Skip to main content
Category

News

Corporate Culture Specialist, Yuli Purwanti: Budaya Kerja Itu Harus 3K

By News No Comments

JAKARTA – Former AVP Culture Development Telkom, Yuli Purwanti memberikan ilmunya kepada puluhan peserta Training Corporate Culture Spesialist yang digelar selama 3 hari pada Rabu-Jumat (24-26/3/2021) melalui zoom meeting.

Pelatihan tersebut diadakan oleh ACT Consulting kepada insan PIE, Askrindo, PI, PIM, PT BIMA dan lainnya.

Coach Rinaldi dan Coach Heidy (trainer lisensi Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) memandu puluhan pesertanya itu.

“Doktor Ary menyampaikan bahwa culture itu katakanlah sebuah benteng Cina yang mengelilingi, tetapi kekuatan culture itu tergantung dari personalnya,” jelas Rinaldi dari Studio lantai 18, Menara 165.

Yuli pun mengiyakan dan langsung share screen salah satu materi penutupnya.

“Ketika temen-temen mengelola budaya, yang pertama ingatlah bahwa budaya itu unik. Budaya itu milik dan bagian dari kita. Masing-masing instansi seperti askrindo, PI, dan lainnya mempunyai keunikan masing-masing tapi kita bisa mencontoh aktivasinya.”

Kemudian, penulis buku Culture Starts at the Top itu memaparkan 3 hal dalam mengelola budaya, “Budaya kerja harus memperhatikan 3 K ini di antaranya:

1. Komitmen: dari leaders dan masing-masing karyawan bersatu menjalankan budaya kerja yang se-visi dan se-misi.

2. Konsisten: dalam identitasnya, membuat semua orang harus terlibat di dalam budaya kerja. Karena menyangkut tim.

3. Kontinyu: artinya tidak boleh berhenti berinovasi nanti mati. Terus menerus diingatkan tentang komitmen dan konsistensinya, karena manusia itu suka lupa.”

“Kalau kita udah memilih AKHLAK sebagai core values kita, ya kita terima,” kata praktisi itu sambil tersenyum.

Budaya Organisasi yang tepat tentu akan mempengaruhi kinerja tim menjadi lebih produktif, solid, dan akhirnya berdampak pada pencapaian target meningkat.

Sebab, budaya organisasi yang tepat dapat menciptakan rasa memiliki dan keterikatan secara emosional para karyawan terhadap organisasi/perusahaan. Alhasil, mereka akan selalu berupaya untuk mengembangkan bisnis menjadi lebih maju.

Wisli, salah satu peserta memberikan testimoninya, “Saya rasa tim budaya, semua tim corporate culture di seluruh perusahaan wajib banget untuk mengikuti training ini. Karena training ini sudah di design khusus dan dalam masa training juga kita diberikan contoh-contoh kehidupan yang nyata sehingga bisa kita terapkan dalam pekerjaan.”

HUT Ke-75, Persit Kartika Chandra Kirana & Ary Ginanjar Kenang Aprilia Manganang

By News No Comments

Anda bisa mencintai orang lain tanpa memimpin mereka, tetapi Anda tidak bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka” – Ary Ginanjar Agustian.

JAKARTA – Siapa yang tak kenal, kisah seorang Serda Aprilio Perkasa Manganang yang dulu hingga kini booming diperbincangkan publik? Ya, menurut banyak informasi, dia terlahir dengan nama Aprilia Santini Manganang.

Ia dikenal sebagai seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia yang sebelumnya berprofesi sebagai pemain bola voli Indonesia yang berkompetisi sebagai wanita tetapi kemudian bertekad untuk menjadi pria interseks pasca pensiun.

Kisah tersebut diulas kembali di dalam acara yang digelar oleh Persatuan Istri Tentara (Persit Kartika Chandra Kirana) dan ESQ Leadership Center pada Jumat (26/3/2021) melalui beberapa media seperti Zoom Meeting, Instagram, dan Youtube Persit. Sekaligus merayakan HUT Persit Karika Chandra Kirana yang ke 75 tahun.

