT dengan berbagai kemuliaan. Maha Suci, Maha Besar, Maha Tinggi, Maha Pengasih dan Penyayang. Karena itu, BagiNya Segala Puji harus kita panjatkan.

Memahami kerangka besar hidup sebagai ibadah, akan menghaluskan dan memperbaiki perbuatan kita. Mulai dari niat yang lebih lurus. Cara dan etika yang terjaga. Kebersihan diri dan lingkungan yang dijaga. Hingga pelafalan tutur kata yang terjaga. Hal ini karena kita menyadari bahwa bila kita memiliki niat yang teguh, maka setiap detik dalam bekerja pun bisa kita panjatkan pada Allah SWT sebagai suatu bentuk ibadah.

Kita akan menjaga kebersihan perbuatan dan kebersihan lingkungan dalam bekerja, karena dalam beribadah ada keharusan untuk berwudhu. Kita akan menjaga tutur kata dalam berbicara dengan siapapun, karena dalam beribadah shalat, semua kata-kata yang kita lafalkan memiliki aturan tersendiri. Kita bisa memilih surat apapun dalam Al Quran, namun tidak boleh yang diluar kitab suci kita tersebut. Lebih sering dan lebih tinggi pemahaman kita akan ibadah, akan membentuk kepatuhan kita pada norma, peraturan dan etika.

Pada bulan ini, kita didorong untuk melakukan ibadah dengan frekuensi yang lebih tinggi lagi. Mengapa? Karena hal ini untuk membentuk kepribadian tahan malang (adversity) di dalam diri kita. Padahal mungkin kita beralasan; lemas dan tidak bertenaga karena tidak makan dan minum. Namun disitulah bentuk perjuangan kita dalam menahan hawa nafsu. Kemenangan kita akan membentuk diri kita menjadi pribadi yang lebih berenergi dan lebih baik akhlaknya setelah bulan Ramadhan berakhir.

Bentuk ibadah pun bermacam-macam, dan banyak yang tidak membutuhkan tenaga berlebih. Seperti membaca Al Quran, yang akan meningkatkan kecerdasan karena meminta kita untuk melakukan pelafalan ayat suci dari bahasa yang berbeda dengan keseharian kita. Ada juga dalam bentuk dzikir,  yang bisa dilakukan dalam keadaan selemah apapun, dan dalam semua keadaan.

Berbagai usaha menahan diri dari melakukan segala perbuatan yang buruk pun, adalah bentuk ibadah. Semakin banyak hal buruk yang dapat kita cegah untuk dilakukan, akan semakin berkilau pribadi kita. Untuk itu, marilah terus bersemangat meningkatkan ibadah di bulan ini. karena kebaikannya akan terpulang pada diri kita sendiri. Salam Transformasi Performa dari ACT Consulting. Nantikan Tips-tips selanjutnya dari ACT Consulting.

resensi buku esq power, penjelasan esq model, bagaimana meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual, fondasi esq coaching, ary ginanjar agustian, act consulting, esq coaching academy, esq store

Menyibak Rahasia “ESQ Power”, Buku Fondasi ESQ 3.0 Coaching

By Article No Comments

Pernahkah Anda memikirkan tentang mengapa seseorang bisa memiliki minat yang kuat pada suatu tema, sementara orang lain tidak menganggap serius hal tersebut?

Atau pada saat yang lain, kita melihat bagaimana diri Anda sendiri memiliki energi yang besar untuk mempertahankan suatu prinsip, sementara dalam bidang lain, ada hal yang menurut orang lain suatu prinsip, namun Anda tidak begitu anggap penting?

Bahkan suatu ketika pada suatu kesempatan, Anda bisa mempertahankan pendapat dengan kokoh. Sementara pada kasus yang lain, Anda tidak pedulikan?

Pernahkah terlintas dalam pikiran Anda, apa penyebab dari perbedaan yang muncul pada tiap orang tersebut. Mekanisme seperti apa yang bekerja pada diri kita, yang menyebabkan kita terdorong untuk melakukan sesuatu, namun bersikap menghindar dari suatu hal lainnya? Hal ini sangat penting untuk dipahami saat kita melakukan Coaching.

Dari berbagai studi literatur yang dilakukannya, DR HC Ary Ginanjar Agustian menjelaskan hal tersebut dalam buku ESQ Power. Ia menyampaikan di halaman 6 buku tersebut bahwa selayaknya Bulan yang ditarik oleh gravitasi bumi, dan planet-planet yang ditarik oleh gravitasi matahari. Maka manusia pun sebenarnya ditarik oleh gravitasi spiritualnya. Inilah yang disebut sebagai inner value atau inner drive yang menjadi pusat gravitasi dari berbagai sikap, minat, kecenderungan, dan perilaku yang dilakukan oleh seseorang.

Mengutip Sir Charles Sherington, seorang ahli saraf otak Inggris, DR Ary menyampaikan bahwa “Otak manusia sangat mempesona, tampak seperti miliaran kumparan berkelip, membentuk suatu pola yang penuh makna dan tak pernah diam, yang terbentuk dari perubahan harmonis pola-pola yang lebih kecil. Seperti galaksi bimasakti yang memasuki gerakan cosmic (cosmic movements)”.

Sir Charles Sherrington atau Charles Scott Sherrington adalah penerima hadiah Nobel dari penemuannya mengenai neuron dan jaringan sinapsis pada syaraf manusia.

Sir Charles Sherrington juga menjelaskan tentang pola gerakan listrik pada otak manusia, yang mirip dengan gerakan kosmik galaksi bimasakti. Hal ini sejalan dengan temuan DR Ary yang menciptakan ESQ Model sebagai model kecerdasan emosional spiritual yang memiliki desain yang mirip.

ESQ Model menggambarkan gerakan lintasan melingkar spiritual kosmos, yang memiliki kesamaan dengan garis orbit planet (makro kosmos), pola lintasan elektron (mikro kosmos), yang memiliki pusat gravitasi. Bahwa ketiga kosmos ini punya pola keteraturan yang serupa, dan masing-masing memiliki energi yang sangat kuat, yang terjaga dan terpelihara oleh sebuah kekuatan energi yang sangat digdaya (hal 8).

Inilah rahasia ESQ Power. Bahwa ESQ (emotional spiritual quotient) adalah ilmu yang menjelaskan hubungan unsur-unsur spiritual dan emosional yang harus diterapkan agar manusia bisa sukses dan penuh energi. Dengan meletakkan sikap dan perilaku kita agar mematuhi aturan spiritual dari Allah SWT yang sejalan dengan etika universal.

Penjelasan lebih lanjut akan dapat Anda ikuti dengan membaca buku ESQ Power. Buku ini dapat dibeli salah satunya melalui ESQ Store.

