29 Orang BOD-1 PT Pelindo IV Sadar Bahwa Sumber AKHLAK BUMN dari Sini!

By October 13, 2020News

“Kami bukan manusia yang memiliki pengalaman spiritual. Tapi kami adalah makhluk spiritual yang memiliki pengalaman sebagai manusia.” – Pierre Teilhard de Chardin.

JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) bekerjasama dengan ACT Consulting, dalam rangka implementasi internalisasi Core Values AKHLAK di lingkungan PT Pelindo IV.

Sebuah Program Core Values AKHLAK bagi Pejabat Structural Leaders As Meaning Maker sebanyak 2 Batch. Saat ini, tengah berlangsung Batch pertama yang dilaksanakan pada Senin-Selasa (12-13/10/2020) by zoom, dipandu oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, Coach Rinaldi Agusyana, dan Coach Sandi Muharram.

“Motor sejatinya di Pelindo IV adalah para BOD-1, the real leaders. Pelindo IV memiliki mental juara,” kata Ary Ginanjar Agustian kepada 29 BOD-1 PT Pelindo IV dari lantai 23 Menara 165.

Para BOD-1 PT Pelindo IV berasal dari unit kerja yang berbeda, kurang lebih ada 29 Unit Kerja dari Sabang hingga Merauke. ESQNews.id meninjau dari layar zoom meeting, mereka tampak proaktif saat Ary Ginanjar mengawali materinya. Apalagi saat mereka ditanya terkait AKHLAK BUMN.

“Sumber AKHLAK itu berasal darimana?” tanya CEO ESQ Group kepada 55 orang di dalam platform acara itu.

Baca Juga:  Training Transformational Leadership Batch 3 Kementerian Pariwisata di April 2019

Rata-rata para Leaders PT Pelindo IV itu menjawab berasal dari hati. Jawaban mereka terlihat dari forum chat by zoom.

“Hati sumbernya darimana?” tanya Ary lagi.

Mereka pun merespon dengan jawaban yang sangat kompak, yaitu dari Sang Pencipta.

Tokoh Pembangunan Karakter pun kembali bertanya, “Bagus, jadi nilai atau sifat Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyalitas, dan Kolaboratif itu bersumber dari sifat siapa?”

29 orang dari BOD-1 dengan konsisten menjawab, “Sifat-sifat yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa.”

Terjadi interaksi antara para pimpinan di PT Pelindo IV dengan Ary Ginanjar itu. Menurut Ary, ini penting dilakukan, agar para pegawai yang ada di PT Pelindo IV menerima AKHLAK bukan karena perintah dari Menteri BUMN saja. Namun, menerima AKHLAK dengan sepenuh hati dan tertanam di dalam jiwa.

“Menjadikan AKHLAK bukan secara logika, tapi adanya penerimaan dari sisi emosional dan spiritualnya. Jika disatukan akan menjadi kekuatan yang luar biasa. Bagaimana cara mempersatukannya? Training Leaders As Meaning Maker ini jawabannya,” papar Ary.

Leave a Reply