Webinar motivasi yang bertajuk “Membangun Keluarga Santun dan Harmonis di Era Digital dengan Kecerdasan Emosional dan Spiritual” dihadiri oleh Ny. Hetty Andika Perkasa (Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana), Ary Ginanjar Agustian (President ESQ Group), bersama 1.000 orang Persit dari Sabang hingga Merauke.

“Saat kasus Aprilia Manganang, bu Hetty memilih respon positif atau negatif? Dengan kecewa, marah atau menerima dengan lapang dada?” tanya Ary dari Studio Rumahnya di Depok.

Wanita berseragam hijau cerah itu menjawab dengan sangat kompak, “Positifffff.”

“Ya, bu Hetty bisa menerima dan menyelesaikan kasus itu. Resultnya, semua pada terharu. Ujian saat itu merupakan ujian besar untuk bangsa Indonesia. Namun, yang datang adalah cahaya, Persit Kartika Chandra Kirana menerangi seluruh Indonesia,” kenang sang motivator sambil meneteskan air mata.

Tak hanya Ary Ginanjar dan Hetty yang menangis, insan persit turut merasakan atmosfer kesedihan dan rasa salut itu.

Desni Wati​jadi, “Ikut sedih..”

Irma Putri​masya, “Allah tabarakallah bagus banget terima kasih bapak.”

Lina Reginawati, “Leadership.”

Irma Putri​masya, “Allah tabarakallah salut sam ibu ketua kita sehat selalu ibu.”

“Terimakasih Pak Ary, terimakasih ibu-ibu semua,” ucap Hetty.

Suasana menjadi sangat mellow, para perempuan Indonesia itu saling berpelukan dan menguatkan satu sama lain.

“Jarang pemimpin yang memimpin seperti beliau, yang bisa menghadapi persoalan dengan tepat. Karena banyak orang yang fokus kepada permasalahan, kita lupa respon kita seperti apa. Kita lupa bahwa hasil akhirnya tergantung dari kita,” puji pria ber-jas hitam itu.

Tak hanya suasana haru yang dirasakan, namun suasana fun terlihat dalam acara tersebut. Karena beberapa lagu diputar oleh tim ESQ Group.

Ary Ginanjar: BSI Menjadi Top Ten Global Islamic Bank

By News No Comments

JAKARTA – 22 Februari 2021 lalu, Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (President ACT Consulting) mengisi workshop offline pertamanya di masa pandemic ini, dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ia menjadi pemateri dalam program Culture Integration Activation AKHLAK terkait Leaders Alignment Session di PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI).

Tokoh 4 in 1 (author, motivator, entrepreneur, educator) itu gandeng 14 orang peserta yang hadir yakni para direksi BSI.

“Workshop offline pertama saya setelah hampir satu tahun online. Alhamdulillah bahagiaaaaa sekali.”

Selain bersilaturahmi, mereka saling bertukar pikiran dan berdiskusi tentang cara atau strategi menyatukan tiga budaya BSM, BNI Syariah dan BRI Syariah. Serta wujudkan budaya BSI untuk mencapai visi menjadi Top Ten Islamic Bank in The World.

“Semoga para direksi dan jajarannya berhasil membawa BSI menjadi Top Ten Global Islamic Bank. Semoga Covid 19 bisa segera pergi dari Bumi Persada ini agar ekonomi bangkit dan kita bisa bertemu kembali,” harapnya.

Sebagai bentuk sinergi antara ACT Consulting dan BSI, pada Jumat (26/3/2021) insan BSI mengikuti Culture Squad Workshop, Change Agent Training secara virtual.

Puluhan peserta dipandu langsung oleh Coach Syaiful (trainer lisensi Ary Ginanjar).