Beli Buku ESQ Power di toko ESQStore Rp75.000 di Tokopedia Sekarang! Dapatkan cashback 50% hingga 30Rb untuk pembelian pertama kamu dengan kode: TPESQ5165. Berikut ini link untuk membeli buku tersebut;
https://tokopedia.link/IhBkz7giCW

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Abdullah bin Ahmed al mustafawi al hashemi, tokoh muslim dunia, pengusaha muslim terkaya, kisah pengusaha muslim, inspirasi ramadhan, act consulting, ary ginanjar agustian

Tokoh Muslim Sukses Dunia: Mohammad Abdullah bin Ahmed Al Mustafawi Al Hashemi, Chairman Al Hashemi Group

By Article No Comments

Bulan Ramadhan adalah waktu untuk lebih produktif, bukan hanya untuk beribadah saja, tapi juga untuk berusaha dan meraih banyak keuntungan. Untuk menambah semangat bekerja Anda di bulan Ramadhan ini, ACT Consulting akan mempersembahkan sejumlah tokoh muslim sukses dunia dan terkaya masa kini yang merupakan Muslim.

Mohammad Abdullah Al-Mustafawi Al-Hashemi adalah Direktur Non-Eksekutif Independen di Almeera Consumer Goods Co. QSC dan Managing Director di Al Hashemi Construction Group.

Dia adalah anggota Dewan Direksi di Almeera Consumer Goods Co. QSC. Al-Hashemi sebelumnya bekerja sebagai Direktur-Pengembangan Bisnis oleh Gulf Warehousing Co. dan Direktur-Pemasaran Pengembangan oleh Qatar Industrial Development Bank. Dia menerima gelar sarjana dari University of Denver.

Al Hashemi Group, didirikan pada tahun 1955 oleh Ahmed Bin Burgan AlMustafawi Al Hashemi di Qatar. Pada saat itu, ia memperoleh pangsa pasar yang baik dalam operasi transportasi dan perdagangan di Teluk Arab, dan mengambil keuntungan besar dari peluang bisnis perdagangan dan kontrak yang tersedia pada tahap embrio perkembangan Qatar.

Setelah kelahiran Qatar sebagai sebuah Negara, perusahaan pendiri Grup Al Hashemi, Al Tawfeeq, dikenal dengan baik sebagai Perusahaan Kontraktor Terkemuka yang berspesialisasi dalam kegiatan konstruksi. Kemudian, ia memperluas kegiatannya untuk terlibat dalam bidang Jasa Minyak & Gas, pembangunan infrastruktur dan utilitas.

Hari ini Al Hashemi Group memegang agensi untuk banyak organisasi terkemuka global dan memberi mereka penghargaan komersial yang signifikan, dan dalam beberapa kasus, prestisius dari ketajaman bisnisnya yang unik.

Grup Al Hashemi dapat melacak asal-usulnya hingga bagian akhir abad ke-19 di wilayah yang pada waktu itu adalah Persia Selatan ketika Al Tawfeeq adalah salah satu perusahaan transportasi terbesar yang menjalankan karavan unta besar di seluruh wilayah Jazeera di Teluk Arab dan Teluk Persia.

Berkat usaha kerasnya, Mohammad Abdullah bin Ahmed Al Mustafawi Al Hashemi berhasil menjadi salah satu dari sekian banyak tokoh muslim sukses dunia. Perusahaannya telah berkembang menjadi perusahaan perdagangan dan kontraktor besar yang mewakili organisasi multi-nasional besar di Qatar dan melalui mitra dan rekanannya di negara-negara GCC lain dan Irak.

Perusahaan Perdagangan dan Kontraktor Al Tawfeeq dibentuk pada tahun 1955 selama hari-hari awal eksplorasi minyak di Qatar dan merupakan salah satu kelompok pertama perusahaan Qatar yang secara resmi terdaftar.  Perusahaan Perdagangan dan Kontraktor Al Tawfeeq sepenuhnya dimiliki oleh ketuanya Mr Abdulla A. Mustafawi Al Hashemi.

Divisi perdagangan dimulai dengan memasok barang-barang mewah pada waktu itu seperti pendingin udara, lemari es dan freezer dan merupakan salah satu importir pertama televisi di Qatar. Perusahaan berkembang menjadi pemasok utama pipa besi ulet, fitting, katup dan pompa untuk sektor air publik dan swasta dan air limbah dan kabel tegangan tinggi ke pembangkit listrik yang berkembang pesat dan jaringan distribusi.

Divisi kontraktor mulai dengan membangun air minum besar, air limbah dan pompa limbah dan stasiun pengolahan, menara air minum dan reservoir permukaan tanah dan stasiun pembangkit listrik dan instalasi gardu jaringan distribusi untuk organisasi utilitas publik Qatar. Divisi ini kemudian memperluas kegiatannya ke sektor telekomunikasi, militer dan perumahan swasta dan pertanian

Pada awal 2006 Grup Al Hashemi didirikan dengan Al Tawfeeq Trading and Contracting Company sebagai bisnis pendiriannya. Dengan membangun rekam jejak yang panjang, pengalaman dan reputasi perusahaan pendiriannya, Al Hashemi Group mampu mengembangkan kegiatannya dalam infrastruktur, transportasi, komersial, swasta dan sektor perjalanan yang berkembang pesat di pasar lokal dan GCC.

Beragam inovasi yang dilakukan Muhammad Abdullah Al Mustafawi Al Hashemi sebagai salah satu dari tokoh muslim sukses dunia saat ini, harus bisa dipelajari oleh banyak orang di negara kita. Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

tips ramadhan, manajemen diri, tips meningkatkan produktivitas di bulan ramadhan, act consulting, ary ginanjar agustian, mind shifting, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, emotional shifting

Tips Untuk Meningkatkan Produktivitas Bekerja di Bulan Ramadhan (8)

By Article No Comments

Selamat Pagi Sahabat, bagaimana keadaan Anda hari ini? Kami harap kita semua selalu dalam lindungan dan RidhaNya. Di hari Ramadhan ke sepuluh ini, kami harap telah terjadi sejumlah peningkatan yang signifikan dalam usaha Anda untuk mencapai target Ramadhan. Apakah perbaikan dan peningkatan itu terjadi dalam hal ibadah, maupun dalam hal professional untuk keberhasilan berkelanjutan dalam kehidupan kita semua.

Mungkin Anda masih berasa belum optimal, tapi cobalah hargai perubahan kecil sekalipun, dengan rasa syukur. Karena dengan rasa syukur, Anda dan kita semua akan lebih mudah untuk meningkatkan perbaikan dan perubahan diri untuk mencapai arahan yang lebih baik lagi ke depannya. Salam Transformasi Performa dari ACT Consulting. Mari kita ikuti Tips Produktivitas Ramadhan untuk hari ini.

