Skip to main content
Tag

Ary Ginanjar Agustian

Ilmu N2P di Balik Metode Coaching untuk Insan PT Dirgantara Indonesia

By News No Comments

JAKARTA – PT Dirgantara Indonesia (PT DI) telah mengikuti Training Living the Grand Why pada Selasa (6/4/2021). Kini, PT DI ikut serta dalam Training Coaching Skill yang digelar pada Jumat (9/4/2021) via Zoom Meeting oleh ACT Consulting.

Insan PT DI dipandu langsung oleh Trainer Lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Eka Chandra dan Coach Dudi Supriadi. Direktur HC PT DI, Sukatwikanto memberikan sambutan dan paparan singkat di awal sesi.

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh para Coach yang sudah certified seperti Arina, Dewi Rochma, Ina, Tyas, Sinta dan lainnya.

Banyak pengertian dari istilah ‘Coaching’, di antaranya menurut Timothy Gallwey, “Coaching membuka potensi seseorang untuk memaksimalkan kinerjanya. Coaching membantu mereka belajar daripada mengajar mereka.”

Sedangkan bagi Coach Eka, Coaching adalah ilmu wajib yang harus dimiliki para Leaders jaman now, jika ingin membangun enggagement anggota tim-nya. 

“Inilah program bagi para Leaders PT DI untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, terlebih dalam hal mendevelop tim dengan cara yang berbeda. Hal pertama yang harus diperhatikan yaitu tentang building trust atau membangun kepercayaan antara Coach dengan Coachee (orang yang di coaching) yaitu Relax, Relate, Reframe,” papar Eka.

Salah satu materi dari Coaching adalah tentang Negative to Positive Feeling (N2P) yakni:

1. Mengajak coachee untuk melihat perspektif lain dari sebuah masalah.

2. Merubah perasaan negatif menjadi positif.

3. Coaching tidak dapat dilakukan saat coachee berada dalam keadaan negatif.

Sebagai latihan, agar peserta lebih paham tentang Coaching, Coach Eka memberikan sebuah contoh kasus dan peserta harus memberikan pandangan atau pertanyaan dari contoh tersebut yaitu:

“Bukankah Anda masih bisa bersyukur mencari nafkah untuk Anda dan anak-anaknya Anda?” kata Eko dengan tegas, saat menyanggah salah satu pernyataan nomor 3 di atas.

400 Insan PT Dirgantara Indonesia Diajak Berkenalan dengan Grand Why oleh ACT Consulting

By News No Comments

JAKARTA – Training Living the Grand Why telah berlangsung di PT Dirgantara Indonesia (PT DI) selama satu hari penuh dari pagi hingga sore pada Selasa (6/4/2021) via Zoom Meeting. 

PT Dirgantara Indonesia adalah industri pesawat terbang yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan di wilayah Asia Tenggara. Perusahaan ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia serta didirikan oleh B.J Habibie.
Coach Rinaldi Agusyana dan Coach Syaiful (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) memandu sekitar 400 insan PT DI itu.

“Siapa yang yakin dan percaya jika nilai AKHLAK atau core values diimplementasikan di lingkup PT DI, maka PT DI akan lebih sejahtera dan maju? Angkat tangannyaa,” tanya Rinaldi.

Ratusan partisipan itu serentak menjawab dengan penuh antusias sambil mengangkat tangan, “Yaa kami yakin, sangat yakin.”

Coach Syaiful langsung memutar musik dengan irama yang energic, agar semangat mereka semakin membara. Mereka pun sangat menikmati alunan serta gerakan tersebut.

Selanjutnya, balik ke materi tentang rumus ESQ Matrix atau pencarian Grand Why. Rinaldi menjelaskan satu per satu level yang tertera di tanggal ESQ Matrix, totalnya ada 7 level. Level tertinggi yaitu Grand Why setelah kita menemukan Meaning and Purpose kehidupan.
“Setelah kita menemukan makna dan tujuan hidup kita, kita pun akan sadar bahwa alasan terbesar manusia diciptakan karena untuk beribadah kepada Sang Pencipta,” tutur trainer yang berkacamata itu.

Menurutnya, Grand Why adalah ketika seseorang sudah menemukan arti dan tujuan dalam hidupnya serta bisa menjawab 3 pertanyaan yakni siapa saya? dimana saya? dan mau kemana saya?.
“AKHLAK dan Grand Why itu seperti suami istri. AKHLAK itu adalah istri dan Grand Why adalah suami. AKHLAK (Core Values Perusahaan) itu jangkar sedangkan Grand Why (Core Purpose) adalah kompas. Jangkar itulah yang membuat kita kuat ketika terbawa oleh gelombang. Sedangkan kompas itulah tujuan kita,” tambahnya.

