JAKARTA – ACT Consulting gelar Training ESQ Winning Costomer Heart PT Pegadaian Syariah (Persero).
Training dilaksanakan pada Minggu (11/10/2020) by zoom. Acaranya dibuka oleh Beni Martina Mauland, Kepala Unit Usaha Syariah Pegadaian.
Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana cara menjalin komunikasi dengan baik kepada. Dan mengetahui cara Complain Handling yang baik demi kepuasan Pelangggan.
Coach Rendy Yusran dan Coach Rudi memandu training dengan senyum simetris, bergerak aktif agar para peserta mendapatkan energi positif.
Coach Rudi membagikan ilmu dengan rumus FSB (Fokus, Semangat, Bahagia). Menurutnya pegawai yang ada di Pegadaian harus senantiasa memiliki rumus tersebut setiap hari, agar memacu semangat yang menggelora serta mentransfer energi positif kepada pelanggan dan lingkungan sekitar.
“Semoga Training bermanfaat bagi peserta dan PT Pegadaian (Persero), Aamiin,” harap Ardy dari salah satu tim ACT Consulting.
“Kami bukan manusia yang memiliki pengalaman spiritual. Tapi kami adalah makhluk spiritual yang memiliki pengalaman sebagai manusia.” – Pierre Teilhard de Chardin.
JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) bekerjasama dengan ACT Consulting, dalam rangka implementasi internalisasi Core Values AKHLAK di lingkungan PT Pelindo IV.
Sebuah Program Core Values AKHLAK bagi Pejabat Structural Leaders As Meaning Maker sebanyak 2 Batch. Saat ini, tengah berlangsung Batch pertama yang dilaksanakan pada Senin-Selasa (12-13/10/2020) by zoom, dipandu oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, Coach Rinaldi Agusyana, dan Coach Sandi Muharram.
“Motor sejatinya di Pelindo IV adalah para BOD-1, the real leaders. Pelindo IV memiliki mental juara,” kata Ary Ginanjar Agustian kepada 29 BOD-1 PT Pelindo IV dari lantai 23 Menara 165.
Para BOD-1 PT Pelindo IV berasal dari unit kerja yang berbeda, kurang lebih ada 29 Unit Kerja dari Sabang hingga Merauke. ESQNews.id meninjau dari layar zoom meeting, mereka tampak proaktif saat Ary Ginanjar mengawali materinya. Apalagi saat mereka ditanya terkait AKHLAK BUMN.
“Sumber AKHLAK itu berasal darimana?” tanya CEO ESQ Group kepada 55 orang di dalam platform acara itu.
Rata-rata para Leaders PT Pelindo IV itu menjawab berasal dari hati. Jawaban mereka terlihat dari forum chat by zoom.
“Hati sumbernya darimana?” tanya Ary lagi.
Mereka pun merespon dengan jawaban yang sangat kompak, yaitu dari Sang Pencipta.
Tokoh Pembangunan Karakter pun kembali bertanya, “Bagus, jadi nilai atau sifat Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyalitas, dan Kolaboratif itu bersumber dari sifat siapa?”
29 orang dari BOD-1 dengan konsisten menjawab, “Sifat-sifat yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa.”
Terjadi interaksi antara para pimpinan di PT Pelindo IV dengan Ary Ginanjar itu. Menurut Ary, ini penting dilakukan, agar para pegawai yang ada di PT Pelindo IV menerima AKHLAK bukan karena perintah dari Menteri BUMN saja. Namun, menerima AKHLAK dengan sepenuh hati dan tertanam di dalam jiwa.
“Menjadikan AKHLAK bukan secara logika, tapi adanya penerimaan dari sisi emosional dan spiritualnya. Jika disatukan akan menjadi kekuatan yang luar biasa. Bagaimana cara mempersatukannya? Training Leaders As Meaning Maker ini jawabannya,” papar Ary.
JAKARTA – Riset dari Amerika menyatakan, “Secara finansial di Amerika misalnya, biaya yang muncul akibat hilangnya produktivitas karyawan ditaksir berkisar antara 287 miliar dollar hingga 370 miliar dollar atau 5 ribu triliun rupiah.”