#Tips 8: Lebih Profesional dalam Manajemen Diri

Dalam bulan Ramadhan, kita memiliki banyak target ibadah yang lebih tinggi dibanding hari biasa. Berbagai rencana disusun jauh-jauh hari. Sementara, jumlah jam dalam sehari tetap sama. Untuk itu, dibutuhkan manajemen diri yang baik.

Manajemen diri bukan hanya manajemen waktu, tapi juga tentang bagaimana memenej emosi atau mood kita, agar selalu bersemangat dan terdorong untuk beraktivitas dengan lebih bersemangat dan berenergi. Hal yang akan terasa hampir mustahil bila tanpa diiringi oleh kecerdasan spiritual yang tinggi tentang makna Ramadhan. Sehingga rasa lapar dan haus menjadi energi untuk kita mencari lebih banyak karunia Allah SWT, dan bukannya membuat kita lemas dan malas.

Berkah dalam Ramadhan ini bisa kita rasakan dengan menekuni sejumlah ayat dan hadits yang menjelaskan mengenai berkah dilipatgandakannya pahala dan balasan dari semua kebaikan yang dilakukan selama bulan suci ini. Inilah yang akan memicu kecerdasan spiritual kita agar terus terpupuk dan menyuburkan semangat mental yang akan menjadi energi untuk menggerakkan fisik kita.

Kebiasaan bersabar dalam menghadapi berbagai jenis orang yang berbeda yang harus kita temui selama bulan ini juga akan membuat kecerdasan emosional kita meningkat dan menjadi lebih baik. Kita bisa menangani berbagai hal  yang membuat kesal dengan melakukan emotional switch. Dari emosi kesal ke senyuman yang terkembang di wajah. Dari wajah yang lesu menjadi berseri-seri. Dengan melatih diri dalam melakukan emotional switch ini, kita akan dapat mengubah kenyataan yang kita hadapi menjadi bermakna lebih baik.

Bagaimana sebuah peristiwa kita alami, akan tergantung pada shifting yang kita lakukan dalam memaknai peristiwa tersebut. Bila kita berhasil mengubah persepsi dan paradigm kita pada keadaan yang sulit, kita akan mampu menanggapi berbagai masalah dengan lebih baik. Kita juga akan dapat memberikan solusi yang lebih tepat. Hal ini termasuk dalam manajemen persepsi atau manajemen otak.

Asyik bukan? Bahwa semua hal yang berharga tentang manajemen diri dapat kita latih sepanjang bulan suci ini? Akan lebih menyenangkan lagi bila kita dapat membentuk berbagai kebiasaan itu hingga menjadi suatu skill manajemen pribadi yang konstan dan terus meningkat kualitasnya bahkan setelah bulan Ramadhan berlalu nantinya. Salam Transformasi Performa dari ACT Consulting. Ikutilah website ini untuk tips-tips lanjutan mengenai cara meningkatkan produktivitas di Bulan Ramadhan.

tips ramadhan 7, tips memanfaatkan waktu, tips bulan ramadhan, tips memanfaatkan waktu di perjalanan, act consulting, ary ginanjar agustian

Tips Untuk Meningkatkan Produktivitas Bekerja di Bulan Ramadhan (7)

By Article No Comments

Selamat Pagi Sahabat, bagaimana keadaan Anda hari ini? Kami harap kita semua selalu dalam lindungan dan RidhaNya. Di hari Ramadhan ke sembilan ini, kami harap telah terjadi sejumlah peningkatan yang signifikan dalam usaha Anda untuk mencapai target Ramadhan. Apakah perbaikan dan peningkatan itu terjadi dalam hal ibadah, maupun dalam hal professional untuk keberhasilan berkelanjutan dalam kehidupan kita semua.

Mungkin Anda masih berasa belum optimal, tapi cobalah hargai perubahan kecil sekalipun, dengan rasa syukur. Karena dengan rasa syukur, Anda dan kita semua akan lebih mudah untuk meningkatkan perbaikan dan perubahan diri untuk mencapai arahan yang lebih baik lagi ke depannya. Salam Transformasi Performa dari ACT Consulting. Mari kita ikuti Tips Produktivitas Ramadhan untuk hari ini.

#Tips 7: Menjadi Profesional dalam Manajemen Waktu

Di bulan Ramadhan, jam kerja menjadi lebih pagi agar kita bisa pulang lebih awal. Waktu malam, diisi dengan ibadah, dan pagi dan sore di perjalanan. Berbeda dengan bulan lainnya, amanah yang harus dikerjakan di bulan ramadhan ini harus dilakukan dalam keadaan perut kosong. Namun berdasarkan sejumlah bukti medis, keadaan perut yang kosong ini terbukti menyehatkan dan baik untuk kesehatan secara umum.  Karena itu, walau ada sejumlah alasan, kita harus tetap professional. Bahkan bulan ini dapat menjadi ajang kita untuk meningkatkan profesionalisme dalam hal waktu.

Salah satu profesionalisme  yang dapat kita lakukan untuk memanajemen waktu adalah dengan melakukan beberapa hal di waktu yang sama. Contoh hal ini dapat kita lakukan sejak bangun pagi untuk menyiapkan sahur. Sambil menunggu masakan matang kita bisa mendengarkan quran atau ceramah di pagi hari. Atau bagi yang suka, bisa sambil mengayuh sepeda statis untuk sedikit berolahraga.

Setelah sahur, kita kemudian mandi dan bersiap berangkat kerja. Sejumlah kantor menerapkan jam kerja lebih awal agar karyawannya bisa berbuka puasa di rumah. Karena berlimpahnya pahala di bulan ini, kita dapat memanfaatkan waktu selama di kendaraan umum agar perjalanan tidak membosankan. Bisa dengan membaca quran atau mendengarkan murattal bagi yang menyetir kendaraan sendiri.

Setelah target harian membaca quran tercapai, kita bisa memanfaatkan sisa waktu untuk membaca buku yang berhubungan dengan skill yang diperlukan dalam pekerjaan. Ibadah yang dilakukan di malam hari bisa melatih kita untuk menggerakkan badan lebih baik. Di saat berjamaah pun kita bisa memanfaatkan sebagai kesempatan untuk beramah tamah dengan tetangga yang bisa memperpanjang tali silaturahmi dan memperpanjang rezeki.

