Skip to main content
Tag

BUMN

Tahun 2021, Leaders Pupuk Kujang Bicara Soal 3 K

By LDP, News No Comments

JAKARTA – 3 hari lamanya (13-15/1/2021) sekitar 20 orang pimpinan PT Pupuk Kujang join dalam event yang diselenggarakan ACT Consulting yakni Leadership Development Program (LDP) by Zoom Meeting.

Mereka dipandu langsung oleh trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Eka Chandra dan Astrain Heidy.

Pada Rabu (13/1/2021) Coach Eka ajak leaders Pupuk Kujang me-review perjalanannya saat training LDP di bulan Desember 2020.

“Kita harus membuat keselarasan antara gerak, kata dan fokus. Kemudian bagaimana kita memupuk integritas di dalam diri kita selaraskan juga,” tutur Gunes.

Trainer ESQ tersebut memperjelas paparan dari salah satu pesertanya itu bahwa seorang leaders harus memperhatikan mental state (gerak, kata, dan fokus) kepada hal-hal yang positif.

Priasta pun ikut memberikan pendapatnya terkait transformation model. “Bukan hanya values, tapi kita harus punya makna dan tujuan dalam hidup. Bertransformasi menjadi lebih baik lagi di Era VUCA ini.”

“Bicara soal total transformation model, Anda adalah orang-orang pilihan sebagai leaders yang menjaga keselarasan antara culture transformation, dengan business transformation,” kata Eka.

Menurut Eka, menjadi seorang leaders itu harus meningkatkan nilai kapabiltas serta implementasikan integritas dengan cara 3 K (Keselarasan, Konsistensi, Keberanian).

3 Menteri BUMN Bedah Buku “AKHLAK UNTUK NEGERI”

By CEO Talks, News No Comments

JAKARTA – Peluncuran dan bedah buku “Akhlak untuk Negeri” sungguh istimewa dihadiri oleh Meneg BUMN Pertama Tanri Abeng, Meneg BUMN ke-7 Dahlan Iskan dan ke-9 Erick Thohir yang menulis buku ini. Hadir hampir 1000 orang dalam acara yang digelar ACT Consulting ini. 

Ary Ginanjar yang juga turut menyusun buku ini mengatakan tentang tujuan menulis buku ini yaitu sebagai: Guidance, Inspiration, Legacy.  
Penulisan buku ini juga merupakan tindak lanjut komitmen ditetapkannya AKHLAK sebagai core values seluruh BUMN dan menjadi pedoman budaya kerja seluruh Badan Usaha Milik Negara ini.

Buku yang bersampul bendera merah putih dan lebih dari 200 halaman tersebut sudah tersedia di toko buku online.

Core Values AKHLAK adalah akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif. Harapannya, selain menjalankan Akhlak secara harfiah, maka AKHLAK sebagai Core values terinternalisasi dan menjadi menjadi perilaku sehari-hari. 

Di dalam bedah buku ini selain mengkaji pentingnya AKHLAK bagi BUMN dan Indonesia, juga ada sharing best practice berdasarkan pengalaman dalam mempraktekkan AKHLAK.

Oleh karena itu, ESQ Leadership Center mengadakan acara Peluncuran dan Bedah Buku AKHLAK UNTUK NEGERI, yang diselenggarakan pada Rabu (6/1/2021) pukul 16.00 – 18.00 WIB by Zoom Platform.

Webinar ini dibuka oleh Keynote Speech yang disampaikan langsung Menteri BUMN Republik Indonesia, Erick Thohir. 

“Saya meyakini, pada akhirnya setiap insan akan dikenang karena reputasi dan legesi. Reputasi adalah sebuah akumulasi dari perilaku, prestasi, hingga membentuk konsistensi,” ucap Erick kepada 1000 partisipan yang hadir seperti para Direksi dan Komisaris BUMN serta pimpinan Senior dan tim penggerak budaya AKHLAK.

Pria yang mengenakan batik itu mengatakan bahwa BUMN tak hanya Jago kandang tapi harus mendunia (go global).

“Yang saya ingin benahi bahwa BUMN adalah amanah yang tentu harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat maupun secara nasional khususnya hingga internasional,” lanjutnya.

