Skip to main content
Tag

training esq

apa itu good corporate governance, act consulting, corporate strategy specialist, corporate culture specialist

Apa itu Good Corporate Governance

By Article No Comments

apa itu good corporate governance, act consulting, corporate strategy specialist, corporate culture specialist

Good Corporate Governance (GCG/ Tata Kelola Perusahaan yang Baik) adalah unsur utama yang dipertimbangkan oleh investor saat ia memilih sekian banyak perusahaan untuk berinvestasi. Hal ini karena, sebuah perusahaan yang memiliki tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dipimpin oleh para eksekutif yang jujur dan berpengalaman dan memiliki kemampuan organisasi yang mumpuni. Sehingga menumbuhkan keyakinan di hati para investor untuk memilih perusahaan tersebut sebagai tempat menanamkan uangnya.

Istilah good corporate governance yang sering dibahas sebagai sistem tata kelola perusahaan yang baik terdiri dari sejumlah hal yang saling berkaitan, diantaranya adalah sistem aturan yang diterapkan dalam praktek yang jujur dan proses bisnis yang kokoh, dengan kepemimpinan yang baik dan kepaduan operasional organisasi  yang berjalan dengan baik.

Dalam sistem tata kelola perusahaan yang baik ini terdapat sejumlah unsur pemangku kepentingan yang terpadu secara baik. Hingga tercipta keseimbangan antara berbagai kebutuhan para pemegang saham, manajemen, konsumen, vendor dan investor, serta pemerintah dan masyarakat.

Good Corporate governance juga menggambarkan baiknya kerangka kerja perusahaan yang menggambarkan tujuan mengapa ia didirikan. Sistem tata kelola perusahaan yang baik ini juga melingkupi sejumlah aspek dalam organisasi diantaranya adalah;

  1. perencanaan strategis yang matang
  2. kendali internal yang terstruktur
  3. pengukuran performa yang obyektif dan adil
  4. transparansi keuangan perusahaan.

Di sisi lain, baiknya sistem tata kelola perusahaan (GCG) merupakan hasil dari ditegakkannya prinsip-prinsip yang diterapkan oleh perusahaan untuk memaksimalkan nilai perusahaan, meningkatkan kinerja dan kontribusi perusahaan, serta menjaga keberlanjutan perusahaan secara jangka panjang.

Pertama kali diresmikan oleh Presiden BJ Habibie pada tahun 1999, Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance (KNKCG) yangdibentuk berdasarkan Keputusan Menko Ekuin Nomor: KEP/31/M.EKUIN/08/1999 telah mengeluarkan Pedoman GCG yang pertama. Tujuan dari penerapan GCG ini adalah untuk menunjang pertumbuhan dan stabilitas ekonomi yang berkesinambungan.

Dalam Pedoman Umum GCG Indonesia 2006 dijelaskan bahwa pada tahun 2004 Pemerintah telah mengubah Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance menjadi Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG).

Menurut DR Boediono (2006), penerapan GCG diharapkan dapat menunjang upaya pemerintah dalam menegakkan good governance pada umumnya di Indonesia. Pemerintah secara konsisten dan sejalan juga menerapkan good governance dalam seluruh sistem birokrasi yang ada dalam rangka menciptakan Pemerintah yang bersih dan berwibawa.

Keuntungan Good Corporate Governance untuk Perusahaan

Pedoman Umum GCG Indonesia tahun 2006  menjadi acuan bagi perusahaan umum untuk melaksanakan GCG. Secara umum, terdapat sejumlah keuntungan dari pelaksanaan GCG di perusahaan, yaitu;

  1. Mendorong tercapainya kesinambungan perusahaan melalui pengelolaan yang didasarkan pada 5 asas GCG
  2. Membuat organ perusahaan yang terdiri dari dewan komisaris, direksi dan rapat umum pemegang saham dapat berfungsi secara berdaya, optimal dan mandiri
  3. Mempertinggi nilai moral di dalam perusahaan karena dapat mendorong pemegang saham, anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi agar dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakannya, karena terdapat kewajiban untuk patuh terhadap peraturan perundang-undangan.
  4. Menumbuhkan dan mendorong munculnya kesadaran dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat
  5. Mendorong upaya menjaga kelestarian lingkungan terutama di sekitar lokasi operasional perusahaan. Termasuk upaya dalam menumbuhkan masyarakat sekitar lokasi.
  6. Mengoptimalkan nilai perusahaan bagi pemegang saham dengan tetap memperhatikan pemangku kepentingan lainnya.
  7. Meningkatkan daya saing perusahaan secara nasional maupun internasional, sehingga meningkatkan kepercayaan pasar yang dapat meningkatkan kesempatan masuknya arus investasi