Daily Afirmation Insan Sespimti Polri, Trainer: Lakukan Ini Setiap Hari Sebelum Beraktivitas

By News No Comments

 JAKARTA – Sespimti Polri berkolaborasi dengan ESQ Leadership Center selama dua hari pada Senin dan Selasa (5-6/4/2021) dalam rangka Training  ESQ Executive Leadership, yang mengusung tema “Leadership Sespimti Polri” secara daring.

Sespimti adalah sekolah lanjutan setelah Sespimmen (Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah).
Sespimti bertugas menyelenggarakan, menyusun, merumuskan program pendidikan, pengajaran, pelatihan, bimbingan dan pemeliharaan disiplin peserta di lingkungan Sespimti.

Lebih dari 135 insan Sespimti Polri ikut andil di dalamnya. Mereka dipandu langsung oleh Coach Iman Herdimansyah dan Coach Eka Chandra (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).

Pengenalan tentang ESQ Matrix atau Grand Why, itulah salah satu rumus yang dibuat oleh Ary Ginanjar, dan Coach Iman menjadi penyambung lidahnya kepada khalayak.

Grand Why adalah semua yang dilakukannya semata-mata karena pengabdian kepada Sang Maha Pencipta. Sedangkan kontribusinya menyebarkan 3 kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual kepada banyak orang khususnya Bangsa Indonesia. 

“Ada satu cara untuk mengingat Grand Why yaitu dengan daily afirmation. Ikuti Pak Iman yah, kita praktekkan bersama-sama,” ajaknya dengan suara lantang dari Studio 4, Menara 165.

Trainer ESQ itu bangkit dari duduknya, kemudian berdiri dengan tegap atau open body position layaknya sikap sempurna saat upacara bendera. Kondisi tubuh yang rileks, tarik napas perlahan, turunkan gelombang otak ke alpha (kondisi tenang), mata terpejam, tangan kanan berada di dada sebelah kiri. Lalu bersama-sama mengucapkan kalimat di bawah ini:

“Bagian insannya sesuaikan dengan posisi atau pekerjaan masing-masing. Lakukan teknik ini setiap hari dan setiap pagi. Sebelum melakukan aktivitas pekerjaan yang menjadi peran dominan misalnha kapolda, wakapolda dan lainnya.
Suasana menjadi sangat syahdu, peserta nampak menghayati dan mengikuti apa yang dikatakan serta dipraktekkan Coach Iman.
SUUT POKJAR 10 menulis di kolom chat zoom, “Kita harua menjadikan daily afirmation sebagai anchor dalam memulai kegiatan pagi.”

Meskipun dilaksanakan dari pagi hingga sore, para aparat negara yang serempak mengenakan seragam berwarna putih itu tetap energic sampai pelatihan selesai. Karena di sela-sela kegiatan, Coach Eka selalu memastikan antusiasme mereka dengan beberapa gerakan tubuh dan irama musik.

Untuk apa? Agar tujuan dari kegiatan ini tercapai. Tujuan diadakan pelatihan ini untuk membantu memudahkan insan polri dalam melaksanakan tugas, Sespimti menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:

1. Penyusunan rencana pendidikan, mengawasi dan mengendalikan pelaksanaannya serta fungsi pembinaan peserta didik; pelaksanaan koordinasi penyusunan perangkat kendali pendidikan Sespimti;
2. Pelaksanaan koordinasi, pengendalian dan pengawasan pelaksanaan kegiatan pembelanjaran dan pelatihan pada Sespimti;

3. Pelaksanaan koordinasi, pengendalian dan pengawasan pelaksanaan penilaian yang dilakukan oleh para WI, dosen dan pembina;
4. Pelaksanaan administrasi pendidikan termasuk alins, alongins, instruktur dan pembina;
5. Perencanaan dan evaluasi terhadap tujuan materi pendidikan serta pembuatan laporan mengenai hasil pendidikan.

FGD Nasional Kemenpan RB di Hotel Bidakara Pancoran

By News No Comments

JAKARTA – Telah berlangsung kegiatan FGD Nasional di Hotel Bidakara Pancoran, Jakarta pada Selasa (30/3/2021), dengan tetap mematuhi protocol kesehatan seperti 3 M (Menjaga jarak, Memakai masker, Mencuci tangan).

