Skip to main content

Mengenal Covestro Penemu Cardyon® Serat Plastik Dari CO2 Untuk Produk Sehari-hari

By January 31, 2020Article

Upaya menjaga kelestarian planet bumi membutuhkan berbagai inovasi untuk menggantikan sejumlah produk berbahan dasar minyak bumi ke sumber bahan baku lain yang lebih sustainabel dan tersedia secara murah. 

Sebelumnya kita telah mengenal startup Jepang dari Kyoto yang telah memproduksi PCP (Porous Carbon Polymer) yang dapat menyaring CO2 menjadi gas yang tidak berbahaya. Namun ternyata ada perusahaan yang telah mampu menjadikan CO2 sebagai bahan baku untuk berbagai produk sehari-hari seperti. Perusahaan ini membuat serat plastic dengan bahan 20%nya terdiri dari karbon dioksida. 

Bahkan karena mengandung unsur CO2, bahan baku serat plastic inovatif yang dinamakan cardyon ini memiliki sifat lebih fleksibel dan lebih kuat dibanding yang berbahan dasar minyak bumi. Dua proyek penelitian Covestro telah berhasil membuat serat tekstil elastis yang mengandung CO2 dan sebagian menggantikan minyak mentah sebagai bahan baku. 

Covestro juga bekerjasama dengan peneliti dari berbagai universitas dan berbagai produsen tekstil untuk mengembangkan proses produksi pada skala industri dan bertujuan untuk membuat serat inovatif yang dapat dikonsumsi secara luas oleh pasar global. 

Cardyon dibuat dengan teknik yang disebut spinning melt, di mana TPU (thermoplastic poly urethane – sejenis polimer) dilebur, ditekan menjadi benang yang sangat halus dan akhirnya diproses menjadi benang dari serat tanpa akhir. Tidak seperti pemintalan kering, yang digunakan untuk menghasilkan serat sintetis elastis konvensional, pemintalan leleh menghilangkan kebutuhan untuk pelarut yang berbahaya bagi lingkungan. 

Baca Juga:  Meningkatnya Konteks Inovasi dan Mengapa Perlu Grand Why

Metode kimia baru memungkinkan karbon dioksida untuk dimasukkan dalam bahan dasar serat. Dengan CO2 sebagai bahan baku alternatif, proses pemintalan (weaving) menjadi bebas pelarut dan jejak CO2 yang mungkin lebih rendah, bahan yang mengandung CO2 dapat menjadi alternatif berkelanjutan untuk serat elastis konvensional dalam waktu dekat. 

Serat TPU yang mengandung CO2 dapat digunakan dalam kain tekstil. Covestro telah menguji serat dan mengolahnya menjadi benang, kaus kaki, tabung kompresi dan kaset. Hal ini menjadi mungkin karena sifat Cardyon® sebagai bahan baku inovatif untuk produksi busa poliuretan fleksibel berkualitas tinggi. 

Karbon dioksida menjadi komposisi dalam Cardyon hingga 20%. Karena CO2 merupakan bahan baku yang berlimpah dan tersedia secara gratis bagai bahan baku kimia. Cardyon® menjadi inovasi terobosan yang memungkinkan perusahaan pengguna polimer plastic berbahan minyak untuk melihat bahan baku alternatif dan lebih berkelanjutan sambil mengurangi ketergantungan mereka pada bahan bakar fosil. 

Karbon dioksida yang semula hanya menjadi gas limbah industri, kini bisa digunakan sebagai bahan baku bahan baku baru dan berguna. Temuan ini memperluas basis bahan bakunya di luar hidrokarbon fosil dan bahan baku berbasis bio dengan membawa CO2 kembali ke rantai nilai (value chain) dan membantu menutup lingkaran karbon (carbon cycle). 

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?