Skip to main content

Peluang Bagi Indonesia di Tengah Krisis Ekonomi Amerika dan China

By June 17, 2019Article
Peluang-Bagi-Indonesia-di-Tengah-Krisis-Ekonomi-Amerika-dan-China

Menurut ekonom yang juga mantan Menteri Keuangan di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Dr Chatib Basri, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peluang untuk memperoleh investasi asing dari kekisruhan ekonomi antara Amerika Serikat dan China.

Banyaknya perusahaan Amerika yang akan keluar dari China, harus dimanfaatkan sebagai momen bagi pemerintah Indonesia untuk melakukan penawaran investasi dari negara Paman Sam tersebut.

Chatib Basri mengungkapkan dalam wawancara dengan Bloomberg bahwa, peluang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemerintah. Dengan tujuan untuk meningkatkan peluang pertumbuhan ekonomi agar lebih tinggi dari angka 5% sekarang ini.

Salah satu langkah yang disarankan olehnya adalah dengan melakukan perbaikan dalam undang-undang perburuhan yang ada di tanah air. Dengan cara ini, peluang bagi Indonesia untuk memikat perusahaan asing yang ingin keluar dari Tiongkok ini akan melebarkan peluang Indonesia untuk masuk ke pasar Amerika Serikat.

Baca Juga:  Khalid Al Falih Menteri Energi Arab Saudi yang Berjasa Mengatasi Krisis Minyak Global

Apa Yang Harus Dilakukan Pemerintah Indonesia Mengenai Hal Ini?
Menurut Chatib Basri dalam wawancara dengan Bloomberg tersebut, Pemerintah Indonesia hanya memiliki kesempatan sempit untuk mengunci reformasi yang diperlukan untuk melindungi ekonomi agar tidak meningkatkan gejolak perdagangan dan memperlambat permintaan global.

Indonesia harus mempersiapkan diri untuk sengketa perdagangan AS-Tiongkok yang berkepanjangan dengan melakukan reformasi “berani”, dimulai dengan perombakan undang-undang ketenagakerjaan yang ketat. Namun dia memperingatkan bahwa peluang yang dimiliki pemerintahan sekarang, tidak lama.


“Pada saat ini, modal politik pemerintah sekarang sangat kuat,” kata Basri. Namun pemerintah, harus bertindak “dalam dua tahun ke depan atau bahkan beberapa bulan ke depan” sebelum partai-partai dalam koalisinya mulai memikirkan warisan dan prospek mereka sendiri sebelum pemilihan berikutnya.

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?