Silaturahmi yang dilakukan saat berangkat atau pulang shalat tarawih ini dapat membantu kita belajar hal-hal baru dari orang yang sudah kita kenal, maupun yang baru kita kenal. Kita bisa belajar dari siapa saja. Kebiasaan untuk mengambil teladan dari siapa saja ini bisa membuat kita rendah hati, dan memperluas wawasan serta melebarkan hati yang semula terasa sempit karena kesibukan kerja yang menumpuk. Kita bisa saja bertemu dengan seorang yang memiliki banyak pengalaman, atau memiliki jaringan luas, dari pertemuan-pertemuan seperti itu.

Peralihan pola transport juga bisa kita lakukan di bulan ini. Bila semula kita membawa kendaraan sendiri, bisa mencoba menggunakan kendaraan umum. Hal ini karena kita terbiasa berangkat kerja setelah sahur, hingga memperluas kesempatan untuk bertemu dengan lebih banyak orang dari berbagai latar belakang selama di perjalanan. Menambah kenalan dan teman berarti juga memperluas jaringan atau networking.

Tips hari ini semoga dapat membantu dalam meningkatkan profesionalisme dalam hal memanfaatkan waktu. Diantaranya untuk membangun silaturahmi dan menambah ibadah untuk menabung pahala. Salam Transformasi Kinerja dari ACT Consulting. Ikuti website kami terus untuk memperoleh tips baru setiap harinya.

mahmood hashim al kooheji, ceo mumtalakat bahrain, act consulting, ary ginanjar agustian, kisah muslim sukses, cara mencapai kesuksesan, tips sukses

Tokoh Muslim Sukses Dunia: Mahmood Hashim Al Kooheji CEO Mumtalakat, Cabang Investasi Kerajaan Bahrain

By Article No Comments

Bulan Ramadhan adalah waktu untuk lebih produktif, bukan hanya untuk beribadah saja, tapi juga untuk berusaha dan meraih banyak keuntungan. Untuk menambah semangat bekerja Anda di bulan Ramadhan ini, ACT Consulting akan mempersembahkan sejumlah tokoh muslim sukses dunia masa kini yang merupakan Muslim.

Mahmood Hashim Al Kooheji adalah Kepala Eksekutif Perusahaan Induk Mumtalakat Bahrain (“Mumtalakat”), cabang investasi Kerajaan Bahrain. Ia bertanggung jawab untuk merancang dan melaksanakan strateginya untuk mengelola dan menumbuhkan aset strategis utama Kerajaan Bahrain.

Al Kooheji secara aktif terlibat dalam manajemen perusahaan portofolio dan duduk di dewan Gulf Air. Dia juga anggota dewan di McLaren Automotive Limited dan McLaren Group Limited. Selain itu, ia duduk di dewan Durrat Khaleej Al Bahrain Company, Arab Petroleum Investment Corporation (“APICORP”), Gubernur Royal College of Surgeons di Irlandia.

Al Kooheji menjabat sebagai Ketua Dewan Alba dari 2008 hingga 2014. Dalam peran ini, ia mempelopori restrukturisasi perusahaan pada tahun 2009 dan keberhasilan listing 10% sahamnya di bursa London dan Bahrain pada tahun 2010. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Staffordshire, dan Magister Administrasi Bisnis dari Henley College of Management, Brunel University, Inggris.

Minyak di Bahrain ditemukan pada tahun 1932. Tetapi minyak bukanlah sesuatu yang negara itu ingin bergantung sepenuhnya, sehingga pemerintah memulai program diversifikasi ekonomi dari minyak beberapa tahun yang lalu.

Yang Mulia Pangeran Mahkota Bahrain, ketika berusaha memperbaiki ekonomi melalui EDB [Dewan Pengembangan Ekonomi], ia mempelopori proses di mana ia ingin banyak kegiatan menjadi lebih komersial dan lebih fokus.

Jadi Mumtalakat didirikan pada tahun 2006 untuk benar-benar menghadirkan transparansi, meningkatkan kinerja portofolio yang kami miliki dan untuk menambahkan lebih banyak tata kelola perusahaan dalam portofolio yang kami miliki. Kami memulai 29 perusahaan yang merupakan perusahaan pemerintah. Hari ini, kami memiliki 28% dari investasi kami di Eropa, 8% di AS dan sisanya di kawasan.

Apa yang dilakukan adalah, bekerja di Bahrain, berinvestasi di Bahrain, dan berinvestasi untuk Bahrain. Mumtalakat, sejak awal, telah menghabiskan lebih dari 800 juta Bahrain Dinar (BD) di ekonomi Bahrain.

Salah satu hal yang menyebabkan Mahmood Hashim Al Kooheji berhasil menjadi salah satu tokoh muslim sukses dunia adalah pertimbangannya yang baik dalam memilih kemana Mumtalakat berinvestasi.

Salah satu kesuksesan Mumtalakat adalah saat menginvestasikan 475 juta Bahrain Dinar ke Gulf Air untuk meningkatkan maskapai dan membawanya ke bentuk saat ini. Gulf Air adalah maskapai yang sangat stabil yang tumbuh dengan hati-hati ke daerah-daerah yang layak secara komersial. Penerbangan dimulai di wilayah di Bahrain. Gulf Air adalah maskapai regional. Beserta Gulf Aviation Academy yang melayani semua maskapai regional.

Gulf Air kini telah lebih berkembang, memiliki bagian dari simulator mereka yang ditempatkan di Eropa, melayani beberapa maskapai penerbangan Eropa. Jika Anda pergi ke maskapai mana pun di wilayah ini, Anda akan menemukan lulusan Akademi Penerbangan Teluk bekerja dengan mereka.

Al Kooheji sendiri secara pribadi tertarik dengan investasi di sektor pendidikan. Setiap tahun pendidikan menambah 10% pendapatan orang-orang di kehidupan masa depan mereka. Begitu Anda mendidik orang, tentu saja mereka masuk ke dunia kerja. Manufaktur adalah bidang yang menjadi fokus karena setiap pekerjaan yang Anda buat dalam manufaktur, akan menciptakan 2,2 pekerjaan di tempat lain dalam perekonomian.

Di Bahrain, sektor manufaktur telah tumbuh sebesar 18% dalam lima tahun terakhir. Hari ini, menyumbang 20% ​​dari PDB kita. Al Mumtalakat memiliki fokus pada perawatan kesehatan karena menyentuh banyak orang, meningkatkan kehidupan orang-orang, dan ini adalah pasar besar yang akan tumbuh.

Secara global, jumlah orang yang berusia di atas 60 diperkirakan akan mencapai 2 milyar pada tahun 2050, dan pengeluaran perawatan kesehatan akan mencapai $ 10 triliun pada tahun 2020. Bahrain telah memantapkan dirinya sebagai pusat keuangan. Al Mumtalakat telah banyak berinvestasi dan mengembangkan sektor itu. Saat ini, Al Mumtalakat memiliki 395 lembaga keuangan yang beroperasi di Bahrain. Dan masih ada ruang untuk tumbuh.

