All Posts By

admin

Nilai Organisasi Merupakan Universal Values Yang Bersumber Dari Spiritual

By | News | No Comments

Business Transformation yang terjadi di PT. Indo Tambangraya Megah Tbk. mengharuskan organisasi menyesuaikan operational values, dan BANPUHEART adalah budaya yang ingin dihidupkan di ITM

10 Agent Perubahan yg berperan sebagai BCL: Banpuspirit Change Leader mendapat pembekalan sbg Change Agent Dari ACT Consulting 30-31 Agustus 2018 yang difasilitasi Oleh Coach Rendy Yusran Director ESQ School Of Communication

Passionate Innovative Committed disosialisasikan sebagai Budaya Organisasi yg baru. Masing-masing AoC membuat Action Plan utk dijalankan di unit kerja.

“Peran Agen perubahan adalah mengajak orang bekerja dengan panduan nilai ketuhanan, mendekat padaNYA.”

Selamat bertugas para agent volunteers

Salam Perubahan
Salam GROWTH

#CORPORATEVALUES
#BusinessTransformation

Partner In Culture Transformation

Achievment Motivation Bank BJB Cabang Makasar

By | News | No Comments

Telah berlangsung one day training ACHIEVEMENT MOTIVATION BANK BJB cabang Makassar pada tanggal 15 September 2018. Dipandu oleh trainer Eka Chandra.

Training yang dilaksanakan di Hotel Novotel Makassar ini diikuti oleh Pimpinan Cabang dan karyawan berjumlah 22 orang.

Training ini diadakan dalam rangka meningkatkan motivasi karyawan dalam bekerja.

Semoga dengan training ini dapat menumbuhkan semangat bekerja dan memotivasi karyawan Bank BJB agar lebih giat dan maksimal dalam bekerja.

(Training yang sama juga diadakan di Bank BJB cabang Labuan, Soreang, Bekasi, Padalarang, Pekanbaru dan Subang)

Partner In Culture Transformation

ACT Consulting Kalla group

Imelda Jusuf Kalla: Training ACT Consulting Sangat Istimewa

By | News | No Comments

ACT Consulting Kalla groupTraining Kalla Values Internalization for Culture Transformation yang dibawakan ACT Consulting (ESQ Group) begitu sangat istimewa. Itulah yang diungkapkan Imelda Jusuf Kalla, Direktur Kalla Group setelah dua hari mengikuti training.

“Saya ingin menyampaikan bahwa dua hari saya di sini (pelatihan ESQ ACT Consulting). Dua hari ini di sini kami tertawa lebar, serius juga, tapi juga sampai menangis,” ujar dia kepada ESQ Media, Jumat (14/9).

Putri Wakil Presiden Jusuf Kalla ini merasakan selama training, dirinya sebagai pemimpin harus menjadi role model bawahannya untuk melaksanakan nilai-nilai perusahaan. Melihat dari berbagai sisi, kata dia, perusahaan tidak hanya harus memberikan kepada semua staf kita skill, knowlage, tapi juga tidak melupakan integritas dan bekerja sebagai ibadah,

“Itu yang kita ambil dalam dua training ini, terimakasih ESQ,” kata dia.

Senada dengan Imelda, Disa Novita Corporate Strategic dan Development Director dari Kalla Group juga merasakan hal yang luar biasa.

“Apa yang sudah kita pelajar. banyak banget, terutama bagaimana nilai dan integritas bisa dipraktekan sehari-hari,” kata dia.

Sepupu Imelda ini mengatakan, trainig bersama ESQ untuk menanamkan nilai-nilai corporate untuk karyawan Kalla Group sangat penting. Terlebih, lanjut dia, penanaman integritas untuk menjalankan nilai-nilai perusahaan.

“Jadi integritas itu memang harus diterapkan di setiap perusahaan,” ujar dia mengakhiri.

Rep:Leo M Arief/Ed:Singgih Wiryono

Partner In Culture Transformation

Banpu Spirit Change Leader ITM Ikuti Pembekalan Transformasi Budaya

Banpu Spirit Change Leader ITM Ikuti Pembekalan Transformasi Budaya

By | News | No Comments

Para karyawan PT Indo Tambangraya Megah, Tbk yang agen perubahannya dikenal dengan nama Banpu Spirit Change Leader (BCL) mengikuti kegiatan ‘Change Agent Training’ pada 30-31 Agustus 2018 di Citra Cikopo Hotel Puncak Bogor.