Kemudian, bedah buku dan sharing best practice dipaparkan oleh 3 narasumber yakni Tanri Abeng (Menteri BUMN 1998-1999), Dahlan Iskan (Menteri BUMN 2011-2014), Ary Ginanjar Agustian (President of ESQ Group).

“Saya sangat menyambut baik buku AKHLAK ini karena bersumber dari otak pak Menteri Erick Thohir langsung bersama sahabat saya yaitu Ary Ginanjar,” kata Tanri salut.

Dahlan Iskan memuji penyusunan buku ini karena sangat merepresentasikan diri Erick Thohir. “Saya melihat buku ini sebetulnya itulah Erick Thohir. Kalau membaca buku kita akan tahu personifikasi Meneg BUMN Erick Thohir.”

Dahlan bahkan mengapresiasi Erick Thohir yang mengkonsep sendiri corporate culture Kementerian BUMN.

Sandrina Malakiano selaku Moderator memandu jalannya acara tersebut. Ia bertanya kepada Ary Ginanjar terkait isi dari buku AKHLAK itu.

“Buku ini tidak menjadi aturan yang menakutkan, tapi energi yang sangat inspiratif, menarik dan enak dibacanya,” jawab Ary.

Ary pun mengutip sebuah kata bijak, “Semua pemikiran besar akan hilang ketika tidak ditulis menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

PT Sucofindo, Rozainbahri Noor: 64 Tahun Lagi Kita Bisa Tetap Ada

By News No Comments

 

JAKARTA – Tak bisa dipungkiri lagi, BUMN memiliki banyak leader atau direktur dari kaum milenial. Salah satunya, Rozainbahri Noor yang sudah menjadi Direktur SDM PT Sucofindo (Persero) di usia 38 tahun.

Ia memberikan sambutan di dalam sebuah program hasil kerjasama dengan tim ACT Consulting ESQ yaitu Leaders As Meaning Maker PT Sucofindo (Persero) pada Kamis-Jumat (17-18/12/2020) secara virtual.

“Saya yakin betul Sucofindo punya alasan, punya DNA yang sangat kuat sampai 64 tahun itu berdiri, setiap tahun strong. Jadi saya yakin betul tahun-tahun berikutnya kita insyaAllah kalau Allah berikan izin, 64 tahun ke depan lagi kita bisa tetap ada,” harapnya dengan penampilan rapi mengenakan jas. 

Insan Sucofindo dipandu langsung oleh Ary Ginanjar Agustian (President ESQ Group) beserta tim.

Suasana peserta sangat interaktif saat Ary mengajak mereka untuk berkomunikasi. Hal itu, dipantau langsung oleh Rozain.

“Tapi mungkin mereka belum sadar betul betapa hebatnya mereka. Kalau misalkan bisa kita ungkit, kita tangkap kehebatannya seperti bagaimana pak Ary tadi dengan salah satu milenial terbukti menggugah.

Bahkan saya lihat sampai kemudian menangis gitu. Karena ternyata dia baru sadar mungkin inner purposenya apa,” lanjutnya.

Ary Ginanjar pun kagum dengan Rozain karena melihat ada seorang direktur di BUMN yang masih sangat muda.

“Mudah-mudahan akan lahir lagi leader-leader seperti beliau. Generasi muda, generasi milenial tapi sudah menjadi direksi. Dengan cara seperti itu kita beharap akan lahir pemimpin-pemimpin besar kelak,” kata Ary dengan nada berharap.

“Di tahun 2030 bahkan di tahun 2045, inilah para leaders masa depan di BUMN,” ucap Ary dengan mengenakan kemeja putih dari studio pribadinya.

AKHLAK di Pupuk Indonesia, Ary Ginanjar: Akan Lahir Para Sufi Korporat

By News No Comments

JAKARTA – Telah berlangsung Kick Off Meeting Implementasi Budaya AKHLAK dalam mendukung Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia (PI) Group pada Selasa (15/12/2020). Acara dihadiri secara virtual oleh Dirut PI Group Ahmad Bakir Pasaman serta seluruh BOD PI Group dan Anak Perusahaannya.

Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (CEO ESQ Group) menjadi saksi dan memberikan paparannya dalam gelaran tersebut. Ia berharap kegiatan itu menjadi langkah-langkah agar transformasi bisnis di PI bisa tercapai dengan landasan performance AKHLAK yang mumpuni.

“Selamat pak Bakir. Ini bukan hanya launching, tapi ini adalah program yang komprehensif, integratif dan terukur dari implementasi AKHLAK di Pupuk Indonesia.”

Ary selalu mendukung Core Values AKHLAK BUMN, karena baginya adalah sebuah Sufi Korporat.

“Dengan dibangunnya AKHLAK justru oleh kalangan BUMN maka akan lahir para Sufi Korporat kelak. Dan itu adalah tanda-tanda kebangkitan,” katanya.

Di akhir sesi, 70 peserta webinar itu membacakan komitmen manajemen menjalankan AKHLAK sebagai Core Values Pupuk Indonesia Group yang bersifat elektronik.

“Saya yakin apabila ini dilaksanakan dan dicontoh oleh BUMN lain, maka bisa jadi ini adalah awal dari kebangkitan BUMN untuk seluruh Indonesia,” tutup Pendiri Menara 165 itu.

HUT Ke-28, 323 Orang Serta Direktur SDM PT Pelindo III Bicara AKHLAK

By News No Comments

JAKARTA – 1 Desember 2020 bertepatan dengan HUT PT Pelabuhan Indonesia III Persero (Pelindo III) ke-28. Dalam rangka merayakan ‘Hari Lahirnya’ 323 orang serta Direktur SDM berkumpul 1 frame by Zoom untuk mengikuti acara dari ACT Consulting.

‘Loyalitas untuk Indonesia’ adalah tema yang diangkat dalam milad Pelindo III.

ACT Consulting gelar Webinar Unleash AKHLAK Pelindo III Batch 3 pada pagi ini, yang dipandu oleh Coach Rendy Yusran dan Coach Adek (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).

Edi Priyanto, Direktur SDM PT Pelindo III menjabarkan satu per satu akronim AKHLAK secara rinci.

“Amanah ini sudah tak asing di telinga kita. Tapi apakah sudah bisa kita lakukan? Karena komitmen yang kita buat itu harus dipertangggungjawabkan. Yang harus berpegang teguh pada nilai moral dan etika,” paparnya kepada insan PT Pelindo III berbagai regional seluruh Indonesia.

Menurutnya, Kompeten ada 3 pilar yaitu ada skill, knowledge, dan attitude. Kompeten bukan hanya pada orientasi berhasil, tapi harus menjadi perilaku keseharian kita.

“Ini cukup penting dan harus kita pahami bersama. Oleh sebab itu, para tim ACT Consulting akan jelaskan lebih detail kepada bapak dan ibu sekalian.”

Coach Rendy memberikan ucapan selamat ulang tahun serta doa kepada PT Pelindo III.

“Di HUT ke-28 ini mari bapak dan ibu tanamkan AKHLAK di dalam jiwa serta implementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Entah itu lingkungan perusahaan maupun sekitar Anda.”

Trainer ESQ itu memberikan pertanyaan kepada ratusan peserta webinar itu terkait seberapa paham mereka mengenai core valuesnya itu.

Jawaban mereka mulai terlihat di kolom komentar. Ada yang merespon dengan kalimat “AKHLAK Ciri Khas”, “Perilaku hidup sehari-hari dimanapun”, “AKHLAK cerminan budaya kita” dan lainnya.

“Kunci suksesnya perusahaan-perusahaan dunia yang sudah teruji hingga kini karena mereka memegang teguh core values dan core purpose. Kalau di BUMN core valuesnya adalah AKHLAK sedangkan core purposenya adalah BUMN untuk Indonesia,” jelas Rendy.

Leaders PT Pupuk Kaltim Dapatkan Ini dari Video Penembakan John F. Kennedy

By News No Comments

JAKARTA – John F. Kennedy adalah Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) yang menjabat sejak Januari 1961-1963. Pria yang dikenal dengan inisial JFK itu meninggal karena dibunuh pada bulan November 1963. Awak media menyebarluaskan berita kematiannya dengan berbagai insiden.