“Tujuan workshop ini adalah agar Change Agent BSI memiliki mindset dan skill yang tepat dalam memandang perubahan. Sehingga motivasi Change Agent tetap terjaga dan mengetahui gambaran progress Action Plan yang telah dilakukan,” jelasnya dari Studio lantai 18 Menara 165.

https://www.instagram.com/p/CLmL2rolfOQ/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=embed_video_watch_again

ACT Consulting Rangkul Leaders Askrindo Syariah, Harus Jadi Artis Hollywood Ini!

By News No Comments

 JAKARTA – Leaders PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah ikuti event yang digelar oleh ACT Consulting pada Selasa (23/3/2021) secara online, dengan mengusung tema “Leader Aligment Session ASKRINDO SYARIAH.”

Petinggi-petinggi dari perusahaan penjaminan berbasis syariah pertama di Indonesia itu, dipandu langsung oleh trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Eka Chandra bersama Astrain Kemas.
Tim ACT Consulting menyajikan sebuah video yang berisi tentang pertandingan olahraga antara tim hitam dan tim putih.

“Baik bapak dan ibu, kita saksikan dulu bersama sebuah pertandingan fenomenal antara kedua tim ini, karna ini ada kaitannya dengan materi kita,” ucap Eka memberikan instruksi.
Tim yang mengenakan kaos hitam itu adalah All Blacks rugby team, merupakan tim nasional yang mewakili Selandia Baru dalam bidang uni rugbi. Setiap pertandingan, mereka selalu unggul, yakni dari 6 kali pertandingan menang 5 kali juara dunia. Dari 566 pertandingan, mereka menang 500 kali.

Terlihat dari video itu, bahwa spirit dari tim hitam yang sangat menggebu-gebu. Sebelum bertanding, kaptennya berteriak kata-kata positif diiringi beberapa gerakan yang memacu semangat rekannya. Berbeda sekali dengan tim putih, yang hanya saling rangkul tak bereaksi.
“Kira-kira apa yang bisa diambil dari cuplikan tadi? Apa tips sukses tim black?” tanya Eka.

Beberapa peserta merespon lewat chat room zoom meeting, dan sebagian lagi ada yang mengeluarkan pendapatnya secara langsung:
Umar Sumarjono (Ka. Div SPI JPAS), “Kolaborasi.”
Mei (Dept. NCF), “Semangat dan percaya diri.”
Andri Kurniawan, “Komunikasi dan leadership.”
Bagio (Dir. Keuangan), “Semangat mereka yang kuat untuk menang.”

“Good, jadi bapak dan ibu rumusnya yaitu mental state yaitu kombinasi antara Gerak, Kata, dan Fokus. Karena ketiga hal tersebut mampu membangun high energi atau semangat. Sama halnya yang dilakukan oleh para artis atau atlet hollywood ini,” kata Eka sambil menampilkan beberapa tokoh terkenal di dunia.

Mereka adalah Cristiano Ronaldo, Michael Jordan, Tiger Wood, Michael Schumacher dan lainnya.
“Gerak, Kata, dan Fokus  telah dilakukan oleh artis atau atlet hollywood. Juaranya berkali-kali, karena sukses udah jadi bagian dari dirinya,” tutupnya.

Menuju Perubahan, 5 Point Penting untuk Leaders PT Pupuk Kaltim

By News No Comments

JAKARTA – Sekitar 10 hari lamanya, pada (16-25/3/2021) leaders PT Pupuk Kaltim (PKT) berkolaborasi dengan ACT Consulting untuk menggelar Leadership Development Program V batch 7 secara online.

Trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yaitu Coach Idham dan Astrainnya Said memandu para pimpinan dari anak BUMN tersebut.

Coach Idham memberikan instruksi bahwa para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, kemudian masuk ke dalam breakout room untuk saling berdiskusi. Mereka diberikan waktu saling bertukar pikiran selama 25 menit.

Salah satu screen ditampilkan dalam zoom meeting, yang merupakan contoh materi yang akan dibahas. Tema study kasus yang mau dibahas terkait ‘Mengulur-ngulur waktu dalam bekerja.’

Topik tersebut lalu dijabarkan dari segi atau berdasarkan role models, the system, my skills, my insight about me, my understanding.

