Skip to main content
All Posts By

admin

Partner In Culture Transformation

ACT Consulting Kawal BUMN, Pelindo III Gapai High Positive Energy

By News No Comments

ESQNews.id, JAKARTA – Erick Thohir (Menteri BUMN) beserta jajaran di Kementerian BUMN telah merumuskan 6 nilai baru yaitu Amanah, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif yang diterapkan di seluruh lingkup BUMN yang dikenal dengan Core Value AKHLAK.

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III sudah menerapkan panduan atau contoh perilaku AKHLAK di lingkup kerjanya. Setelah webinar sosialisasi dan internalisasi AKHLAK di Pelindo III digelar pada Juli 2020 yang lalu, dan mendapatkan rekor MURI tingkat internasional dalam kategori “Sosialisasi etos kerja baru BUMN kepada karyawan terbanyak” yaitu lebih dari 5000 orang yang ikut serta.

Tah hanya di tahap sosialisasi, dalam implementasinya pun mereka mampu menunjukkan prestasi. Pelindo III mampu mencatat kinerja positif dalam aspek operasional kepelabuhanan. Direktur Utama Pelindo III menyebut salah satu kinerja yang berhasil melampaui target adalah arus petikemas yang mencapai 5,08 juta TEUs atau lebih 103 persen dari target 2020.

Hal ini berkat peningkatan laju ekspor-impor dan perdagangan domestik sejak Juli 2020 di sejumlah pelabuhan Pelindo III, yang juga menunjukkan perekonomian Indonesia tetap tumbuh selama pandemi.

“Kunjungan kapal pada 2020 tercapai 284 juta gross tonnage (GT) atau 98 persen. Artinya, kegiatan distribusi barang menggunakan jalur laut tetap bergeliat di tengah pandemi Covid-19,” katanya.

Dari sisi arus barang, ia menyebut kinerja operasional Pelindo III sepanjang 2020 tercatat ada 65 juta ton atau sekitar 95% dari target. Sementara barang kemasan mencapai 117 % dari target, yaitu 2,7 juta M3 dan arus distribusi gas tercapai 11,5 juta MMBTU atau 102% dari target.

Pencapaian tersebut diraih Pelindo III dengan mengedepankan 5 prioritas Kementerian BUMN sebagai pedoman, yakni, prioritas Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia, Inovasi Model Bisnis, Kepemimpinan Teknologi, Peningkatan Investasi, dan Pengembangan Talenta.

Dibalik keberhasilan yang diraih tak lepas dari hasil kolaborasi dengan ACT Consulting. Insan Pelindo III telah dipupuk dengan ilmu dan program yang diberikan oleh Ary Ginanjar bersama tim ACT Consulting di antaranya program internalisasi Core Values AKHLAK bagi pejabat structural leader as meaning maker, internalisasi AKHLAK living the grand why and quantum excellence, internalisasi AKHLAK “unleash AKHLAK value”, Ilmu coaching skill dan lainnya.

Edi Priyanto, Direktur SDM PT Pelindo III selali hadir dalam setiap kegiatan tersebut, salah satunya dalam Program Internalisasi AKHLAK “Unleash AKHLAK Value.”

“Kita harus hadapi dengan kuat, cerdas, keimanan atau keyakinan kita, maka kita harus memiliki AKHLAK. Ada 3 kunci kesuksesan leaders yaitu segi attitude, skill, dan knowledge. Namun, 85% dinilai dari AKHLAK atau menerapkan core values (attitude). Itu yang dibutuhkan.”

Walhasil, energi positif di Pelindo III pun semakin meningkat. Menurut Dwitya Agustina (VP ACT Consulting) bahwa secara keseluruhan Pelindo III Group memiliki tingkat positif energi yang high, dan mendukung pencapaian kinerja organisasi yang efektif dan efisien yakni 93,8% berada di kategori high positive energy.

10 Protokol AKHLAK BUMN dari ACT Consulting untuk Negeri

By News No Comments

JAKARTA – Masih di tengah pandemic Covid-19, mayoritas acara diadakan secara daring termasuk PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) (IPC). Pada Rabu (31/3/2021) IPC kolaborasi dengan ACT Consulting dalam rangka “Talkshow Bedah Buku AKHLAK untuk Negeri” yang telah launching pada awal Januari 2021 lalu.

