Skip to main content
Tag

Ary Ginanjar Agustian

ACT Consulting Bantu Leaders Pupuk Kaltim Mengenal 4 Kepribadian Dasar Manusia

By News No Comments

JAKARTA – PT Pupuk Kaltim berkolaborasi dengan ACT Consulting dalam rangka Leadership Development Program (LDP IV) batch 10 selama kurang lebih seminggu, melalui zoom meeting.

Puluhan leaders Pupuk Kaltim diberikan asupan materi oleh Coach Bramanto Wibisono (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) serta Abri (Astrain). Salah satunya mengenal 4 kepribadian dasar manusia.

Penempatan karyawan seringkali menjadi masalah serius bagi pemilik bisnis. Karena setiap manusia dilahirkan sebagai individu dengan karakteristik dan sifat yang berbeda-beda.

Mereka memiliki minat, keunggulan dan kelemahan yang berbeda-beda. Ilmu psikologi menunjukkan bahwa secara garis besar, karakteristik manusia ditarik garis ke dalam 4 kaudran, yakni DISC atau Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance.

Agar para leader lebih memahami maksudnya, mereka dibagi menjadi 4 kelompok sesuai dengan temanya yaitu DISC. Setelah berdiskusi, puluhan peserta itu saling sharing dan share screen hasilnya.

“Ya silakan dari kelompok influence, bisa dijabarkan positif serta negatifnya ya,” ucap Bram.

Kelompok influence memberikan paparan seperti berikut ini:

“Nah good, jadi kesimpulannya. Orang yang memiliki kepribadian influence itu adalah orang yang asyik. Misal lagi perjalanan dari Bontang ke Samarinda, biar perjalanannya happy, seru, dan rame maka orang influence wajib hadir haha,” tegas trainer ESQ itu.

Suasana pelatihan sangat ramai, mereka nampak ketawa ketiwi, bersenda gurau namun masih dalam jalur materi atau kondusif.

Bram menanyakan kepada puluhan peserta tersebut mengenai pekerjaan atau bagian apa saja yang cocok untuk orang influence?

“Bisa jadi pembawa acara, pengelola energi atau managing energy, penggerak, dan lain-lain,” jawab Suha Riyono salah satu leader Pupuk Kaltim.

Rapor Implementasi AKHLAK di BUMN Tahap 2

By News

ESQNews.id, JAKARTA – Kementerian BUMN gencar menggaungkan dan mengimplementasikan budaya kerja atau core values AKHLAK. Untuk itu secara periodik diukur juga sejauh mana implementasinya.

Akhir Februari ini, ACT Consulting yang membantu Kementerian BUMN menyusun panduan perilaku dan sekaligus melakukan assesmentnya, telah kembali meng-update  hasil kajiannya  selama satu semester sejak AKHLAK diluncurkan pada Juli 2020.

Laporan Pertama adalah Prosentase BUMN yang Sudah dan Belum Melakukan Pengukuran & Pemetaan Budaya Kerja AKHLAK. Saat ini, baru 35 BUMN (18 BUMN dan 17 Anak perusahaan BUMN) yang sudah melakukan pengukuran indeks kesehatan budaya AKHLAK.

Tahapan pertama ini sangat penting mengingat transformasi budaya harus dimulai dengan memahami situasi dan kondisi budaya yang ada dan berjalan saat ini. Sebagaimana dipaparkan oleh Founder ACT Consulting, Ary Ginanjar Agustian bahwa kita tidak akan mampu memanage sesuatu yang tidak di ukur. Lalu apa saran yang diberikan?

“Perlu menjadi standard yang diilakukan oleh semua BUMN agar memiliki baseline dalam pembangunan budaya AKHLAK,” ujarnya pada ESQNews.id pada Senin (01/03/2020).