Dipandu oleh Trainer ESQ Leadership Center yang juga Direktur ESQ School of Communication Rendy Yusran dan Asisten trainer oleh Syaifullah, sepuluh BCL ini mengikuti training dengan penuh antusias, aktif, dinamis dan juga interaktif. Mereka saling sharing pengalaman dan berbagi inspirasi, banyak diskusi dan pencerahan, diakhir sesi mereka membuat action plan inisiatif budaya yang akan dijalankan.

Kegiatan pembekalan ini dilakukan agar para agen perubahan optimal dalam menjalankan peran tugas, dan juga penuh tanggung jawab mengawali proses transformasi budaya organisasi dalam perusahaan.

Salah satu peserta bernama Jauhari menuturkan pengalamannya setelah mengikuti training. “banyak hal baru yang kami terima, kemudian juga mencerahkan dari sisi baik itu motivasi, produktivitas kinerja, tapi intinya adalah menjadi perubahan dan ternyata itu bisa juga dilakukan dengan cara yang bergembira,” ujarnya.

ITM memiliki budaya perusahaan yang berasal dari nilai-nilai inti, yaitu inovasi, integritas, kepedulian, sinergi yang disebut Banpu Spirit. Para karyawannya menghidupi nilai-nilai inti tersebut sedemikian rupa agar warga ITM bangga menjadi bagian dari perusahaan sehingga pihak luar dapat mengenali nilai-nial tersebut sebagai karakter warga ITM.

ITM memiliki komitmen kuat dalam menjalankan bisnis yang bertanggungjawab secara sosial dan lingkungan, sebagaimana tercermin dalam visi dan misi Perusahaan. Komitmen tersebut menjadi tekad dari seluruh komponen internal Perusahaan. Dan dalam rangka menterjemahkan komitmen tersebut guna meningkatkan kinerja Perusahaan, menyelenggarakan pelatihan bersama ESQ salah satu hal yang perlu untuk dilakukan.

Perusahaan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM) adalah perusahaan pemasok batubara terkemuka Indonesia untuk pasar energi dunia. Perusahaan berupaya menetapkan baku tertinggi dalam tata kelola perusahaan, kepatuhan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja.

Seluruh kegiatan ITM dilaksanakan dengan kerja sama yang erat dengan masyarakat setempat dan pemangku kepentingan lainnya. Sejak berdiri, ITM telah dikenal sebagai produsen utama batubara dan telah membangun basis pelanggan yang beraneka ragam.

Partner In Culture Transformation

ACT Consulting | Human Capital Meet up Corporate Strategy Intelligence

ACT Consulting Membedah Corporate Strategy Intelligence

By | News | No Comments

Bagaimana menyiapkan praktisi SDM dan pemimpin perusahaan yang mampu membuat perencanaan yang tepat dan jelas baik untuk jangka pendek maupun panjang? Untuk menjawabnya, ACT Consulting kembali menggelar HC Meet Up bertempat di ruang Cordoba pada Rabu (5/9) dengan tema “Bagaimana Merancang Peta Perjalanan Bisnis yang Jelas dan Terstruktur?” Hadir sekitar 70 orang peserta dari berbagai perusahaan seperti Angkasa Pura, RS Permata, Medco, Bukit Asam, Lion Air, Hexa Solution, dan lain-lain.

Fasilitator Rinaldi Agusyana mengawali pemaparannya dengan pembahasan era VUCA yang penuh ketidakpastian yang melanda dunia. Menurut Rinaldi, perusahaan itu seperti kapal yang sedang berlayar di lautan dan menuju ke sebuah titik tujuan. Bagaimana agar kapal selamat dari gelombang VUCA maka pertama harus ada destinasi yang jelas, peta yang detil, kapal yang kokoh, tools yang lengkap, nakhoda yang terampil, serta kru yang setia dan pantang menyerah.

