Membangun Profesionalisme Dimulai dari Mengubah Budaya Perusahaan

By January 3, 2019 January 7th, 2019 Article
membangun profesionalisme dari mengubah budaya perusahaan

Mungkin sebagian dari Anda masih ragu mengenai urgensi suatu perubahan. Anda masih menimbang-nimbang apakah perlu untuk mengubah budaya perusahaan. Padahal yang mungkin Anda tidak ketahui, kompetitor bisa saja sudah lebih dulu dalam melakukan upaya ini. Sebuah kisah adalah nasihat yang terbaik. Karena itu, mari kita belajar dari kisah nyata berikut ini;

Suatu perusahaan swasta baru saja diresmikan oleh lembaga militer suatu negara. Bisnis yang dijalani, tidak berjarak jauh dari masalah ketahanan negara. Perusahaan ini sebelumnya telah berusia belasan tahun. Setelah berdiri menjadi perusahaan swasta, korporasi ini pun harus meninggalkan kenyamanan dalam hal sumber pemasukan. Tak lagi bersumber dari kas negara, tetapi harus berdikari dan memasuki dunia komersil.

Apa yang dilakukan perusahaan tersebut pertama kali? Mungkin banyak dari Anda tidak menduga, tapi inilah yang terjadi.  Perusahaan tersebut kemudian mengajak sebuah lembaga konsultan organisasi untuk melakukan: perubahan budaya perusahaan.

Ternyata, para pimpinan di perusahaan tersebut merasakan, obyek bisnis yang dijalankan oleh mereka adalah suatu hal yang bersifat kritikal. Namun sayangnya, budaya kerja yang ada belumlah terbentuk sesuai dengan bidang pekerjaan mereka. Mungkin karena sifat pekerjaan mereka yang begitu serius dan berbahaya, mereka yang tergabung di dalamnya malah cenderung banyak bercanda, tidak formil, dan tidak disiplin dalam hal waktu.

Hal ini tentu saja mengagetkan, bukan? Suatu bidang yang mengurusi hal  yang begitu serius, diharapkan untuk juga dapat bersikap lebih professional. Itu adalah suatu hal yang akan dilihat secara langsung oleh para buyer, konsumen, dan orang lain yang akan berhubungan bisnis dengan para karyawan di perusahaan tersebut. Namun, kelemahan budaya ini bahkan dapat terlihat secara langsung oleh mata. Misalnya, banyak dari mereka yang tidak serius masalah seragam dan atribut perusahaan yang harus dikenakan dalam waktu bekerja.

Baca Juga:  Training Motivasi Karyawan dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Lembaga konsultan tersebut kemudian melakukan sejumlah langkah dalam upaya membangun budaya perusahaan. Dimulai dengan melakukan survei persepsi budaya organisasi, merumuskan values baru, dan kemudian melaksanakan sejumlah training secara serial dan simultan. Perubahan pun mulai terjadi secara menyeluruh.

Setelah berjalan dua tahun, perusahaan kini memiliki komite agent of change yang rutin mengadakan rapat untuk menghasilkan solusi yang riil dan terjadwal. Secara bahu membahu, komite ini melaksanakan dan memantau eksekusi langkah-langkah yang telah mereka rumuskan bersama. Komite ini berperan penting dalam upaya manajemen untuk mengubah budaya perusahaan ke arah yang lebih baik

Bersama manajemen, komite AOC ini pun menghasilkan sejumlah artefak budaya perusahaan, melakukan program media budaya, dan melakukan langkah-langkah dalam hal pembentukan kedisiplinan penegakan budaya baru di dalam perusahaan.

Tim manajemen pun tidak luput mengambil bagian dalam upaya penegakan budaya perusahaan ini. Sejumlah laporan yang diberikan konsultan pun dicermati secara langsung. Secara terjadwal, diambil langkah-langkah untuk menyelesaikan permasalahan secara lebih bijak, ringkas, dan professional dibanding sebelumnya. Budaya kerja yang semula tidak tertib pun berubah menjadi baik dan tertata rapi.

Hasilnya kemudian terlihat secara signifikan. Perusahaan tersebut kemudian berhasil meningkatkan jumlah fasilitas produksi menjadi semakin baik dan semakin professional. Bahkan kini perusahaan tersebut telah memiliki lokasi berdesain modern di kawasan yang lebih luas, lebih terintegrasi dan lebih strategis.

Kita bisa sama-sama melihat bahwa suatu keberhasilan bermula saat perubahan budaya dilakukan secara transformatif dan integral. Tidak bersifat separuh-separuh, dan tidak pula bersifat parsial saja. Bagaimana dengan perusahaan Anda? Bila memerlukan konsultan budaya perusahaan, Anda dapat menghubungi nomor 0818-213-165 (Donna) atau mengirimkan email pada kami di info@actconsulting.co. Mari melakukan Transformasi Budaya Perusahaan bersama ACT Consulting.  

ariningtyas prameswari, corporate culture director, act consulting

Corporate Culture Expert at ACT Consulting

Leave a Reply