Ihsanuddin Usman (Direktur SDM dan Umum IPC) hadir sebagai opening speech dan Ary Ginanjar Agustian (President of ACT Consulting) sebagai keynote speaker.

Lalu, dilanjutkan oleh paparan dari para narasumber di antaranya Febriandika Putra, Resa Riwinta, Lisa Amelia, Roland Sianturi (milenial IPC), Dessy Emastari P (Direktur Keuangan dan SDM PT IKT).

Anak perusahaan BUMN yang hadir pagi hari itu yakni Pelindo I-IV, Perhutani, JICT, dan lainnya. Mereka dipandu oleh Ringga dan Fajar selaku MC.

Acara berlangsung dengan sangat interaktif, bahkan saat sesi tanya jawab. Mengingat waktu, MC hanya memperkenankan 3 orang penanya, yang nantinya akan mendapat hadiah masing-masih 1 buku AKHLAK untuk Negeri.

“Saya mau tanya dalam hal kesuksesan AKHLAK itu, tools yang paling berhasil untuk tercapainya nilai AKHLAK itu apa yah Pak Ary?” tanya Rudi, salah satu insan BUMN.

Ary  langsung membagikan salah satu slide pada layar untuk menjawab pertanyaan tersebut, dengan tulisan ’10 Steps of AKHLAK Activation.’

“Seperti saat saya terkena covid, harus ada protokolnya. Sama halnya dengan AKHLAK BUMN. Ada 10 protokol yang harus dijalankan,” ucap Ary kepada 450 insan BUMN.

“Dengan alat ukur ini bisa dieksekusi. Oleh karena itu saya ukurkan untuk agent perubahan. Saya ajarkan langsung, insyaAllah perusahaan yang hadir di sini jadi yang terbaik. Salah satu yang telah diajarkan yaitu membuat kamus kompetensi seperti di Bank Syariah Indonesia, kalau perlu bantuan ada dokternya yaitu mba uwie,” tambahnya.

FGD Nasional Kemenpan RB di Hotel Bidakara Pancoran

By News No Comments

JAKARTA – Telah berlangsung kegiatan FGD Nasional di Hotel Bidakara Pancoran, Jakarta pada Selasa (30/3/2021), dengan tetap mematuhi protocol kesehatan seperti 3 M (Menjaga jarak, Memakai masker, Mencuci tangan).

ACT Consulting bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (Kemenpan RB) gelar kegiatan tersebut dalam rangka Penerapan Sistem Manajemen Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (President ACT Consulting) hadir memberikan materi kepada insan ASN, yang terlihat kompak mengenakan baju batik.

“Budaya tidak hanya mendukung strategi tetapi budaya itu adalah strategi.”

Di awal sesi lagu kebyar-kebyar di senandungkan dalam ruangan yang luas nan megah bernuansa coklat dominan kuning

Menurut Ary, acara itu tercetus karena mereka terinspirasi dari Gerakan AKHLAK BUMN.

“Semoga bola salju perbaikan karakter bangsa ini terus bergulir ke seluruh kementrian dan lembaga diseluruh negeri. Salam Indonesia emas,” harap Ary.

CPS, Ini Makna dan Tujuan Menjadi Public Speaker Sesungguhnya

By News No Comments

 JAKARTA – Coach Rendy Yusran (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) memandu training yang bertajuk “Public Speaking Certification”, berlangsung selama 2 hari pada Rabu dan Kamis (24-25/3/2021) secara daring.

Pelatihan itu diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang dan profesi yang berbeda. Mereka hadir dengan tujuan yang sama yaitu sertifikasi resmi dari BNSP, yang dapat menunjang karir profesional.

“Sebenarnya apa makna seorang speaker bagi Anda?” tanya Rendy.

Satu per satu peserta menjawab secara bergantian, saling memberikan ‘suaranya’. Sehingga terjadi interaksi namun tetap kondusif.

Edy, “Yang penting gak boleh untuk gaya-gayaan saja. Semakin bisa, semakin rendah diri. Kami ingin bisa bermanfaat bagi orang lain terutama di bidang pendidikan, apalagi guru-guru itu luar biasa yah.”