Dalam Pedoman GCG Indonesia yang diterbitkan pada tahun 2006 tersebut, terdapat 5 Asas GCG untuk korporasi umum yaitu;

  1. Transparansi (Transparency)
  2. Akuntabilitas (Accountability)
  3. Responsibilitas (Responsibility)
  4. Independensi (Independency)
  5. Kewajaran dan Kesetaraan (Fairness)

Secara lebih khusus, KNKG juga menerbitkan pedoman tahun 2008 untuk korporasi public dengan  Asas GCG yang berbeda yaitu;

  1. Demokrasi
  2. Transparansi
  3. Akuntabilitas
  4. Budaya Hukum
  5. Kewajaran dan Kesetaraan

Selain itu, visi dari Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) juga telah diperbaharui menjadi sebuah lembaga resmi pemerintah yang berperan dalam mendorong dan meningkatkan efektifitas penerapan good governance di Indonesia dalam rangka membangun kultur yang berwawasan good governance baik di sektor publik maupun korporasi.

Sejalan dengan itu, misi KNKG pun telah diperluas yaitu untuk mewujudkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pelaksanaan governance terbaik di dunia. Namun dalam kenyataannya, pemerintah dan perusahaan besar yang ada di Indonesia masih harus banyak berbenah.

Namun tiap perusahaan harus memahami tujuan sebenarnya dari pencanangan GCG ini pada awalnya. Yaitu untuk meningkatkan profesionalitas dan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku agar bisnis tersebut dapat lestari atau terbangun sustainabilitasnya.

Bagaimana Solusinya?

Memegang tanggung jawab untuk menjalankan dan mengawasi penerapan Good Corporate Governance dan Good Corporate Culture dapat menjadi suatu hal yang berat dan membingungkan bagi komite GCG dan GCC yang ada di sebuah korporasi atau BUMN. Hal yang kurang lebih serupa pun turut dirasakan oleh mereka  yang tergabung dalam Management Review Comittee yang memiliki tugas untuk mengawasi kepatuhan (compliance) Perusahaan pada setiap butir peraturan dalam sistem standarisasi internasional (ISO) yang terus diperbaharui.

Memahami kebutuhan korporasi, organisasi dan BUMN/BUMD akan solusi untuk masalah ini, ACT Consulting mengemas solusi ini dalam sejumlah program sertifikasi Corporate Culture Specialist (CCS) dan Corporate Strategy Specialist (CSS). Program ini berisi berbagai skill, pengetahuan, wawasan dan mindset yang dibutuhkan agar Korporasi dapat menjalankan program GCC dan GCG dengan baik dan integral dengan tujuan yang ingin dicapai perusahaan.

Di dalam program sertifikasi ini, peserta yang tergabung dalam Komite GCG, Komite GCC atau Komite Management Review, dapat mengintegrasikan antara kebutuhan perusahaan untuk mematuhi peraturan pemerintah dan perundang-undangan, dengan visi misi dan tujuan yang ingin diwujudkan perusahaan.

Peserta yang hadir dalam program sertifikasi Corporate Culture Specialist dan Corporate Strategy Specialist pun akan dapat memiliki kemampuan untuk menyusun solusi strategis yang terstruktur dan terukur.

Peserta akan dapat melakukan analisa atas situasi yang tengah dihadapi perusahaan, mengemas solusi bagi korporasi di mana mereka bekerja dengan langkah-langkah yang komprehensif, integral, sistematis dan terencana rapi.

Untuk mengikuti program Corporate Culture Specialist atau Corporate Strategy Specialist, hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

corporate strategy specialist certification training, act consulting, business transformation

HC Break Through V : Memastikan Business Innovation Berhasil

By News No Comments

corporate strategy specialist certification training, act consulting, business transformation

Human Capital Break Through dari ACT Consulting telah diadakan untuk kelima kalinya. Kali ini peserta yang hadir berasal dari 10 perusahaan yang berbeda. Kesemua peserta ini hadir dengan maksud untuk mendapatkan informasi yang menyeluruh mengenai hal apa saja yang dapat membuat suatu inovasi bisnis gagal, dan apa yang diperlukan untuk dapat membuat informasi bisnis berhasil hingga mendatangkan keuntungan yang diharapkan.

