Skip to main content

Manfaat Digital Training Bagi Karyawan

By March 12, 2019Article

Honey (2000) dalam Ellis dan Kuznia (2014) menyampaikan tingkat manfaat digital training bagi karyawan yaitu bahwa 90% dari peserta digital training menyampaikan bahwa apa yang mereka pelajari adalah hal yang berguna. Sementara, 81% provider digital training dan 66% pegawai setuju bahwa digital training akan memberikan keuntungan yang besar bagi kapasitas korporasi dan organisasi untuk belajar.

Secara umum, partisipan yang mengikuti penelitian memberikan komentar dan pandangan yang positif terhadap digital training karena kenyamanan yang mereka rasakan. Walau begitu, kita perlu memperhatikan sejumlah faktor lain yang berpengaruh pada keberhasilan digital training seperti faktor motivasi belajar dan kebiasaan belajar mandiri yang berbeda-beda tingkatnya pada masing-masing peserta. Ketidak mampuan seseorang untuk mengatasi kesulitan belajarnya secara mandiri dan kurangnya motivasi untuk berubah dapat menjadi faktor yang menyebabkan seseorang mempertanyakan kegunaan dan manfaat dari digital training pada dirinya.

Menurut Adkins (2011) dalam Ellis dan Kuznia (2014), biaya yang dihabiskan oleh korporasi untuk menggunakan dan membeli produk digital training di Amerika Serikat diestimasi telah mencapai hingga 6,8 milyar dollar Amerika, dan di tahun 2015 biaya yang dikeluarkan untuk digital training mencapai angka hingga 7,1 milyar dolar Amerika.  

Untuk menemukan angka tersebut diatas, Adkins (2011) melakukan penelitian pada perusahaan kecil, sedang dan besar, dan memperhitungkan demand korporasi tersebut terhadap produk dan layanan digital training. Dari seluruh pasar e-learning di Amerika Serikat, korporasi mengambil porsi hingga 37,4% dan merupakan segmen terbesar bagi pasar e-learning di Amerika serikat.

Hal ini karena berbagai manfaat digital training bagi karyawan yang mencakup sejumlah faktor yaitu;

  • pengurangan biaya training dengan menggunakan solusi training virtual
  • kostumisasi solusi training untuk para pegawai
  • kemampuan untuk menyimpan data training secara detail. Terdapat catatan yang rinci tentang performa pegawai, kebutuhan training mereka, dan informasi penting lainnya.
  • Kemampuan untuk memproduksi modul sesuai kebutuhan yang meningkat terhadap solusi training
  • Aksesibilitas pada sumber training yang akurat dan terbaru, tersedia melalui ujian yang sistematis dan update dari materi e-learning dan informasi dari para ahli di bidangnya.
  • Pilihan yang disediakan antara digital training bersama di kelas atau secara pribadi.

Untuk melihat bagaimana manfaat digital training atau e-learning bagi karyawan, Sebuah studi empiris dilakukan dengan melibatkan 200 pegawai di Tunisia. Penelitian yang dilakukan di tahun 2013 oleh Rym, Olfa dan Melika tersebut menunjukkan bahwa pegawai di Tunisia memperhatikan berbagai hal di dalam digital training, yang menjadi faktor penentu tingkat penerimaan metode training digital ini dibanding metode traning konvensional.

Sejumlah aspek tersebut adalah (Rym, Olfa dan Melika, 2013); persepsi peserta tentang manfaat dari training yang diikuti, kemudahan yang ditemui saat pelaksanaan e learning atau digital training, kemudahan dalam memahami materi yang diberikan, dan pengaruh faktor dari perangkat teknologi komunikasi yang digunakan.

Sejmlah hal diatas disampaikan sebagai faktor individual yang mempengaruhi bagaimana teknik training digital akan dikembangkan setelahnya. Selain itu ada juga faktor yang bersifat organisasi atau faktor sistem yang juga menjadi faktor penentu dalam tingkat penerimaan e-learning atau digital training bagi para pegawai di Tunisia.

