Skip to main content

Gaya Humoris Presiden Toyota Motor Corporation Akio Toyoda dan Budaya Kaizen ala Toyota Way

By March 18, 2019April 30th, 2019Article

Apa yang kira-kira muncul di pikiran anda tentang pimpinan sebuah perusahaan global berusia ratusan tahun seperti Toyota? Mungkin sebagian dari kita berpikir bahwa orang tersebut haruslah sangat terstruktur, sangat ahli, menguasai segala hal, dan sebagainya. Tapi yang bisa kita lihat dari sosok Akio Toyoda, President Toyota Motor Corporation, bisa jadi membalik persepsi yang kita miliki sebelumnya tentang dia.

Akio Toyoda melayani pertanyaan dari David Rubinstein di The Economic Club, di tanggal 15 Maret 2019 lalu, dengan sangat cair dan penuh candaan. Ia sangat humoris. Bahkan, meskipun ia bisa berbahasa inggris dengan baik, Akio lebih memilih menggunakan bahasa jepang dalam menjawab pertanyaan David.

Alami, manusiawi, dan mengalir dengan mudah. Mungkin itu yang bisa kita lihat dari sosok Akio Toyoda saat diajak berdialog. Gaya kepemimpinan seperti apakah ini? Jauh dari kesan dibuat-buat, menjaga image, atau penuh kesempurnaan yang mungkin ditampilkan sejumlah tokoh dunia, Akio tampil menjadi dirinya sendiri.

Rubinstein seperti biasa mengocok perut para peserta yang hadir di The Economic Forum dengan berbagai pertanyaan yang lucu. Serangkaian pertanyaan yang sama, juga pernah ia ajukan pada sejumlah CEO dan pimpinan di perusahaan otomotif yang lain. Banyak dari pertanyaan David sudah terpola dan berulang. Namun yang membuat kita terus ingin tahu bukanlah daftar pertanyaan yang diajukan, tapi bagaimana para pimpinan perusahaan dunia terbesar tersebut, menjawab dengan cara dan gaya mereka sendiri.

Salah satu fakta yang terbuka dari wawancara yang dilakukan di The Economic Club di Washington DC adalah; Akio Toyoda ternyata adalah Master Driver utama yang ada di balik kesuksesan semua mobil yang ada di Toyota. Ini adalah sebuah kebiasaan yang dahulu membuat ayahnya takut. Akio secara khusus menyukai mobil dengan kecepatan tinggi. Mobil favoritnya adalah Toyota Supra. Untuk mentes kecepatan di produk-produk Toyota, Akio Toyoda mengatakan ia yang melakukannya sendiri.

Ternyata, sosok humoris Akio Toyoda inilah yang ada di balik persetujuan terhadap proposal pembuatan Prius yang diajukan oleh Takeshi Uchiyamada, CEO Toyota saat ini. Akio pula yang meminta Takeshi saat itu untuk menduplikasikan target efisiensi bahan bakar di Toyota Prius.

Bahkan, banyak dari beragam inovasi yang tidak diduga yang dilakukan oleh Toyota, berasal dari kreativitas dan keberanian yang dimiliki oleh pria humoris berusia lebih dari 60 tahun ini.

Saat ditanya tentang inovasi apa yang tengah dikembangkan oleh Toyota, Akio bercerita secara terbuka tentang beragam proyek penelitian yang tengah mereka kembangkan. Diantaranya selain menciptakan berbagai alat bantu untuk meningkatkan mobilitas para atlet paralympics dengan berbagai disabilitas, adalah dengan menciptakan temuan robotika di berbagai bidang.

Selain robotika, Toyota juga tengah mengembangkan kendaraan yang dapat dikemudikan di Bulan, kata Akio. “Sama sekali tidak menguntungkan”, katanya berulang-ulang hingga memancing tawa hadirin. Namun ia sebut bahwa itu adalah impian dari para insinyur di Toyota dan ia ingin melihat mereka bahagia dapat mewujudkan mimpinya.

