Skip to main content
Tag

ESQ

5 Vitamin untuk Insan Kemkominfo, Doddy Setiadi: Ada Vitamin Motivasi dari Pakarnya yaitu Pak Ary Ginanjar

By News No Comments

“If we talk about management, we talk about human behaviour and human institution” 
Peter F Drucker. 

JAKARTA – Doddy Setiadi, Inspektorat Jenderal Kemenkominfo hadir dan memberikan kata pengantar dalam acara Seminar Motivasi. Acaranya digelar pada Selasa (11/01/2022) di Novotel Bogor Golf Resort & Convention Center. 
Seminar kali ini dipandu langsung oleh pakar pembangunan karakter, Ary Ginanjar Agustian yang juga CEO ESQ Group. 

Doddy mengatakan bahwa, “Kali ini ada vitamin motivasi dari pakarnya yaitu Pak Ary Ginanjar. Beliau adalah salah satu motivator dari Indonesia juga.”

“Harapannya dengan diberikan vitamin motivasi dalam pembangunan karakter ini dapat menstimulus peningkatan kapasitas aparatur pengawas internal pemerintah Kemkominfo,” ucap Doddy kepada 144 insan Kemkominfo yang rata-rata kaum milenial. 

Ia juga berharap materi yang dipaparkan Ary Ginanjar dapat membangkitkan semangat serta motivasi pegawai. 
“Ini merupakan kegiatan di awal tahun untuk memberikan energi baru di lingkup Kemkominfo. Karena sekarang kita tengah memasuki tahun ke 2 era transformasi digital nasional. Ke depannya akan semakin banyak tantangan. Untuk itu kita persiapkan segalanya sedini mungkin,” ungkap Itjen Kemkominfo. 

Diketahui salah satu tujuan dari perhelatan ini adalah untuk mewujudkan Itjen menjadi strategic partner and trusted advisor. Kemudian kebutuhan akan pengawasan yang efektif, sehingga diperlukan pembangunan karakter aparatur pengawas. 
Oleh karenanya, Ary menghimbau bahwa, “Di era disrupsion ini kita tidak hanya mengandalkan kompetensi saja. Tapi harus punya 5 super agility dan kapabilitas diri,” kata Ary. 

Ary beberkan 5 vitamin atau super agility kepada insan Kemkominfo agar bisa survive dalam kondisi apapun bahkan hingga puluhan tahun ke depan. 

5 super agility itu antara lain, CHANGE AGILITY (Mampu beradaptasi dengan perubahan apapun), MENTAL AGILITY (Mampu bertahan dalam kondisi apapun), PEOPLE AGILITY (Mampu kerjasama dengan siapapun), LEARNING AGILITY (Mampu memahami dan mempelajari hal baru dengan cepat) dan RESULT AGILITY (Mampu tetap berprestasi dalam kondisi apapun). 

Adapun para pimpinan bersama jajaran dari Kemkominfo yang hadir kali ini yakni Cecep Ahmed Feisal (Sekretaris Inspektorat Jenderal), Syaharudin (Inspektur I), Ivan Santoso (Inspektur II), Nizam W (Inspektur III), Fajar Budiantoro (Inspektur IV), Eselon I, Eselon II, Koordinator, SubKoordinator, Pengendali Teknis, Ketua Tim dan seluruh aparatur pengawas internal Kemkominfo.

Penyebaran Ilmu 165 di Lingkup BSI dan PELINDO dari ACT Consulting

By News No Comments

“This is my mission, that is my calling, that is my Grand Why.” – Ary Ginanjar Agustian

JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) saling berkolaborasi bersama ACT Consulting. Oleh karenanya, telah digelar acara dengan tema PELINDO Renewable One Spirit pada Kamis 16 Desember 2021 melalui Zoom Meeting dan Youtube Bank Syariah Indonesia.

Deden Durachman (Regional CEO PT BSI), Banu Astrini (Group Head Layanan SDM PT Pelindo), Ary Ginanjar Agustian (President of ACT Consulting), dan Lucky Afriansyah (Business Plan and Evaluation DH FHG PT BSI) berkesempatan hadir meski tak saling bertatap muka.

“Walaupun BSI dan Pelindo adalah sebuah perusahaan yang berbeda, yang satu dari bidang pelabuhan dan yang satunya dari bidang finansial dan spiritual berkah. Namun ada 1 kesamaan dari kalian wahai insan Pelindo dan BSI, ada yang tahu?” tanya Ary kepada ratusan peserta di Zoom dan ratusan viewers dari Youtube.