“Itulah akibat dari kehilangan meaning and purpose (tujuan) dalam hidup. Riset itu ditujukkan bagi orang yang masih berada di level 2 dan 3. Sedangkan BUMN harus berada di level 4 dan 5,” jelas Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian dalam Program Internalisasi Akhlak ‘Living The Grand Why and Quantum Excellence’ Batch 1 di PT Pelindo III.
Ary Ginanjar, turut menyapa para peserta training sekaligus menitipkan salam untuk Dirut PT Pelindo III.
ESQNews.id meninjau dari zoom bahwa para pegawai Pelindo III pun mengiyakan, pertanda salam akan mereka sampaikan. Terlihat berseri-seri di wajah mereka saat mengikuti rangkaian acara, meskipun waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 WIB.
Gelaran itu dilaksanakan selama 2 hari pada Senin-Selasa (12-13/10/2020), yang diikuti oleh kurang lebih 390 orang portizen Pelindo III.
Selain Master Trainer Ary Ginanjar Agustian, event tersebut dipandu oleh Coach Nofel (Trainer ESQ).
“Mari kita review tentang tingkatan Socio-Emosional dari level 1 sampai 5, yaitu ada Dependent, Ego-Independent, Socio-Dependent, Intra-Independent, dan Inter-Dependent (Common Good),” papar Nofel.
Menurutnya, di level 1 sampai 3 itu masih tentang individual (ego diri sendiri). Sedangkan di level 4 dan 5, bukan tentang kepentingan sendiri lagi. Namun, kita sudah ke tahap memberikan kontribusi untuk khalayak.
Mengapa dibutuhkan program internaliasi akhlak BUMN? Sebab Core Values AKHLAK hanya dapat tumbuh di level Socio-Emotional 4 dan 5 saja.
“Akhlak tumbuh di level 4 dan 5. Saya ingin Pelindo III berada di level 4 dan 5, misi hidupnya rahmatan lil ‘alamin, memegang teguh nilai-nilai akhlak. Karena BUMN untuk Negeri,” harap CEO ESQ Group itu.
JAKARTA – “Untuk bertahan di Era VUCA ini ada dua hal yaitu Anda harus punya jangkar dan Anda harus punya kompas,” demikian yang disampaikan oleh Coach Arief Rahman (Trainer ESQ lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) dalam acara Unlock The AKHLAK Values Coaching Skill di Telkom Indonesia.
Gelaran itu dilaksanakan pada Selasa (06/10/2020) via online diikuti oleh kurang lebih 100 orang dari Telkom.
Arief menjelaskan bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini ibaratkan kita berada di tengah badai yang dahsyat.
“BUMN agar selamat menghadapi Era VUCA perlu kompas yaitu misi dan visi yang jelas, dan jangkar yaitu core values. Dengan kompas dan jangkar yang kuat itulah, BUMN akan tahan dari berbagai guncangan di era VUCA yang serba berubah, tak tentu, kompleksitas, dan ambigu di tambah dengan adanya Covid-19. Ini yang harus Anda jelaskan.”
Menteri BUMN, Erick Tohir berharap lahir insan BUMN penerus generasi bangsa yang bertalenta (BUMN sebagai pabrik talenta). Bagaimana caranya agar impian itu terwujud?
Coaching skill salah satunya cara untuk menggali potensi manusia, impian, dengan metode bertanya dan mendengarkan tentunya dengan teknik khusus.
Video yang berisi tentang teknik Coaching Skill diputar saat acara berlangsung, agar para peserta lebih paham dengan coaching.
“Bagus yah, bisa menggali potensi, impian, target kita semua. Sungguh sangat menggugah,” kata Anriany salah satu insan BUMN di Telkom.
JAKARTA – Sekitar 2.000 orang dari PT Telkom Batch 2 ikuti event dari ACT Consulting yaitu Living in The Grand Why, pada Selasa (29/9/2020) dari Studio Lantai 23 Menara 165 dan via Zoom.
