Skip to main content

Yuddy Aryadi: Telkomsel dan BUMN Lebih Maju dengan Ini

By April 6, 2021News

JAKARTA – Asisten VP cultural development Telkom Indonesia, Yuddy Aryadi memaparkan sebuah terobosan baru dari Telkom yaitu Hackidea Program. Tujuannya yaitu untuk membangun perilaku inovatif pada karyawan. Karyawan yang seperti apa? Yang terus mencari cara lebih baik dalam menyelesaikan pekerjaan, yang terus mencari produk atau layanan yang dibutuhkan masyarakat.

“Ini contoh keberhasilan perilaku, bukan sekedar lomba. Namun sebuah inovasi untuk telkomsel dan BUMN menjadi lebih maju melalui idebox,” jelasnya kepada 250 orang dalam webinar dengan tema Culture Agent on Boarding yang digelar pada Kamis (2/4/2021).

Menurutnya hal itu sangat diperlukan perusahaan, agar perusahaan semakin produktif, efektif, efisiensi, berdaya saing, punya banyak produk yang diperlukan masyarakat.

“Yang kita lakukan ini seperti dalam salah satu core values AKHLAK yaitu Adaptif, artinya kita harus terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan. Apalagi di tengah pandemi saat ini.

Semua ide yang diposting akan langsung dilihat leader, namun nanti juga setiap bulan akan ada evaluasi. Setiap hari kita pantau idebox itu, layaknya kita mengecek Whatsapp, instagram, dan lainnya. Dari situ kita bisa lihat ada ide baru apalagi nih?” tambahnya.

Setelah pemaparan, Yuddy memberikan kesempatan bagi peserta untuk melakukan feedback misalnya dengan ajukan beberapa pertanyaan.

Baca Juga:  Lokomotif KAI Sepakat “Angkut" AKHLAK Sebagai Core Values

“Untuk memperbaiki program culute kita,
kesulitan apa yang temen-temen rasakan khususnya saat menjadi culture agent, saat melaksanakan culture activation? Boleh ketik jawabannya di menti.com,” tanya MC.

Mayoritas dari mereka menjawab waktu, operasional, kordinasi, mindset dan masih banyak lagi.

Tarully Erna, bagian medical operation protokol dan penanganan covid bertanya, “Kalau masalah sibuk bukan terkait dari niat, atau menyempatkan waktu, artinya sampai saat ini saja saya bisa bersamaan 3 zoom yang semuanya interaktif. Mungkin akhirnya terlatih karena itu. Nah bagaimana caranya membagi waktu untuk keberlangsungan prokernya. Efisiensinya bagaimana supaya bisa lebih simple?”

“Thankyou, kita prioritaskan aktivitas yang wajib. Tidak harus berupa event, tidak perlu waktu khusus, tapi pointnya tim leaders menunjukan bahwa saya konsen pada visi ini. Bisa menyampaikannya lewat sosial media, atau bisa fisik. Karena ada sebuah teori, bahwa seseorang itu menjadi expert atau ahli kalau ia berlatihberlatih 10.000 jam per hari,” jawab Yuddy.

Kegiatan refreshment ini hasil kolaborasi dengan tim ACT Consulting yang dihadiri oleh Coach Dudi Supriadi (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).

Leave a Reply