Terlihat dari kolom chat atau peserta yang open mic, serentak mereka mengatakan bahwa Core Values AKHLAK-lah yang membuat mereka semakin bersinergi dan memiliki spirit yang membara.

“Oke benar sekali, maka dari itu saya akan bagikan ilmu matrix yang dikenal sebagai Grand Why atau ilmu 165, agar Pelindo dan BSI menjadi role model dengan mengimplementasi Core Values AKHLAK,” sambungnya.

Menurut Ary, ‘Grand Why’ yang dimaksudkan adalah visi tertinggi ketika kita sudah menemukan meaning dan puspose dalam hidup. Dan ketika para peserta menemukan Grand Why mereka, maka akan muncul pengorbanan dan kesiapan menghadapi segala tantangan, mereka akan terus maju dan bahagia di situasi sesulit apapun.

“Mengapa Anda selalu gelisah dalam hidup? Jika kalian memiliki meaning and purpose dalam hidup atau Anda sudah mencapai level 7 di ESQ Matrix, maka level 1 sampe 6 akan Anda raih semuanya. BSI dan Pelindo di sini akan the best,” papar Ary kepada peserta sambil menunjukkan ke angka 7 atau grand why.

“AKHLAK dan Grand Why itu seperti suami istri. AKHLAK itu adalah istri dan Grand Why adalah suami. AKHLAK (Core Values Perusahaan) itu jangkar sedangkan Grand Why (Core Purpose) adalah kompas. Jangkar itulah yang membuat kita kuat ketika terbawa oleh gelombang. Sedangkan kompas itulah tujuan kita,” tambahnya.

Jabat Tangan Mendagri dan Ary Ginanjar dalam Leaders Aligment Session untuk Komitmen Ber-AKHLAK

By News No Comments

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyambut kedatangan Ary Ginanjar Agustian (Founder ACT Consulting) di Sasana Bhakti Praja Gedung C Lantai 3, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu 29 Desember 2021. Keduanya terlihat berjabat tangan serta bertegur sapa mengenai kegiatan yang sedang berlangsung dengan tema ‘Leader Alignment Session.’
“Terimakasih Pak Ary atas kehadirannya,” kata Tito.

Acara ini berlangsung sebagai upaya dalam menginternalisasikan nilai-nilai Ber-AKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) pada ASN. Ber-AKHLAK merupakan core values (nilai dasar) yang didorong oleh Presiden Joko Widodo pada ASN.

Harapan Mendagri dan seluruh insan Kemendagri di momen kali ini yakni selain munculnya sense of urgency dari para change sponsor dan change leader di lingkungan Kementerian Dalam Negeri mengenai pentingnya implementasi visi, misi, nilai organisasi, juga memunculkan kesadaran dan memahami bagaimana implementasinya. Dengan demikian transformasi budaya kerja Ber-AKHLAK bisa segera terwujud untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro turut hadir memberikan sambutannya.

“Nilai-nilai kerja kita yang terbaru yaitu Ber-AKHLAK sudah disepakati bersama dan telah dicanangkan langsung oleh Presiden Jokowi. Untuk itu, kami meminta Pak Ary untuk memberikan bimbingan kepada kita semua demi terwujudnya ASN Ber-AKHLAK, dari segi penerapannya di lingkup Kemendagri ini,” tuturnya saat di atas panggung.

Suhajar menjelaskan lebih detail maksud terselenggaranya perhelatan ini karena adanya arahan Presiden RI tentang perlunya keseragaman nilai-nilai dasar/core values ASN yakni Ber-AKHLAK, maka Kemendagri akan melakukan transformasi budaya kerja di lingkungan Kementerian Dalam Negeri. Dalam mendukung upaya tersebut, Kemendagri telah melakukan kegiatan sosialisasi dengan menghadirkan narasumber yaitu Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian PAN & RB.

Ia juga melanjutkan ucapannya, “Tak hanya sampai kegiatan sosialisasi saja, namun kami juga berharap Pak Ary menjadi pelopor untuk Kemendagri.”

Pada kesempatan tersebut Ary Ginanjar menekankan pentingnya Core Values dan Core Purpose Ber-AKHLAK di era disrupsi atau VUCA seperti saat ini.

