Skip to main content

Spiritualitas dalam Bekerja dan Manfaatnya untuk Perusahaan

By March 6, 2019April 30th, 2019Article

Penelitian dari Petchsawanga & Duchon (2012) telah menunjukkan bahwa dengan memperhatikan sisi spiritual karyawan, organisasi membantu mengurangi stres, meningkatkan kreativitas, dan meningkatkan penyelesaian masalah (Tischler et al. 2002).

Dengan berfokus pada kualitas spiritual,  kebermaknaan dan kegembiraan di tempat kerja, sejumlah perusahaan telah menemukan (dalam Petchsawanga & Duchon (2012));

  • peningkatan kepuasan kerja (Harung et al. 1996),
  • peningkatan keterlibatan kerja,
  • identifikasi organisasi, dan
  • kepuasan imbalan kerja (Kolodinsky et al. 2008),
  • kejujuran yang lebih besar,
  • kepercayaan , dan komitmen (Krishnakumar dan Neck 2002),
  • bahkan meningkatkan performa pekerjaan (Duchon dan Ploughman 2005).

Contoh dari organisasi kelas dunia yang sukses seperti Hewlett-Packard, Tom’s of Maine, Ford Motor Company (Burack 1999), Bank Dunia (Laabs 1995), AT&T, Chase Manhattan Bank, DuPont, dan Apple Computer (Cavanagh 1999) menunjukkan hasil positif. Kesemua perusahaan tersebut telah menciptakan program untuk menghadirkan spiritualitas atau aktivitas ibadah/ ritualitas di tempat kerja.

Sebagai contoh, AT&T mengirimkan manajer menengah ke program pengembangan tiga hari yang membantu para peserta untuk lebih memahami diri mereka sendiri dan lebih baik mendengarkan bawahan mereka (Cavanagh 1999). Mengejar pengetahuan tentang diri sendiri dan meningkatkan kemampuan untuk “mendengarkan” daripada mengontrol adalah fitur utama dalam banyak pencarian spiritual.

Hewlett-Packard membangun spiritualitas di tempat kerja melalui filosofi perusahaan yang menekankan nilai-nilai kepercayaan dan saling menghormati, yang pada gilirannya diyakini berkontribusi pada kerja sama dan berbagi rasa tujuan (Burack 1999).

Baca Juga:  Pentingkah Employee Engagement Bagi Perusahaan?

Paradigma spiritual pada dasarnya mengakui bahwa manusia bekerja tidak hanya dengan tangan mereka, tetapi juga hati atau roh mereka (Ashmos dan Duchon 2000). Ketika orang bekerja dengan semangat yang berkomitmen, mereka dapat menemukan semacam makna dan tujuan, semacam pemenuhan yang berarti tempat kerja dapat menjadi tempat di mana orang dapat mengekspresikan seluruh atau seluruh diri mereka.

Dengan demikian, Petchsawanga & Duchon (2012)  menyimpulkan bahwa menghadirkan elemen spiritual dalam pekerjaan memungkinkan pengekspresian pengalaman manusia pada tingkat terdalamnya, tingkat spiritual yang tidak hanya mengurangi stres, konflik, dan ketidakhadiran, tetapi juga meningkatkan kinerja pekerjaan (Krahnke et al. 2003), kesejahteraan karyawan, dan kualitas hidup (Karakas 2010).

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan melalui penemuan makna hidup dan spiritualitas hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Untuk membantu Anda menemukan peningkatan manfaat dari spiritualitas karyawan di pekerjaan dalam perusahaan, Anda dapat mengikutkan mereka pada training New Chapter dengan membaca keterangan lengkapnya disini, atau langsung mendaftarkan karyawan anda disini.

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?