Laporan Kedua adalah Rata-rata Indeks Kesehatan Budaya AKHLAK pada 35 BUMN dan Laporan Ketiga adalah Rata-rata Indeks Implementasi AKHLAK pada 35 BUMN.

Data yang ditemukan adalah rata-rata indeks Implementasi AKHLAK adalah 44.4 % atau RENDAH, berada pada kategori C. Pegawai kadang-kadang mengimplementasikan AKHLAK dalam perilaku kerja sehari-hari dan tingkat implementasi AKHLAK pada organisasi masih rendah.

Menurut Ary Ginanjar agar terjadi peningkatan di tahun 2021, perlu dilakukan langkah kongkrit agar dapat mengatasi hal di atas. Salah satu saran yang diberikan adalah intervensi implementasi AKHLAK, agar para pegawai konsisten melaksanakan AKHLAK baik dalam perilaku keseharian maupun dalam mengemban tugas di instansi masing-masing.

Laporan Keempat adalah Rata-Rata Indeks Implementasi keenam nilai AKHLAK yaitu  Amanah – Kompeten –Harmonis – Loyal – Adaptif – Kolaboratif pada 17 BUMN. Ditemukan bahwa Rata-rata Indeks Implementasi rendah adalah HARMONIS (39,0%) dan yang paling rendah adalah ADAPTIF (35,6%). 

Data ini cukup menarik mengingat ADAPTIF adalah salah satu nilai yang paling diperlukan di Era Vuca seperti saat ini. Menteri BUMN Erick Thohir saat peluncuran AKHLAK mengatakan bahwa Adaptif merupakan syarat mutlak bagi perusahaan untuk dapat lolos dari persaingan yang sangat ketat seperti saat ini.

Adaptif juga berkaitan dengan 5 program prioritas BUMN yaitu prioritas ketiga yang berkaitan dengan peningkatan di bidang teknologi. Di tengah era distrupsi  teknologi,  BUMN diharapkan  bisa membuat terobosan dari sisi pemanfaatkan teknologi.

Berdasarkan data tersebut, sementara ini bisa disimpulkan bahwa pada umumnya BUMN memiliki kompetensi yang baik dan kolaboratif. Namun perlu diperhatikan kurangnya fokus terhadap nilai Amanah, Loyal, Harmonis dan Adaptif. Khusus untuk nilai Harmonis dan Adaptif berada di urutan terbawah.

Untuk itu, Ary Ginanjar menyarankan perlunya segera dilakukan internalisasi nilai ADAPTIF dan HARMONIS. Internalisasi bisa melalui training-training yang tidak saja bersifat kognitif namun menyentuh aspek emosi dan spiritual sehingga tertanam dalam belief system dan tercermin dalam melaksanakan tugas di bidang pekerjaannya masing-masing. Harapannya ada peningkatan yang signifikan dalam values Harmonis dan Adaptif ini yang akan membantu kinerja BUMN secara keseluruhan.

Telkomsel ‘Check Up’, Tahun Ke-9 ACT Consulting Jadi Dokter Keluarga Bagi Telkomsel

By Article No Comments

70% transformasi yang pernah dilakukan gagal karena hanya menggunakan ‘Kepala (Head)’ tanpa ‘Hati (Heart)’. Pemimpin yang berhasil dalam melakukan transformasi adalah mereka yang melibatkan aspek ‘Hati (Heart)’ – John Kotter.

JAKARTA – Memasuki tahun ke-9, Telkomsel kembali â€˜check up’ pada ACT Consulting untuk mengetahui kesehatan organisasinya. Kesehatan tersebut diukur dengan metode Organization Culture Health Index (OCHI). 

ACT Consulting sebagai “dokter keluarga” telah membantu memeriksa kesehatan Telkomsel secara menyeluruh. Sebelumnya, Lembaga Konsultan Pelatihan Transformasi Budaya Perusahaan dan Organisasi tersebut sudah melakukan survei secara online.

