Skip to main content

Alan Mulally dan Ukiran Kesuksesan Sebagai CEO Boeing, CEO Ford dan Kini Director Alphabet (Google)

By April 22, 2019April 30th, 2019Article

Pada usia di atas 70 tahun biasanya orang Indonesia sudah dalam masa Pensiun, dan tinggal di rumah menikmati waktu bersama keluarga. Namun berbeda halnya dengan Alan Mulally. Insinyur yang pernah menjadi CEO Ford ini mendapatkan banyak penghargaan dari beberapa lembaga, untuk keberhasilannya. Antara lain sebagai CEO of The Year di tahun 2011.

Mulally juga diberikan gelar Doktor Honoris Causa dari University of Kansas atas kesuksesannya di bidang permesinan (engineering) dan dunia transportasi.

Sebelum menjadi CEO di Ford, Alan Mulally menjabat sebagai CEO Boeing selama beberapa tahun, setelah sebelumnya bekerja di perusahaan tersebut sejak tahun 1969. Alan menerima beberapa penghargaan dari sejumlah lembaga atas kesuksesannya memimpin Boeing. Di antaranya sebagai “Person of The Year” pada tahun 2006 dari Aviation Week & Space Technology.

Di Ford Motor Company sejak tahun 2006, Alan Mulally melakukan beberapa langkah untuk menguatkan perusahaan dalam menghadapi masa krisis yang muncul pada fase resesi ekonomi di Amerika Serikat. Di antaranya ia harus melakukan upaya yang pahit seperti harus memecat belasan ribu hingga dua puluh ribu pegawainya.

Namun dari langkah tersebut, perusahaan dapat terselamatkan. Mulally dapat mengembalikan kelincahan perusahaan dengan energi semangat yang di milikinya. Salah satu media massa Amerika pernah bertanya pada Mulally, darimana semua energinya itu berasal? Mulally menjelaskan bahwa ia bisa memiliki banyak energi karena selalu menjaga kondisi fisiknya dan pikirannya agar selalu positif.

Saat berdialog dengan sejumlah mahasiswa di Stanford pada sebuah kesempatan, kepribadian Mulally yang rileks dan humoris terlihat sekali. Dengan kemampuan emosional yang baik seperti itu, kapabilitas intelektual yang dimilikinya dapat melejit secara eksponensial. Itulah yang membuat Mulally tetap fokus dalam menghadapi pertanyaan mahasiswa yang berasal dari berbagai macam jurusan.

Baca Juga:  Pentingnya Budaya Perusahaan di Era Kini

Selain memiliki kapabilitas dan kompetensi di bidang permesinan, kemampuan Mulally dalam memimpin dan memanage perusahaan, tidak lagi dapat diragukan. Ia dapat berkomunikasi dengan baik dengan berbagai jenis kalangan. Tidak membeda-bedakan, dan memberikan penghargaan yang baik pada semua orang. Dengan cara seperti ini, ia dapat menanamkan pengaruhnya dengan baik sebagai pemimpin.

Pendekatan Mulally yang penuh perhatian dan bersahabat, membawanya mengenal banyak kalangan. Tidak hanya berhasil di Boeing dan Ford di posisi tertinggi sebagai CEO, Mulally pun ditarik oleh pihak Google untuk memimpin sebagai salah satu anggota Board of Director di Alphabet (perusahaan induk dari Google) di tahun 2014.

Beragam manajemen inovasi bisnis yang dilakukan Alan Mulally harus bisa dipelajari oleh banyak orang di negara kita. Untuk mempelajari cara melakukan manajemen inovasi bisnis, klik disini. Untuk memiliki kemampuan mendesain bisnis mandiri, anda juga bisa klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti budaya dan penerapan disiplin pencapaian target. Bila itu masalahnya, bagi para Leaders di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  Transformational Leadership dari ACT Consulting dengan klik di link ini.

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan dengan klik disini. Anda juga dapat mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan dengan klik disini.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?