Silvia, “Dengan certified, orang bisa lebih percaya dengan kita. Sehingga kita menjadi lebih bermanfaat, bukankah untuk menjadi good speaker harus bisa bermanfaat bagi orang lain? Tentu ya.”

Mereka menjawab sangat antusias. Karena mereka sadar di era persaingan bebas seperti ini segala profesi harus memiliki sertifikasi. Begitu juga sebagai seorang Public Speaker, namun harus lulus uji kompetensi dulu.

“Good. Namun apakah kita hanya mencari yang terpenting dari tingkat physical, emosional saja? Adakah purpose lain yang lebih tinggi dari itu? Saya akan jelaskan dan jawab melalui ESQ matrix. Bahwa jadi seorang pembicara hebat bukan sekedar purpose yang sifatnya intelektual semata. Kira-kira apa itu? Boleh sharing?” papar pria yang expert di public speaking itu.

Calon certified Public Speaking mulai merespon melalui chat room, di antaranya:

Ramadhan Eka Putra, “Menjalankan peran kita sebagai Hamba Allah. Sebagai bentuk ibadah saya kepada Allah.”

Bayu Adhitama (Creativepreneur – MC), “To care, to share, and be impactful are “the grand why” of mine. Karena menurut saya, dalam hidup ini kita bisa mencari sebanyak2 harta tapi masih merasa kurang, bisa mencari sebanyak2 cinta tapi masih merasa kurang, bahkan mencari sebanyak2 tahta tapi masih merasa kurang. Tapi ketika kita mencari sebanyak-banyak manfaat yang bisa kita berikan kepada umat, hidup ini bisa terasa lebih damai, lebih ringan, lebih menyenangkan. Dimana we make the most of of our life untuk bisa peduli dengan orang lain, membantu orang lain yang mau cari sehat, cari berkah, cari nafkah, bahkan menjadi IMPACT untuk PERUBAHAN POSITIF pada hidup orang lain. Alll the things that follow (fame, money, recognition, etc) are just bonuses. And I believe, when we are helping other people, GOD WILL HELP US.”

Made Adnjani, “Saya hanya ingin menjadi pribadi yang lebih bersyukur dan memiliki kemanfaatan yang lebin besar bagi orang banyak dengan materi2 yang saya sampaikan ketika melakukan aktivitas public speaking. Sebetulnya saya bukan pribadi yang suka untuk berbicara di depan umum, terapi perjalanan hidup membawa saya pada aktifitas public speaking setiap saat sehingga saya ingin menjalankan amanah dengen sebaik-baiknya sehingga saya terus belajar untuk menjadi public speaker yang labil baik lagi dan memiliki tujuan yang mulia yatu menjadi penyampai kebaikan bagi banyak orang.”

Nur Jaya, “Grand Why untuk menjaadi public speaker adalah, dengan public speaker yang certified  saya lebih bisa menebar manfaat melaui lisan saya, dengan Bahasa dan retorika yang baik, mudah dipahami dan pesan sampai kepada audience, semoga menjadi ladang amal jariah bagi saya, saat menyampaikan hal yang baik kepada orang lain.”

“Good. Apapun yang kita tuliskan, pikirkan, kita serahkan kepada Tuhan. Anda boleh merasa hebat, namun bukan semata karena kehebatan Anda tapi atas pertolongan dari Tuhan, Semoga di sesi ini menemukan makna yang lebih luas dan lebih tinggi untuk seorang public speaker yaitu Grand Why.

Maka mohonlah kepada Allah. Ya Allah jadikan-lah diri ini sebagai perantara lisan, penyambung ilmumu yang penuh makna, apapun profesi dari kami, aamiin,” harap sang trainer bersama pesertanya.

Corporate Culture Specialist, Yuli Purwanti: Budaya Kerja Itu Harus 3K

By News No Comments

JAKARTA – Former AVP Culture Development Telkom, Yuli Purwanti memberikan ilmunya kepada puluhan peserta Training Corporate Culture Spesialist yang digelar selama 3 hari pada Rabu-Jumat (24-26/3/2021) melalui zoom meeting.