Survei tersebut dilakukan oleh 5271 responden. Hasilnya dipaparkan langsung oleh Ary Ginanjar Agustian (President ESQ Group) dan Dwitya Agustina (Direktur ACT Consulting) pada Kamis (11/2/2021) secara online.
Turut hadir di dalamnya yaitu Setyanto Hantoro (Direktur Utama Telkomsel), R Muharam Perbawamukti (Endi) selaku Direktur HCM dan lainnya.

“Terimakasih Pak Ary dan Tim ACT Consulting yang sudah mengukur kesehatan Telkomsel. Setelah membaca hasil laboratorium culturenya Telkomsel, masukan yang sangat berharga buat Telkomsel,” kata Setyanto mengapreasiasi kinerja ACT Consulting. 

Pria yang akrab disapa Anto ini, mengatakan bahwa hal tersebut adalah tugasnya dengan Direktur HCM. Setelah mereka mengetahui hasil laboratoriumnya, tinggal mencari treatment atau pengobatan untuk Telkomsel.

“Terimakasih juga atas kepercayaan Telkomsel kepada ACT Consulting. Mengapa ini penting? Karena tubuh kita perlu melakukan check up kesehatan kepada seorang dokter. Kita tidak tahu apakah diri kita sehat atau tidak. Sama halnya dengan organisasi yang harus diukur atau diperiksa kesehatan di dalamnya,” tutur Ary yang nampak gagah mengenakan kaos berkerah warna merah.

Ary Ginanjar yang kebetulan mantan dealer Telkomsel 25 tahun silam itu, menyampaikan bahwa yang membuat perusahaan atau organisasi bertahan terletak pada Core Values dan Core Purpose-nya. Tak hanya itu, selain kompetensi, sebuah organisasi juga diharapkan mampu memiliki Agility dan Capability-nya.

“Telkomsel sudah punya kompetensi dan memiliki agility yang menjadi tradisi Telkomsel. Selanjutnya adalah capability atau keluasan mental dan batin agar siap menahan goncangan yang menerpa,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Dwitya beserta tim ACT Consulting berfokus kepada 6 area untuk melihat budaya organisasi di Telkomsel di antaranya dari segi Sustainability, Relationship, Performance, Growth, Common Goals, Meaning Purpose. 

“Dari mapping terhadap 6 area tersebut kita akan melakukan analisis terhadap 6 index. Apabila toxic-nya tinggi maka positif energinya rendah, begitupun sebaliknya,” sambungnya.

ACT Consulting Bantu PIHC Bangun AKHLAK 7500 Pegawainya

By CMS, News No Comments

JAKARTA – PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) telah berhasil memetakan dan mengukur Core Values AKHLAK secara sistematis dan komprehensif. Sehingga menjadi jelas tolok ukur terkait Budaya Kerja AKHLAK yang dijalankan di BUMN. Ada sekitar sebelas anak perusahaan (Pupuk Kujang Cikampek, Pupuk Iskandar Muda Aceh, PUSRI, Petrokimia Gresik, Pupuk Kaltim, Rekind, Energi PIHC Group, Pupuk Indonesia Pangan, Pupuk Indonesia Logistik, PT Mega Eltra) dan 7.500 pegawai yang terlibat di dalamnya.

Keberhasilan perusahaan bidang pupuk di Indonesia ini dibantu juga oleh pihak ACT Consulting. Maka pada Rabu (10/2/2021) Bakir Pasaman (Dirut PIHC) mengumpulkan semua Direksi anak perusahaan secara lengkap via Zoom Meeting. 

Tujuan diadakan kegiatan online tersebut yakni untuk menerima rapor masing-masing ACHI-nya (Akhlak Culture Health Index) dengan total populasi sebanyak 8749 serta diikuti oleh 7454 responden.
Hasil rapor tersebut dibacakan oleh Ary Ginanjar Agustian (CEO ESQ Group) dan Dwitya Agustina (Direktur ACT Consulting).