Pemimpin seringkali perlu mengalah, dan itulah yang dilakukan Akio Toyoda. Ia tidak bersifat otoriter dan mengarahkan dengan tangan besi. Dengan jiwa muda yang dimilikinya, ia mengendarakan kendaraan dengan kecepatan tinggi, bahkan di usianya sekarang. Hal yang sama juga dilakukan oleh putranya yang berusia 31 tahun. Ini membuatnya sedikit khawatir, tapi ia justru memupus rasa takutnya itu dengan ikut menemani anaknya saat anaknya mentes mobil tercepat milik Toyota.

Baca Juga:  Tinjauan Taktik Steve Jobs Menyelamatkan Apple Dalam Sudut Pandang Manajemen Strategi

Sungguh hal yang mengejutkan bagi Rubinstein. “Dua orang pewaris tahta di satu kendaraan? Bukankah seharusnya ada aturan atau prosedur yang dapat mencegah hal itu?” Seru David Rubinstein dengan wajah panik.

“Tidak, bisa saja” kata Akio dengan tanpa rasa bersalah. Ia tidak melihat ada yang perlu dikhawatirkan dari apa yang ia dan putranya lakukan dengan mengendarai satu kendaraan bersama-sama. Setidaknya, tidak di Toyota.

Satu hal lagi yang membuat Rubinstein terkejut adalah jawaban Akio Toyoda saat terjadi insiden pada salah satu kendaraan yang diproduksinya. Saat itu, Akio datang langsung dan meminta maaf pada publik Amerika. David bertanya “Bukankah kau bisa meminta orang lain untuk melakukannya untukmu?”

Akio malah menjawab “Tidak, seharusnya aku datang jauh lebih awal dari itu”. Akio memang mengusung tinggi kaidah Kaizen atau Continous Improvement yang dimiliki oleh Toyota. Filosofi menemukan kesempurnaan bersama-sama dan terus menyempurnakannya. Upaya yang dilakukan oleh semua orang di toyota yang disebut sebagai “The Toyota Way”, dan kini kita tahu, ada unsur humoris yang ternyata menjadi jiwa dibalik kesegaran inovasi dan kesempurnaan yang tidak mengekang ala produk Toyota yang mendunia.

Saat Akio ditanya, ia ingin menjadi yang terhebat di dunia atau tidak, apa jawabnya? Akio ternyata mengambil perumpamaan dokter gigi. Ia bertanya pada David, “Pada siapa ia akan pergi, ke dokter gigi terbaik di dunia, dokter gigi terbaik di negara, atau dokter gigi terbaik di kota?”.

Akio balik bertanya, “Pasti pada dokter gigi yang terbaik di kota, ya kan?. Itulah yang juga kami inginkan”, katanya. Akio menyatakan orang pasti mencari solusi yang terdekat dan yang paling mudah dan memungkinkan, untuk menyelesaikan permasalahan mereka, dan itulah filosofi solusi yang juga ingin diberikan oleh Toyota.

Teladan yang diperlihatkan Toyoda bukanlah dengan pembentukan image atau branding yang dibuat-buat. Ia melakukan marketing pada produk yang dijualnya dengan membuktikan kehandalan dan keamanan produknya sendiri. Dengan tidak takut berada dalam satu mobil berkecepatan tinggi, walau dengan putra penerusnya sendiri. Dari situ saja kita bisa melihat tingginya nilai keamanan dan kehandalan yang dijaminkan oleh Toyota, hingga pemiliknya sendiri mempercayainya.

Di masa ekonomi informasi, korporasi harus menjadi semakin berorientasi teknologi terbarukan yang menjaga keselamatan lingkungan tanpa mengorbankan prinsip efisien dan kualitas. Cara mewujudkannya, sembari tetap meraih profit tertinggi dan menjadi perusahaan terbaik, tidaklah mudah.

Gaya humoris ala Akio Toyoda mungkin sekali Anda miliki juga di perusahaan. Namun Anda bisa saja memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perubahan mendasar di organisasi dan korporasi Anda seperti yang dilakukan Akio Toyoda di Toyota Motor Corporation, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?