Selanjutnya Dwitya Agustina menguraikan konsep Integrated Transformational Model yang terdiri dari destinasi berupa: misi, visi, dan goals perusahaan. Sedangkan kapal berupa: strategi, struktur, dan sistem. Kru harus memliliki behaviours, values, beliefs, dan terakhir
leaders as a coach yang mampu mengeksekusi. Model ini merupakan peyederhanaan dari bebagai konsep yang ada dan telah teruji di berbagai perusahaan.

Dwitya juga memaparkan gaya kepemimpinan yang efektif yaitu Transformational Leadership yang membagi 4 kategori pemimpin yaitu: Idealized Influence yang dapat menjadi teladan, Insprational Motivation yang mampu menarik dan memotivasi pengikutnya, Intelectual Stimulations yaitu mampu merangsang kreativitas pengikutnya, dan Individual Consideration yang mampu mengidentifikasi pengikutnya dan mengembangkannya sesuai kekuatan dan bidangnya masing-masing.

Masih banyak  hal yang dipaparkan untuk menyusun lebih detail langkah-langkah corporate strategy yang jelas. Fasilitator ketiga Andi Basuni menjelaskan bagaimana menyusun lebih detail langkah-langkah dalam pembuatan corporate strategy yang terukur dengan jelas, desain organisasi, pembahasan mengenai SOP, dan hal lain yang berkaitan dengan pemecahan masalah perusahaan.

Partner In Culture Transformation

membangun teamwork yang solid

Cara Membangun Teamwork yang Solid dengan Langkah 7C

By | Article | No Comments

Blog ACT Consulting – Sinergi dari sebuah tim sangat menentukan tercapainya kesuksesan berkelanjutan bagi perusahaan. Elemen satu ini dapat membuat para anggota mampu bekerja dengan baik untuk meraih tujuan yang diinginkan. Sayangnya, membangun teamwork yang solid seperti itu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Ada banyak tantangan berat yang harus dihadapi oleh leader organisasi dalam mewujudkannya.

Meski sulit, bukan berarti tidak bisa direalisaskian lho. Sebagai seorang pemimpin di perusahaan, Anda tentu mampu membangun teamwork yang sulid. Asalkan, Anda mengaplikasikan langkah efektif berikut ini.

1. Coaching

Setiap orang butuh coaching. Tidak terkecuali para SDM di organisasi Anda. Coaching merupakan pembinaan yang dilakukan oleh leader kepada anggota tim. Tujuannya adalah untuk memberikan orientasi realitas dan membantu mengatasi hambatan dalam pekerjaan.

Leader yang mampu menjadi coach mampu memotivasi anggota tim untuk menunjukan performa kerja yang baik. Sebab, setiap coaching dilakukan, ia selalu berupaya untuk membangkitkan potensi terbaik yang ada di dalam diri para karyawan.

2. Character

Memahami karakter masing-masing anggota tim tentu perlu dilakukan untuk bisa membangun teamwork yang solid. Setiap SDM dalam organisasi tentu memiliki karakter yang berbeda-beda. Sebagai seorang leader, Anda wajib ah untuk bisa mengetahui hal ini. Tujuannya adalah agar leader jadi tahu langkah mana yang paling tepat untuk melakukan pendekatan kepada setiap anggota.

3. Communication

Pentingnya elemen satu ini tentu sudah sering Anda dengar. Komunikasi memang membawa pengaruh besar bagi kesolidan sebuah tim dan kesuksesan organisasi.

Komunikasi yang baik akan memudahkan tim dalam berkoordinasi, bekerja sama, dan bertukar informasi. Hasilnya, mereka tak akan merasa terbebani untuk menemukan langkah efektif dalam mencapai goals yang ingin dicapai oleh organisasi.

4. Commitment

Komitmen dari SDM dapat menentukan loyalitas da kinerja mereka di perusahaan. Jika sudah memiliki komitmen, mereka tentu akan lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.

Mereka tak akan segan untuk mencurahkan seluruh pikiran, tenaga, perhatian, dan waktunya agar bisa mencapai cita-cita yang ingin diraih oleh anggota tim serta perusahaan.

5. Contagious Energy

Maksud dari contagious energy adalah energi positif yang menular.  Ini tentu bisa diwujudkan melalui program coaching. Motovasi kerja yang diberikan oleh leader kepada anggota tim dapat membuat mereka lebih semangat dan percaya diri untuk menunjukan performa optimal.