ACT Consulting bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (Kemenpan RB) gelar kegiatan tersebut dalam rangka Penerapan Sistem Manajemen Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (President ACT Consulting) hadir memberikan materi kepada insan ASN, yang terlihat kompak mengenakan baju batik.

“Budaya tidak hanya mendukung strategi tetapi budaya itu adalah strategi.”

Di awal sesi lagu kebyar-kebyar di senandungkan dalam ruangan yang luas nan megah bernuansa coklat dominan kuning

Menurut Ary, acara itu tercetus karena mereka terinspirasi dari Gerakan AKHLAK BUMN.

“Semoga bola salju perbaikan karakter bangsa ini terus bergulir ke seluruh kementrian dan lembaga diseluruh negeri. Salam Indonesia emas,” harap Ary.

Menuju Perubahan, 5 Point Penting untuk Leaders PT Pupuk Kaltim

By News No Comments

JAKARTA – Sekitar 10 hari lamanya, pada (16-25/3/2021) leaders PT Pupuk Kaltim (PKT) berkolaborasi dengan ACT Consulting untuk menggelar Leadership Development Program V batch 7 secara online.

Trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yaitu Coach Idham dan Astrainnya Said memandu para pimpinan dari anak BUMN tersebut.

Coach Idham memberikan instruksi bahwa para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, kemudian masuk ke dalam breakout room untuk saling berdiskusi. Mereka diberikan waktu saling bertukar pikiran selama 25 menit.

Salah satu screen ditampilkan dalam zoom meeting, yang merupakan contoh materi yang akan dibahas. Tema study kasus yang mau dibahas terkait ‘Mengulur-ngulur waktu dalam bekerja.’

Topik tersebut lalu dijabarkan dari segi atau berdasarkan role models, the system, my skills, my insight about me, my understanding.

“Ya, silakan bapak dan ibu untuk masuk ke dalam breakout room yang telah kami tentukan.”

Waktu berdiskusi telah usai, mereka mempresentasikan masing-masing hasilnya menggunakan Power Point dan sejenisnya. Mereka mengawalinya dengan pantun-pantun lucu sehingga suasana semakin fun, enjoy, dan penuh tawa. Berikut beberapa paparannya:

Case Study: Meningkatkan kesadaran mencuci tangan sebelum masuk ruangan kantor.

Role Model: Sosialisasi dari team Hyperkes perusahaan tentang pencegahan Covid-19.

My Insight about Me: Saya menyadari bahwa mencuci tangan dapat memperkecil penularan covid. Tetapi saya merasa bahwa saya steril dan sehat serta mencuci tangan terlalu sering tidak bagus buat kulit dan boros air.

My Understanding: Atasan menginginkan agar saya menjalankan protokol mencuci tangan untuk memperkecil kemungkinan penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor.

“Mengapa ini bisa jadi penting? Karena ini bisa dijadikan sebagai feedback kita dan tim, bahwa tidak ada alasan untuk tidak berubah. Maka kita harus pastikan 5 point di atas itu apakah sudah ada perubahan atau tidak dalam lingkungan kita,” jelas Idham.

Insan RNI Dihadapkan dengan Pilihan, Trainer: Ada 2 Perubahan

By News No Comments

 JAKARTA – Aris Kadarisman, Manajer Pengembangan SDM PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) berharap dengan adanya kerjasama dengan tim ACT Consulting, para insan RNI bisa lebih memahami Core Values AKHLAK BUMN.

“Saya berharap mereka lebih bisa mengenali dan memahami values AKHLAK serta mengimplementasikan ke dalam pekerjaan sehari-hari. Sehingga bisa berkontribusi secara maksimal,” katanya dengan penuh harap dan kesungguhan hati.

Kolaborasi tersebut dituangkan dalam bentuk pelatihan atau training, yang digelar selama 2 hari pada Senin dan Selasa (22-23/3/2021), mengusung tema “Living the Grand Why” via zoom meeting.

Para peserta dari golongan Management Trainee dipandu langsung oleh trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Tiko dan Coach Bayu.

“Selama 2 hari ini, apa ekspektasi kalian terhadap training ini?” tanya Tiko dari Studio lantai 4 Menara 165.

Beragam jawaban dilontarkan oleh insan RNI, di antaranya:

Faisal, “Saya ingin lebih memahami nilai AKHLAK agar bisa berkontribusi di dalam lingkup kerja maupun rumah. Kami ingin mengaplikasikan masing-masing nilai tersebut.”