Isi beritanya, bahwa Presiden AS ke-35 itu ditembak ketika sedang melakukan iring-iringan di mobil kepresidenan di Dallas, Texas. Ia menderita luka tembak pada bagian kepala dan leher, kemudian meninggal setelah dibawa ke Rumah Sakit Parkland.

Video masa bakti hingga pemakamannya diputar ulang oleh tim ACT Consulting dalam acara Leadership Development Program (LDP) V Batch 3 di PT Pupuk Kaltim pada Selasa (01/12/2020) melalui platform Zoom Meeting.

Sekitar 20 orang pimpinan yang hadir dalam program tersebut. Mereka dipandu langsung oleh Coach Ramdhani dan Astrain Abri (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).

“John F. Kennedy dikenang sebagai pemimpin yang mempunyai impian yang besar. Nah, setiap orang yang memiliki visi besar, ada juga orang-orang yang tidak suka. Termasuk kepada John, yang akhirnya ia terbunuh,” jelas Ramdhani.

Ia mengibaratkan bahwa semakin tinggi pohon, semakin sering terkena angin yang berhembus. Sehingga pohon harus bertahan dari terpaan angin dan fenomena lainnya.

“Sama halnya di BUMN untuk internalisasikan core values AKHLAK pasti penuh tantangan dan rintangan. Meski begitu, tetap berpegang teguh dan memiliki impian yang hebat. Karena kita hidup di dunia sebentar,” lanjutnya.

Mental Juara untuk 200 Orang di PT Pelni, Ganefi: Menjaga AKHLAK Agar Tetap Subur

By News No Comments

JAKARTA – Insan Purwarisya L. Tobing (Direktur Utama PT Pelni) hadir bersama Ganefi (Direktur SDM dan Umum) serta 200 pimpinan Pelni, dari Kantor Pusat, Kantor Cabang hingga Kapal di seluruh Indonesia. Mereka ikuti Training Leaders As Meaning Maker pada Senin (30/11/2020) via Zoom Meeting.

PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) ini bergerak dibidang jasa transportasi kapal laut yang handal dan profesional dengan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.  

Kegiatan ini dibuka dan dihadiri seluruh BOD Pelni. Di awal sesi, tampak dari layar zoom mereka menyanyikan Mars Pelni secara serentak dan penuh semangat.

“Diharapkan dengan adanya event ini, kita tahu bagaimana caranya membawa Pelni berarti bagi seluruh penjuru Indonesia. Terutama menjaga lahan AKHLAK agar tetap tumbuh subur,” tutur Ganefi.

PT Pelni berkolaborasi dengan ACT Consulting, acaranya dipandu langsung oleh Coach Rinaldi dan Coach Risman (trainer ESQ lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).

“Bapak dan Ibu sekalian yang pecinta sport mungkin tahu All Blacks. Mereka 6 kali pertandingan menang 5 kali juara dunia. Dari 566 pertandingan, mereka menang 500 kali. Pasti ada sesuatu ini, mengapa?” tanya Rinaldi kepada peserta webinar dari Studio lantai 23 Menara 165.

Tim ACT Consuting menayangkan salah satu video pertandingan All Blacks. Mereka pun menyimak dan beberapa merespon di kolom chat dengan kata ‘karena semangat yang tinggi’, ‘kolaborasi tim’, ‘kerjasama’ dan lainnya.

“Apa yang bapak ibu lihat, apakah kemenangannya ada kaitannya dengan Training ini?”

Mereka serentak menjawab, “Berkaitan”, “Ada kaitannya”.

Rinaldi menjelaskan bahwa rahasia mental juara atau mental state All Blacks, Cristiano Ronaldo, Michael Jordan, Tiger Woods yakni ilmu Gerak, Kata, dan Fokus (GKF).

“Mengapa mental state penting? Sesuai dengan apa yang dikatakan pak Dirut dan bu Genafi saat sambutan terkait AKHLAK BUMN. Bahwa ada 2 variabel untuk lakukan kinerja yakni kompetensi dikali energi.”

Menurut trainer ESQ itu bahwa di Pelni, para pimpinan serta timnya harus memiliki kompetensi dan energi agar menghasilkan kinerja yang terbaik. Seperti salah satu video yang ditayangkan tim ACT Consulting terkait energi.