6. Caring

Sikap peduli di lingkungan kerja akan membuat SDM bisa selalu mendukung satu sama lain. Mereka tidak akan segan untuk memperbaiki kesalahan yang dilakukan agar bisa mencapai kesuksesan yang diharapkan. Mereka punya tujuan untuk menunjukan performa tim yang baik. Bukan hanya sekadar kinerja individu saja.

7. Consistency

Namun, Anda tidak akan mampu untuk membangun teamwork yang solid jika tidak ada sikap konsisten untuk menerapkan keenam hal tersebut. Konsistensi adalah wujud pertanggungjawaban terhadap nilai-nilai yang berlaku di perusahaan. Jika hal ini sudah tertanam di dalam diri anggota tim, mereka tentu bisa membangun kerja sama yang solid untuk mewujudkan kesuksesan berkelanjutan bagi perusahaan.

Langkah untuk merealisasikan teamwork yang solid lainnya bisa Anda dapatkan di Program CSI dari ACT Consulting

 

 

Partner In Culture Transformation

employee engagement bagi perusahaan

Pentingkah Employee Engagement Bagi Perusahaan?

By | Article | No Comments

employee engagement bagi perusahaanACT Consulting Blog – Peran Employee Engagement bagi perusahaan itu ibarat tiang dalam sebuah bangunan. Kehadirannya akan selalu diperlukan oleh organisasi agar selalu berdiri kokoh.

Employee Engagement dipercaya dapat menjadi penentu kesuksesan perusahaan. Sebab profitabilitas bisa meningkat tajam karena produktivitas tinggi dari para karyawan. Mereka mampu bekerja dengan baik untuk bisa mencapai tujuan organisasi dan membawa kepuasan konsumen.

Sebelum mengetahui lebih banyak tentang peran Employee Engagement bagi perusahaan, Anda perlu mengenal dan memahami istilah tersebut secara lebih mendalam.

Apa Itu Employee Engagement?

Employee Engagement atau keterikatan karyawan adalah adalah suatu kondisi, sikap atau perilaku positif seorang karyawan terhadap pekerjaan dan organisasinya yang ditandai dengan perasaan semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan keasyikan (absorption) untuk tercapainya tujuan dan keberhasilan organisasi.

Employee engagement pertama kali diperkenalkan oleh kelompok peneliti Gallup pada tahun 2004. Dari hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa keterikatan karyawan sangat berpengaruh pada performa bisnis perusahaan.

Karyawan yang  engaged terbukti lebih jarang absen, minim melakukan kecelakaan kerja, dan lebih produktif. Mereka mampu membawa perusahaan untuk menghasilkan profit yang signifikan.

Mengukur Employee Engagement di Perusahaan

Ada tiga tingkatan Employee Engagement menurut Gallup (2004). Berikut adalah penjelasannya.

1. Engaged

Karyawan yang engaged adalah seorang pembangun (builder). Mereka selalu menunjukan kinerja yang optimal dan bersedia untuk mengerahkan seluruh kekuatan serta bakat mereka dalam bekerja. Mereka pun selalu bekerja dengan penuh gairah dan senantiasa berinovasi untuk kemajuan perusahaan.

2. Not Engaged

Keterikatan karyawan pada perusahaan di tingkat ini dapat terlihat dari sikap mereka. Karyawan tersebut cenderung fokus pada tugas dibanding mencapai tujuan dari pekerjaan tersebut. Mereka cenderung merasa kontribusi mereka diabaikan. Untuk itu, mereka lebih memilih untuk menunggu perintah daripada berinisiatif sendiri ketika bekerja.

3. Actively Disengaged

Karyawan tipe ini adalah penunggu gua (cave dweller). Mereka secara konsisten menunjukkan perlawanan pada semua aspek. Mereka hanya melihat sisi negatif pada berbagai kesempatan dan setiap harinya, tipe actively disengaged ini melemahkan apa yang dilakukan oleh pekerja yang engaged.

Anda tentu juga ingin mengetahui tingkatan Employee Engagement bagi perusahaan Anda. Ikuti surveinya bersama ACT Consulting. Melalui survei ini, Anda bukan cuma tahu sejauh mana level keterikatan karyawan dengan perusahaan. Anda pun bisa memahami bagaimana caranya membuat perbaikan atau strategi yang mendukung bisnis perusahaan terkait dengan keterikatan karyawan.