“Di era VUCA yang serba tidak pasti ini, kita tidak tahu bagaimana ASN di masa depan, para eselon 10 tahun ke depan. Karenanya, agar generasi penerus Kemendagri bisa bertahan diperlukan kompas, jangkar dan kipas,” ungkap Tokoh Pembangunan Karakter itu.

Ary menjelaskan lebih lanjut, “Kompas di Kemendagri yaitu memegang teguh core purpose atau bangga melayani bangsa. Jangkarnya adalah core values Ber-AKHLAK. Sedangkan kipas artinya move on dari segala keadaan. Itulah alasan Jepang bisa bertahan 1000 tahun, karena mempunyai pondasi yang kuat.”

Acara ini mendapat respon positif dari para peserta. Bachril Bakri, Kepala Biro Perencanaan Kemendagri. Ia mengatakan bahwa acara ini bagus sekali dan dibutuhkan oleh seluruh insan Kemendagri. Bachril  berharap Kemendagri bisa menjadi contoh atau role model dalam mengimplementasikan Core Values ASN Ber-AKHLAK ini ke seluruh Kementerian.

“Kita juga sudah merancang bagaimana implementasi atau internalisasi di Kemendagri ini dalam jangka setahun ke depan. Kami sudah memiliki roadmap-nya. Yang nantinya akan dikombinasikan dengan ilmu ten steps yang dijelaskan oleh Pak Ary tadi,” paparnya. 

Menanggapi hal itu, Ary mendukung Kemendagri dan memberikan berbagai macam strategi agar harapan Mendagri, para pimpinan dan insan Kemendagri bisa terwujud. 

“Mudah-mudahan konsep Ber-AKHLAK ini dapat diimplementasikan dengan baik di lingkup Kemendagri, saya dukung. Kami juga ucapkan selamat ke Pak Presiden sudah mencanangkan Core Values Ber-AKHLAK, sehingga mudah bagi semua Kementerian atau Lembaga untuk mengetahui apa nilai-nilai yang baik untuk menjadi seorang ASN,” ucap Ary saat diwawancarai para awak media.

Selain Mendagri dan Plt. Sekretaris Jenderal hadir pula 36 orang lainnya ayang terdiri dari eselon 1 dan beberapa eselon 2 seperti Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Badan, Rektor IPDN, Staf Ahli Menteri, Sekretaris Inspektorat Jenderal, Sekretaris Direktorat Jenderal, Sekretaris Badan, Kepala Biro/Pusat di lingkungan Sekretariat Jenderal, Sekretaris Dewan Pengurus Korpri, Sekretaris Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dan Kepala Biro Administrasi Kerja Sama dan Hukum Kampus IPDN.

Dirut PTPN Group Beserta Jajaran Direksinya Kunjungi Menara 165, Ary Ginanjar Sambut dengan Antusias

By News No Comments

JAKARTA – M. Abdul Ghani (Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara Group), para Board of Management dan Board of Director PTPN Group bersama jajarannya dari berbagai wilayah berkunjung ke Menara 165, Jakarta Selatan pada Sabtu (18/12/2021).

Ada sekitar 80 orang yang berkumpul di Granada Ballroom lantai 1 Menara 165, termasuk di dalamnya Ary Ginanjar Agustian (Founder ESQ Group/ACT Consulting) beserta Para Direksi dan Trainernya.

Meskipun digelar secara offline, para pimpinan PTPN Group, pimpinan ESQ Group/ACT Consulting  beserta tim tetap menerapkan protokol kesehatan, menjaga physical distancing serta melakukan antigen terlebih dulu dengan hasil negatif (non reaktif).

 Acara tersebut mengusung tema “Leader Alignment Session.” Abdul Ghani memberikan kalimat sambutan di awal sesi. Ia mengingatkan bahwa sekarang kita sedang dipenghujung tahun 2021 dan akan menghadapi tahun 2022. Ia berharap ke depannya PTPN Group bisa lebih baik lagi terutama SDM nya dan tetap mengimplementasikan Core Values AKHLAK di lingkup kerja dan lingkungan sekitar.

Core Values AKHLAK yang terdiri dari Nilai-Nilai AMANAH, KOMPETEN, HARMONIS, LOYAL, ADAPTIF, dan KOLABORTIF, diyakini selaras dengan strategi PTPN Group yang akan mendorong insan PTPN Group untuk berkinerja lebih baik.

“Untuk itu di sini kita akan sama–sama mendengar paparan Pak Ary dalam trainingnya bagaimana cara mengkombine antara kompetensi atau intelektual, emosional dan spiritulitas yang menjadi landasan AKHLAK,” kata Abdul Ghani.