Hernia Putri, “Harapannya selain ingin memahami Core Values AKHLAK, dengan adanya pelatihan dari ACT Consulting atau ESQ ini bisa meningkatkan kecerdasan emosional kami (EQ).

“Mantappp, sebelum menjawab saya kasih 2 pilihan. Saya menjelaskan ilmu ini dengan cara berceramah, tanpa back sound, datar, selama dua hari. Atau adanya interaktif, gerak sambil aktivitas, enjoy, disertai yel-yel?”

Tentu saja mereka pilih yang kedua yaitu adanya interaktif. Maka musik pun dinyalakan, seluruh peserta dan trainer bergerak bersama ikuti alunan lagu, memperlihatkan ekspresi sumringah. Suasana training semakin ramai dan seru terlihat dari zoom meeting.

“Baik kita mulai, saya tanya dulu kira-kira apa tantangan yang kalian hadapi saat ini?” tanyanya lagi.

60 orang yang serempak mengenakan seragam putih itu dengan sangat antusias ingin menjawab pertanyaan tersebut dengan emoticon (raise hand).

Joshua, “Pandemi ini membuat kita sedikit terhalang untuk bekerja dan berkomunikasi seperti biasanya. Tapi kita tetep semangat untuk bekerja, menjalani rutinitas. Meskipun ada kejenuhan namun tetap menjaga semangat untuk bekerja.”

“Untuk menjawab tantangan kepada orang-orang hebat di depan saya ini saya akan menjabarkan dengan aktivitas yaitu permainannnnn,” ucap trainer berkacamata itu dengan semangat.

Tim ACT Consulting memunculkan gambar berikut:

Tiko memberikan arahan dan clue kepada mereka untuk mencari 4 perbedaan dari gambar tersebut.

Setelah mereka menjawab dengan cepat dan tepat, Tiko mengatakan, “Apa hubungannya tebak gambar dengan kondisi pandemi? Hal itu menjelaskan bahwa ada 2 perubahan yaitu perubahan dengan drastis atau mudah bagi kita menyadari perubahan itu. Ada juga seolah-olah tidak terjadi perubahan tapi ternyata ada perubahan namun kita tak menyadari.

Tebak gambar tersebut termasuk perubahan yang kita sadari. Karena saya memberi instruksi untuk mencari 4 perbedaan. Jika tidak ada clue, mungkin tidak ada yang ngeuh.”

Keseruan Lagu Ampun Bang Jago di Lingkup Kemenhub, Diikuti oleh 1.000 Orang!

By News No Comments

JAKARTA – Meskipun hidup di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) ini tak menghalangi berlangsungnya Seminar Bangkit di Era Pandemi secara online pada Kamis (18/3/2021).

Seminar yang mengusung tema “SDM yang Produktif di Masa Normal Baru” itu bertujuan untuk membangun imunitas diri dengan mental positif di lingkup Kementerian Perhubungan (Kemenhub) setiap penjuru Indonesia.

Kurang lebih ada 1.000 insan Kemenhub yang hadir dan dipandu langsung oleh Coach Iman Herdimansyah (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) bersama tim.

Sesi awal, Iman mengajak pesertanya untuk senam atau gerakkan tubuh dengan lantunan lagu yang hits di kalangan milenials khususnya, Ampun Bang Jago.

“Yuu kita gerakkan tubuh kita agar lebih bersemangat dan energic menjalani hari. Ini juga ada hubungannya dengan materi yang akan kita bahas.”

Tanpa ragu, tanpa basa basi, begitu musik dinyalakan, insan yang identik mengenakan seragam putih itu pun langsung berdiri dari kursinya kemudian menggerakkan seluruh anggota tubuhnya.

“Wah asyikkk, sekarang tarik nafas lalu hembuskan perlahan. Tadi salah satu teknik bahwa imunitas diri itu berpengaruh terhadap gerak, kata, fokus, atau mental state kita yang positif,” jelas Iman dari Studio lantai 18 Menara 165.

Ilmu GKF atau Gerak, Kata, Fokus itu diturunkan kepada para Kader ESQ dari Gurunda Ary Ginanjar.

Menurut Ary, “GKF adalah 3 tombol kunci untuk mengatur Kondisi Mental kita agar selalu pada posisi terbaik. Kondisi mental terbaik bukan terbentuk karena suasana lingkungan luar, tapi lingkungan dalam Anda sendiri. Kamu bisa ubah-ubah sesuai keinginan. Seperti spotify kamu bisa pilih kondisi mental kamu.”