“Ya, silakan bapak dan ibu untuk masuk ke dalam breakout room yang telah kami tentukan.”

Waktu berdiskusi telah usai, mereka mempresentasikan masing-masing hasilnya menggunakan Power Point dan sejenisnya. Mereka mengawalinya dengan pantun-pantun lucu sehingga suasana semakin fun, enjoy, dan penuh tawa. Berikut beberapa paparannya:

Case Study: Meningkatkan kesadaran mencuci tangan sebelum masuk ruangan kantor.

Role Model: Sosialisasi dari team Hyperkes perusahaan tentang pencegahan Covid-19.

My Insight about Me: Saya menyadari bahwa mencuci tangan dapat memperkecil penularan covid. Tetapi saya merasa bahwa saya steril dan sehat serta mencuci tangan terlalu sering tidak bagus buat kulit dan boros air.

My Understanding: Atasan menginginkan agar saya menjalankan protokol mencuci tangan untuk memperkecil kemungkinan penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor.

“Mengapa ini bisa jadi penting? Karena ini bisa dijadikan sebagai feedback kita dan tim, bahwa tidak ada alasan untuk tidak berubah. Maka kita harus pastikan 5 point di atas itu apakah sudah ada perubahan atau tidak dalam lingkungan kita,” jelas Idham.

Insan RNI Dihadapkan dengan Pilihan, Trainer: Ada 2 Perubahan

By News No Comments

 JAKARTA – Aris Kadarisman, Manajer Pengembangan SDM PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) berharap dengan adanya kerjasama dengan tim ACT Consulting, para insan RNI bisa lebih memahami Core Values AKHLAK BUMN.

“Saya berharap mereka lebih bisa mengenali dan memahami values AKHLAK serta mengimplementasikan ke dalam pekerjaan sehari-hari. Sehingga bisa berkontribusi secara maksimal,” katanya dengan penuh harap dan kesungguhan hati.

Kolaborasi tersebut dituangkan dalam bentuk pelatihan atau training, yang digelar selama 2 hari pada Senin dan Selasa (22-23/3/2021), mengusung tema “Living the Grand Why” via zoom meeting.

Para peserta dari golongan Management Trainee dipandu langsung oleh trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Tiko dan Coach Bayu.

“Selama 2 hari ini, apa ekspektasi kalian terhadap training ini?” tanya Tiko dari Studio lantai 4 Menara 165.

Beragam jawaban dilontarkan oleh insan RNI, di antaranya:

Faisal, “Saya ingin lebih memahami nilai AKHLAK agar bisa berkontribusi di dalam lingkup kerja maupun rumah. Kami ingin mengaplikasikan masing-masing nilai tersebut.”

Hernia Putri, “Harapannya selain ingin memahami Core Values AKHLAK, dengan adanya pelatihan dari ACT Consulting atau ESQ ini bisa meningkatkan kecerdasan emosional kami (EQ).

“Mantappp, sebelum menjawab saya kasih 2 pilihan. Saya menjelaskan ilmu ini dengan cara berceramah, tanpa back sound, datar, selama dua hari. Atau adanya interaktif, gerak sambil aktivitas, enjoy, disertai yel-yel?”

Tentu saja mereka pilih yang kedua yaitu adanya interaktif. Maka musik pun dinyalakan, seluruh peserta dan trainer bergerak bersama ikuti alunan lagu, memperlihatkan ekspresi sumringah. Suasana training semakin ramai dan seru terlihat dari zoom meeting.

“Baik kita mulai, saya tanya dulu kira-kira apa tantangan yang kalian hadapi saat ini?” tanyanya lagi.

60 orang yang serempak mengenakan seragam putih itu dengan sangat antusias ingin menjawab pertanyaan tersebut dengan emoticon (raise hand).

Joshua, “Pandemi ini membuat kita sedikit terhalang untuk bekerja dan berkomunikasi seperti biasanya. Tapi kita tetep semangat untuk bekerja, menjalani rutinitas. Meskipun ada kejenuhan namun tetap menjaga semangat untuk bekerja.”