Pria nomor satu di PTPN Group itu juga mengatakan perihal pentingnya program transformasi budaya dan memperkuat nilai-nilai melalui program-program yang berkesinambungan. Serta perlunya mengoptimalkan dukungan dan peran top level management dalam program-program transformasi budaya.

“Para ustadz pernah bilang bahwa pemimpin yang menjadi prioritas masuk Surga adalah pemimpin yang adil dan benar, begitupun sebaliknya,” lanjutnya.

Di sela-sela pemaparan materi, Coach Ahmad Zaki (trainer lisensi Ary Ginanjar Agustian) mengajak leaders PTPN Gorup untuk senam gerakan dari Muhammad Ali (petinju internasional). Mereka sangat antusias dan bersemangat mengikuti setiap gerakannya, ditambah senyum sumringah terpancar dari wajahnya.

Kemudian Ary Ginanjar memberikan refreshment terhadap top level management tentang Budaya AKHLAK, roadmap transformasi budaya PTPN Group dan mewujudkan keselarasan AKHLAK dengan performa/pertumbuhan bisnis.

“Kuncinya adalah pertahankan pondasi yaitu AKHLAK. Jadi meskipun bapak dan ibu yang ada di sini nanti sudah pensiun, jangan khawatir ke depannya PTPN Group akan terus jaya apabila pondasinya selalu kuat atau selalu memegang teguh nilai–nilai AKHLAK. Itulah alasan mengapa pak Menteri Erick Thohir mencanangkan Core Values AKHLAK di BUMN,” papar Ary.

Tak sekedar memberikan materi, Ary juga mengajak leaders dan insan PTPN Group untuk shalat berjamaah di Masjid Ar Rohim lantai 27 serta berkeliling sejenak di gedung yang atasnya berlafadz Allah tersebut.

Tak lupa, mereka juga mengabadikan momen dengan berfoto. Pimpinan dan insan PTPN Group serentak dengan mengenakan baju putih bertuliskan AKHLAK, sedangkan Ary Ginanjar berada di tengahnya dengan mengenakan kemeja hitam motif batik.

Program-program internalisasi budaya AKHLAK dari ACT Consulting telah disusun dan dilaksanakan. Transformasi core values disusun dengan tahapan (road map) yaitu awareness (tahun 2020), understanding (tahun 2021), buy in (tahun 2022) dan partnership (tahun 2023). Saat ini, tahapan understanding sedang berlangsung, dimana pada tahapan ini penguatan budaya planters di Perkebunan Nusantara Group menjadi concern. Mempersiapkan tahapan buy in di tahun 2022.

Sesuai dengan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan insight atas pentingnya peningkatan performa perusahaan melalui peningkatan kualitas diri dan tim dengan menciptakan lingkungan dan budaya kerja yang sehat, sehingga terjadi proses berpikir ulang/mendefinisikan apa yang menjadi tujuan dan bagaimana meraih tujuan tersebut serta mengkomunikasikannnya kepada seluruh insan PTPN Group.

Metode Assessment Center Berdasarkan Core Values AKHLAK Bagi 1074 Insan Askrindo

By Uncategorized No Comments

JAKARTA –  40 insan Askrindo dari Kanwil I telah mengikuti Program dari ACT Consulting yakni Assessment Center Batch 1 pada Selasa (26/10/2021) secara daring. Mereka berasal atau domisili dari DKI Jakarta.

Program tersebut akan dilaksanakan per tanggal 26 Oktober – 26 November 2021 secara bertahap setiap Batchnya. Selama 1 bulan, Assessment Center ini akan diberikan kepada 1074 insan Askrindo.

Program atau metode Assessment Center yang diberikan oleh ACT Consulting tersebut sudah selaras dengan Core values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Assessment Center bertujuan untuk membuat pemetaan pengembangan kompetensi AKHLAK individu sesuai dengan tingkat jabatan yang dimiliki sebagai dasar program pelatihan di masa yang akan datang. Serta sebagai  dasar perencanaan SDM untuk penempatan, promosi dan transfer pekerja.

Sesuai harapan yang diinginkan oleh Insan Askrindo adalah untuk melakukan Assessment AKHLAK dan untuk melihat AKHLAK secara individu.

Oleh karenanya, Aji Bhirawa salah satu tim ACT Consulting sekaligus psikolog bersama Rizka (project leader) memandu selama jalannya acara.