Beragam inovasi yang dilakukan Mahmood Hashim Al Kooheji sebagai salah satu tokoh muslim sukses dunia harus bisa dipelajari oleh banyak orang di negara kita. Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

tips agar naik jabatan, act consulting, ary ginanjar agustian

Tips Agar Naik Jabatan (2)

By Article No Comments

Bagaimana? Anda telah membaca bagian pertama dari tips untuk naik jabatan ini. sekarang kita akan lanjutkan pembahasan tentang apa saja yang harus dilakukan dan ditingkatkan serta diperbaiki dari diri kita, agar bisa naik jabatan ya. Semoga hal ini dapat membantu karir Anda. Berikut ini Tips-tipsnya:

Hal yang kelima; lakukan pekerjaan ekstra.

Banyak orang naik ke jabatan yang lebih tinggi, dengan tanpa ambisi. Mereka hanya melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Namun bekerjanya tidak dengan kualitas biasa. Tapi dengan standar kualitas yang lebih tinggi, yang lebih ekstra, dan luar biasa. Apakah Anda sanggup melakukan itu? Karena mereka yang akan memperoleh pekerjaan sebagai seorang pemimpin proyek, manajer atau pemimpin haruslah orang-orang yang memiliki keahlian jauh di atas karyawan lain di bagiannya.

Hal yang ke enam; berkomunikasi dengan baik.

Jangan marah dengan mudah pada orang lain. Jangan suka mengeluh. Seorang yang akan diangkat menjadi pemimpin haruslah orang yang memiliki moral dan mental yang lebih kuat dibandingkan orang-orang lain di dalam timnya. Ia juga harus mampu mengkomunikasikan setiap keperluan dan pekerjaan dengan cara yang baik, sehingga membuat orang lain merasa nyaman. Dengan menjalin komunikasi yang baik pada semua orang, Anda akan dapat mengerjakan proyek atau tugas dalam waktu yang cepat, dengan prestasi yang tinggi.

Hal yang ke tujuh; memimpin adalah membangun pengaruh.

Untuk itu, pastikan bahwa Anda menggemakan pengaruh yang positif dan menginspirasi. Mereka yang bekerja dengan unggul, akan menginspirasi banyak orang lain untuk mengerjakan tugasnya dengan lebih baik juga. Sementara bila Anda banyak menghindari tugas, banyak mengeluh, mengharapkan bonus lebih, dan lain-lain, akan membuat gema kerjamu tidak menjadi baik.

Hal yang ke delapan; menghasilkan produk kerjasama unggul.

Kita harus mampu bekerjasama dengan siapa saja. Dengan seburuk apapun orang tersebut. Kita harus dapat menghasilkan pekerjaan  yang baik. Dalam bekerja, kita bisa lihat bahwa banyak orang bekerja dengan buruk atau malas dan tidak termotivasi. Kadang kita juga akan menemukan orang yang bekerja dengan tidak kompeten.

Anda harus menemukan cara untuk membalik keadaan dan membuat orang yang berkinerja buruk menjadi termotivasi untuk memperbaiki sikap dan pekerjaan mereka. Kadang Anda bisa lakukan pembicaraan empat mata secara tidak formal, dengan situasi yang akrab. Lakukan pendekatan dengan rekan dengan tulus, dengan niat membantu mereka. Tapi jangan pernah memperlakukan anggota tim-mu dengan buruk, apalagi bila di depan umum. Hal ini akan membuat dirimu tidak disukai dan dibenci.

Bagaimana? Sejumlah hal yang pernah kita lakukan dengan buruk di masa lalu, memang bisa menjadi catatan buruk di kepala banyak orang. Namun semua orang memiliki kesempatan untuk berubah.

Semua orang memiliki peluang yang sama. Memiliki waktu 24 jam yang sama. Mereka yang selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas diri mereka dan kualitas pekerjaan mereka dengan baik, akan dapat memperoleh apa yang menjadi harapan dan keinginan. Atau bahkan memperoleh hal yang lebih baik lagi di masa depan.

Ingatlah bahwa waktu yang Anda miliki masih sangat panjang ke depan. Karena itu, hadapi kesulitan apapun dengan pandangan positif, dan dengan sikap yang positif. Ikuti tips-tips berikutnya dari ACT Consulting. Salam Transformasi!

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

eksplorasi model strategi korporasi, gerry johnson, act consulting, ary ginanjar agustian, corporate strategy specialist

Eksplorasi Model Strategi Korporasi

By Article No Comments

Gerry Johnson, Profesor Emeritus dalam bidang Manajemen Strategi, beserta rekan-rekannya membuat suatu buku berjudul “Exploring Corporate Strategy”. Dalam artikel ini kami menyampaikan intisari dari buku tersebut, yang disederhanakan menjadi 3 hal yaitu; Strategic Positions, Strategic Choices dan Strategy in Actions.  Berikut ini pemahaman dasar yang dapat kita ketahui seputar apa itu strategi korporasi dari buku tersebut;

1. Posisi Strategis (Strategic Positions)

Memahami posisi strategis berkaitan dengan mengidentifikasi dampak pada strategi lingkungan eksternal, kemampuan strategis organisasi (sumber daya dan kompetensi) dan harapan serta pengaruh para pemangku kepentingan.

● Lingkungan. Organisasi itu ada dalam konteks dunia politik, ekonomi, sosial, teknologi, lingkungan (mis. Hijau) dan hukum yang kompleks. Lingkungan ini berubah dan lebih kompleks untuk beberapa organisasi daripada yang lain. Bagaimana hal ini mempengaruhi organisasi dapat mencakup pemahaman tentang dampak historis dan lingkungan, serta perubahan yang diharapkan atau potensial dalam variabel lingkungan.

● Kapabilitas strategis organisasi – terdiri dari sumber daya dan kompetensi. Salah satu cara berpikir tentang kemampuan strategis suatu organisasi adalah dengan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahannya (misalnya, di mana ia berada pada keuntungan atau kerugian kompetitif). Tujuannya adalah untuk membentuk pandangan tentang pengaruh internal – dan kendala – pada pilihan strategis untuk masa depan.

● Pengaruh besar harapan pemangku kepentingan (stakeholder) pada tujuan organisasi. Tujuan diringkas dalam visi, misi, dan nilai-nilai organisasi. Terdapat pertimbangan tanggung jawab sosial dan etika perusahaan.

