Skip to main content

Pentingnya Manajemen Budaya Organisasi dalam Perusahaan

By January 13, 2022Article

Budaya organisasi sangat berperan penting dalam pelaksanaan kinerja perusahaan. Namun, jika tidak dipilah dengan baik, budaya bisa bertentangan dengan tujuan dan nilai-nilai perusahaan. Oleh karena itu diperlukan adanya manajemen budaya oleh tim pengelola corporate culture perusahaan.

Urgensi Manajemen Budaya

Budaya organisasi adalah serangkaian visi-misi, nilai, dan ekspektasi yang digunakan perusahaan dalam beroperasi. Budaya organisasi sangat mempengaruhi kinerja perusahaan.

Seiring waktu, perubahan zaman acapkali menuntut adanya perubahan nilai dan budaya dalam suatu perusahaan. Sehingga diperlukan penyelarasan kembali budaya perusahaan yang sudah ada dengan yang diinginkan. Proses ini adalah manajemen budaya organisasi.

Tidak hanya mengubah yang sudah ada, proses manajemen budaya juga mencakup mempertahankan budaya yang sesuai dengan perusahaan. Tujuannya untuk memastikan keberlangsungan budaya yang diinginkan pada perusahaan tersebut.

Langkah Manajemen Budaya Organisasi

Dalam memanajemen perubahan budaya organisasi, ada 3 tahap yang perlu dilakukan. Di antaranya identifikasi nilai pembentuk budaya organisasi yang telah ada, screening keselarasan dengan tujuan perusahaan, dan mengganti nilai serta budaya yang dianggap tidak efektif dalam mencapai tujuan tersebut.

Mengubah budaya organisasi tidaklah mudah. Caranya beragam mulai dari sosialisasi, mengubah struktur organisasi, hingga merombak sistem yang berlaku di dalam perusahaan. 

Apabila tidak direncanakan dengan baik, proses transformatif ini malah dapat merugikan perusahaan. Hal kecil seperti miskomunikasi saja bisa menyebabkan kegagalan dalam merombak budaya organisasi.

Komponen Penting

Selama proses manajemen budaya, ada hal yang perlu diperhatikan yaitu visi, nilai-nilai perusahaan, dan karyawan. Pemilahan kultur dan subkultur yang ingin dipertahankan harus memperhatikan komponen-komponen tersebut.

Ada beberapa patokan yang bisa Anda gunakan dalam memilah. Misalnya Cultural Web Model oleh Johnson dan Scholes (1992).

Mempertahankan Budaya Organisasi

Manajemen budaya juga mencakup memastikan bertahannya budaya yang dibutuhkan perusahaan. Tim pengelola budaya bertanggung jawab memastikan budaya organisasi terus diimplementasikan oleh seluruh karyawan. Ini dapat  dikejar melalui berbagai program, seperti sosialisasi dan pelatihan.

Manajemen budaya memerlukan perencanaan dan persiapan yang matang. Oleh karena itu tim pengelola budaya haruslah memiliki wawasan organisasi dan kompetensi yang mumpuni. Kompetensi tersebut dapat dilatih melalui training-training budaya.

Kini Anda tak perlu bingung mencari pelatihan manajemen budaya yang kredibel. ACT Consulting siap memberikan training berkualitas untuk menjadikan tim perusahaan Anda handal dalam pengelolaan budaya. Terlebih, training Corporate Culture Specialist kami juga telah dilengkapi dengan sertifikasi berstandar BNSP.

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?