“Bapak dan Ibu kami harapkan ikuti rangkaian kegiatan program assessment ini secara maksimal ya. Jika ada yang kurang jelas, bisa ditanyakan langsung, agar harapan dari Bapak dan Ibu setelah ikuti program ini tercapai,” terang Aji selaku asesor/penilai).

Adapun beberapa benefit yang bisa didapatkan dari program ini di antaranya mendapatkan gambaran mengenai potensi dari setiap peserta, memetakan kompetensi dari setiap peserta, bisa melihat gap yang terjadi antara standar kompetensi ideal dan strandar kompetensi minimum dengan kompetensi aktual peserta.

Tak hanya itu, manfaat lain yang bisa diraih oleh para peserta bersama perusahaannya yaitu mengetahui dasar pertimbangan pengembangan karir dan promosi, mengetahui dasar rencana program pembinaan dan pemberdayaan bagi peserta, dan masih banyak lagi.

Assessment Center dari ACT Consulting ini juga merupakan suatu metode yang dapat menilai kompetensi individu untuk menjalankan tugas pada jabatan di masa mendatang dengan menggunakan serangkaian simulasi.

Metode Assessment Center dilakukan dengan mengkombinasikan 3 simulasi, yang mendekati situasi kerja riil di lapangan. 3 simulasi yang ada di dalam Metode Assessment Center yaitu In-Tray / in- Basket, Behavior Event Interview, serta Leaderless Group Discussion. Tujuan simulasi tersebut adalah melihat atau menilai perilaku yang muncul dan kemudian dilihat gapnya terhadap standard kompetensi yang diharapkan.

Contoh simulasi yang harus dilakukan oleh peserta adalah in-tray atau in-basket. Tujuan dari aktivitas tersebut adalah untuk mengukur kemampuan analisa, membuat keputusan, merencanakan dan mengorganisasikan pekerjaan melalui rangkaian dokumen yang diujikan seperti memo, surat masuk, pesan telepon, disposisi pimpinan dan sebagainya.

Kemudian, peserta melakukan simulasi Behavior Event Interview. Tujuannya yaitu untuk mengukur kemampuan personal, membuat sebuah usaha atau cara yang halus dalam mempengaruhi kepercayaan dan harapan orang lain. Simulasi ini juga bisa untuk memperoleh data/informasi mengenai tingkat kompetensi yang dimiliki assessee melalui pendekatan situasi, aksi, dan hasil. 

Terakhir adalah simulasi Leaderless Group Discussion. Bertujuan untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam kepemimpinannya, mengukur seseorang dalam memecahkan permasalah serta cara bekerja sama dengan tim. Saat simulasi ini, masing-masing peserta mengerjakan case study. Kemudian mendiskusikan beberapa soal sehingga jawaban atau hasil yang didapatkan merupakan kesepakatan bersama.

Metode Assessment Center Berdasarkan Core Values AKHLAK Bagi 1074 Insan Askrindo

By assessment center, News No Comments

JAKARTA –  40 insan Askrindo dari Kanwil I telah mengikuti Program dari ACT Consulting yakni Assessment Center Batch 1 pada Selasa (26/10/2021) secara daring. Mereka berasal atau domisili dari DKI Jakarta.

Program tersebut akan dilaksanakan per tanggal 26 Oktober – 26 November 2021 secara bertahap setiap Batchnya. Selama 1 bulan, Assessment Center ini akan diberikan kepada 1074 insan Askrindo.

Program atau metode Assessment Center yang diberikan oleh ACT Consulting tersebut sudah selaras dengan Core values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Assessment Center bertujuan untuk membuat pemetaan pengembangan kompetensi AKHLAK individu sesuai dengan tingkat jabatan yang dimiliki sebagai dasar program pelatihan di masa yang akan datang. Serta sebagai  dasar perencanaan SDM untuk penempatan, promosi dan transfer pekerja.

Sesuai harapan yang diinginkan oleh Insan Askrindo adalah untuk melakukan Assessment AKHLAK dan untuk melihat AKHLAK secara individu.

Oleh karenanya, Aji Bhirawa salah satu tim ACT Consulting sekaligus psikolog bersama Rizka (project leader) memandu selama jalannya acara.

“Bapak dan Ibu kami harapkan ikuti rangkaian kegiatan program assessment ini secara maksimal ya. Jika ada yang kurang jelas, bisa ditanyakan langsung, agar harapan dari Bapak dan Ibu setelah ikuti program ini tercapai,” terang Aji selaku asesor/penilai).