● Bagaimana pengaruh budaya dan sejarah juga dapat mempengaruhi strategi. Pengaruh budaya dapat bersifat organisasi, sektoral atau nasional. Pengaruh historis dapat membuat terkunci pada lintasan strategis tertentu. Dampak dari pengaruh-pengaruh ini dapat berupa pergeseran strategis, kegagalan untuk menciptakan perubahan yang diperlukan.

2. Pilihan Strategis (Strategic Choices)

Pilihan-pilihan strategis melibatkan opsi-opsi untuk strategi dalam hal arah mana strategi mungkin bergerak dan metode-metode di mana strategi dapat ditempuh. Misalnya, suatu organisasi mungkin harus memilih antara langkah-langkah diversifikasi alternatif, misalnya memasuki produk dan pasar baru. Saat diversifikasi, ia memiliki metode berbeda yang tersedia untuknya, misalnya mengembangkan produk baru itu sendiri atau mengakuisisi organisasi yang sudah aktif di bidang ini:

● Ada pilihan strategis dalam hal bagaimana organisasi berusaha untuk bersaing di tingkat bisnis. Biasanya ini melibatkan strategi penetapan harga dan diferensiasi, dan keputusan tentang bagaimana bersaing atau berkolaborasi dengan pesaing.

● Pada tingkat tertinggi dalam suatu organisasi ada masalah strategi tingkat perusahaan, yang berkaitan dengan ruang lingkup, atau luasnya, dari suatu organisasi. Ini termasuk keputusan diversifikasi tentang portofolio produk dan penyebaran pasar.

● Strategi internasional adalah bentuk diversifikasi, ke pasar geografis baru. Seringkali setidaknya sama sulitnya dengan diversifikasi. organisasi harus membuat pilihan tentang pasar geografis mana yang akan diprioritaskan dan bagaimana memasukkannya, dengan ekspor, perizinan, investasi langsung atau akuisisi. Pilihan-pilihan strategis mencakup memahami dasar-dasar yang mendasari strategi masa depan baik pada tingkat unit bisnis maupun perusahaan dan opsi-opsi untuk mengembangkan strategi baik dari segi arah maupun metode pengembangan.

● Awal mula setiap organisasi adalah tindakan kewirausahaan. Sebagian besar organisasi harus berinovasi terus-menerus hanya untuk bertahan hidup. Pilihan inovasi melibatkan isu-isu seperti menjadi penggerak pertama ke pasar, atau sekadar pengikut, dan seberapa banyak mendengarkan pelanggan dalam mengembangkan produk atau layanan baru. Pilihan kewirausahaan banyak, tetapi termasuk pilihan pendanaan, membangun hubungan eksternal kunci, dan sebagainya

● Organisasi harus membuat pilihan tentang metode yang digunakan untuk mengejar strategi mereka. Banyak organisasi lebih memilih untuk tumbuh ‘secara organik’, dengan kata lain dengan membangun bisnis baru dengan sumber daya mereka sendiri. Organisasi lain dapat berkembang melalui merger / akuisisi dan / atau aliansi strategis dengan organisasi lain.

3. Penerapan Strategi (Strategy in Actions)

Pengorganisasian strategi dalam tindakan berkaitan dengan memastikan bahwa strategi yang dipilih benar-benar dilaksanakan:

● Pertama-tama, penting untuk mempertimbangkan proses pengembangan strategi organisasi. Strategi yang benar-benar dikejar suatu organisasi biasanya merupakan campuran dari yang dimaksudkan dan yang muncul. Strategi yang dimaksudkan adalah produk dari perencanaan strategis dan pengambilan keputusan formal, tetapi strategi yang benar-benar dikejar biasanya muncul, termasuk inisiatif dari bawah ke atas, tanggapan cepat terhadap peluang dan ancaman yang tidak terduga, dan peluang belaka.

● Penataan organisasi untuk mendukung kinerja yang sukses. Ini termasuk struktur organisasi, proses dan hubungan (dan interaksi antara elemen-elemen ini). Menurut Brad Garlinghouse, silo struktural, organisasi matriks, dan birokrasi adalah hal besar bagi Yahoo yang membuatnya bermasalah.

● Sumber daya strategi di bidang sumber daya yang terpisah (orang, informasi, keuangan dan teknologi) dari suatu organisasi untuk mendukung strategi secara keseluruhan. Kebalikannya juga penting untuk keberhasilan, yaitu sejauh mana strategi baru dibangun di atas kekuatan sumber daya dan kompetensi tertentu dari suatu organisasi.

● Mengelola strategi sangat sering melibatkan perubahan strategis, mengelola perubahan. Ini akan mencakup kebutuhan untuk memahami bagaimana konteks organisasi harus memengaruhi pendekatan terhadap perubahan dan berbagai jenis peran bagi orang-orang dalam mengelola perubahan. Ini juga melihat gaya yang dapat diadopsi untuk mengelola perubahan dan tuas di mana perubahan dapat dilakukan.

● Di dalam keseluruhan proses pengembangan strategi dan Strategi dalam aksi berkaitan dengan memastikan bahwa strategi bekerja dalam perubahan praktik untuk melihat kegiatan rinci yang terlibat – orang-orang yang termasuk dalam strategi, kegiatan yang harus mereka lakukan dan jenis metodologi yang mereka gunakan untuk lakukan.

Beragam langkah yang dilakukan Gerry Johnson, Profesor Emeritus di Strathclyde University, harus bisa dipelajari oleh banyak orang di negara kita. Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

steve jobs, strategi steve jobs menyelamatkan apple, tinjauan strategi, taktik steve jobs menyelamatkan apple, act consulting, corporate strategy specialist

Tinjauan Taktik Steve Jobs Menyelamatkan Apple Dalam Sudut Pandang Manajemen Strategi

By Article No Comments

Professor Richard Rumelt, Pengarang buku Good Strategy Bad Strategy, mengilustrasikan suatu kisah nyata tentang strategi korporasi, dari Apple, perusahaan terkaya di dunia saat ini, dengan Amazon yang mengekor di belakangnya. Namun Apple pernah mengalami masa yang paling kelam, saat dimana setelah mereka memecat Steve Jobs, kemudian Apple hampir bangkrut. Berikut ini kisahnya, yang dapat kita jadikan pelajaran. Setelah itu, kita akan bahas dengan kasus yang jauh berbeda, namun dengan pendekatan strategi manajemen yang cukup mirip, di sebuah perusahaan negara di Indonesia yaitu PT PJB Jawa Timur.  