Kegiatan ini bertujuan untuk menemukan Grand Why dalam pekerjaan dan hidup, program penguatan spiritual yang dihadirkan dan dibuat dengan berbagai sesi yang melahirkan Meaning of Work, Syukur dan memahami pekerjaan yang sangat besar manfaatnya serta dilandasi spiritual yang benar.
Ary Ginanjar Agustian (CEO ESQ Group) dan Eka Chandra (trainer lisensi dari Ary Ginanjar) memandu acara tersebut.
Menurut Ary, ‘Grand Why’ yang dimaksudkan adalah visi tertinggi ketika kita sudah menemukan meaning dan puspose dalam hidup. Dan ketika para peserta menemukan Grand Why mereka, maka akan muncul pengorbanan dan kesiapan menghadapi segala tantangan, mereka akan terus maju dan bahagia di situasi sesulit apapun termasuk di masa Pandemi Covid-19 ini.
“Mengapa Anda selalu gelisah dalam hidup? Jika kalian memiliki meaning and purpose dalam hidup atau Anda sudah mencapai level 7 di ESQ Matrix, maka level 1 sampe 6 akan Anda raih semuanya. Telkom di sini akan the best,” papar Ary kepada peserta sambil menunjukkan ke angka 7 atau grand why.
Salah satu dari partisipant pada zoom hadir pula Dwi Heriyanto B. yang memberikan semangat kepada staff Telkom.
“Kita akan full day jadi diharakan seluruh peserta untuk terus mengikuti sampai akhir pelaksanaan training AKHLAK ini. Dan saya yakin dengan training AKHLAK ini Insya Allah dari sekian ribu orang di Telkom grup akan ada yang menjadi direksi untuk selanjutnya. Dan ini juga terbukti dari training pak Ary Ginanjar serta ESQ ini untuk jangka panjang,” papar sang Vice President HCSM itu.
ESQNews.id meninjau dari zoom meeting, saat itu para peserta tampak bersinergi, semangat mengikuti acara tersebut hingga selesai. Ary menyebarkan energi positifnya itu kepada banyak pihak di PT Telkom dengan ucapan lantangnya.
“Everyday and everywhere I am stronger and stronger. Everyday and everywhere I am better and better. Setiap hari setiap waktu saya lebih kuat, lebih kuat. Setiap hari setiap waktu saya lebih hebat, lebih hebat. Ayo ekspresikannnn,” katanya.
JAKARTA – Tanggal 23 Juli 2020 silam, telah diselenggarakan acara Pembekalan, Launching, dan Ikrar AKHLAK BUMN sebagai Core Values di Telkom Group.
Siapa sangka, acara tersebut mendapatkan 2 penghargaan dari MURI Indonesia dengan keterangan sosialisasi nilai-nilai perusahaan secara daring kepada karyawan terbanyak yakni 21.945 orang. Serta deklarasi komitmen nilai-nilai perusahaan secara virtual oleh karyawan terbanyak yakni 22.159 orang.
Action selanjutnya yaitu MoU (Memorandum of Understanding) antara Telkom Group dengan PT Arga Bangun Bangsa atau ESQ sudah disepakati bersama oleh kedua belah pihak.
Penandatanganan nota kesepahaman itu yakni sebagai rencana kerjasama untuk aktivasi Core Values AKHLAK dan Budaya Organisasi The Telkom Way.
Berbagai macam action dari Telkom Group terus dikembangkan. Pada Kamis (24/9/2020) ACT Consulting gelar Program AKHLAK Based Leadership (Leaders as Meaning Maker) Batch 1 di Telkom Group secara daring.
Dwi Heriyanto B. (Vice President HCSM) memaparkan laporan penyelenggaraan Program AKHLAK, sekaligus berharap training yang ditujukan untuk Top Leaders di Telkom Group ini bisa ditingkatkan lagi kemampuan kinerjanya berlandaskan nilai-nilai AKHLAK.
