Skip to main content

Bagaimana DNA of Leadership anda?

By February 26, 2019Article

Seorang pemimpin harus mengenal dirinya dengan baik terlebih dahulu, sebelum mampu memimpin orang lain. Mengapa? Karena umumnya setiap manusia memiliki banyak kesamaan dengan manusia lainnya. Kita ingin mendapatkan motivasi dan inspirasi, begitu juga pemimpin di level tertinggi sekali pun, membutuhkan dorongan semacam ini. sebagaimana kita ingin diperlakukan baik dengan orang lain, seperti itu pula kita harus memperlakukan orang lain dengan baik. Jadi tidak boleh ada sama sekali unsur kekerasan atau paksaan dalam model kepemimpinan yang baik.

Karena itu, di dalam ESQ Transformational Leadership, setiap peserta yang merupakan para top leader di perusahaannya masing-masing, haruslah mengenali dirinya sendiri. Hal ini akan menjadi bahan yang berharga untuknya dapat membantu orang lain untuk dapat berkinerja luar biasa. Seperti yang digaungkan oleh ESQ bahwa setiap orang harus terlebih dahulu memiliki karakter yang baik, sebelum kemudian bisa menjadi pemimpin yang baik.

Pemimpin yang baik juga harus memiliki sense of mission yang berharga di dalam dirinya. Ia harus memiliki Visi besar yang hendak ia tuju, yang hendak ia wujudkan dengan bantuan orang-orang yang bekerja untuknya. Kepemimpinan seperti ini akan bergerak dengan motor berupa visi besar tersebut.

Adanya Visi dan Mission yang bernilai tinggi inilah yang investor seperti Sequoia dan Softbank kemudian mempercayakan investasi sebesar 100 juta US Dollar kepada William Tanuwijaya dari Tokopedia. William mengatakan pada public dalam beberapa kali pidatonya bahwa para investor ini tidak ingin mengetahui bagaimana masa lalunya. Tapi yang ditanyakan orang kepadanya adalah; “Apa Visi Besarmu?”

Baca Juga:  Gaya Humoris Presiden Toyota Motor Corporation Akio Toyoda dan Budaya Kaizen ala Toyota Way

William Tanuwijaya juga menyampaikan bahwa beda diantara orang yang bermimpi dan orang yang visioner adalah bahwa orang yang visioner bermimpi dengan mata terbuka. Bahwa apa yang kita mimpikan, yang kita pikirkan, yang kita ucapkan dan yang kita lakukan, haruslah sejalan dan konsisten. Dengan inspirasi dari Martin Luther King inilah, William memiliki energi visioner yang besar. Dari kekuatan visioner ini pula ia mampu mewujudkan masa depan yang baik untuk puluhan ribu UKM dan pengusaha kecil lainnya yang tergabung di marketplace yang ia ciptakan.

William pun memiliki Compassion, yaitu rasa welas asih dan kepedulian terhadap rakyat Indonesia yang ingin ia bantu dan ia kembangkan. Seperti juga Ahmad Zaky dari bukalapak yang tidak mau menutup marketplace buatannya walaupu saat it uterus merugi. Apa yang dipikirkan oleh William dan Zaky adalah bagaimana nasib dari 100.000 pemilik UKM yang menggunakan produknya? Bagaimana nasib para karyawan yang memiliki anggota keluarga yang harus ditanggung?

Untuk mengetahui model internal kepemimpinan seseorang, ESQ telah membuat DNA of Leadership, yaitu sebuah software yang dapat memaparkan bagaimana kepemimpinan seseorang. Dimana dengan DNA ini leader tersebut akan mengenali kekuatan dirinya yang mempengaruhi corak kepemimpinannya

Temukan Solusi Peningkatan Skill Kepemimpinan Transformasional bersama kami di:

======================================

TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP PROGRAM

======================================

Hari, Tanggal: 26-27 Maret 2019

Tempat:  The Alana Hotel & Conference Centre, Sentul City – Bogor

Registrasi bisa klik link di bawah ini:

bit.ly/Act-TL

bit.ly/Act-TL

bit.ly/Act-TL

Atau menghubungi ke nomor:

0821-2487-0050 (WA Available)

0821-2487-0050 (WA Available)

0821-2487-0050 (WA Available)

DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?