Ia juga memberikan tips rumus GKF agar senantiasa dilakukan setiap hari:

1. Gerak yang Anda atur agar bisa mengubah emosi. Tegakkan bahumu, busungkan dadamu 2 cm.

2. Ucapkan Kata positif. Misal, saya sehat saya sabar.

3. Fokus pada suasana hati Anda yang terbaik. Contoh ketika dulu kamu juara. Tarik nafas dalam-dalam lalu pindah ke sana.

Dan katakan: Saya happy ! Saya semangat ! Saya sehat !

Coaching di Lingkup PT Pupuk Kaltim, Trainer: Mending Dinasihati atau Ditanya & Didengar?

By News No Comments

JAKARTA – ACT Consulting gelar Leadership Development Program (LDP) III Batch 4 untuk para pimpinan dari PT Pupuk Kaltim (PKT), selama 5 hari berturut-turut pada Senin-Jumat (15-19/3/2021) via Zoom Meeting.

Pemateri untuk memandu mereka adalah seorang trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Arief Rahman Saleh dan Astrain Abri.

Ary kenalkan ilmu Coaching itu lalu disebarkan oleh Coach Arief kepada insan PKT, yang menurutnya bisa dijadikan profesi apalagi di masa yang ekonominya masih terbilang naik dan turun.

“Metode coaching yang dipelajari adalah hasil dari pengalaman membentuk karakter manusia lebih dari 18 tahun. Metode yang melihat manusia secara utuh dengan menggabungkan sisi intelektual, emosional, dan spiritual.”

Peserta diajak berdiskusi dan membuat kelompok, agar lebih memahami arti dari coaching.

“Bagaimana rasanya ketika kata-kata dan emosi Anda didengar dan diulangi kalimatnya oleh orang lain? Mending mana dinasehati atau didengarkan dan ditanya?” tanya Arief.

“Merasa diperhatikan, merasa dihargai, seneng banget, ini orang kok dengerin saya banget, lebih suka ditanya dan didengar soalnya kalau dinasehati pasti jarang dilakukan oleh kita,” itulah beberapa respon dari para leader PKT.

“Betul, kita bangun trust harmonis dengan orang lain, sediakan hati, telinga dan ulangi keywordnya. Lalu kalian bisa lakukan hal ini kepada tim kita, orang yang kita sayangi, agar mereka juga happy,” lanjut pria ber-kemeja biru dongker itu.

Suasana pelatihan semakin ramai, seru, pesertanya semakin antusias dengan ilmu yang bernama coaching ini. Beberapa di antaranya terjadi interaksi tanya jawab.

Pria bernama Gilberth ajukan pertanyaan, “Kalau memberikan inspirasi atau ide itu sama halnya dengan menasehati tidak Coach?”

“Banyak orang mengira inspirasi itu dari nasihat, atau sekedar memberikan kata-kata. Padahal inspirasi itu akan terlihat dari hasil. Orang akan terinspirasi dari kita setelah dia melihat hasilnya,” jawab trainer yang expert di bidang coaching itu.

Para Pimpinan Terharu Ikuti TL: Apa Rahasia Pak Ary Pertahankan Menara 165 dan Pegawainya?

By News No Comments

JAKARTA – Puluhan leaders dari berbagai macam profesi, instansi dan golongan ikutserta dalam Training Transformational Leadership selama 2 hari pada Rabu dan Kamis (17-18/3/2021) via online. Dipandu langsung oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (President ACT Consulting) bersama Rinaldi dan Eka Chandra (trainer).

Petinggi-petinggi yang hadir berasal dari Malaysia dan Indonesia di antaranya Pelindo 1, PIL, Jasa Marga, Pesantren Nuris Jember, Notaris, Prima multi terminal dan lain-lain.

“Apa rahasia Pak Ary bisa awet pertahankan Menara 165 (ESQ) atau ACT Consulting serta pegawainya? Saya sendiri yang memiliki ratusan anak buah terasa sulit menghadapinya,” tanya Lidia (pimpinan Pesantren Nuris Jember), salah satu peserta training.

Tokoh pembangunan karakter itu mengawali dengan lemparan senyuman manis di depan 3 layar berukuran besar, yang di dalamnya terlihat puluhan partisipan dalam zoom meeting, sebelum akhirnya menjawab pertanyaan tersebut.