“PIHC kini sudah bisa dijadikan role model bagi BUMN lainnya tentang kesungguhan membangun AKHLAK secara holistik, komprehensif dan terukur,” jelas Ary dengan sangat yakin.
Hal tersebut membuat para Direksi tahu kondisi AKHLAK saat ini secara jelas dan akan lebih mudah untuk intervensi perbaikan secara presisi, agar bisa berjalan sesuai harapan Menteri BUMN Erick Thohir.

“Saat ini Anak Perusahaan PI sudah memiliki kesadaran mengenai keberlanjutan organisasi, pentingnya untuk bertransformasi, berkinerja unggul, menjalin hubungan eksternal serta bekerja untuk sebuah tujuan yang sama. If you can’t measure, you can’t manage,” lanjutnya.
Kemudian, Dwitya menjelaskan secara detail perihal objektif dari ACHI di antaranya mengetahui sejauh mana perilaku AKHLAK sudah diimplementasikan, mengetahui keselarasan nilai antara nilai pribadi dan organisasi, mengetahui indeks kesehatan budaya organisasi, mengetahui harapan karyawan, mengetahui hal-hal yang perlu ditingkatkan.

“Meskipun saya melakukan pengukuran budaya organisasi tapi saya jelas melihat bahwa ini adalah sebuah langkah menuju Indonesia emas,” kata perempuan yang akrab disapa Uwie.
Menurutnya, jika Pupuk Indonesia Holding Company ini baik, serta menerapkan nilai-nilai AKHLAK. Maka, akan terwujud yang namanya Indonesia makmur, aman, dan sejahtera dari industri pupuk tersebut.

3 Menteri BUMN Bedah Buku “AKHLAK UNTUK NEGERI”

By CEO Talks, News No Comments

JAKARTA – Peluncuran dan bedah buku “Akhlak untuk Negeri” sungguh istimewa dihadiri oleh Meneg BUMN Pertama Tanri Abeng, Meneg BUMN ke-7 Dahlan Iskan dan ke-9 Erick Thohir yang menulis buku ini. Hadir hampir 1000 orang dalam acara yang digelar ACT Consulting ini. 

Ary Ginanjar yang juga turut menyusun buku ini mengatakan tentang tujuan menulis buku ini yaitu sebagai: Guidance, Inspiration, Legacy.  
Penulisan buku ini juga merupakan tindak lanjut komitmen ditetapkannya AKHLAK sebagai core values seluruh BUMN dan menjadi pedoman budaya kerja seluruh Badan Usaha Milik Negara ini.

Buku yang bersampul bendera merah putih dan lebih dari 200 halaman tersebut sudah tersedia di toko buku online.

Core Values AKHLAK adalah akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif. Harapannya, selain menjalankan Akhlak secara harfiah, maka AKHLAK sebagai Core values terinternalisasi dan menjadi menjadi perilaku sehari-hari. 

Di dalam bedah buku ini selain mengkaji pentingnya AKHLAK bagi BUMN dan Indonesia, juga ada sharing best practice berdasarkan pengalaman dalam mempraktekkan AKHLAK.

Oleh karena itu, ESQ Leadership Center mengadakan acara Peluncuran dan Bedah Buku AKHLAK UNTUK NEGERI, yang diselenggarakan pada Rabu (6/1/2021) pukul 16.00 – 18.00 WIB by Zoom Platform.

Webinar ini dibuka oleh Keynote Speech yang disampaikan langsung Menteri BUMN Republik Indonesia, Erick Thohir. 

“Saya meyakini, pada akhirnya setiap insan akan dikenang karena reputasi dan legesi. Reputasi adalah sebuah akumulasi dari perilaku, prestasi, hingga membentuk konsistensi,” ucap Erick kepada 1000 partisipan yang hadir seperti para Direksi dan Komisaris BUMN serta pimpinan Senior dan tim penggerak budaya AKHLAK.