Event ini dipandu langsung oleh Vice President ESQ Group dan CEO ESQ Business School yaitu Coach Dwitya Agustina ST. MBA. Dalam paparannya, Certified Coach yang akrab disapa Mba Uwie ini menjelaskan sejauh mana urgensi melakukan inovasi bisnis. Coach Uwie juga menjelaskan bahwa sejumlah industri besar dunia seperti Kodak dan Nokia, kini telah punah karena terlambat dalam melakukan inovasi bisnis.

Sejumlah peserta yang hadir datang dari berbagai industri yang berbeda. Dari industri engineering dan manufacturing hadir PT Electronic Data Interchange Indonesia (PT EDII), PT DTec, dan PT Tsukasa Manufacturing Indonesia (PT TMI). Sementara, dua perusahaan pengelola kawasan Industri juga ikut hadir, yaitu PT Krakatau Industri Estate Cilegon dan PT Kawasan Berikat Nusantara.

Tak melulu dari bidang manufakturing dan industri besar yang merasa memerlukan inovasi bisnis. Sejumlah institusi pendidikan juga terlihat hadir mengirimkan perwakilannya, diantara peserta yang hadir adalah dari ; Lembaga Manajemen Formasi, SMK Muhammadiyah Bligo dan Bimbingan Belajar eFDee. Dari sektor keuangan hadir peserta dari Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama dan PT Makui Tax Institute.

ACT Consulting berharap agar para peserta memperoleh manfaat yang besar dari informasi dan wawasan yang diberikan dalam Program HC Break Through ini. Untuk mengikuti Full Workshop Business Innovation, hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

corporate strategy specialist certification training, act consulting, business transformation

corporate strategy certification training, act consulting, menara 165

Corporate Strategy Specialist Certification Training Batch Perdana ACT Consulting

By News No Comments

corporate strategy certification training, act consulting, menara 165

Event Corporate Strategy Certification Training tengah dilaksanakan pada tanggal 4 – 6 Desember 2018. Pelaksanaan Training ini berlangsung dengan dihadiri oleh perwakilan dari beberapa perusahaan. Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Meeting lantai 4, Menara 165, Jakarta Selatan.

Selama 3 hari, para peserta mendapatkan pengembangan skill strategi korporasi dengan sejumlah metode yang telah terbukti berhasil membawa perusahaan di asia tenggara berhasil masuk dalam daftar Fortune 500 perusahaan terbaik di dunia. Strategi ini akan dipergunakan para peserta sebagai landasan untuk melakukan berbagai langkah progresif ke depannya, untuk diterapkan di perusahaan masing-masing.

Dalam program Corporate Strategy Specialist Certification Training ini, peserta akan mendapatkan materi dengan formula “Important Organs in Business”. Formula ini telah terbukti dan teruji selama belasan tahun berhasil membawa kesuksesan ratusan perusahaan. Proses pengembangan bisnis berkelanjutan akan lebih mudah dipahami. Sebab, Corporate Strategy Specialist mampu mengetahui visi organisasi secara jelas.

Dengan begitu, seorang Corporate Strategy Specialist akan dapat menjalankan tugas secara efektif untuk mencapai tujuan korporasi yang diinginkan. CSS Certified Expert pun akan bisa membuat sistem organisasi yang baik dan bisa meningkatkan produktivitas, membuat kinerja optimal, hingga kesuksesan jangka panjang untuk perusahaan dapat diraih.

Training ini akan menghasilkan para ahli strategi korporasi yang akan mendapatkan pengakuan negara.  Setelah menerapkan skill yang dipelajari dalam training ini ke perusahaan dimana mereka bekerja, para lulusan Training CSS Certification ini akan mengikuti tahap ujian dan tahap validasi sebelum akhirnya mendapatkan sertifikasi dari negara sebagai ahli strategi korporasi.