Info lengkap tentang survei ini bisa Anda dapatkan di sini.

Human Capital Meet Up: Engagement Survey

Partner In Culture Transformation

PJB Inspring Employee of The Year

PJB Inspiring Employee of The Year

By | News | No Comments

Sebagai konsultan budaya perusahaan, ACT Consulting dipercaya menjadi juri eskternal Best Employee di PJB (Pembangkit Jawa Bali) pada Senin-Selasa (13-14/8). Bertajuk “PJB Inspiring Employee of The Year”, ACT Consulting mendampingi proses pemilihan karyawan inspiratif tahun ini. Bertempat di kantor pusat PJB Surabaya, Tim ACT menyaring 80 kandidat yang mengikuti audisi.

Kegiatan yang merupakan proyek pertama ACT Consulting dengan PJB ini menunjukkan komitmen dan keseriusan PJB dalam membangun sumber manusia. Dengan mengundang juri  independen dari pihak eskternal diharapkan dapat secara ojektif memilih karyawan yang benar-benar inspiratif yang akan memberi pengaruh positif pada karyawan lainnya.

Seluruh peserta mengikuti proses audisi melalui tahapan seleksi hingga tersisa 20 nominator yang mewakili IPJB Way yaitu nilai Integrity, Professional, Joint Collaboration, Business Excellence. Tahapan terakhir adalah wawancara untuk menggali langsung dari nominator hal yang menginspirasi yang kelak mempengaruhi lingkungannya utnuk menjalankan IPJB Way.

Senior consulting Y. Ariningtyas Prameswari dan M. Zain Firdaus mewakili ACT Consulting melakukan audisi dan seleksi dengan konsep dan tools yang didesain oleh tim ACT Consulting. Lembaga konsultan  yang membantu berbagai perusahaan dalam transformasi budaya perusahaan ini menyediakan program customized solution sehingga sesuai kebutuhan PJB.

Kegiatan ini program tahunan yang dilakukan PJB sebagai salah satu upaya pembangunan budaya perusahaan khususnya mengajarkan nilai organisasi melalui cerita-cerita pendek yang menginspirasi. Sehingga salah satu tugas bagi para kandidat adalah membuat tulisan pendek.

Yuni yang biasa disapa Tyas menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan pada ACT Consulting mendapatkan kepercayaan ini. Ia berharap projek ini menjadi langkah awal untuk kerjasama berikutnya.

“Semoga dengan project ini membuka kesempatan untuk kerjasama selanjutnya antara ACT Consulting dengan PJB,” ujar Tyas.

Partner In Culture Transformation

toxic dalam budaya perusahaan

7 Tanda Kalau Ada Toxic Dalam Budaya Perusahaan Anda

By | Article | No Comments

toxic dalam budaya perusahaanACT Consulting Blog – Selain makhluk hidup, toxic atau racun ternyata bisa juga menjangkit sebuah organisasi atau perusahaan. Toxic tersebut juga bisa memberikan dampak buruk kepada perusahaan.

Membiarkan toxic terus berkembang di perusahaan tentu bisa mengakibatkan organisasi menjadi sakit atau mati. Sayangnya, masih banyak yang belum sadar bahayanya hal tersebut. Bahkan, banyak juga lho leader atau anggota tim yang tidak menyadari hadirnya toxic dalam budaya perusahaan mereka.

Oleh sebab itu, tanda-tanda kehadiran toxic dalam budaya perusahaan berikut ini harus diketahui oleh setiap individu.

1. Leader Terlalu Fokus Pada Tugas, Bukan Hasil

Jika hal ini terjadi, berarti ada yang salah dengan budaya perusahaan Anda. Selain itu, seorang leader juga harus mengembangkan anggota tim yang mandiri, memiliki skill tinggi, dan motivasi besar.

2. Tidak Fokus dengan Pertumbuhan Strategi

Jika semua anggota tim tidak melakukan inovasi strategi dan hanya fokus pada result jangka pendek, tentu akan membuat bisnis berada dalam posisi yang lemah. Ini juga jadi pertanda kalau ada toxic dalam budaya perusahaan.