Pria yang mengenakan batik itu mengatakan bahwa BUMN tak hanya Jago kandang tapi harus mendunia (go global).

“Yang saya ingin benahi bahwa BUMN adalah amanah yang tentu harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat maupun secara nasional khususnya hingga internasional,” lanjutnya.

Kemudian, bedah buku dan sharing best practice dipaparkan oleh 3 narasumber yakni Tanri Abeng (Menteri BUMN 1998-1999), Dahlan Iskan (Menteri BUMN 2011-2014), Ary Ginanjar Agustian (President of ESQ Group).

“Saya sangat menyambut baik buku AKHLAK ini karena bersumber dari otak pak Menteri Erick Thohir langsung bersama sahabat saya yaitu Ary Ginanjar,” kata Tanri salut.

Dahlan Iskan memuji penyusunan buku ini karena sangat merepresentasikan diri Erick Thohir. “Saya melihat buku ini sebetulnya itulah Erick Thohir. Kalau membaca buku kita akan tahu personifikasi Meneg BUMN Erick Thohir.”

Dahlan bahkan mengapresiasi Erick Thohir yang mengkonsep sendiri corporate culture Kementerian BUMN.

Sandrina Malakiano selaku Moderator memandu jalannya acara tersebut. Ia bertanya kepada Ary Ginanjar terkait isi dari buku AKHLAK itu.

“Buku ini tidak menjadi aturan yang menakutkan, tapi energi yang sangat inspiratif, menarik dan enak dibacanya,” jawab Ary.

Ary pun mengutip sebuah kata bijak, “Semua pemikiran besar akan hilang ketika tidak ditulis menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

PT Sucofindo, Rozainbahri Noor: 64 Tahun Lagi Kita Bisa Tetap Ada

By News No Comments

 

JAKARTA – Tak bisa dipungkiri lagi, BUMN memiliki banyak leader atau direktur dari kaum milenial. Salah satunya, Rozainbahri Noor yang sudah menjadi Direktur SDM PT Sucofindo (Persero) di usia 38 tahun.

Ia memberikan sambutan di dalam sebuah program hasil kerjasama dengan tim ACT Consulting ESQ yaitu Leaders As Meaning Maker PT Sucofindo (Persero) pada Kamis-Jumat (17-18/12/2020) secara virtual.

“Saya yakin betul Sucofindo punya alasan, punya DNA yang sangat kuat sampai 64 tahun itu berdiri, setiap tahun strong. Jadi saya yakin betul tahun-tahun berikutnya kita insyaAllah kalau Allah berikan izin, 64 tahun ke depan lagi kita bisa tetap ada,” harapnya dengan penampilan rapi mengenakan jas. 

Insan Sucofindo dipandu langsung oleh Ary Ginanjar Agustian (President ESQ Group) beserta tim.

Suasana peserta sangat interaktif saat Ary mengajak mereka untuk berkomunikasi. Hal itu, dipantau langsung oleh Rozain.

“Tapi mungkin mereka belum sadar betul betapa hebatnya mereka. Kalau misalkan bisa kita ungkit, kita tangkap kehebatannya seperti bagaimana pak Ary tadi dengan salah satu milenial terbukti menggugah.

Bahkan saya lihat sampai kemudian menangis gitu. Karena ternyata dia baru sadar mungkin inner purposenya apa,” lanjutnya.

Ary Ginanjar pun kagum dengan Rozain karena melihat ada seorang direktur di BUMN yang masih sangat muda.

“Mudah-mudahan akan lahir lagi leader-leader seperti beliau. Generasi muda, generasi milenial tapi sudah menjadi direksi. Dengan cara seperti itu kita beharap akan lahir pemimpin-pemimpin besar kelak,” kata Ary dengan nada berharap.