 

corporate strategy certification training, act consulting, menara 165

training public speaking and personality development, dpr ri, act consulting

Seminar Public Speaking and Personality Development Tenaga Ahli DPR RI

By News No Comments

training public speaking and personality development, dpr ri, act consulting

Para staf ahli umumnya terdiri dari orang-orang berpendidikan tinggi dengan kemampuan analisa yang mumpuni. Para tenaga ahli ini menjadi orang-orang yang menjadi tumpuan masyarakat untuk membantu para anggota legislatif memperoleh beragam data dan analisa serta hasil penelitian untuk mendukung atau mengubah suatu kebijakan. Tidak main-main, kebijakan yang dirumuskan di Dewan Perwakilan Rakyat, secara pasti akan merubah wajah negeri ini. Harapannya, ke arah yang lebih baik.

Namun umumnya para tenaga ahli ini terbiasa menghabiskan waktu bergelut dengan data dan tumpukan buku-buku tebal. Seringkali mereka yang sangat cerdas ini memiliki kesulitan dalam masalah mengemukakan pendapat mereka. Untungnya para tenaga ahli ini biasanya memiliki kemampuna yang cukup baik dalam beradu argumentasi karena memiliki pengetahuan yang luas. Namun begitu, biasanya masalah kepercayaan diri menjadi halangan mereka dalam berkomunikasi.

Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mempercayakan pembentukan karakter mereka pada ACT Consulting, sebagai bagian dari ESQ Group yang telah dipercaya dalam membentuk karakter warga Indonesia.

ACT Consulting beberapa kali dalam setahun mendapatkan kepercayaan dari Dewan Perwakilan Rakyat untuk memberikan sejumlah Seminar. Untuk tahun 2018 ini sejumlah training yang telah diselenggarakan oleh ACT Consulting untuk Tenaga Ahli yang bekerja di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) diantaranya adalah;

  • Pada tanggal 18 April 2018 bersama Trainer Jaya Bhakti Nurhana
  • Pada tanggal 19 Juli 2018 bersama Trainer Jaya Bhakti Nurhana
  • Pada tanggal 29 November 2018 bersama Trainer Sandi Muharam

Pada tanggal 4 Desember 2018, telah dilaksanakan Seminar Communication Skill & Personality Development kepada para Tenaga Ahli – DPR RI di ruang Pansus B Gedung Nusantara II, Gedung MPR DPR RI.

Kali ini, training yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan mengembangkan kepribadian para tenaga ahli ini dibawakan oleh Trainer Jaya Bhakti Nurhana & Asisten Trainer Ilham.

Untuk mendapatkan solusi serupa yang terbaik bagi instansi Anda agar makin progresif dalam memegang amanah masyarakat, Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).training public speaking and personality development, dpr ri, act consultingtraining public speaking and personality development, dpr ri, act consulting

training public speaking and personality development, dpr ri, act consulting

seminar meaning of work, kemendikbud, act consulting

Seminar Meaning of Work Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

By News No Comments

Mereka yang telah menemukan makna bekerja, akan bisa mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi dalam pekerjaannya, dengan kekuatan ekstra yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang belum menemukan makna. Inilah yang membedakan antara para pekerja biasa (ordinary) dengan pekerja yang luar biasa (extra ordinary). Pembedanya adalah upaya ekstra yang diberikan dengan ikhlas. Mereka yang telah menemukan makna, akan merasa bahagia saat bekerja. Mereka juga akan bekerja dengan sungguh-sungguh, karena memahami manfaat dan resiko dari pekerjaannya.

Fokus bekerja yang lebih baik juga akan tumbuh sebagai hasil dari makna bekerja yang telah ditemukan. Di dalam perusahaan besar yang berorientasi membangun kemajuan, hal ini sangat penting. Anda tentu tidak ingin memiliki ribuan pekerja yang semuanya bekerja setengah hati bukan? Hal ini akan dapat dihindari bila para karyawan yang bekerja di perusahaan Anda telah memiliki orientasi bekerja  yang bermakna bagi mereka.

Menemukan makna bekerja, dapat dilakukan dengan mendapatkan sejumlah pemahaman mengenai kehidupan dan amanah yang ada di dalamnya. Makna bekerja juga bisa kita dapatkan dengan mengetahui manfaat bagi pekerjaan yang kita lakukan, dalam kehidupan orang lain. Bahwa ada orang-orang yang tertolong dengan pekerjaan yang kita lakukan.