Tujuan diadakannya program tersebut yaitu memberikan kemampuan kepada Top Leaders untuk membangun personal connection dan membantu orang lain menemukan makna serta mensinergikannya dengan nilai core values AKHLAK untuk mencapai tujuan organisasi.
“Karena Telkom menjadi Role Model di BUMN. Kita terus melakukan action-action hingga nanti di akhir Desember akan ada pengukuran acceptance Core Values AKHLAK. Dan pak Ary Ginanjar akan bantu mengingatkan tentang terealisasinya nilai-nilai AKHLAK kepada 25 ribu orang di Telkom Group,” Kata Afriwandi selalu Direktur HCM kepada 105 orang by zoom.
Ary Ginanjar Agustian (CEO ACT Consulting ESQ) mengatakan bahwa para Top Leaders harus mampu meng-korelasikan antara AKHLAK BUMN dengan Telkom Way. 97 Top Leaders di Telkom Group harus bisa menyelaraskan antara keduanya.
“Senior leaders harus melihat 3 sisi dari kacamata ESQ yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual. Selaraskan antara ruh, raga, dan rasio. Karena AKHLAK pun diambil dari sifat Tuhan, kalau di Islam yaitu Asmaul Husna.”
JAKARTA – ACT Consulting mengadakan Training Unlock The AKHLAK Values pada Sabtu (19/9/2020) secara virtual.
Training ini diberikan kepada 17 orang (BOD) dan 157 orang (BOD-1) di BPUI (Bahana Pembinaan Usaha Indonesia) sebagai Holding BUMN Perasuransian dan Penjaminan (IFG).
Rizal Ariansyah selaku Direktur SDM IFG memberikan beberapa kalimat sambutan.
Gelaran tersebut dipandu langsung oleh Ary Ginanjar Agustian (CEO ESQ Group), Iman Herdimansyah, dan Eka Chandra.
Tim ACT Consulting berharap agar training ini bermanfaat bagi peserta dan IFG. Sekaligus mengapresiasi sang Tokoh Pembangunan Karakter karena dalam sehari memiliki agenda yang begitu padat, namun tetap semangat.
“Pak Ary tak henti membantu dan mendampingi perjuangan, setelah selesai sebagai saksi nikah, bapak langsung menuju Menara untuk mendampingi training Unlock the Akhlak Values dari BPUI. Kedatangan bapak ke Menara menjadi surprise karena belum teragenda sebelumnya. Terimakasiiihhh bapak, kami rasakan ketulusan dan perhatian bapak kepada kami,” kata Tyas salah satu tim ACT Consulting di Group Whatsapp ESQ Group.
JAKARTA – PT Bukit Asam Tbk ikuti Training Unlock the AKHLAK Values selama 3 hari, Selasa-Kamis (15-17/9/2020) melalui zoom meeting. Di awal acara, trainer Rudi menyampaikan sebuah pertanyaan dalam sesi ‘Ngopi’ atau Ngobrol Pagi.
“Apa yang membuat bapak dan ibu bahagia? Seminggu yang lalu mungkin, atau 3 hari yang lalu, bahkan sampai hari ini?”
Kencana, nama panggilannya, ia menjawab bahwa yang membuatnya bahagia itu sangat sederhana, yaitu senang bisa melihat senyum sang istri, melihat anak-anaknya sehat, dan selalu bersyukur dalam menjalani hidup.
“Kalau saya sih bersyukur, dengan adanya training ini jadi bisa reunian meskipun secara virtual. Orang dari Palembang, Lampung, dan lainnya berkumpul. Kemudian bahagia lainnya ketika Allah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjadi orang yang lebih baik lagi,” kata Junardi yang tanggal 13 September 2020 genap berusia 48 tahun.
ESQNews.id meninjau dari laman zoom meeting saat acara berlangsung, beberapa peserta lainnya turut serta aktif menjawab dan berbagi rasa bahagianya. Lalu, apa makna yang trainer Rudi tanyakan itu?
Menurutnya, kita semua harus mempertahankan good feeling atau perasaan bahagia setiap harinya.