“Untuk menjawab tantangan kepada orang-orang hebat di depan saya ini saya akan menjabarkan dengan aktivitas yaitu permainannnnn,” ucap trainer berkacamata itu dengan semangat.

Tim ACT Consulting memunculkan gambar berikut:

Tiko memberikan arahan dan clue kepada mereka untuk mencari 4 perbedaan dari gambar tersebut.

Setelah mereka menjawab dengan cepat dan tepat, Tiko mengatakan, “Apa hubungannya tebak gambar dengan kondisi pandemi? Hal itu menjelaskan bahwa ada 2 perubahan yaitu perubahan dengan drastis atau mudah bagi kita menyadari perubahan itu. Ada juga seolah-olah tidak terjadi perubahan tapi ternyata ada perubahan namun kita tak menyadari.

Tebak gambar tersebut termasuk perubahan yang kita sadari. Karena saya memberi instruksi untuk mencari 4 perbedaan. Jika tidak ada clue, mungkin tidak ada yang ngeuh.”

Keseruan Lagu Ampun Bang Jago di Lingkup Kemenhub, Diikuti oleh 1.000 Orang!

By News No Comments

JAKARTA – Meskipun hidup di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) ini tak menghalangi berlangsungnya Seminar Bangkit di Era Pandemi secara online pada Kamis (18/3/2021).

Seminar yang mengusung tema “SDM yang Produktif di Masa Normal Baru” itu bertujuan untuk membangun imunitas diri dengan mental positif di lingkup Kementerian Perhubungan (Kemenhub) setiap penjuru Indonesia.

Kurang lebih ada 1.000 insan Kemenhub yang hadir dan dipandu langsung oleh Coach Iman Herdimansyah (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) bersama tim.

Sesi awal, Iman mengajak pesertanya untuk senam atau gerakkan tubuh dengan lantunan lagu yang hits di kalangan milenials khususnya, Ampun Bang Jago.

“Yuu kita gerakkan tubuh kita agar lebih bersemangat dan energic menjalani hari. Ini juga ada hubungannya dengan materi yang akan kita bahas.”

Tanpa ragu, tanpa basa basi, begitu musik dinyalakan, insan yang identik mengenakan seragam putih itu pun langsung berdiri dari kursinya kemudian menggerakkan seluruh anggota tubuhnya.

“Wah asyikkk, sekarang tarik nafas lalu hembuskan perlahan. Tadi salah satu teknik bahwa imunitas diri itu berpengaruh terhadap gerak, kata, fokus, atau mental state kita yang positif,” jelas Iman dari Studio lantai 18 Menara 165.

Ilmu GKF atau Gerak, Kata, Fokus itu diturunkan kepada para Kader ESQ dari Gurunda Ary Ginanjar.

Menurut Ary, “GKF adalah 3 tombol kunci untuk mengatur Kondisi Mental kita agar selalu pada posisi terbaik. Kondisi mental terbaik bukan terbentuk karena suasana lingkungan luar, tapi lingkungan dalam Anda sendiri. Kamu bisa ubah-ubah sesuai keinginan. Seperti spotify kamu bisa pilih kondisi mental kamu.”

Ia juga memberikan tips rumus GKF agar senantiasa dilakukan setiap hari:

1. Gerak yang Anda atur agar bisa mengubah emosi. Tegakkan bahumu, busungkan dadamu 2 cm.

2. Ucapkan Kata positif. Misal, saya sehat saya sabar.

3. Fokus pada suasana hati Anda yang terbaik. Contoh ketika dulu kamu juara. Tarik nafas dalam-dalam lalu pindah ke sana.

Dan katakan: Saya happy ! Saya semangat ! Saya sehat !

Coaching di Lingkup PT Pupuk Kaltim, Trainer: Mending Dinasihati atau Ditanya & Didengar?

