Skip to main content

Naguib Sawiris CEO Orascom Telecom Media Mesir Mengenai Resiko Bisnis

By April 16, 2019April 30th, 2019Article

Orascom Investment Holding beroperasi di bidang telekomunikasi,  media dan teknologi, dan bisnis kabel terutama di Mesir, Korea Utara, Lebanon, Pakistan, Afrika Utara lainnya, dan Timur Tengah. Perusahaan ini menyediakan layanan telekomunikasi seluler; dan broadband langsung dan konektivitas berkecepatan tinggi ke operator telekomunikasi, penyedia layanan Internet, dan perusahaan melalui kabel serat optik bawah laut.

Perusahaan ini juga mendesain, membangun atau mengelola, mengoperasikan, dan memelihara pembangkit listrik dengan berbagai sumber, serta jaringan distribusi. Selain itu, ia terlibat dalam bidang transportasi dan logistik, dan infrastruktur telekomunikasi, serta sektor keuangan.

Sejak penunjukannya dengan Orascom dimulai pada tahun 1979, Naguib Sawiris terus memberikan kontribusi pada pertumbuhan dan diversifikasi perusahaan menjadi seperti sekarang ini – salah satu konglomerat terbesar dan paling beragam di Mesir dengan kapitalisasi pasar terbesar.

Keluarga Sawiris mendirikan dan membangun sektor kereta api, teknologi informasi, dan telekomunikasi Orascom. Keberhasilan yang luar biasa dari usaha ini serta sektor lain dari perusahaan menyebabkan keputusan manajemen untuk membagi Orascom menjadi perusahaan yang beroperasi terpisah. Oleh karena itu, pada akhir 1997 Orascom Telecom Holding S.A.E. (OTH) dan Orascom Technology System (OTS) didirikan dan diketuai oleh Naguib Sawiris.

Sebagai Ketua dan CEO OTH, Naguib Sawiris memimpin pertumbuhan perusahaan dengan sangat cepat, menjadi pemain telekomunikasi regional terkemuka, mengoperasikan jaringan GSM di 7 negara berbeda di Timur Tengah, Afrika, dan anak benua India dengan lebih dari 30 juta pelanggan pada 31 Desember 2005, di samping sejumlah Penyedia Layanan Internet (ISP), dan penyedia layanan satelit yang melayani populasi 500 juta orang.

Naguib Sawiris memegang diploma Teknik Mesin dengan Magister Administrasi Teknis dari Institut Teknologi Swiss, ETH Swiss dan Diploma dari Sekolah Evangelikal Jerman, Kairo, Mesir. Naguib dapat berbicara dalam bahasa Arab, Inggris, Jerman dan Prancis.

Baca Juga:  Tips Menghadapi Karyawan Bermasalah (3) : Menghadapi Karyawan Yang Korupsi Atau Mencuri

Mengenai investasi yang dilakukannya, ia mengatakan ia banyak mengembangkan bisnis di masa-masa perang di berbagai tempat dengan resiko tinggi. Seperti di Irak saat perang, atau di Aljazair saat terjadi konflik.

Naguib menyatakan bahwa pekerjaannya dapat memberikan kebahagiaan pada keluarga di tempat terjadinya perang yang kini dapat terhubung dan bisa berkomunikasi melalu jaringan telepon yang dibangunnya. Ia mengatakan ia melakukan ini sebagai upaya advokasi kemanusiaan untuk menebarkan perdamaian dengan mengembangkan teknologi.

Beragam manajemen inovasi bisnis yang dilakukan Naguib Sawiris harus bisa dipelajari oleh banyak orang di negara kita. Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Namun Anda bisa saja memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda seperti yang dilakukan Naguib Sawiris di Orascom secara global, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?