Adapun beberapa benefit yang bisa didapatkan dari program ini di antaranya mendapatkan gambaran mengenai potensi dari setiap peserta, memetakan kompetensi dari setiap peserta, bisa melihat gap yang terjadi antara standar kompetensi ideal dan strandar kompetensi minimum dengan kompetensi aktual peserta.

Tak hanya itu, manfaat lain yang bisa diraih oleh para peserta bersama perusahaannya yaitu mengetahui dasar pertimbangan pengembangan karir dan promosi, mengetahui dasar rencana program pembinaan dan pemberdayaan bagi peserta, dan masih banyak lagi.

Assessment Center dari ACT Consulting ini juga merupakan suatu metode yang dapat menilai kompetensi individu untuk menjalankan tugas pada jabatan di masa mendatang dengan menggunakan serangkaian simulasi.

Metode Assessment Center dilakukan dengan mengkombinasikan 3 simulasi, yang mendekati situasi kerja riil di lapangan. 3 simulasi yang ada di dalam Metode Assessment Center yaitu In-Tray / in- Basket, Behavior Event Interview, serta Leaderless Group Discussion. Tujuan simulasi tersebut adalah melihat atau menilai perilaku yang muncul dan kemudian dilihat gapnya terhadap standard kompetensi yang diharapkan.

Contoh simulasi yang harus dilakukan oleh peserta adalah in-tray atau in-basket. Tujuan dari aktivitas tersebut adalah untuk mengukur kemampuan analisa, membuat keputusan, merencanakan dan mengorganisasikan pekerjaan melalui rangkaian dokumen yang diujikan seperti memo, surat masuk, pesan telepon, disposisi pimpinan dan sebagainya.

Kemudian, peserta melakukan simulasi Behavior Event Interview. Tujuannya yaitu untuk mengukur kemampuan personal, membuat sebuah usaha atau cara yang halus dalam mempengaruhi kepercayaan dan harapan orang lain. Simulasi ini juga bisa untuk memperoleh data/informasi mengenai tingkat kompetensi yang dimiliki assessee melalui pendekatan situasi, aksi, dan hasil. 

Terakhir adalah simulasi Leaderless Group Discussion. Bertujuan untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam kepemimpinannya, mengukur seseorang dalam memecahkan permasalah serta cara bekerja sama dengan tim. Saat simulasi ini, masing-masing peserta mengerjakan case study. Kemudian mendiskusikan beberapa soal sehingga jawaban atau hasil yang didapatkan merupakan kesepakatan bersama.

507 Insan PT Infomedia Hadir di Training Living The Grand Why

By News No Comments

“This is my mission, that is my calling, that is my Grand Why.” – Ary Ginanjar Agustian

JAKARTA – M. Suhaendry (Dir. Finance and Business Support) PT Infomedia Nusantara hadir dalam Training ESQ yang bertema ‘Living The Grand Why.’ Ia membuka acara sekaligus memberikan sambutan kepada 507 Insan PT Infomedia (40 pesertanya berasal dari anper PT Infomedia).

Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari pada Senin-Selasa (27-28/9/2021) secara daring.

“Saya berharap dengan adanya pelatihan ini bisa memberikan banyak manfaat kepada kita semua, baik untuk diri sendiri maupun untuk lingkup kerja kita nantinya.  Sehingga performance perusahaan menjadi lebih baik lagi,” harap M. Suhaendry.

Ratusan partisipan dipandu langsung oleh Coach Nofel dan Coach Nuzul (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).

“Sesuai temanya, saya akan menjelaskan bahwa Grand Why adalah meaning dan purpose kehidupan kita. Atau dapat diartikan semua yang dilakukan kita ini semata-mata karena pengabdian kepada Sang Maha Pencipta,” papar Nofel.

Menurutnya, salah satu cara pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa itu adalah dengan kontribusi kita kepada khalayak. Misalnya menyebarkan ilmu berdasarkan 3 kecerdasan yakni intelektual, emosional, dan spiritual.

Terlihat di layar zoom, para peserta menyimak dengan baik paparan yang dijelaskan oleh para trainer. Mereka juga nampak semakin paham dengan materinya setelah melakukan beberapa aktivitas yang fun dan menarik dari panitia ESQ.

Sehingga setelah aktivitas ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab oleh insan infomedia (dalam sesi sharing). Salah satu pria bernama Ipung (CRM Telco) memberikan responnya.