By News No Comments

JAKARTA – ACT Consulting gelar Leadership Development Program (LDP) III Batch 4 untuk para pimpinan dari PT Pupuk Kaltim (PKT), selama 5 hari berturut-turut pada Senin-Jumat (15-19/3/2021) via Zoom Meeting.

Pemateri untuk memandu mereka adalah seorang trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Arief Rahman Saleh dan Astrain Abri.

Ary kenalkan ilmu Coaching itu lalu disebarkan oleh Coach Arief kepada insan PKT, yang menurutnya bisa dijadikan profesi apalagi di masa yang ekonominya masih terbilang naik dan turun.

“Metode coaching yang dipelajari adalah hasil dari pengalaman membentuk karakter manusia lebih dari 18 tahun. Metode yang melihat manusia secara utuh dengan menggabungkan sisi intelektual, emosional, dan spiritual.”

Peserta diajak berdiskusi dan membuat kelompok, agar lebih memahami arti dari coaching.

“Bagaimana rasanya ketika kata-kata dan emosi Anda didengar dan diulangi kalimatnya oleh orang lain? Mending mana dinasehati atau didengarkan dan ditanya?” tanya Arief.

“Merasa diperhatikan, merasa dihargai, seneng banget, ini orang kok dengerin saya banget, lebih suka ditanya dan didengar soalnya kalau dinasehati pasti jarang dilakukan oleh kita,” itulah beberapa respon dari para leader PKT.

“Betul, kita bangun trust harmonis dengan orang lain, sediakan hati, telinga dan ulangi keywordnya. Lalu kalian bisa lakukan hal ini kepada tim kita, orang yang kita sayangi, agar mereka juga happy,” lanjut pria ber-kemeja biru dongker itu.

Suasana pelatihan semakin ramai, seru, pesertanya semakin antusias dengan ilmu yang bernama coaching ini. Beberapa di antaranya terjadi interaksi tanya jawab.

Pria bernama Gilberth ajukan pertanyaan, “Kalau memberikan inspirasi atau ide itu sama halnya dengan menasehati tidak Coach?”

“Banyak orang mengira inspirasi itu dari nasihat, atau sekedar memberikan kata-kata. Padahal inspirasi itu akan terlihat dari hasil. Orang akan terinspirasi dari kita setelah dia melihat hasilnya,” jawab trainer yang expert di bidang coaching itu.

Para Pimpinan Terharu Ikuti TL: Apa Rahasia Pak Ary Pertahankan Menara 165 dan Pegawainya?

By News No Comments

JAKARTA – Puluhan leaders dari berbagai macam profesi, instansi dan golongan ikutserta dalam Training Transformational Leadership selama 2 hari pada Rabu dan Kamis (17-18/3/2021) via online. Dipandu langsung oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (President ACT Consulting) bersama Rinaldi dan Eka Chandra (trainer).

Petinggi-petinggi yang hadir berasal dari Malaysia dan Indonesia di antaranya Pelindo 1, PIL, Jasa Marga, Pesantren Nuris Jember, Notaris, Prima multi terminal dan lain-lain.

“Apa rahasia Pak Ary bisa awet pertahankan Menara 165 (ESQ) atau ACT Consulting serta pegawainya? Saya sendiri yang memiliki ratusan anak buah terasa sulit menghadapinya,” tanya Lidia (pimpinan Pesantren Nuris Jember), salah satu peserta training.

Tokoh pembangunan karakter itu mengawali dengan lemparan senyuman manis di depan 3 layar berukuran besar, yang di dalamnya terlihat puluhan partisipan dalam zoom meeting, sebelum akhirnya menjawab pertanyaan tersebut.

“Bangun sebuah koneksi, tanyakan hobi, kesukaan mereka. Just listen yaaa,” jawabnya.

Ary menambahkan bahwa, “Namun sebelumnya, pernahkah kalian berbagi ke anak buah? Mendengar ‘suara’ dari tim kalian? Menggali impian mereka? Mencari tahu apa prestasi yang ia banggakan? Apakah sudah kalian lakukan selama ini? Padahal itu membuat mereka happy.”

