Tanggal 25 Januari tengah diselenggarakan Seminar Jamkrindo Syariah dengan Tema Motivasi dan Spirit Dalam Meningkatkan Kinerja Berbasis Core Value. Acara ini berlangsung di tengah Rapat Kerja Nasional PT Penjaminan Jamkrindo Syariah tahun 2019.
Budaya yang ingin ditegakkan dalam
perusahaan terdiri dari 6 (enam) butir nilai-nilai budaya yang dianut
perusahaan, Core Value Jamkrindo Syariah yaitu MUMTAZ (excellent):
Maslahah (kemanfaatan)
Ukhuwah (persaudaraan)
Mas’uliah (tanggung jawab)
Ta’awun (kerjasama)
Amanah (dapat dipercaya)
Ziyadah (pertumbuhan)
Harapan yang ingin dicapai dari Seminar ini adalah keyakinan untuk mencapai target, menyadarkan bahwa bekerja dengan sepenuh hati akan mendatangkan pertolongan Tuhan YME. Seminar ini juga diharapkan dapat menghilangkan sekat antar sektor, dan menghilangkan kegamangan dalam bekerja.
Training ini dibawakan langsung Oleh Coach Rinaldi Agusyana dan Trainer Bayu Yudha Pribadi dengan para para pejabat Jamkrindo yang berada satu level dibawah Dewan Direksi.
Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).
Mulai tahun kemarin, publik sedang ramai membicarakan
revolusi teknologi 4.0. Dua hari lalu, Senin 21 Januari 2019, Kantor Perdana
Menteri Jepang secara resmi meluncurkan “Society 5.0”.
Konsep yang diusung dalam Society 5.0 ini mengusung
keseimbangan dalam 5 unsur utama yang ada dalam kehidupan seorang manusia,
yaitu; Emosional, Intelektual, Fisikal, Sosial, dan; Spiritualitas. Dalam
kultur Jepang yang mengutamakan Zen atau keseimbangan, hal ini menjadi sangat
penting.
Society 5.0 adalah suatu konsep masyarakat yang berpusat
pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based) yang
dikembangkan oleh Jepang. Konsep ini
lahir sebagai pengembangan dari revolusi industri 4.0 yang dinilai berpotensi
mendegradasi peran manusia.
Sebelum konsep 5.0 ini diluncurkan, masyarakat tengah
mengalami kerisausan akibat adanya teknologi tinggi yang berbasis kecerdasan
artifisial, yang digambarkan dalam sinema sebagai suatu momok yang menakutkan.
Kekhawatiran masyarakat mengenai berkurangnya lapangan pekerjaan dan
berkembangnya teknologi robotik pun bisa sedikit dikurangi.
Akibat lain yang bisa timbul dari revolusi teknologi yang
terjadi adalah berubahnya perekonomian. Sector yang dulu menjadi leading driver
seperti oil and gas, akan menjadi bidang yang ditinggalkan dengan berkembangnya
teknologi otomotif berbasis listrik dan gas. Hal ini memaksa negara-negara
penghasil bahan tambang untuk merubah driver utama dalam perekonomian mereka.
Seperti yang terlihat dari langkah-langkah yang dilakukan oleh banyak negara
timur tengah dalam upaya mereka beralih sumber devisa ke sector finansial dan
pariwisata.
Selalu ada dua sisi mata koin dari teknologi. Saat manusia
khawatir akan munculnya robot humanoid, Jepang meluncurkan society 5.0 ini. Hal
lain yang membuat kita khawatir akan teknologi informasi ini adalah saat
terjadi mekanisme ekonomi informasi yang membuat politik global terpengaruh.
Kita melihat bagaimana salah satu sisi dunia berubahnya wajah dunia akibat
disinformasi yang tercipta karena banyaknya loophole untuk melakukan rekayasa informasi
dalam algoritma dunia maya. Hingga muncul kasus seperti kemenangan Trump di
Amerika Serikat.
