Skip to main content

Mengapa Investasi Integritas Bernilai Tinggi

By February 18, 2019February 20th, 2019Article

Kerugian yang ditimbulkan oleh kurangnya integritas amat banyak dan tidak diragukan lagi. Berikut ini Hitch (2015) dalam publikasinya yang berjudul Return on Integrity (ROI): How Acting with Integrity Improves Business Results, mengungkapkan sejumlah hal yang dialami Volkswagen yang tengah mengalami kurangnya integritas;

• Mengikis kepercayaan pemegang saham;

• Merusak reputasi organisasi di pasar;

 • Menurunkan ekuitas merek;

• Mengurangi dukungan konsumen, dan;

• Sering mengakibatkan biaya pengacara dan denda pemerintah yang mahal (Schoeman, 2012 dalam Chris Hitch, Ph.D, 2015).

Semua faktor ini dapat membahayakan masa depan organisasi. Seperti skandal di Enron yang  menyebabkan kejatuhannya. Biaya ini, bagaimanapun, terjadi setelah kurangnya integritas telah go public.

Hitch (2015) memperlihatkan sejumlah studi lain yang melibatkan organisasi yang beroperasi dengan tingkat integritas yang tinggi menunjukkan bahwa ada keuntungan besar  untuk bertindak secara etis.

Sebuah studi tahun 2000 oleh Tony Simons, seorang profesor di Sekolah Administrasi Hotel Cornell University, menemukan bahwa karyawan hotel yang percaya bahwa manajer mereka dapat diandalkan untuk menjaga kata-kata mereka lebih loyal kepada hotel. Keyakinan ini menyebabkan rendahnya pergantian karyawan dan layanan pelanggan yang lebih baik yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan laba $ 250.000 (keuntungan hingga 3,5 milyar rupiah) per hotel per tahun (Simons, 2008).

Dalam sebuah studi berjudul “Penentu Reaksi Harga Saham terhadap Tuduhan Pelanggaran Korporat,”  Murphy, Shrieves, dan Tibbs menemukan bahwa dugaan pelanggaran yang  terjadi menyebabkan penurunan yang signifikan secara statistik dalam laba yang dilaporkan, hingga menyebabkan volatilitas harga saham (Kimmel, 2015). Studi lain menemukan bahwa organisasi dengan tingkat kepercayaan tinggi 2,5 kali lebih mungkin mengalami pertumbuhan pendapatan yang unggul daripada mereka yang memiliki tingkat kepercayaan rendah.

Baca Juga:  Uniknya Cara Telkom Mengembangkan SDM dan Bisnis Perusahaan

Secara keseluruhan, organisasi dengan kepercayaan tinggi mengungguli organisasi lain dalam mencapai tujuan bisnis, menawarkan layanan pelanggan yang sangat baik, dan mempertahankan karyawan. Mereka juga telah meningkatkan posisi pasar yang kompetitif (Kimmel, 2015).

Hitch (2015) menyampaikan bahwa Fred Kiel, salah satu pendiri KRW International dan penulis Return on Character (Harvard Business Press, 2015), mempelajari 84 CEO selama tujuh tahun dan mengumpulkan data tentang penilaian karyawan terhadap perilaku dan kinerja perusahaan mereka. Dia menemukan bahwa Perusahaan yang dipimpin oleh CEO yang dianggap memiliki integritas tinggi mendapatkan jumlah ROI sebesar 9,4 persen selama beberapa tahun. Sementara di perusahaan dengan CEO yang dianggap memiliki integritas rendah memiliki hasil ROI hanya di angka 1,9 persen.

Selain itu, keterlibatan karyawan dalam organisasi dengan CEO berintegritas tinggi adalah 26% lebih tinggi (Bradberry, 2015). Studi lain juga menemukan bahwa nilai-nilai yang dinyatakan suatu organisasi seringkali menjadi tidak relevan saat persepsi karyawan tentang CEO dan pemimpin senior mereka tidak dapat dipercaya. Seringkali ditemukan tingkat kepercayaan dan integritas CEO dan pemimpin senior yang dapat dipercaya dan pertimbangan etis mereka dalam mengambil keputusanlah yang lebih penting.

Bahkan Hitch (2015) mengungkapkan, bahwa beberapa nilai yang diproklamirkan seperti yang ditemukan dalam pernyataan misi dan komunikasi organisasi lainnya dapat benar-benar menghambat integritas, terutama jika mereka bertentangan dengan persepsi CEO dan pemimpin senior yang dapat dipercaya (Simons, 2008).

Mengingat penelitian ini mendokumentasikan Return of Investment dalam penanaman dan penjagaan integritas dan efek negatif dari kurangnya integritas pada organisasi, maka Hitch (2015) mengungkapkan bahwa sangat masuk akal bila akhirnya bagian SDM dan manajemen profesional menjadikan perilaku etis dan penjagaan integritas sebagai prioritas dalam organisasi mereka.

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk integritas para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?