Terdiam, merenung, tak berkata apa-apa, itulah ekpresi peserta yang terlihat dari layar zoom.

“Itulah yang saya lakukan untuk mereka. Sehingga dengan cara seperti itu, 8 kali lipat bisa membangun agility dan 7 kali lipat bisa meningkatkan inovasinya,” sambung Ary dari Studio lantai 23, Menara 165.

Beberapa orang dari ACT Consulting ditunjuk Ary untuk mengutarakan isi hatinya secara langsung, perihal apa yang membuat mereka betah dan setia berada dalam ‘perahu’ ini.

“14 tahun saya mengabdi di sini, memegang teguh compassion dan mission. Saya teringat bahwa Pak Ary selalu support saya. Beliau meluangkan waktunya untuk kirim video motivasi untuk nenek saya yang sedang sakit, mengizinkan saya bertemu ibu sedangkan waktu itu ada hal penting di kantor, (kontrak dengan BUMN).

Saat saya terkena Covid, Pak Ary selalu mendoakan saya, support. Begitupun terhadap teman-teman lainnya,” jelas uwie, sapaan akrab sang Direktur ACT Consulting.

Paparannya mengundang beberapa komentar haru dari peserta:

Rozidah Yusof, “Alhamdulillah kerna diberi peluang untuk Bersama Act Consulting dan peserta Byk yang dipelajari dari Pak Ary dan rakan-rakan dlm program ini. Moga semua Berjaya mencapai matlamat kita pada hari ini.”

RIA, “Saya keluar air mata…terharu…ya alloh…luar biasanya pa ary sbg seorang leader…tidak aneh semua mau bertahan di esq….”

Kisah Thomas Alpha Edison Jadi Bekal Sederhana untuk PLN Saat Pensiun

By News No Comments

JAKARTA – PT. Astra Honda Motor (AHM) gandeng ACT Consulting dalam Training for Trainer X-M3N (Be Xtraordinary Trainers) AHM. Pelatihan berlangsung selama 2 hari penuh pada Senin dan Selasa (15-16/3/2021) secara virtual.

Coach Rendy Yusran (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) dan Coach Rudi memandu puluhan insan AHM yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia itu.

Rendy jelaskan hasil riset dari Dr. Bernice McCarthy (USA) tahun 1970 tentang The Power of 4MAT. Ilmu itu terbagi menjadi 4 macam yaitu Why (should I listen), What (you want to tell me), How (it works), dan If (I’m interested what’s next).

The Power of 4MAT dijelaskan secara terperinci oleh pria berkacamata itu. “Dr. Bernice mengatakan bahwa cara berpikir kita akan selalu kritis terhadap 4 kuadran tersebut. Pikiran kita selalu challenge terhadap sebuah idea.”

Contoh dari 4MAT tersebut bisa diaplikasikan ke dalam beberapa pertanyaan berikut ini:

1. Why (Kenapa harus yang A, Kenapa bukan yang B?)

2. What (Apaan sih itu? Itu tentang apa, dimana, siapa, dan berapa?)

3. How (Terus caranya gimana? Langkahnya seperti apa saja?)

4. What if (Jika saya beli produk ini apa keuntungan atau benefitnya?)

“Nah itulah contoh pertanyaan-pertanyaan yang muncul di dalam pikiran mereka atau para konsumen. Kita harus pahami dan mengerti akan hal itu,” sambungnya.

Peserta dari perusahaan otomotif diajak latihan oleh Coach Rendy, agar semakin paham dengan materi yang dijelaskan itu. Menurut Rendy, mereka merespon dengan sangat baik dan antusias.

Sebagai tanda apresiasi, bagi partisipan yang menjawab dan menjelaskan setiap materi pelatihan itu diberikan uang saku. Mereka yang beruntung adalah Trisna dan Rudi.

Trisna berhasil memaparkan 4 jenis artikel dalam materi learning journey sedangkan Rudi menjawab langkah-langkah membuat artikel.