Sebelumnya, penelitian yang dilakukan oleh Favier et al pada tahun 2004 di Perancis menunjukkan bahwa pihak yang menentukan perkembangan platform e learning adalah para peserta, tutor atau trainer, dan juga institusi dimana proyek e learning dilakukan. Hal ini sejalan dengan penelitian yang juga dilakukan di Perancis oleh R. Meissonier dan E. Houzé di tahun 2004. Menurut sumber tersebut, ada sejumlah manfaat digital training bagi karyawan, yaitu dalam  hal;

  • Kemudahan belajar dengan perulangan yang lebih baik; hal ini karena e learning menyediakan akses yang mudah ke sumber-sumber pengetahuan yang relevan dan berguna. Collins et al (2003) dalam penelitian yang dilakukan di Inggris menunjukkan bahwa metode pembelajaran training secara digital meningkatkan rasio penggunaan dan penyimpanan informasi.
  • Fleksibilitas tempat dan lokasi; e learning memberikan kesempatan pada peserta untuk menghadiri training di waktu dan tempat yang tak terbatas (Tseng et al, 2007, dalam penelitian yang dilakukan di Taiwan); hal ini sesuai dengan pendekatan “just in time” yang diberikan.
  • Kesempatan untuk melakukan beragam penyesuaian/ kostumisasi; e-learning memberi kesempatan bagi peserta untuk belajar sesuai dengan ritme belajar pribadi mereka, dan dapat memilih sesuai dengan agenda pribadi yang dimiliki.
  • Meningkatkan Produktivitas; e-learning atau digital training menawarkan kesempatan pada peserta untuk memperbaiki dan meningkatkan tingkat efektivitas mereka dalam belajar
  • Kolaborasi antar institusi dengan komunitas dan kesempatan interaktif; karena e learning atau digital training mengikat para pesertanya dengan peserta lain dan dengan para ahli bersama-sama untuk membentuk komunitas belajar yang kolaboratif.
Baca Juga:  Apakah Anda Merasa Kurang Bahagia?

Rym, Olfa dan Melika (2013) juga menyebutkan adanya faktor sistemik yang mempengaruhi tingkat penerimaan manfaat digital training bagi karyawan yaitu;

  • Efek dari kualitas konten di dalam digital training,  yang mempengaruhi persepsi peserta tentang tingkat manfaat training. Hal ini ditemukan sebagai hasil  yang signifikan dan positif. Sejalan dengan hasil  yang diperoleh oleh Lee (2006, dalam penelitian di Taiwan), serta hasil yang diperoleh oleh Pituch dan Lee (2006, dalam penelitian di Texas, Amerika Serikat, dan Taiwan).
  • Semakin baik dan kaya kualitas dari e-learning, serta adanya konsistensi sistem yang mengupdate konten secara regular, semakin tinggi persepsi peserta terhadap tingkat urgensi dari materi
  • Sikap terhadap nilai manfaat dari e-learning atau digital training nampak menjadi faktor penentu dan menjadi sangat penting untuk penggunaan fasilitas belajar melalui digital training ini

Secara sejajar, selain dari hal diatas, penelitian yang dilakukan oleh Rym, Olfa dan Melika (2013) juga menunjukkan;

  • Tingkat urgensi perlunya pengaruh positif yang dapat ditimbulkan secara langsung, yang dapat mengubah persepsi mengenai manfaat digital training. Hal ini menentukan bagaimana sikap selanjutnya yang ditunjukkan oleh para peserta.
  • Secara tidak langsung, didapatkan juga nilai dari persepsi terhadap pentingnya digital training yang menunjukkan angka yang cukup tinggi, yaitu t = 7.421; p = 0.000, g = 0.682
  • Didapatkan juga pengaruh dari tingkat persepsi manfaat training pada sikap peserta pada training. Hal ini ditemukan lebih berpengaruh dibandingkan tingkat persepsi peserta terhadap kemudahan penggunaan perangkat IT dalam mengikuti digital training.

Sementara, di tahun 2014, Ellis dan Kuznia dari Amerika Serikat mempelajari bagaimana pengaruh korporat e-learning terhadap para pegawainya. Ternyata ditemukan bahwa kesuksesan digital training sangat bergantung pada bagaimana korporasi dan organisasi mendukung dan melatih pegawai untuk menggunakan teknologi pembelajaran.

Selain itu, sejumlah faktor lain yang sangat mempengaruhi tingkat kegunaan digital training diantaranya adalah (Ellis dan Kuznia, 2014);

  • komitmen dari jajaran manajemen senior,
  • kemudahan dalam penggunaan digital training atau platform digital training yang bersifat user friendly,
  • tingkat efektivitas dari program digital training yang diberikan
  • investasi korporat di bidang sumberdaya manusia, dan
  • budaya organisasi yang mendukung inovasi dan pembelajaran (Schweizer, 2004).

Untuk mengetahui kelebihan digital training, anda bisa mengakses link ini. Selain hal diatas, terdapat juga hasil penelitian mengenai Kurva Ebbinghaus yang mempengaruhi hasil belajar yaitu;

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki solusi Digital Training sesuai dengan keperluan organisasi Anda. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?