Leadership Management Training PT PLN Persero di Februari 2020

By February 27, 2020News

Keterampilan memimpin perlu untuk terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya target dan meluasnya visi yang dicanangkan oleh perusahaan. Untuk membuat perusahaan yang lebih baik, pemimpin perlu diberikan pembekalan yang bersifat progresif.  

Pembekalan keterampilan kepemimpinan (leadership skill development) harus memiliki pandangan progresif agar sebelum suatu masalah terjadi, pemimpin dapat memprediksi dan menyiapkan berbagai rencana yang baik. 

Seperti kita ketahui, di era kini disrupsi menghadang di berbagai bidang industri.  Sebelum disrupsi terjadi, atau di awal disrupsi mulai menghadang, pemimpin perlu mengembangkan daya leadership yang bersifat sesuai dengan wilayah kerja dimana ia mengabdi. 

Namun untuk menghadapi disrupsi, para pemimpin bukan hanya harus bekerja lebih keras, ia juga harus bekerja lebih cepat, lebih handal, dan memiliki agility (kelincahan). Kesemua ini diperlukan agar pemimpin mampu untuk bangkit dari tiap persoalan dengan daya lenting yang baik, serta mampu memimpin orkestrasi pekerjaan dengan kolaborasi yang baik di dalam tim kerjanya. 

Berbagai keterampilan diatas terutama diperlukan untuk perusahaan pemerintah yang memiliki peran besar dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.  Penyebabnya karena masalah yang dapat muncul sehari-hari di masyarakat bisa beragam dan berbeda dari hari ke hari. 

Untuk dapat menyelami masyarakat tersebut, sebuah program kepemimpinan dapat disetting untuk dilakukan dengan turun langsung berkegiatan di luar ruangan bersama timnya dalam konteks nyata keseharian.   

Sebuah program kepemimpinan yang dilakukan dalam setting alami, akan memunculkan sifat asli seseorang.  Perusahaan dapat mengetahui gambaran profil kepribadian nyata para pemimpin yang dimilikinya melalui observasi yang dilakukan oleh psikolog terlatih saat kegiatan dilakukan. 

Program luar ruang ini dapat diselenggarakan di wilayah yang termasuk ekonomi lemah, dan diberikan  sebagai wujud pengabdian pada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kemampuan komunikasi seorang pemimpin dan kepeduliannya pada kaum lemah dapat diamati apakah baik atau tidak. 

Baca Juga:  Building Leadership 3.0 Coaching Training PT Mitsuba Indonesia

Selain itu program kepemimpinan yang dilakukan dengan aktivitas fisik seperti mengecat rumah ibadah, membangun fasilitas publik, atau memperbaiki fasilitas umum dengan setting asli di berbagai lokasi yang berbeda di suatu perkampungan ini juga dapat melatih kesabaran dan melatih sikap bijaksana. 

Jajaran manager atau pimpinan yang sehari-hari tampil rapi dan wangi, melalui program ini ditantang untuk mau berpeluh keringat dan membanting tulang dalam artian yang sebenarnya. Jauh dari kenyamanan kantor dengan pendingin ruangan dan berbagai fasilitas di dalamnya. 

Dengan menyelami kehidupan nyata masyarakat ini, para pemimpin harus mengupas lapisan gengsi mereka dan merelakan kakinya dan tangannya terkena lumpur tanah atau dinding yang berjamur.  Namun disinilah perusahaan dapat melihat sendiri bagaimana sebenarnya dorongan yang dimiliki oleh seorang pemimpin yang sehari-harinya tampil sempurna. 

Apakah para pemimpin tersebut masih bisa tersenyum dengan kondisi terik matahari atau guyuran hujan? Apakah kondisi yang tidak nyaman bisa membuat mereka tetap tabah, atau malah mereka akan mulai mengeluh dan saling menyalahkan?  Hal-hal semacam ini yang menarik untuk diketahui oleh tim observer dari perusahaan dan dari psikolog. Karena profil kepribadian seorang pemimpin yang sebenarnya akan dapat diketahui dengan cara ini. 

Untuk melatih kepemimpinan jajaran manager di PT PLN Persero, pada tanggal 12-14 Februari 2020 ACT Consulting kembali diberi kepercayaan untuk melaksanakan Leadership Management Training untuk sejumlah batch. Kegiatan ini dipandu oleh Coach Bramanto Wibisono dan Coach Eka Chandra di setting perkampungan di  Jakarta. 

Leave a Reply