Menemukan makna bekerja juga merupakan bagian dari menemukan makna hidup. Seperti yang dikemukakan oleh para ahli ilmu psikologi. Hidup yang diisi dengan pekerjaan yang bermakna adalah hidup yang sehat dan berarti. Dengan bekerja, kita bisa menemukan makna hidup. Dengan bekerja, hidup kita menjadi bermanfaat bagi orang lain.

Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan Seminar Meaning of Work. Kegiatan ini dilangsungkan dalam lingkungan Inspektorat Jenderal III. Tujuan event ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan semangat para auditor di 2019. Seminar ini dipandu oleh Trainer Ahmad Zaki dan Asisten Trainer Syaiful.

agent of change on boarding, balai pengamanan fasilitas kesehatan, act consulting

Agent of Change on Boarding Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan

By News No Comments

 

agent of change on boarding, balai pengamanan fasilitas kesehatan, act consultingAda 4 peran yang dilakukan oleh para Agent of Change, sesuai dengan peran utama mereka untuk melakukan akulturasi values baru untuk membentuk good corporate culture (GCC) atau desired culture di dalam perusahaan, yaitu;

  1. Sebagai Obat; Nilai-nilai yang telah dikuasai oleh Agent of Change akan tersebar secara adaptif dalam pekerjaan dan interaksi antar karyawan di lingkungan perusahaan, untuk menjadi penyembuh dari budaya sebelumnya yang ingin diubah.
  2. Sebagai Vitamin; Nilai-nilai yang dikuasai oleh Agent of Change akan membangkitkan energi baru di dalam dirinya secara internal, untuk menjadi panutan bagi kawan-kawannya dalam bekerja. Yang setelah berjalan selama sekian bulan hingga sekian tahun, akan membuat para karyawan lain memiliki daya tahan terhadap budaya lama yang sebelumnya dikeluhkan, menjadi budaya baru yang diharapkan.
  3. Sebagai Katalis. Nilai-nilai yang telah didalami oleh para Agent of Change ini kemudian akan menjadi shared values atau nilai bersama sebagai sebuah organisasi sistemik yang mampu menghasilkan daya kerja dan performa kerja yang bersifat eksponensial, sebagai hasil dari akselerasi yang terjadi sebagai hasil transformasi budaya.
  4. Sebagai Pelumas. Agent of Change akan menghaluskan proses masuknya nilai-nilai ideal untuk membentuk budaya baru, dengan meminimalisir konflik dan mencegah terjadinya gegar budaya diantara karyawan dan manajemen. Hal ini penting untuk mengurangi resistensi organisasi terhadap proses transformasi budaya yang tengah berlangsung.

Untuk itu, Agent of Change On Bording dilangsungkan oleh Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan dengan bekerjasama bersama ACT Consulting. Pelatihan ini ditujukan untuk pembekalan dan pembuatan Action Plan Inisiatif Budaya dari BPFK untuk tahun 2019. Pelatihan ini dibawakan oleh Coach Rendy Yusran dan Asisten Trainer Syaiful.

agent of change on boarding, balai pengamanan fasilitas kesehatan, act consulting

leaders commitment session, ptpn holding, act consulting

Leaders Commitment Session PTPN Holding

By News No Comments

leaders commitment session, ptpn holding, act consulting

Di tangan para pimpinanlah, kesuksesan sebuah organisasi berada. Para pimpinan adalah penentu kebijakan, pengarah perubahan, dan role model dalam pelaksanaan tugas keseharian. Untuk itu, melakukan upgrading kepemimpinan dan penandatanganan Komitmen Kepemimpinan adalah salah satu upaya krusial untuk meningkatkan performa kerja dan memastikan masa depan dapat diraih dengan sejumlah langkah yang disepakati bersama.

Leaders Commitment Session untuk PTPN Holding, yang merupakan rangkaian program Pembangunan Budaya Organisasi PTPN Holding dan di buka oleh Bapak Dolly P Pulungan melalui Video Conference selaku Direktur Utama dan kemudian oleh Bapak Seger Budiarjo selaku Direktur SDM PTPN Holding. Kegiatan ini di hadiri oleh 14 peserta, yang merupakan Direktur Utama dari perwakilan masing-masing PTPN dan akan di tutup dengan penandatanganan Commitment Page. Program ini dibawakan oleh Coach Rinaldi Agusyana dan Trainer Adek Asrizal.