“Terimakasih 3 jam kebersamaan kami serasa kurang pak Rinaldi. Pada dasarnya memberikan manfaat ke orang lain itu lebih utama daripada diri sendiri. Training ini menjadi bahan introspeksi ke depannya bagi PT Pelni,” Ganefi memberikan Closing Statement di akhir sesi.

Salah satu peserta webinar bernama Capt.Subair_KendhagaN1 juga berkomentar di kolom chat.

“Energi tidak akan hilang, akan tetapi bisa berpindah atau berubah.”

HUT IIKP Ke-8, Dirut Pegadaian: Jadi, Ibu-Ibu Tolong Dukung Para Suaminya

By News No Comments

JAKARTA – Ikatan Istri Karyawan Pegadaian (IIKP) rayakan HUT yang Ke-8 pada Kamis (26/11/2020) di Kantor Pusat Pegadaian dan Live di 12 Kanwil Pegadaian seluruh Indonesia.

Tema yang diangkat kali ini yakni ‘Hati yang Membumi untuk Mencapai Jati Diri IIKP yang Hakiki’, dengan tujuan menyelaraskan Core Values AKHLAK BUMN antara karyawan Pegadaian bersama para istrinya.

Endah Watiningsih, Ketua Dewan Penasihat IIKP membuka acara tersebut, sekaligus persembahan lagu Mars IIKP yang dilantunkan oleh beberapa orang dengan mengenakan pakaian adat dari seluruh Nusantara.

Kemudian, ada beberapa kalimat sambutan yang disampaikan oleh Kuswiyoto, Direktur Utama Pegadaian (Persero). Ia menjabarkan akronim dari AKHLAK yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyalitas, Adaptif, dan Kolaboratif.

“AKHLAK ini akan berjalan dengan baik dan diimplementasikan dengan baik, seandainya kita khususnya dan seluruh lingkungan dimanapun kita berada itu mendukung. Jadi ibu-ibu yang ada di sini tolong dukung para suaminya, untuk bekerja dengan budaya yang baru ini, yaitu Core Values AKHLAK yang luar biasa.”

Ary Ginanjar Agustian (CEO ESQ Group) dan Iman Herdimansyah (trainer ESQ) turut hadir dalam Milad IIKP tersebut. Tampak dari salah satu potret, dimana Ary duduk di samping Kuswiyoto sembari memujinya.

 “Kereeen Core Values mulai diajarkan kepada istri karyawan PEGADAIAN,” kata Ary sangat salut.

“Setuju langkah Pak Kus, tanpa support istri sulit mengaplikasikan Core Values AKHLAK di BUMN. Behind every great man there is a great woman,” sambungnya.

Dirut Pegadaian itu mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kehadiran Ary Ginanjar dan tim ESQ sembari mengatakan, “Alhamdulilah. Matur nuwun Pak Ari. Saya melihat istri memberikan peranan yang tidak kecil untuk suami bisa mengimplementasikan budaya kerja AKHLAK. Insya Allah kalau para istri dilibatkan dan memahami AKHLAK, para suami juga lebih mudah mengimplementasikan nilai-nilai AKHLAK. Aminn YRA.”

Oleh karenanya, Founder ESQ itu coba menjelaskan dampak apabila nilai-nilai AKHLAK tidak selaras di dalam sebuah keluarga.

“Keluarga yang tidak bahagia itu karena merasa takut dan khawatir dengan 3 hal yakni loss atau takut kehilangan, less atau takut kekurangan, dan never (selalu merasa tidak pernah puas atau cukup).”

PTBA dan ACT Consulting Bahas AKHLAK Sembari ‘Ngopi’

By News No Comments

JAKARTA – PT Bukit Asam mengirim timnya untuk kesekian kali kepada ACT Consulting. Kali ini sekitar 100 orang yang ikutserta dalam Program Unlock The AKHLAK Values Batch 9, yang diselenggarakan selama 3 hari pada Selasa-Kamis (17-19/11/2020) via Zoom.

Mereka berasal dari wilayah yang berbeda di antaranya Tarahan, Tanjung Enim, Kertapati, dan Sawah Lunto.

Instansi yang disingkat PTBA itu adalah anak perusahaan Inalum yang berfokus pada pertambangan batu bara.