“Di tahun 2030 bahkan di tahun 2045, inilah para leaders masa depan di BUMN,” ucap Ary dengan mengenakan kemeja putih dari studio pribadinya.

Peningkatan Kompetensi Pegawai Biro SDM BPOM Bersama ACT Consulting

By News No Comments

JAKARTA – Pada Jum’at (18/12/2020) telah berlangsung Training Mental Agility Peningkatan Kompetensi Pegawai Biro SDM BPOM, yang berkolaborasi dengan tim ACT Consulting.
Kegiatan tersebut diselenggarakan secara offline di Hotel Aston Bogor serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Training itu ditujukan untuk seluruh karyawan Biro SDM BPOM, yang dibawakan oleh Coach Rendy dan Astrain Rudy (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).

“Semoga mereka mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dan mengimplementasikan ilmu yang didapat setelah training ini, aamiin…” harap Ramban salah satu tim ACT Consulting.

Menurut penglihatannya, para peserta sangat antusias mendapatkan materi dan sangat ingin langsung mengimplementasikannya dalam pekerjaan sehari-hari.

Perwira BP3IP Naik Pangkat, Sugeng Wibowo: Membentuk Mindset Perwira untuk Selalu Positif Thinking

By News No Comments

JAKARTA – ACT Consulting gelar training Meaning of Work di Balai Besar Pendidikan, Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) yang dibagi menjadi 2 kelompok peserta didik pada Rabu (16//12/2020) di Grand Mercure Kemayoran.

Acara ini dibuka langsung oleh Direktur BP3IP Sugeng Wibowo. Kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya di awal sesi secara bersama-sama.
“Membentuk mindset perwira untuk selalu positif thinking dan selalu semangat dalam bekerja, belajar, dan dimanapun berada,” harap Sugeng dari Ballroom Magnolia.

Insan BP3IP tersebut dipimpin oleh Coach Rendy Yusran dan didampingi oleh Astrain Rudi (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).
Mereka serempak mengenakan pakaian berwarna putih, duduk dengan rapi dan tertib. Aktivitas mereka terlihat dari beberapa potret berikut ini: 

Meskipun kegiatannya dilaksanakan secara offline, protokol kesehatan tetap mereka patuhi.

“Mohon doa untuk kelancaran dan kesuksesan seluruh kegiatan ini, semoga dapat memenuhi seluruh harapan dan tujuan dari peserta serta menjadi sebuah kegiatan yang terus berkelanjutan di masa yang akan datang,” harap Arya salah satu tim ACT Consulting.

Menurut pandangannya saat berada di lokasi, bahwa suasana peserta penuh dengan semangat dan seperti recharge energi.

Metode Coaching untuk Leaders HK, Trainer ESQ: Perbedaan Leaders Zaman Old dan Zaman Now

By News No Comments

JAKARTA – Sekitar 20 orang Vice President dari Hutama Karya (HK) mengikuti event yang diadakan oleh ESQ 3.0 Coaching Academy dengan tema ‘Coaching for High Performance Leaders’. Mereka dipandu langsung oleh pakarnya yaitu Coach Arief Rahman Saleh (Director by ESQ 3.0 Academy Coaching).

3 hari lamanya, gelaran itu berlangsung. Di hari kedua pada Kamis (10/12/2020) by zoom, Coach Arief mengajak para insan HK untuk me-review sejauh mana pemahaman terkait ilmu Coaching yang sudah didapat.

Beberapa jawaban mereka sudah mulai terlihat di layar zoom, terbukti bahwa mereka telah menyimak materi serta memahaminya.

“Coaching itu bertanya dengan menggunakan kata kunci atau keyword. Karena dengan kata kunci, kita bisa membuat pertanyaan,” jelas Devi.

Ramos Pardede juga mengatakan bahwa ilmu coaching itu adalah seni bertanya dengan kalimat terstruktur. Ia juga berpendapat bahwa coaching bisa membantu mereka (kaum milenials khususnya) dalam belajar, bukan dengan cara mengajarkan atau menasehatinya.

