Skip to main content

Survey Budaya Perusahaan : 7 Pertanyaan Untuk Mengukur Tingkat Kepuasan Karyawan

By March 26, 2018October 31st, 2018Article
Mengukur Budaya Organisasi

Telkomsel, Go Beyond, Hotel Santika, BSD

Ada sebuah survei di Amerika yang menyebutkan bahwa, 51 persen karyawan di Amerika mempunyai tingkat engagement yang sangat rendah terhadap perusahaan tempat mereka bekerja. Angka ini tentunya cukup besar dan menghawatirkan. Sebab, engagement sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kebahagian karyawan, yang pada akhirnya berpengaruh besar juga terhadap kinerjanya.

Ya, engagement karyawan yang rendah akan merugikan industri hingga nilai miliaran tiap tahunnya. Lalu apa yang harus dilakukan untuk mencapai engagement karyawan yang tinggi?

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengukur kesehatan budaya organisasi yang ada dalam perusahaan Anda. Cara paling mudahnya, Anda bisa lakukan survei kepuasan karyawan (employee engagement survey). Berikut ini adalah poin-poin yang bisa Anda jadikan rujukan untuk ditanyakan pada pada karyawan dalam survei tersebut.

7 Pertanyaan Untuk Mengukur Tingkat Kepuasan Karyawan

Mengukur Budaya Perusahaan Melalui Survey

Asean Corporate Culture Forum, 31 Oktober 2017, Menara 165, Jakarta Selatan

1. “Apakah kamu melihat ada kesempatan untuk mengembangkan karir?”

Jenjang karir yang jelas dan kesempatan untuk berkembang sebagai seorang profesional adalah motivasi yang sangat penting dalam engagement karyawan di tempat kerja. Karyawan akan merasa tidak puas, jika perusahaan membiarkannya dalam posisi itu-itu saja. Terutama bagi generasi millinial yang tidak ragu untuk lompat ke perusahaan lain.

2. “Tahukah kamu tentang visi/misi perusahaan?”

Setiap perusahaan harus punya visi yang jelas tentang masa depan mereka. Namun tanpa perencanaan dan pemahaman internalisasi budaya perusahaan kepada seluruh tubuh perusahaan, karyawan bisa bekerja sendiri tanpa arah.

3. “Apakah kamu mampu menyampaikan pendapatmu dengan nyaman disini?”

Semua karyawan ingin merasa dihargai di tempat kerja. Tidak terkecuali ketika mengutarakan pendapat. Bila karyawan merasa takut untuk menyampaikan pendapatnya, maka perusahaan harus mendorongnya. Sebab bisa jadi perusahaan melewatkan ide brilian yang sebenarnya bisa membantu berkembangnya perusahaan.

Baca Juga:  Hal ini yang Dicari Millenial dalam Bekerja

4. “Bagaimana pandanganmu tentang budaya perusahaan?”

Menurut sebuah studi, 93 persen millennial ingin bekerja di tempat yang memungkinkan mereka untuk jadi diri sendiri. Seiring dengan semakin tingginya kompetisi akan tenaga kerja berkualitas, cara terbaik untuk menarik karyawan adalah menunjukkan pada mereka bahwa perusahaanmu memiliki kultur yang positif.

5. “Apakah kamu memiliki hubungan yang baik dengan karyawan lain?”

Data dari Globoforce menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki lebih dari 25 orang teman di tempat kerja cenderung punya engagement lebih tinggi. Di perusahaan kecil mungkin angka ini sulit dicapai, tapi kamu tetap harus tahu pentingnya menumbuhkan lingkungan yang ramah dan kolaboratif demi produktivitas.

6. “Mampukah kamu menjaga keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi?

Tanyakan kepada karyawan apakah ia mendapatkan keseimbangan antara kehidupan pribadi dengan beban kerja yang ia terima. Karyawan bisa saja kehilangan minat pada perusahaan, bila perusahaan tidak mendukung bola hidup seimbang.

7. “Bagaimana hubungan Anda dengan manajer?”

Tidak hanya memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja, namun karyawan juga harus memiliki hubungan baik dengan manajar. Mintalah bantuan kepada manajer agar karyawan merasa lebih nyaman dan memiliki engagement lebih tinggi.

Itulah tujuh pertanyaan survey yang bisa Anda tanyakan kepada karyawan Anda. Lewat survey ini, Anda bisa menganalisis kondisi budaya perusahaan serta mengindentifikasi masalah yang ada.

Dalam mengukur tingkat kesehatan budaya dalam sebuah organisasi dan perusahaa, ACT Consulting yang telah berpengalaman dalam melakukan transformasi budaya perusahaan di Indonesia maupun Malaysia, punya alat ukur sendiri yang efektif dan terencana, program tersebut adalah OCHI (Organization Culture Health Index).

Mau tahu lebih banyak tentang OCHI dan bagaimana mengetahui kesehatan budaya perusahaan dengan terukur dan efektif, klik halaman khusus OCHI disini: actconsulting.co/pengukuran-budaya-organisasi-perusahaan-ochi

atau bisa juga hubungi kami di: +62 856-9489-7725

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?