Mata koin yang positif terlihat dari launching Society 5.0
di Jepang ini. Dimana kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang ada
justru akan dimanfaatkan secara positif dan dicari sisi baiknya yang akan mampu
menguntungkan dan memudahkan hidup manusia.
Apa yang dilakukan adalah mentransformasi big data yang
dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan (the Internet of
Things) menjadi suatu kearifan baru, yang akan didedikasikan untuk meningkatkan
kemampuan manusia membuka peluang-peluang bagi kemanusiaan. Transformasi ini
akan membantu manusia untuk menjalani “kehidupan yang lebih
bermakna”.
Dari munculnya sisi buruk dari teknologi yang ditakuti
banyak orang ini, manusia akhirnya kembali lari pada sang pemilik kehidupan,
Sang Pencipta. Seiring dengan ditemukannya berbagai fakta bahwa otak manusia
dibuat untuk dapat mampu menemukan pola, sebab dan akibat, dan mencari Prima
Causa yang utama, yaitu Tuhan. Apakah itu dalam bentuk munculnya disiplin ilmu
baru bernama mindfulness , hingga munculnya penegasan dari Daniel Goleman
tentang kebutuhan manusia akan spiritualitas, yang ditulis dalam bukunya
Altered Traits. Dimana buku ini membahas tentang perlunya manusia beribadah
melalui berbagai tata cara untuk menemukan keseimbangan.
ESQ dengan penuh kerendahan hati menyatakan bahwa konsep ini
telah lebih dahulu kami sampaikan. Mengenai perlunya keseimbangan sosial dalam
prinsip-prinsip 165. Dimana tercantum 5 langkah kesuksesan hidup yaitu;
Mission statement; intellectual quotient
Character building; spiritual quotient
Self control; emotional quotient
Strategic collaboration; social quotient
Total action; physical quotient
Mari kita bersama-sama menekuri kembali khazanah ilmu 165
yang telah diberikan Tuhan YME kepada kita semua. Lalu bersama kita bangkit dan
mewujudkan amazing society yang menjadi cita-cita besar dari 165 untuk
mewujudkan kesejehteraan umat manusia yang unggul dan lestari. Salam hangat
untuk para sahabat ESQ dari Menara 165.
Puluhan orang area manager MARS Petcare Indonesia mengikuti Sales Conference Outbond dari ACT Consulting pada tanggal 8 Januari 2019. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bapak Edu sebagai Country Director MARS Petcare Indonesia.
Para pimpinan area yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia seperti dari Sumatera, Bandung, Surabaya, Kalimantan, Bali, Yogya ini bersatu bersama dalam beragam aktivitas yang disusun dengan sistematis dan menyenangkan, dengan konsep Fun Theory dari ACT Consulting.
Melalui games, simulasi dan beragam aktivitas yang disampaikan dalam paket Outbond ini, peserta juga memperoleh penyegaran kembali tentang tujuan dalam bekerja yang fun dan kolaboratif dalam mencapai cita-cita menjadi perusahaan petcare terbaik di Asia Tenggara.
Internalisasi Values perusahaan juga dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan membangun. Values dari MARS Petcare Indonesia antara lain; Teamwork, Trust & Respect, Responsibility, Passion, dan Worklife Balance.
Dengan nilai bekerja yang penuh kegembiraan, MARS Petcare memiliki target finansial yang tinggi. Itulah yang menjadikan alasan kuat mengapa Sales Conference Outbond ini perlu dilaksanakan. Dengan kegiatan yang membakar semangat dan mempertinggi skill kolaborasi di dalam tim penjualan ini, target yang tinggi pun menjadi mungkin untuk dicapai.
Kegiatan Outbond ini dipimpin langsung oleh Iman Herdimansyah selaku Training Director dari ESQ dan Dadang Suhendar selaku Senior Outbond Leader dari ACT Consulting. Aktivitas ini dilaksanakan dengan penuh semangat di Hotel Lodge Taman Safari, Bogor.
Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).