Amazon Love Program Transformasi Budaya Organisasi Yang Menjadikannya Salah Satu Perusahaan Terkaya Dunia

By March 9, 2020Article

Bermula dari sebuah situs penjualan buku, amazon kini menjadi salah satu perusahaan raksasa terkaya di dunia. Bahkan Jeff Bezos mampu memimpin bisnisnya hingga melakukan diversifikasi dalam berbagai bidang industri. Tak tanggung-tanggung, kini Amazon melebarkan sayap bisnisnya hingga ke bidang penjelajahan luar angkasa melalui Blue Origin.

Namun Amazon pernah menghadapi apa yang mirip dengan krisis identitas. Bezos merasa begitu setelah sejumlah pemberitaan yang negatif mulai muncul karena perusahaannya dianggap telah melakukan monopoli. Sebagai pemain utama di dunia penjualan online dunia, Amazon di kala itu memang telah menjadi pemimpin pasar dan telah mulai membeli sejumlah perusahaan kecil yang berpotensi untuk berkembang.

Amazon yang dahulu hanya menjual buku kemudian merambah pasar hingga menjual berbagai barang yang ada dan dibutuhkan. Bahkan langkah Amazon ini menciptakan disrupsi hingga membuat banyak perusahaan retail di Amerika kemudian tutup. Karena kini para pembeli tinggal duduk santai di rumah untuk memperoleh berbagai barang yang mereka inginkan, dengan harga yang lebih murah.

Langkah Amazon untuk mencapai harga lebih murah ini dilakukan dengan melakukan negosiasi pada berbagai produsen. Untuk buku, mereka melakukan nego dengan pihak percetakan. Untuk barang lainnya, mereka mencari produk hingga ke negara asal, demi mendapatkan harga murah.

Berbagai langkah Amazon yang mendisrupsi tersebut dirasakan sebagai hal yang mengganggu dan memonopoli, hingga masyarakat di Amerika kemudian merasa Amazon telah tumbuh menjadi raksasa tanpa hati, demi mendapatkan keuntungan besar.

Protes rakyat Amerika terhadap keberadaan amazon yang dirasa menggurita tersebut muncul dalam berbagai headline di media massa, situs berita, dan dalam demo-demo yang dibuat masyarakat.  Merasakan hal tersebut sebagai hal yang mengkhawatirkan, Jeff kemudian menuliskan sejumlah proposisi dalam satu memo dengan judul Amazon.Love.

Berbagai pernyataan yang ditulis Jeff Bezos dalam memo Amazon.Love tersebut dituliskannya dalam upaya untuk membuat Amazon menjadi perusahaan yang dicintai oleh masyarakat, dan bukan menjadi perusahaan yang ditakuti.

Bezos juga menyampaikan bahwa costumer focus (kredo utama Amazon yang menjadikannya melejit) saja, tidaklah cukup.  Bahkan menjadi perusahaan paling inovatif saja tidaklah cukup. Untuk itulah ia membuat daftar apa saja hal-hal yang ia sukai dan tidak disukai untuk dilakukan oleh para pemimpin di Amazon.

Berbagai pernyataan dalam Amazon.love tersebut diantaranya adalah;

–          Rudeness is not cool. (bersikap kasar itu tidak keren)

–          Defeating tiny guys is not cool. (mengalahkan orang kecil tidaklah keren)

Baca Juga:  Bill Ford Jr Executive Chairman Ford Motor Company dan Langkah Advokasi Membantu Kompetitor

–          Close-following is not cool. (patuh pada orang tertentu saja tidaklah keren)

–          Young is cool. (muda itu keren)

–          Risk taking is cool. (mengambil resiko itu keren)

–          Winning is cool. (menang itu keren)

–          Polite is cool. (ramah itu keren)

–          Defeating bigger, unsympathetic guys is cool. (mengalahkan saingan besar yang tak simpatik itu keren)

–          Inventing is cool. (berinovasi itu keren)

–          Explorers are cool. (petualang itu keren)

–          Conquerors are not cool. (penguasaan itu tidak keren)

–          Obsessing over competitors is not cool. (obsesi pada competitor itu tidak keren)

–          Empowering others is cool. (pemberdayaan orang itu keren)

–          Capturing all the value only for the company is not cool. (menciptakan keuntungan untuk perusahaan saja tidaklah keren)

–          Leadership is cool. (kepemimpinan itu keren)

–          Conviction is cool. (pengakuan itu keren)

–          Straightforwardness is cool. (terbuka itu keren)

–          Pandering to the crowd is not cool. (menarik pasar dengan cara tak pantas itu tidak keren)

–          Hypocrisy is not cool. (munafik itu tidak keren)

–          Authenticity is cool. (otentik itu keren)

–          Thinking big is cool. (berpikir besar itu keren)

–          The unexpected is cool. (tak terduga itu keren)

–          Missionaries are cool. (memiliki misi hidup itu keren)

–          Mercenaries are not cool. (bersikap seperti tentara bayaran itu tidak keren)

Selaku Founder Amazon, Jeff Bezos membuat memo diatas untuk menciptakan semangat sebagai pionir atau “pioneering spirit” sebagai salah satu perusahaan market place paling awal di dunia. Tujuannya agar berbagai nilai tersebut dapat diterima dan dirasakan oleh para konsumennya.

Karena Bezos percaya bahwa bila konsumen mengetahui suatu perusahaan punya visi masa depan yang mereka sukai, maka konsumen akan lebih percaya dan lebih cenderung untuk mendukung perusahaan tersebut. 

Leave a Reply