3. Tidak Ada Eksekusi Pada Strategi Proyek

Tanda besar kalau ada toxic dalam budaya perusahaan Anda adalah tidak adanya eksekusi pada setiap strategi proyek. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya komunikasi dan rasa percaya antar tim atau anggota organisasi.

4. Leader Tak Menyadari Perannya

Ketika leader tidak menyadari perannya di perusahaan ini sudah jadi tanda kalau ada toxic pada budaya di dalamnya. Oleh sebab itu, seorang leader harus membuat kontribusi positif untuk perusahaan setiap harinya.

5. Karyawan Mengabaikan Kebijakan

Karyawan akan mengabaikan kebijakan perusahaan ketika leader mereka tidak memberikan arahan yang jelas terhadap hal tersebut. Kebijakan yang tidak berfungsi baik tentu akan menghambat efektivitas organisasi.

6. Anggota Organisasi Takut untuk Mengemukakan Pendapat

Ketika anggota organisasi merasa takut untuk mengemukakan pemikiran atau ide baru, ini adalah tanda bahwa ada lingkungan yang tidak aman. Bisa diartikan juga sebagai toxic dalam budaya perusahaan. Saat hal itu terjadi, berarti mereka tidak dapat memaksimalkan kompetensinya.

7. Tingginya Turnover Karyawan

Cara termudah untuk mendeteksi toxic di budaya perusahaan adalah tingginya turnover karyawan. Ini adalah tanda kalau anggota tim merasa tidak engaged dengan organisasi.

Jika ada satu tanda tersebut ada dalam perusahaan, Anda tentu harus segera mencari solusi yang tepat untuk memperbaikinya. ACT Consulting hadir untuk Anda yang ingin melakukan transformasi budaya perusahaan.

Program Organization Culture Health Index (OCHI) dari ACT Consulting tentu bisa membantu Anda untuk mengetahui tingkat kesehatan budaya perusahaan Anda. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan penyelesaian yang terukur, terarah, dan tepat sasaran.

Info detail Program OCHI bisa cek di :

Organization Culture Health index

Partner In Culture Transformation

Training Semangat Kerja Karyawan ACT Consulting

Training Team Building Kinderfield BSD, Bangun Kebersamaan dan Menenangkan Jiwa

By | News | No Comments

Training Semangat Kerja Karyawan ACT Consulting

“Traning ini benar-benar mengubah jiwa dan semangat kami. dan yang terpenting adalah bisa membuat tenang jiwa kami saat bekerja, terimakasih ACT Consulting

Training  Team Building untuk Kinderfield dinilai bisa menenangkan jiwa dari karyawan saat bekerja. Hal tersebut langsung dirasakan salah satu dari karyawan Kinderfield, Wendi saat training yang diadakan di Telaga Seafood BSD tersebut berlangsung.

“Traning dari ESQ ini benar-benar mengubah jiwa dan semangat kami. dan yang terpenting adalah bisa membuat tenang jiwa kami saat bekerja, terimakasih ACT Consulting ,” ujar dia kepada ESQNews.id, Senin (16/7).

Peserta yang terdiri dari seluruh Civitas Kinderfield BSD ini merasakan manfaat dari training tersebut. Sekitar 20 orang dari seluruh civitas mengikuti training tersebut.

Training Team Building diharapkan mampu memberikan pondasi yang kokoh untuk tim Kinderfield dan membangun kebersamaan seluruh civitas Kinderfield.

Training yang langsung dipimpin oleh Trainer bersertifikat LSP ESQ yakni Trainer Achmad Zaki dan Asisten Trainer Ilham Nugraha.

Training dengan suasana hangat tersebut berlangsung lancar. Peserta banyak yang mengaku mendapatkan suasana yang baru dan memotivasi untuk menjadi pribadi-pribadi.

“Dalam kebersamaan dua jam ini kami sudah mendapat sesuatu yang luar biasa. Kami mendapat pelajara berharga untuk menjadi pribadi-pribadi yan lebih baik,” ujar salah seorang peserta.

Apa kata Ibu Kepala Sekolah dan Guru Kinderfield BSD tentang Team Building Training dari ACT Consulting? Lihat video dibawah ini.

Partner In Culture Transformation