PT Perkebunan Nusantara Holding adalah nama dari empat belas Badan Usaha Milik Negara yang beroperasi di bidang perkebunan di seluruh Indonesia. PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding bergerak di bidang pengelolaan, pengolahan dan pemasaran hasil Perkebunan. Komoditi yang diusahakan adalah kelapa sawit, karet, tebu, teh, kopi, kakao, tembakau, aneka kayu, buah-buahan dan aneka tanaman lainnya.

Peningkatan komitmen pimpinan usaha perkebunan milik negara ini merupakan salah satu langkah yang diambil oleh PTPN untuk meningkatkan peran strategis perkebunan di Indonesia. Sebagai holding besar yang memegang kendali perkebunan besar di Indonesia, peran PTPN sangat penting dalam memenuhi kebutuhan di tingkat nasional dan dunia.

Sebagai salah satu penghasil kelapa sawit terbesar dunia, diharapkan PTPN dapat meningkatkan strategi dari hanya sekedar pengelola perkebunan, menjadi perusahaan besar dengan pendapatan tinggi dengan melakukan penyulingan sendiri hasil kebun.

Daya ungkit bisnis perkebunan ini dapat diperoleh dengan cara seperti melakukan penyulingan minyak atsiri dari berbagai kayu yang dihasilkan seperti kayu gaharu, yang bernilai tinggi per mili-liternya. Belum lagi bila PTPN lebih memfokuskan diri pada bisnis hasil kebun bernilai tinggi seperti melakukan penanaman perkebunan vanilla yang berharga sangat tinggi per gram nya di pasaran internasional.

leaders commitment session, ptpn holding, act consultingleaders commitment session, ptpn holding, act consulting

meaning of work, pt astra daihatsu motor, act consulting

Seminar Meaning of Work PT Astra Daihatsu Motor

By News No Comments

meaning of work, pt astra daihatsu motor, act consulting

Mereka yang bekerja sepenuh hati, akan bisa mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi dalam pekerjaannya. Mereka yang telah menemukan makna bekerja, juga akan memiliki dengan kemampuan ekstra yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang belum menemukan makna. Inilah yang membedakan antara para pekerja biasa (ordinary) dengan pekerja yang luar biasa (extra ordinary). Pembedanya adalah sejumlah upaya ekstra yang diberikan dengan tulus.

Kemampuan untuk menemkuan fokus bekerja yang lebih baik juga akan tumbuh sebagai hasil dari makna bekerja yang telah ditemukan. Di dalam perusahaan besar yang berorientasi membangun teknologi yang lebih baik untuk kesejahteraan umat manusia, hal ini sangat penting. Anda tentu tidak ingin memiliki ribuan pekerja yang semuanya bekerja tanpa semangat dan tanpa senang hati bukan? Hal ini akan dapat dihindari bila para karyawan yang bekerja di perusahaan Anda telah memiliki orientasi makna bekerja yang sejalan dengan tujuan hidup mereka.

Menemukan makna dari pekerjaan yang kita lakukan dapat dilakukan dengan mendapatkan sejumlah pemahaman mengenai kehidupan dan pentingnya amanah yang ada di dalamnya. Makna bekerja juga bisa kita dapatkan dengan mengetahui manfaat pekerjaan yang kita lakukan, bagi kehidupan orang lain. Bahwa ada orang-orang yang tertolong dengan pekerjaan yang kita lakukan. Bahwa pekerjaan kita telah membantu banyak orang untuk hidup dengan lebih baik, lebih aman dan nyaman.

Menemukan makna bekerja juga merupakan bagian dari menemukan makna hidup. Seperti yang dikemukakan oleh para ahli psikologi. Hidup yang diisi dengan pekerjaan yang bermakna adalah hidup yang sehat dan berarti. Dengan bekerja, kita bisa menemukan makna hidup. Dengan bekerja, hidup kita menjadi bermanfaat bagi orang lain.

Untuk mencapai tujuan tersebut, ACT Consulting telah menjadi mitra PT Astra Daihatsu dalam melaksanakan acara Seminar Meaning of Work yang dihadiri oleh 50 orang Leader. Seminar ini dibawakan oleh Trainer Trie Setiatmoko dan Asisten trainer Lutfi.

leadership form heart, lppom mui, act consulting

Training Leadership from Heart batch 1 LPPOM MUI

By News No Comments

leadership form heart, lppom mui, act consulting

Dikatakan dalam sebuah peribahasa barat bahwa “anda tidak bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka”. Peribahasa ini menggambarkan besarnya kepedulian seorang pemimpin kepada anak buahnya. Pemimpin yang berhasil dapat memimpin orang lain dengan menggenggam erat kehangatan hati mereka. Pemimpin seperti ini akan mendapatkan respek dan sekaligus kepatuhan dari pengikutnya.