Rumelt (2011)  mengisahkan bahwa setelah rilis sistem operasi multimedia Windows 95 dari Microsoft, Apple Inc. jatuh dalam spiral kematian. Pada tanggal 5 Februari 1996, BusinessWeek menempatkan merek dagang Apple yang terkenal di sampulnya untuk menggambarkan kisah utamanya: “Kejatuhan Ikon Amerika.” CEO Gil Amelio berjuang untuk menjaga Apple tetap hidup di dunia yang didominasi oleh PC berbasis WindowsIntel. Dia memotong staf. Dia mengatur ulang banyak produk perusahaan menjadi empat kelompok: Macintosh, peralatan informasi, printer dan periferal, dan “platform alternatif.” Grup Layanan Internet baru ditambahkan ke Grup Sistem Operasi dan Grup Teknologi Lanjutan. Majalah Wired memuat artikel berjudul “101 Cara untuk Menyelamatkan Apple.” Termasuk di dalamnya saran seperti “Jual diri Anda ke IBM atau Motorola,” “Investasikan banyak dalam teknologi Newton,” dan “Manfaatkan keunggulan Anda di pasar pendidikan K-12.” Analis Wall Street berharap dan mendesak kesepakatan dengan Sony atau Hewlett-Packard.

Rumelt (2011) meneruskan lagi penuturannya bahwa pada September 1997, Apple dua bulan dari kebangkrutan. Steve Jobs, yang merupakan salah satu pendiri perusahaan pada tahun 1976, setuju untuk kembali melayani sebagai dewan direksi yang direkonstruksi dan menjadi CEO sementara. Penggemar berat Macintosh asli sangat gembira, tetapi dunia bisnis umum tidak berharap banyak. Dalam setahun, segalanya berubah secara radikal di Apple. Meskipun banyak pengamat berharap Jobs meningkatkan pengembangan produk-produk canggih, atau merekayasa kesepakatan dengan Sun, ia tidak melakukan hal itu. Apa yang dia lakukan jelas dan sekaligus tak terduga. Dia menyusut Apple ke skala dan ruang lingkup yang sesuai dengan kenyataan sebagai produsen ceruk dalam bisnis komputer pribadi yang sangat kompetitif. Dia memotong Apple kembali ke inti yang bisa bertahan.

Rumelt (2011) mengisahkan bahwa saat itu Steve Jobs membujuk Microsoft untuk menginvestasikan $ 150 juta di Apple, dengan mengeksploitasi kekhawatiran Bill Gates tentang apa arti Apple yang gagal bagi perjuangan Microsoft dengan Departemen Kehakiman. Jobs lalu memotong semua varian model desktop — ada lima belas — kembali ke satu. Dia memotong semua model portabel dan genggam menjadi satu laptop. Dia sepenuhnya memotong semua jenis printer dan periferal lainnya. Dia memotong insinyur pengembangan. Dia memotong pengembangan perangkat lunak. Dia memotong distributor dan memotong lima dari enam pengecer nasional perusahaan. Dia memotong hampir semua manufaktur, memindahkannya ke lepas pantai ke Taiwan. Dengan lini produk yang lebih sederhana yang diproduksi di Asia, ia memangkas persediaan hingga lebih dari 80 persen. Toko Web baru menjual produk Apple secara langsung kepada konsumen, memotong distributor dan dealer.

Rumelt (2011) mengisahkan bahwa apa yang luar biasa tentang strategi Jobs untuk Apple adalah seberapa banyak itu tidak diperkirakan sebelumnya. Tentu saja perusahaan Anda harus mengurangi dan menyederhanakan inti permasalahan untuk keluar dari masalah keuangan. Tentu saja ia membutuhkan versi terbaru dari perangkat lunak Microsoft Office untuk bekerja di komputer Apple. Tentu saja Apple membutuhkan model manufaktur rantai pasokan Asia dari Dell (ACT Consulting pernah membahas mengenai strategi Michael Dell dalam membesarkan perusahaannya, disini). Karena waktu siklus pendek, dan modal kerja negatif adalah hal yang paling mutakhir dalam industri ini dan pantas ditiru. Tentu saja dia menghentikan pengembangan sistem operasi baru — dia baru saja membawa sistem operasi terbaik industri bersamanya dari NeXT.

Rumelt (2011) menyampaikan juga bahwa kekuatan strategi Jobs datang dari langsung menangani masalah mendasar dengan serangkaian tindakan yang terfokus dan terkoordinasi. Dia tidak mengumumkan pendapatan ambisius atau tujuan laba; dia tidak menikmati visi yang terlalu rumit dan besar tentang masa depan. Dan dia tidak hanya memotong kegilaan buta menggunakan kapak — dia mendesain ulang seluruh logika bisnis di sekitar lini produk yang disederhanakan yang dijual melalui sejumlah outlet terbatas.

Rumelt menuturkan tentang pertemuannya dengan Steve Jobs pada bulan Mei 1998, ketika mencoba membantu mencapai kesepakatan antara Apple dan Telecom Italia, saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Jobs tentang pendekatannya dalam mengubah Apple. Dia menjelaskan substansi dan koherensi wawasannya dengan beberapa kalimat:

“Susunan produknya terlalu rumit dan perusahaan mengalami kehilangan banyak uang. Seorang teman keluarga bertanya kepada saya komputer Apple mana yang harus dia beli. Dia tidak bisa menemukan perbedaan di antara mereka dan saya juga tidak bisa memberikan bimbingan yang jelas. Saya terkejut bahwa tidak ada komputer konsumen Apple dengan harga di bawah $ 2.000. Kami mengganti semua komputer desktop itu dengan satu, Power Mac G3. Kami menjatuhkan lima dari enam pengecer nasional — karena memenuhi permintaan mereka berarti terlalu banyak model dengan terlalu banyak titik harga dan terlalu banyak markup ”.

Rumelt (2011) menyampaikan bahwa saat itu Steve Jobs mungkin tengah mengatakan tentang masa depan Apple. Strategi bertahan hidupnya untuk Apple, yang karena banyaknya keterampilan dan drama, malah tidak akan mendorong Apple ke masa depan. Pada saat itu, Apple memiliki kurang dari 4 persen pasar komputer pribadi. Standar de facto adalah Windows-Intel dan sepertinya tidak ada cara bagi Apple untuk melakukan lebih dari sekadar berpegangan pada ceruk kecil.

Rumelt berkata bahwa pada musim panas 1998, saya mendapat kesempatan untuk berbicara dengan Jobs lagi. Saya berkata,

“Steve, perubahan haluan di Apple ini sangat mengesankan. Tetapi semua yang kita ketahui tentang bisnis PC mengatakan bahwa Apple tidak dapat benar-benar melampaui posisi niche yang kecil. Efek jaringan terlalu kuat untuk mengganggu standar Wintel. Jadi apa yang Anda coba lakukan dalam jangka panjang? Apa strateginya?”