“Bangun sebuah koneksi, tanyakan hobi, kesukaan mereka. Just listen yaaa,” jawabnya.

Ary menambahkan bahwa, “Namun sebelumnya, pernahkah kalian berbagi ke anak buah? Mendengar ‘suara’ dari tim kalian? Menggali impian mereka? Mencari tahu apa prestasi yang ia banggakan? Apakah sudah kalian lakukan selama ini? Padahal itu membuat mereka happy.”

Terdiam, merenung, tak berkata apa-apa, itulah ekpresi peserta yang terlihat dari layar zoom.

“Itulah yang saya lakukan untuk mereka. Sehingga dengan cara seperti itu, 8 kali lipat bisa membangun agility dan 7 kali lipat bisa meningkatkan inovasinya,” sambung Ary dari Studio lantai 23, Menara 165.

Beberapa orang dari ACT Consulting ditunjuk Ary untuk mengutarakan isi hatinya secara langsung, perihal apa yang membuat mereka betah dan setia berada dalam ‘perahu’ ini.

“14 tahun saya mengabdi di sini, memegang teguh compassion dan mission. Saya teringat bahwa Pak Ary selalu support saya. Beliau meluangkan waktunya untuk kirim video motivasi untuk nenek saya yang sedang sakit, mengizinkan saya bertemu ibu sedangkan waktu itu ada hal penting di kantor, (kontrak dengan BUMN).

Saat saya terkena Covid, Pak Ary selalu mendoakan saya, support. Begitupun terhadap teman-teman lainnya,” jelas uwie, sapaan akrab sang Direktur ACT Consulting.

Paparannya mengundang beberapa komentar haru dari peserta:

Rozidah Yusof, “Alhamdulillah kerna diberi peluang untuk Bersama Act Consulting dan peserta Byk yang dipelajari dari Pak Ary dan rakan-rakan dlm program ini. Moga semua Berjaya mencapai matlamat kita pada hari ini.”

RIA, “Saya keluar air mata…terharu…ya alloh…luar biasanya pa ary sbg seorang leader…tidak aneh semua mau bertahan di esq….”

Kisah Thomas Alpha Edison Jadi Bekal Sederhana untuk PLN Saat Pensiun

By News No Comments

JAKARTA – PT. Astra Honda Motor (AHM) gandeng ACT Consulting dalam Training for Trainer X-M3N (Be Xtraordinary Trainers) AHM. Pelatihan berlangsung selama 2 hari penuh pada Senin dan Selasa (15-16/3/2021) secara virtual.

Coach Rendy Yusran (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) dan Coach Rudi memandu puluhan insan AHM yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia itu.

Rendy jelaskan hasil riset dari Dr. Bernice McCarthy (USA) tahun 1970 tentang The Power of 4MAT. Ilmu itu terbagi menjadi 4 macam yaitu Why (should I listen), What (you want to tell me), How (it works), dan If (I’m interested what’s next).

The Power of 4MAT dijelaskan secara terperinci oleh pria berkacamata itu. “Dr. Bernice mengatakan bahwa cara berpikir kita akan selalu kritis terhadap 4 kuadran tersebut. Pikiran kita selalu challenge terhadap sebuah idea.”

Contoh dari 4MAT tersebut bisa diaplikasikan ke dalam beberapa pertanyaan berikut ini:

1. Why (Kenapa harus yang A, Kenapa bukan yang B?)

2. What (Apaan sih itu? Itu tentang apa, dimana, siapa, dan berapa?)

3. How (Terus caranya gimana? Langkahnya seperti apa saja?)

4. What if (Jika saya beli produk ini apa keuntungan atau benefitnya?)

“Nah itulah contoh pertanyaan-pertanyaan yang muncul di dalam pikiran mereka atau para konsumen. Kita harus pahami dan mengerti akan hal itu,” sambungnya.

Peserta dari perusahaan otomotif diajak latihan oleh Coach Rendy, agar semakin paham dengan materi yang dijelaskan itu. Menurut Rendy, mereka merespon dengan sangat baik dan antusias.

Sebagai tanda apresiasi, bagi partisipan yang menjawab dan menjelaskan setiap materi pelatihan itu diberikan uang saku. Mereka yang beruntung adalah Trisna dan Rudi.

Trisna berhasil memaparkan 4 jenis artikel dalam materi learning journey sedangkan Rudi menjawab langkah-langkah membuat artikel.