Karena itu, kepemimpinan merupakan tugas yang memerlukan peranan hati nurani. Pemimpin yang mampu menemukan arahan dan jawaban dari hatinya atas segala masalah, akan bisa memimpin dengan penuh perhatian dan pertimbangan. Pemimpin seperti ini, dapat melihat kekurangan dari anak buahnya, namun juga mampu mengoptimalkan kelebihan yang dimiliki oleh orang-orang yang dipimpinnya.

Kerangka kepemimpinan dengan berpusat pada hati nurani ini merupakan hal yang diharapkan dapat terwujud dan berkembang di Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Makanan dari Majelis Ulama Indonesia. Lembaga yang menjadi payung panutan seluruh umat muslim di Indonesia ini, terus bergerak maju dan menjadi semakin progresif menghadapi tantangan zaman yang makin pelik.

Untuk itu pada tanggal 1-2 Desember 2018, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Makanan Majelis Ulama Indonesia menggandeng ACT Consulting untuk memberikan pelatihan bagi para pemimpinnya. Training Leadership from Heart Batch 1 bersama ACT Consulting ini diikuti oleh para Kepala Sub Bidang LPPOM MUI. Jumlah peserta yang hadir sejumlah 19 orang.

Training Leadership from Heart dari ACT Consulting ini dibawakan oleh Trainer Risman Nugraha dan Trainer Dadang Suhendar.

leadership form heart, lppom mui, act consultingleadership form heart, lppom mui, act consultingleadership form heart, lppom mui, act consulting

training public speaking, training communication skill, act consulting, balitbang kementerian kesehatan

Training Public Speaking & Communication Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan

By News No Comments

training public speaking, training communication skill, act consulting, balitbang kementerian kesehatan

Pengambilan keputusan dan kebijakan yang berkaitan dengan sektor kesehatan amat dipengaruhi oleh hasil penelitian dan terobosan pengembangan yang merupakan hasil kerja keras para peneliti dan inovator yang bekerja di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Namun seringkali, para peneliti dan inovator tersebut, memiliki hambatan dalam berkomunikasi. Kebiasaan mereka untuk bekerja di belakang layar dan melakukan penelitian selama waktu yang panjang dan tak kenal lelah, membuat banyak peneliti urung untuk tampil di depan publik. Padahal banyak dari para peneliti dan inovator ini yang telah melahirkan banyak temuan dan terobosan baru di bidang kesehatan, yang dapat merevolusi industri yang berhubungan dengan kebahagiaan dan nyawa manusia ini.

Padahal, suara para peneliti dan inovator hebat di bidang kesehatan ini dapat amat berpengaruh dalam perumusan kebijakan di sektor kesehatan masyarakat. Untuk itu mereka memerlukan kemampuan komunikasi yang mumpuni. Apabila para peneliti dan inovator di bidang penelitian dan pengembangan kesehatan negeri ini telah memiliki kemampuan yang mumpuni, mereka diharapkan dapat tampil dengan penuh percaya diri memaparkan berbagai temuan, data, dan inovasi yang berhasil mereka rumuskan. Harapan Indonesia Sehat dan masyarakat yang makmur sejahtera dapat menjadi suatu hal yang bukan lagi sekedar mimpi.

Menyadari urgensi tersebut, maka Kementerian Kesehatan menggandeng ACT Consulting dalam melaksanakan Training Public Speaking & Communication untuk Badan Litbangkes KEMENKES di Salak Tower Hotel Bogor pada tanggal 30 November 2018. Training ini langsung dibawakan oleh Communication Expert dari ACT Consulting yaitu Yusran Effendy atau yang akrab disapa sebagai Rendy Yusran ini. Selain itu, training ini juga dipandu oleh Asisten Trainer Rudy.

Untuk mendapatkan solusi serupa yang terbaik bagi instansi Anda agar makin baik dan mendorong ke arah kemajuan progresif dalam memegang amanah masyarakat, Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

training public speaking, training communication skill, act consulting, balitbang kementerian kesehatan