“Ternyata energi bisa ditularkan ke orang lain. Jika kita tularkan energi bahagia, sekitar kita pun akan merasakan hal yang sama. Begitu pun sebaliknya jika kita tularkan energi tidak bahagia atau bad feeling.”
Rudi menyarankan agar kita menemukan rasa bahagia minimal dari jam 3 hingga 10 pagi. Maka, seharian kita bisa merasakan bahagia atau good feeling.
Selain trainer Rudi, kegiatan itu dipandu juga oleh trainer Tiko yang memaparkan tentang fenomena gunung es. Hari pertama training, ia menjelaskan tentang belief system (sistem keyakinan), yaitu model yang diakui dunia, yang memungkinkan orang mencapai hasil yang diinginkan dan menghindari yang tidak diinginkan.
“Selanjutnya bapak dan ibu akan menelusuri perjalanan yang paling jauh yaitu perjalanan ke dalam diri sendiri. Untuk mendapatkan sumber dari nilai-nilai atau values diri yang dinamakan Inner Journey,” kata Tiko.
JAKARTA – Senin, (14/9/2020) PT. Asrinda Arthasangga mengadakan Training Outstanding Mentality secara online. Mengangkat tema “New Normal, New Me, New Success”.
Kegiatan ini dibuka dan diikuti langsung oleh Direktur Operasional PT. Asrinda Arthasangga, Eko Supriyanto Hadi. Training yang dihadiri lebih dari 100 peserta ini dipandu oleh Trainer Kader Tiko dan Saiful (lisensi dari Dr. H.C Ary Ginanjar Agustian).
Menurut pantauan dari salah satu tim ACT Consulting ESQ, para peserta sangat antusias mendapatkan materi dari trainer tersebut.
“Semoga mereka mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dan mengimplementasikan ilmu yang didapat setelah seminar ini, aamiin,” harap Ramban, salah satu tim ACT Consulting.
JAKARTA – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang adalah anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero). Pusri telah menandatangani MoU dengan PT Arga Bangun Bangsa (ESQ Leadership Center). Dalam rangka untuk mempersiapkan rencana kerja terkait aktivasi Core Values AKHLAK dan Budaya Organisasi di Pusri.
Maka dari itu, Pusri menyelenggarakan acara sosialisasi dan internalisasi Core Values AKHLAK BUMN pada Selasa (8/9/2020) secara daring dengan jumlah sekitar 400 partisipan.
Direktur Utama Pusri, Tri Wahyudi Saleh membuka kegiatan itu dengan menyapa Komisaris Utama, GM, Sekper dan Tata Kelola, Staff dan berbagai tingkatan lainnya. Ia mengatakan bersedia melanjutkan transformasi bisnis perseroan yang telah dicanangkan oleh jajaran pimpinan sebelumnya.
“Insya Allah sebagai learder kami siap berkomitmen menjadi role model, dalam mengimplementasikan AKHLAK saat bekerja. Menjaga ekosistem yang baik dengan spirit baru. Transformasi bisnis Pusri menjadi perusahaan agroindustri unggul di Asia,” kata Tri di Palembang melalui zoom meeting.
Mantan Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog itu bekerja sama dengan Ary Ginanjar Agustian (Founder ACT Consulting) beserta tim ESQ Group untuk membantu merealisasikan Core Values AKHLAK di Pusri.
“Karena sudah melakukan MoU maka saya akan mengawal transformasi budaya, membantu insan Pusri bagaimana menginternalisasikan Core Values AKHLAK ini.”
Menurut Ary, di Era VUCA ini Pusri harus survive dengan berbagai kondisi yang tak menentu. Karena sekarang jamannya serba Volatility (berubah-ubah), Complexity (keruwetan), Uncertainty (ketidakpastian), Ambiguity (ketidakjelasan) ditambah dengan adanya Covid-19.
“Selain membawa Pusri menjadi perusahaan agroindustri di Asia, Pusri juga harus mampu berlayar hingga tahun 2045 bahkan lebih. Dengan cara tanamkan Core Values dan Core Purpose dalam diri dan lingkungan sekitar,” tegas Ary dari Studio lantai 23, Menara 165.