Pelatihan tersebut diadakan oleh ACT Consulting kepada insan PIE, Askrindo, PI, PIM, PT BIMA dan lainnya.

Coach Rinaldi dan Coach Heidy (trainer lisensi Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) memandu puluhan pesertanya itu.

“Doktor Ary menyampaikan bahwa culture itu katakanlah sebuah benteng Cina yang mengelilingi, tetapi kekuatan culture itu tergantung dari personalnya,” jelas Rinaldi dari Studio lantai 18, Menara 165.

Yuli pun mengiyakan dan langsung share screen salah satu materi penutupnya.

“Ketika temen-temen mengelola budaya, yang pertama ingatlah bahwa budaya itu unik. Budaya itu milik dan bagian dari kita. Masing-masing instansi seperti askrindo, PI, dan lainnya mempunyai keunikan masing-masing tapi kita bisa mencontoh aktivasinya.”

Kemudian, penulis buku Culture Starts at the Top itu memaparkan 3 hal dalam mengelola budaya, “Budaya kerja harus memperhatikan 3 K ini di antaranya:

1. Komitmen: dari leaders dan masing-masing karyawan bersatu menjalankan budaya kerja yang se-visi dan se-misi.

2. Konsisten: dalam identitasnya, membuat semua orang harus terlibat di dalam budaya kerja. Karena menyangkut tim.

3. Kontinyu: artinya tidak boleh berhenti berinovasi nanti mati. Terus menerus diingatkan tentang komitmen dan konsistensinya, karena manusia itu suka lupa.”

“Kalau kita udah memilih AKHLAK sebagai core values kita, ya kita terima,” kata praktisi itu sambil tersenyum.

Budaya Organisasi yang tepat tentu akan mempengaruhi kinerja tim menjadi lebih produktif, solid, dan akhirnya berdampak pada pencapaian target meningkat.

Sebab, budaya organisasi yang tepat dapat menciptakan rasa memiliki dan keterikatan secara emosional para karyawan terhadap organisasi/perusahaan. Alhasil, mereka akan selalu berupaya untuk mengembangkan bisnis menjadi lebih maju.

Wisli, salah satu peserta memberikan testimoninya, “Saya rasa tim budaya, semua tim corporate culture di seluruh perusahaan wajib banget untuk mengikuti training ini. Karena training ini sudah di design khusus dan dalam masa training juga kita diberikan contoh-contoh kehidupan yang nyata sehingga bisa kita terapkan dalam pekerjaan.”

HUT Ke-75, Persit Kartika Chandra Kirana & Ary Ginanjar Kenang Aprilia Manganang

By News No Comments

Anda bisa mencintai orang lain tanpa memimpin mereka, tetapi Anda tidak bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka” – Ary Ginanjar Agustian.

JAKARTA – Siapa yang tak kenal, kisah seorang Serda Aprilio Perkasa Manganang yang dulu hingga kini booming diperbincangkan publik? Ya, menurut banyak informasi, dia terlahir dengan nama Aprilia Santini Manganang.

Ia dikenal sebagai seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia yang sebelumnya berprofesi sebagai pemain bola voli Indonesia yang berkompetisi sebagai wanita tetapi kemudian bertekad untuk menjadi pria interseks pasca pensiun.

Kisah tersebut diulas kembali di dalam acara yang digelar oleh Persatuan Istri Tentara (Persit Kartika Chandra Kirana) dan ESQ Leadership Center pada Jumat (26/3/2021) melalui beberapa media seperti Zoom Meeting, Instagram, dan Youtube Persit. Sekaligus merayakan HUT Persit Karika Chandra Kirana yang ke 75 tahun.

Webinar motivasi yang bertajuk “Membangun Keluarga Santun dan Harmonis di Era Digital dengan Kecerdasan Emosional dan Spiritual” dihadiri oleh Ny. Hetty Andika Perkasa (Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana), Ary Ginanjar Agustian (President ESQ Group), bersama 1.000 orang Persit dari Sabang hingga Merauke.

“Saat kasus Aprilia Manganang, bu Hetty memilih respon positif atau negatif? Dengan kecewa, marah atau menerima dengan lapang dada?” tanya Ary dari Studio Rumahnya di Depok.