Fasilitator dari acara itu adalah Coach Adek dan Coach Sandy (Trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian). Coach Sandy bicara tentang Outer Journey yang merupakan paparan atau untaian kata dari Ary Ginanjar.

Ia juga menghantarkan ilmu Brain Wave atau beberapa gelombang otak kepada para peserta di antaranya Gamma, Beta, Alpha, Theta, Delta.

“Tujuannya adalah kita harus mengendalikan gelombang otak ke dalam titik Alpha yaitu dalam keadaan tenang. Sehingga akan terasa mudah saat menginternalisasikan core values AKHLAK di dalam kehidupan sehari-hari. Karena diri kitanya sudah tenang dan bisa berfikir jernih.”

Oleh karenanya, di awal acara insan BUMN itu sudah melewati sesi ‘Ngopi’ atau ngobrol pagi dengan santai dan rileks. Tentu saja atas arahan dan bimbingan para Coach ESQ.

Tujuan dari event ini salah satunya adalah membangun mindset para insan PTBA memiliki AKHLAK dalam diri seperti rasa syukur yang tinggi sehingga selalu siap dalam menghadapi perubahan yang akan terjadi (agility), mendahulukan kepentingan organisasi dibanding kepentingan pribadi, dan selalu bersikap professional terhadap organisasi.

Tipe Pemimpin di PT PJB, Visionary Leader vs Tactical Leader?

By News No Comments

JAKARTA – Hendra Hermawan sebagai Manager Pembelajaran Non Teknis di PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) berikan sambutan serta menyapa timnya dalam Training Change Leadership Batch 3, yang dilaksanakan selama 3 hari penuh pada Rabu-Jumat (18-20//11/2020) by Zoom Meeting.

Program hasil kolaborasi dengan ACT Consulting ini diikuti oleh puluhan Supervisor PJB.

Di awal sesi, Insan BUMN itu diberikan sebuah games bernama ‘Kahoot!’ yang dipandu oleh Astrain Hafiizh (trainer ESQ). Antusiasme dan semangat mereka terlihat dari layar zoom, saat acara berlangsung.

Games pun usai, selanjutnya paparan materi yang akan disampaikan oleh Coach Dudi Supriadi (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).

“Saya akan bercerita tentang dua sosok leaders hebat yaitu Steve Jobs dan Tim Cook. Keduanya mempunyai gaya kepemimpinan yang berbeda.”

Menurut Dudi, ada 2 tipe kepemimpinan yaitu Visionary Leader dan Tactical Leader. Kesimpulan itu ia lontarkan setelah mengetahui fenomena yang dialami kedua leaders tersebut.

“Kalau melihat kisah Steve Jobs ia adalah orang yang visioner dan memiliki impian jangka panjang, tidak untuk saat ini saja. Itu yang disebut Visionary Leader. Berbeda dengan Tim Cook yang bekerja untuk saat ini saja sedangkan memandang ke masa depan presentasenya sangat kecil,” sambungnya.

Pria berseragam ESQ itu bertanya kepada insan PJB tentang tipe kepemimpinan yang mereka jalani selama ini? Ternyata mereka menjawab kedua-duanya.

“Untuk yang sudah masuk tipe Visionary Leader lanjutkan semoga konsisten. Bagi yang belum, diharapkan ingat kembali visi serta misi yang ada di organisasi kalian. Karena seorang leader harus memahami misi dan visi atau yang disebut Grand Why,” tutur Dudi.

Grand why dalam kamus ESQ merupakan pengabdian manusia kepada pencipta-Nya serta mengetahui meaning and purpose dalam hidup.

“Mengapa misi penting? Mengapa harus mewujudkan misi yang sudah ditetapkan? Karena misi menjadi alasan kita agar tetap semangat dari pagi hingga sore, tetap semangat kerja dan tak kenal lelah. Serta menjadikan misi itu sebagai ibadah kepada Sang Pencipta,” tutupnya.

Oleh karenanya, Coach Dudi beberkan tahap Change Leadeship kepada para insan di PJB. Tujuannya agar mereka menjadi leader yang visioner, mampu melaksanakan misi dengan baik, hingga Indonesia Emas tahun 2045 bahkan lebih.