“Ya, good. Saya review lagi yah, kita sudah tahu ada 2 skill dalam coaching yaitu skill asking dan telling (bertanya dan mendengarkan). Pemimpin HK itulah yang mampu bertanya dengan baik, serta mendengar dengan benar,” tutur Arief.

Selanjutnya peserta webinar itu diajak untuk latihan, dengan membuat pertanyaan dari sebuah cerita.

ESQNews.id memantau dari layar zoom saat acara berlangsung, para leaders HK merespon dengan berbagai jawaban, di antaranya:

Intan Nasrun, “Apa yang harus dilakukan untuk mencapai target perusahaan yang besar?”

Ramos, “Apa effort yang dilakukan supaya target perusahaan yang besar dengan team kita yang ada saat ini?”

“Sip, para pimpinan HK ini memang good untuk meng-coaching. Karena pada dasarnya kaum milenial itu potensinya luar biasa, yang diinginkan adalah dilibatkan. Bapak dan Ibu bisa coba keluarkan potensi mereka dengan ilmu ini,” beber trainer ESQ itu sambil tersenyum.

Coach Arief coba membagikan salah satu screen tentang ‘Good Leaders’.

“Itulah perbedaan leaders zaman old dan jaman now. Pemimpin yang baik itu bukan dengan cara ceramah, memberi nasehat dan sejenisnya. Namun dengan pertanyaan yang terstruktur sehingga bisa mengembangkan potensi timnya.”

LDP, Leader PT Pupuk Kaltim: Bapak-Bapak Ini Bahagia Tidak?

By LDP, News No Comments

6 hari lamanya sekitar 20 orang pimpinan PT Pupuk Kaltim join dalam event yang diselenggarakan ACT Consulting yakni Leadership Development Program (LDP) V Batch 3 by Zoom Meeting.

Mereka dipandu langsung oleh trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Ramdhani dan Astrain Abri.

Pada Rabu (2/12/2020) leaders Pupuk Kaltim me-review perjalanannya selama 6 hari ikuti training. Para pimpinan itu dibagi menjadi beberapa kelompok dan presentasi selama 5 menit, untuk paparkan apa yang mereka dapatkan setelah menyimak materi dari Coach Ramdhani. 
“Yang awalnya gak tau apa-apa jadi tau,” kata Rudi salam setelah ikuti LDP. 

Salah satu kelompok dengan sebutan tim M3A mengawali presentasi dengan sebuah pantun. Leaders lain pun serentak mengucapkan pantun itu. 

“Di awal sesi, Coach Ramdhani bicara soal memberi makan srigala putih atau hitam. Jika kita kasih makan srigala putih artinya kita tanamkan kebaikan dalam diri. Sedangkan srigala hitam berarti kita kasih makan keburukan kita,” jelas Meyrano. 

Ia juga jelaskan bahwa pemimpin itu dibentuk, misalnya dengan pembekalan training. Pemimpin adalah orang yang didengar, pemimpin juga berkomitmen kepada tujuan, dan bisa jadi sosok yang mempengaruhi orang-orang dalam mencapai visi dan misi organisasi. 

Selanjutnya adalah kelompok PKT Bahagia, yang terdiri dari 4 orang. 
“Bapak-bapak ini benar-benar bahagia tidak? Mana senyumnya? haha,” canda Yazid sambil menyapa teman-temannya itu untuk top-up energi. 
Mereka pun lontarkan ekspresi senyum bahkan tertawa tanda bahagia, nampak dari layar zoom. 

“Suatu kehormatan dan kebanggaan untuk saya bisa hadir di tengah-tengah orang hebat ini. Saya daritadi memantau review bapak-bapak, sangat luar biasa pemahamannya. Dan kali ini saya akan bahas dari sisi intelektual ya,” tutur Ramdhani bangga.