Wanita berseragam hijau cerah itu menjawab dengan sangat kompak, “Positifffff.”

“Ya, bu Hetty bisa menerima dan menyelesaikan kasus itu. Resultnya, semua pada terharu. Ujian saat itu merupakan ujian besar untuk bangsa Indonesia. Namun, yang datang adalah cahaya, Persit Kartika Chandra Kirana menerangi seluruh Indonesia,” kenang sang motivator sambil meneteskan air mata.

Tak hanya Ary Ginanjar dan Hetty yang menangis, insan persit turut merasakan atmosfer kesedihan dan rasa salut itu.

Desni Wati​jadi, “Ikut sedih..”

Irma Putri​masya, “Allah tabarakallah bagus banget terima kasih bapak.”

Lina Reginawati, “Leadership.”

Irma Putri​masya, “Allah tabarakallah salut sam ibu ketua kita sehat selalu ibu.”

“Terimakasih Pak Ary, terimakasih ibu-ibu semua,” ucap Hetty.

Suasana menjadi sangat mellow, para perempuan Indonesia itu saling berpelukan dan menguatkan satu sama lain.

“Jarang pemimpin yang memimpin seperti beliau, yang bisa menghadapi persoalan dengan tepat. Karena banyak orang yang fokus kepada permasalahan, kita lupa respon kita seperti apa. Kita lupa bahwa hasil akhirnya tergantung dari kita,” puji pria ber-jas hitam itu.

Tak hanya suasana haru yang dirasakan, namun suasana fun terlihat dalam acara tersebut. Karena beberapa lagu diputar oleh tim ESQ Group.

Ary Ginanjar: BSI Menjadi Top Ten Global Islamic Bank

By News No Comments

JAKARTA – 22 Februari 2021 lalu, Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (President ACT Consulting) mengisi workshop offline pertamanya di masa pandemic ini, dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ia menjadi pemateri dalam program Culture Integration Activation AKHLAK terkait Leaders Alignment Session di PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI).

Tokoh 4 in 1 (author, motivator, entrepreneur, educator) itu gandeng 14 orang peserta yang hadir yakni para direksi BSI.

“Workshop offline pertama saya setelah hampir satu tahun online. Alhamdulillah bahagiaaaaa sekali.”

Selain bersilaturahmi, mereka saling bertukar pikiran dan berdiskusi tentang cara atau strategi menyatukan tiga budaya BSM, BNI Syariah dan BRI Syariah. Serta wujudkan budaya BSI untuk mencapai visi menjadi Top Ten Islamic Bank in The World.

“Semoga para direksi dan jajarannya berhasil membawa BSI menjadi Top Ten Global Islamic Bank. Semoga Covid 19 bisa segera pergi dari Bumi Persada ini agar ekonomi bangkit dan kita bisa bertemu kembali,” harapnya.

Sebagai bentuk sinergi antara ACT Consulting dan BSI, pada Jumat (26/3/2021) insan BSI mengikuti Culture Squad Workshop, Change Agent Training secara virtual.

Puluhan peserta dipandu langsung oleh Coach Syaiful (trainer lisensi Ary Ginanjar).

“Tujuan workshop ini adalah agar Change Agent BSI memiliki mindset dan skill yang tepat dalam memandang perubahan. Sehingga motivasi Change Agent tetap terjaga dan mengetahui gambaran progress Action Plan yang telah dilakukan,” jelasnya dari Studio lantai 18 Menara 165.

https://www.instagram.com/p/CLmL2rolfOQ/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=embed_video_watch_again

ACT Consulting Rangkul Leaders Askrindo Syariah, Harus Jadi Artis Hollywood Ini!

By News No Comments

 JAKARTA – Leaders PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah ikuti event yang digelar oleh ACT Consulting pada Selasa (23/3/2021) secara online, dengan mengusung tema “Leader Aligment Session ASKRINDO SYARIAH.”

Petinggi-petinggi dari perusahaan penjaminan berbasis syariah pertama di Indonesia itu, dipandu langsung oleh trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Eka Chandra bersama Astrain Kemas.
Tim ACT Consulting menyajikan sebuah video yang berisi tentang pertandingan olahraga antara tim hitam dan tim putih.