“Seruuu, terdapat beberapa nilai AKHLAK juga yang bersangkutan di dalam kegiatan tadi. Sehingga akan mudah diingat dan diimplementasikan.”

ACT Consulting Berikan Program Assessment Center untuk Insan Pertamina Retail

By assessment center, News No Comments

JAKARTA – Jum’at (3/9/2021) ACT Consulting telah mempersembahkan webinar Batch 1 untuk insan Pertamina Retail. ACT Consulting memberikan salah satu program andalannya kepada para supervisory Pertamina yakni Assessment Center.

Salah satu perusahaan milik negara (BUMN) itu memiliki alasan kuat untuk memperdalam program tersebut yakni adanya kebutuhan promosi dari pegawai kontrak ke organik atau tetap. Artinya program Assessment Center ini sebagai program tahunan agar mendapatkan talent-talent terbaik bagi pertamina untuk pegawai kontrak.

Assessment Center merupakan proses untuk mengukur kompetensi seseorang melalui rangkaian teknik seperti tes psikologi, simulasi yang berhubungan dengan pekerjaan dan interview berbasis perilaku yang bertujuan untuk menggambarkan perilaku-perilaku dengan kriteria kompetensi yang akan dibandingkan dengan nilai ideal suatu organisasi. 

Oleh karenanya, saat acara berlangsung ACT Consulting menghadirkan beberapa fasilitator seperti psikolog untuk membantu tercapainya tujuan yang diinginkan oleh peserta webinar bersama perusahaannya.

“Silakan ikuti rangkaian kegiatan proses assessment ini dari mulai awal hingga akhir test. Optimalkan segala pengetahuan dan kemampuan Anda dalam mengikuti rangkaian proses assessment ini,” terang Rizka dari Tim ACT Consulting.

Tim ACT Consulting tak hanya memberikan materi saja, namun diiringi dengan sesi diskusi atau nama tesnya adalah Leaderless Group Discussion (LGD). Tujuannya agar peserta lebih mengerti dan paham akan program tersebut.

500 Insan AirNav Terapkan AKHLAK, Dirut: Dengan AKHLAK Kita Bisa Go Internasional

By News No Comments

JAKARTA – Selasa, (27/7/2021) sekitar 500 orang berada di forum yang sama, dalam acara “CEO Talks Sosialisasi Core Values AKHLAK BUMN.” Webinar itu dilaksanakan atas kolaborasi antara AirNav dengan ACT Consulting.

Adapun para petinggi beserta jajarannya yang turutserta dalam Zoom Meeting di antaranya Mohamad Pramintohadi Sukarno (Direktur Utama), Bagus Sunjoyo (Direktur SDM dan Umum), Mokhammad Khatim (Direktur Operasi), Ahmad Nurdin Aulia (Direktur Teknik), Bambang Rianto (Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Standardisasi), Hendroyono (Direktur Keuangan), Teguh Harnomo (Kepala Divisi Organisasi dan Pengembangan SDM sekaligus Pemimpin Implementasi Budaya Perusahaan).

Begitu pun dari tim ACT Consulting hadir Ary Ginanjar Agustian (Founder ACT Consulting), Arief Rahman Saleh (trainer sekaligus MC).

“AKHLAK ini bisa kita implementasikan dengan baik. Insya Allah dengan bekal AKHLAK, kita bisa go internasional. Mencontoh dari negara-negara maju seperti Belanda, Australia, Jepang. Tanpa sadar mereka menerapkan nilai AKHLAK dan melakukan perubahan lebih dulu,” ujar Dirut AirNav.

Pria yang akrab disapa Pram itu menghimbau insan AirNav seluruh Indonesia khususnya para pimpinan agar menjadi role model, partner seluruh karyawan. Serta harus menghayati, mengerti, melaksanakan secara langsung nilai AKHLAK ini. Mereka akan dibantu oleh change agent atau karyawan pilihan dari pimpinan dan direktorat.

Tak lupa, ia juga memberikan apresiasi, penghargaan kepada Ary Ginanjar atas waktu dan pengalaman yang diberikan kepada ratusan partisipan yang hadir.

“Yang saya tau beliau sangat berperan penting di Indonesia, melakukan transformasi di banyak perusahaan, serta melahirkan perusahaan besar nasional maupun internasional. Jadi besar harapan kami dapat memahami nilai-nilai AKHLAK langsung dari pakarnya.”