 

Rumelt mengatakan bahwa saat itu Steve Jobs tidak menyerang argumennya. Dia juga tidak setuju dengan itu. Dia hanya tersenyum dan berkata,

“Saya akan menunggu hal besar berikutnya.”

 

Rumelt (2011) menyampaiakan bahwa Jobs tidak mengumumkan beberapa pertumbuhan sederhana atau tujuan pangsa pasar. Dia tidak berpura-pura bahwa mendorong berbagai tuas entah bagaimana secara ajaib mengembalikan Apple ke kepemimpinan pasar di komputer pribadi. Alih-alih, ia sebenarnya berfokus pada sumber dan penghalang kesuksesan dalam industrinya — mengenali jendela peluang berikutnya, serangkaian kekuatan berikutnya yang bisa ia manfaatkan untuk keuntungannya, dan kemudian memiliki kecepatan dan kepintaran untuk menerkamnya dengan cepat seperti predator yang sempurna.

Rumelt (2011) menyampaikan bahwa tidak ada kepura-puraan bahwa jendela seperti itu dibuka setiap tahun atau orang dapat memaksanya membuka dengan insentif atau trik manajemen. Dia tahu cara kerjanya. Dia telah melakukannya sebelumnya dengan Apple II dan Macintosh dan kemudian dengan Pixar. Dia telah mencoba memaksanya dengan NeXT, dan itu tidak berjalan dengan baik. Itu akan menjadi dua tahun sebelum dia membuat lompatan itu lagi dengan iPod dan kemudian musik online. Dan, setelah itu, dengan iPhone. Jawaban Steve Jobs hari itu— “menunggu hal besar berikutnya” —bukan formula umum untuk sukses. Tetapi itu adalah pendekatan yang bijaksana untuk situasi Apple pada saat itu, di industri itu, dengan begitu banyak teknologi baru yang sepertinya sudah dekat.

Dalam sebuah Thesis dari Indonesia yang ditulis oleh Palondongan (2017) ada beberapa definisi sejumlah ahli seperti Dess (2005) mendefinisikan manajemen strategis sebagai analisis, keputusan dan tindakan organisasi dalam upaya menciptakan dan mempertahankan keunggulan kompetitif. Richard dan John (2008) mendefinisikan manajemen strategis sebagai keputusan maupun tindakan yang memberikan formulasi serta implementasi rencana dalam upaya untuk mencapai tujuan perusahaan. Manajemen strategis meliputi perencanaan, pengarahan, pengorganisasian dan pengendalian atas keputusan dan tindakan terkait strategi perusahaan. Strategi bagi para manajer merupakan rencana berskala besar yang berorientasi masa depan.

Berikut ini kerangka pemikiran Teoritis yang ditulis oleh Palondongan (2017);

Palondongan (2017) menyampaikan bahwa manajemen strategis merupakan keputusan maupun tindakan yang memberikan formulasi serta implementasi rencana dalam upaya untuk mencapai tujuan perusahaan (Richard dan John,2008). Selain itu, manajemen strategis juga merupakan hasil analisis, pengambilan keputusan dan tindakan organisasi dalam upaya menciptakan dan mempertahankan keunggulan kompetitif (Dess, 2005). Li et.al (2006,p.111) mengatakan bahwa keunggulan kompetitif merupakan keadaan di mana perusahaan dapat menciptakan posisi pertahanan yang baik atas pesaing-pesaingnya. Hill dan Jones (2010, p.74) mendefinisikan keunggulan kompetitif berdasarkan pada kompentensi khusus, di mana kekuatan khusus yang dimiliki perusahaan mampu membuat produknya berbeda dan harga yang lebih rendah dibandingkan produk pesaing.

Palondongan (2017) menyampaikan bahwa Keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh perusahaan diharapkan akan mampu menjadikan kinerja perusahaan menjadi baik. Di mana penciptaaan keunggulan kompetitif bersumber dari pere ncanaan strategi yang baik. Dalam pengelolaan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan maka perusahaan diharapkan mampu mengelola pemilihan sumber daya perusahaan yang tepat dan spesifik yang tidak dimiliki perusahaan lain. Dalam hal ini, kita bisa melihat bahwa Apple memiliki keunggulan kompetitif dalam segi desain yang mewah dan menarik. Hal yang bisa membuat konsumen rela membayar jauh lebih mahal.

Palondongan (2017) juga membahas mengenai pengelolaan sumber daya tepat dan spesifik tersebut merupakan strategi dengan pendekatan resource based. Salah satu pendekatan resource based melalui manajemen persediaan dalam upaya mengendalikan biaya persediaan. Manajemen persediaan dapat menjamin terdapatnya persediaan pada tingkat yang optimal agar produksi dapat berjalan dengan lancar dengan biaya persediaan yang minimal.

Dalam kasus Apple diatas, kita bisa melihat bahwa Jobs memangkas jalur produksi untuk banyak produk yang semula diminta oleh supplier. Bahkan memangkas supplier yang mengajukan berbagai persyaratan produk. Hal ini karena, Palondongan (2017) menyebutkan bahwa dalam pengelolaan persediaan dibutuhkan formulasi yang tepat dalam menentukan optimal persediaan dalam mendukung proses produksi. Hal tersebut dapat dilakukan melalui inovasi pengembangan pengelolaan persediaan termasuk dalam pengelolaan transportasi dalam penunjang pengelolaan persediaan.

Jobs juga melakukan pemangkasan inovasi yang semula terlalu banyak menjadi hanya satu produk andalan. Hal ini ternyata dikemukakan oleh Avanti Fontana (2011, dalam Palondongan, 2017) yang memandang inovasi sebagai keberhasilan sosial dan ekonomi karena diperkenalkannya temuan cara – cara baru atau kombinasi baru dari cara – cara lama dalam mentransformasi input menjadi output sedemikian rupa sehingga berhasil menciptakan perubahan besar. Perusahaan yang menawarkan layanan dan kemampuan inovasi merupakan tantangan utama bagi industri di masa depan (Langley et al,2006). Namun inovasi yang terlalu rumit dan banyak dapat memberikan beban yang terlalu berat dan biaya yang terlalu tinggi bagi organisasi. Karena itu, Apple menghentikan sejumlah proses diversifikasi produknya yang terlalu rumit.

Dalam disertasinya, Palondongan mengambil contoh kasus dari manajemen strategi yang dilakukan di PJB Jawa Timur. Namun kerangka penelitian yang dilakukannya dapat kita gunakan dalam memandang strategi dan pertimbangan apa yang dilakukan oleh Steve Jobs di Apple.

Beragam inovasi yang dilakukan Steve Jobs di Apple harus bisa dipelajari oleh banyak orang di negara kita. Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).