“Baik bapak dan ibu, kita saksikan dulu bersama sebuah pertandingan fenomenal antara kedua tim ini, karna ini ada kaitannya dengan materi kita,” ucap Eka memberikan instruksi.
Tim yang mengenakan kaos hitam itu adalah All Blacks rugby team, merupakan tim nasional yang mewakili Selandia Baru dalam bidang uni rugbi. Setiap pertandingan, mereka selalu unggul, yakni dari 6 kali pertandingan menang 5 kali juara dunia. Dari 566 pertandingan, mereka menang 500 kali.

Terlihat dari video itu, bahwa spirit dari tim hitam yang sangat menggebu-gebu. Sebelum bertanding, kaptennya berteriak kata-kata positif diiringi beberapa gerakan yang memacu semangat rekannya. Berbeda sekali dengan tim putih, yang hanya saling rangkul tak bereaksi.
“Kira-kira apa yang bisa diambil dari cuplikan tadi? Apa tips sukses tim black?” tanya Eka.

Beberapa peserta merespon lewat chat room zoom meeting, dan sebagian lagi ada yang mengeluarkan pendapatnya secara langsung:
Umar Sumarjono (Ka. Div SPI JPAS), “Kolaborasi.”
Mei (Dept. NCF), “Semangat dan percaya diri.”
Andri Kurniawan, “Komunikasi dan leadership.”
Bagio (Dir. Keuangan), “Semangat mereka yang kuat untuk menang.”

“Good, jadi bapak dan ibu rumusnya yaitu mental state yaitu kombinasi antara Gerak, Kata, dan Fokus. Karena ketiga hal tersebut mampu membangun high energi atau semangat. Sama halnya yang dilakukan oleh para artis atau atlet hollywood ini,” kata Eka sambil menampilkan beberapa tokoh terkenal di dunia.

Mereka adalah Cristiano Ronaldo, Michael Jordan, Tiger Wood, Michael Schumacher dan lainnya.
“Gerak, Kata, dan Fokus  telah dilakukan oleh artis atau atlet hollywood. Juaranya berkali-kali, karena sukses udah jadi bagian dari dirinya,” tutupnya.

Menuju Perubahan, 5 Point Penting untuk Leaders PT Pupuk Kaltim

By News No Comments

JAKARTA – Sekitar 10 hari lamanya, pada (16-25/3/2021) leaders PT Pupuk Kaltim (PKT) berkolaborasi dengan ACT Consulting untuk menggelar Leadership Development Program V batch 7 secara online.

Trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yaitu Coach Idham dan Astrainnya Said memandu para pimpinan dari anak BUMN tersebut.

Coach Idham memberikan instruksi bahwa para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, kemudian masuk ke dalam breakout room untuk saling berdiskusi. Mereka diberikan waktu saling bertukar pikiran selama 25 menit.

Salah satu screen ditampilkan dalam zoom meeting, yang merupakan contoh materi yang akan dibahas. Tema study kasus yang mau dibahas terkait ‘Mengulur-ngulur waktu dalam bekerja.’

Topik tersebut lalu dijabarkan dari segi atau berdasarkan role models, the system, my skills, my insight about me, my understanding.

“Ya, silakan bapak dan ibu untuk masuk ke dalam breakout room yang telah kami tentukan.”

Waktu berdiskusi telah usai, mereka mempresentasikan masing-masing hasilnya menggunakan Power Point dan sejenisnya. Mereka mengawalinya dengan pantun-pantun lucu sehingga suasana semakin fun, enjoy, dan penuh tawa. Berikut beberapa paparannya:

Case Study: Meningkatkan kesadaran mencuci tangan sebelum masuk ruangan kantor.

Role Model: Sosialisasi dari team Hyperkes perusahaan tentang pencegahan Covid-19.

My Insight about Me: Saya menyadari bahwa mencuci tangan dapat memperkecil penularan covid. Tetapi saya merasa bahwa saya steril dan sehat serta mencuci tangan terlalu sering tidak bagus buat kulit dan boros air.