Terlihat dari layar zoom, Ary tersenyum diiringi dengan tepuk tangan yang gemuruh dari insan yang berperan aktif dalam penerbangan itu.

“Tak terhitung berapa banyak kebaikan yang ditorehkan oleh AirNav Indonesi ini. Mereka sudah bekerja dengan baik, bermanfaat bagi bangsa dan negara. Namun, AirNav juga saat ini sedang berada di Era VUCA dan masa pandemic. Harus selalu survive,” jelas Ary.

Untuk itu, Ary berbagi ilmu kepada pimpinan AirNav beserta jajarannya, agar perusahaan bisa survive hingga ratusan tahun. Berdasarkan salah satu riset dunia, mengatakan bahwa dari 500 perusahaan hanya 50 yang bisa bertahan dan menghadapi persaingan.

“Kuncinya adalah dengan memegang teguh core values dan core purpose. Insya Allah apabila ini dipegang teguh oleh AirNav secara konsisten, maka AirNav bisa bertahan sampai 2045 bahkan lebih. Oleh sebab itulah Pak Erick dan BUMN mencanangkan Core Values AKHLAK dan Core Purpose BUMN untuk Indonesia,” sambungnya.

Adapun hasil laporan sosialisasi Core Values AKHLAK di lingkup AirNav yang dibacakan oleh Teguh Harnomo. Ia mengatakan bahwa sejak AKHLAK diluncurkan, AirNav telah mensosialisasikan serta internalisasikan nilai-nilai AKHLAK di pusat maupun cabang.

“Seperti halnya pemasangan spanduk Core Values AKHLAK di kantor pusat dan cabang, pembekalan role model dalam sesi webinar, kemudian acara direksi hari ini. Serta selanjutnya persiapan change agent. Kami berharap Core Values AKHLAK bisa diimplementasikan dengan baik di lingkup AirNav,” harapnya.

Di AKHLAK Award 2021, Tanri Abeng: Inilah 3 Behavior yang Perlu Dimiliki Pimpinan

By News No Comments

JAKARTA – Tanri Abeng, Mantan Menteri BUMN 1998-1999 memuji BUMN yang sekarang dimotori oleh Erick Thohir. Pasalnya, dalam kurun waktu setahun Insan BUMN sebagian besar sudah menginternalisasikan serta implementasikan Core Values AKHLAK di lingkupnya.

Ia menyampaikan pujian itu dalam acara “Refleksi 1 Tahun AKHLAK BUMN” dan AKHLAK Award 2021 pada Kamis (15/7/2021) secara virtual. Paparannya diutarakan dihadapan 1.000 orang dalam Zoom Meeting dan 500 penonton di Youtube.

Tak hanya Tanri Abeng, hadir pula Erick Thohir (Meneg BUMN), Mustafa Abubakar (Mantan Menteri BUMN 2009-2011), Ary Ginanjar Agustian (Founder ACT Consulting), dan Fifi Aleyda Yahya sebagai MC di event yang digelar oleh ACT Consulting itu.

“Pengalaman saya dalam teori dan praktek management kepemimpinan korporasi, kita mengenal 3 fundamental karakter atau behavior yang perlu dimiliki oleh pimpinan serta pembina korporasi. Khususnya untuk CEO atau dirut,” katanya.

Menurutnya, behavior yang pertama adalah integritas yakni amanah dan loyal. Kedua adalah intelligence yakni kompeten dan adaptif. Bahkan ia menambah 1 lagi yaitu antisipatif. Terakhir adalah teamwork atau harmonis dan kolaboratif.

“Jadi sesungguhnya AKHLAK ini sudah dipraktekkan betahun-tahun oleh korporasi-korporasi yang berhasil secara internasional. Maka saya setuju dengan Pak Erick tadi bahwa AKHLAK ini sudah betul-betul membumi dan sudah dipraktekkan secara real. Maka BUMN kita bisa go global,” papar Tanri dengan antusias.

Pria berkacamata itu menegaskan bahwa tak hanya 3 behavior itu saja yang harus dimiliki leader. Tetapi ada aspek mendasar yang menurutnya dibutuhkan oleh BUMN, yaitu trust atau kepercayaan.

“Trust inilah yang menurut saya merupakan pupuk organic untuk menumbuhkembangkan AKHLAK. Misalnya antara tim direksi dengan tim komisaris. Dan juga harus ada trust antara direksi dengan grup dalam hal ini.”