My Understanding: Atasan menginginkan agar saya menjalankan protokol mencuci tangan untuk memperkecil kemungkinan penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor.

“Mengapa ini bisa jadi penting? Karena ini bisa dijadikan sebagai feedback kita dan tim, bahwa tidak ada alasan untuk tidak berubah. Maka kita harus pastikan 5 point di atas itu apakah sudah ada perubahan atau tidak dalam lingkungan kita,” jelas Idham.

Insan RNI Dihadapkan dengan Pilihan, Trainer: Ada 2 Perubahan

By News No Comments

 JAKARTA – Aris Kadarisman, Manajer Pengembangan SDM PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) berharap dengan adanya kerjasama dengan tim ACT Consulting, para insan RNI bisa lebih memahami Core Values AKHLAK BUMN.

“Saya berharap mereka lebih bisa mengenali dan memahami values AKHLAK serta mengimplementasikan ke dalam pekerjaan sehari-hari. Sehingga bisa berkontribusi secara maksimal,” katanya dengan penuh harap dan kesungguhan hati.

Kolaborasi tersebut dituangkan dalam bentuk pelatihan atau training, yang digelar selama 2 hari pada Senin dan Selasa (22-23/3/2021), mengusung tema “Living the Grand Why” via zoom meeting.

Para peserta dari golongan Management Trainee dipandu langsung oleh trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Tiko dan Coach Bayu.

“Selama 2 hari ini, apa ekspektasi kalian terhadap training ini?” tanya Tiko dari Studio lantai 4 Menara 165.

Beragam jawaban dilontarkan oleh insan RNI, di antaranya:

Faisal, “Saya ingin lebih memahami nilai AKHLAK agar bisa berkontribusi di dalam lingkup kerja maupun rumah. Kami ingin mengaplikasikan masing-masing nilai tersebut.”

Hernia Putri, “Harapannya selain ingin memahami Core Values AKHLAK, dengan adanya pelatihan dari ACT Consulting atau ESQ ini bisa meningkatkan kecerdasan emosional kami (EQ).

“Mantappp, sebelum menjawab saya kasih 2 pilihan. Saya menjelaskan ilmu ini dengan cara berceramah, tanpa back sound, datar, selama dua hari. Atau adanya interaktif, gerak sambil aktivitas, enjoy, disertai yel-yel?”

Tentu saja mereka pilih yang kedua yaitu adanya interaktif. Maka musik pun dinyalakan, seluruh peserta dan trainer bergerak bersama ikuti alunan lagu, memperlihatkan ekspresi sumringah. Suasana training semakin ramai dan seru terlihat dari zoom meeting.

“Baik kita mulai, saya tanya dulu kira-kira apa tantangan yang kalian hadapi saat ini?” tanyanya lagi.

60 orang yang serempak mengenakan seragam putih itu dengan sangat antusias ingin menjawab pertanyaan tersebut dengan emoticon (raise hand).

Joshua, “Pandemi ini membuat kita sedikit terhalang untuk bekerja dan berkomunikasi seperti biasanya. Tapi kita tetep semangat untuk bekerja, menjalani rutinitas. Meskipun ada kejenuhan namun tetap menjaga semangat untuk bekerja.”

“Untuk menjawab tantangan kepada orang-orang hebat di depan saya ini saya akan menjabarkan dengan aktivitas yaitu permainannnnn,” ucap trainer berkacamata itu dengan semangat.

Tim ACT Consulting memunculkan gambar berikut:

Tiko memberikan arahan dan clue kepada mereka untuk mencari 4 perbedaan dari gambar tersebut.

Setelah mereka menjawab dengan cepat dan tepat, Tiko mengatakan, “Apa hubungannya tebak gambar dengan kondisi pandemi? Hal itu menjelaskan bahwa ada 2 perubahan yaitu perubahan dengan drastis atau mudah bagi kita menyadari perubahan itu. Ada juga seolah-olah tidak terjadi perubahan tapi ternyata ada perubahan namun kita tak menyadari.

Tebak gambar tersebut termasuk perubahan yang kita sadari. Karena saya memberi instruksi untuk mencari 4 perbedaan. Jika tidak ada clue, mungkin tidak ada yang ngeuh.”