Skip to main content

Fakta Bahwa Banyak Strategi Bisnis dan Korporasi Sulit Diterapkan

By February 20, 2019Article

Banyak manajer tahu tentang cara membuat strategi bisnis dan korporasi. Walaupun strategi manajemen termasuk dalam cabang ilmu yang rumit, namun ternyata ada yang lebih sulit dari penyusunan strategi. Hal tersebut adalah; bagaimana melakukan eksekusi, bagaimana melaksanakan penerapan strategi atau pelaksanaan turunan strategi korporasi tersebut untuk implementasi bisnis.

Hourani (2017) mengutip Atkinson (2006) bahwa meskipun area manajemen strategis sangat penting, bagaimanapun, secara substansial area ini telah diabaikan oleh para akademisi. Hourani (2017) juga menyampaikan bahwa bagi banyak manajer, perumusan strategi adalah hal yang sulit. Lebih sulit lagi pada saat melaksanakan atau menerapkannya di seluruh organisasi. Padahal, tanpa implementasi yang efektif, tidak ada strategi bisnis yang dapat berhasil.

Sayangnya, sebagian besar manajer tahu jauh lebih banyak tentang mengembangkan strategi daripada melakukan eksekusi (Hrebiniak, 2006). Padahal, efektivitas seluruh proses perencanaan berkurang jika strategi yang dirumuskan tidak diimplementasikan (Siddique dan Shadbolt, 2016).

Faktanya, Hourani (2017) mengungkapkan bahwa organisasi gagal untuk mengimplementasikan sekitar 70% dari strategi baru mereka (Franklen et al, 2009). Bahkan, menurut Johnson (2004), 66% strategi perusahaan tidak pernah dijalankan. Menurut Kaplan dan Norton (1996), 95% dari karyawan perusahaan tidak mengetahui atau tidak memahami strategi perusahaan mereka. Hal ini tentu membuat implementasi strategi menjadi suatu hal yang sulit untuk dilaksanakan.

Untuk itu, Hourani (2017) mengungkapkan sejumlah definisi tentang apa itu implementasi strategi;

–          Implementasi strategi  melibatkan berbagai upaya yang berfokus pada transformasi niat strategis menjadi tindakan (Miller dan Dess, 1996).

–          Adapun Noble (1999) menyampaikan bahwa implementasi strategi didefinisikan sebagai: Komunikasi, interpretasi, adopsi, dan pemberlakuan rencana strategis.

–          Sementara bagi Wheelen dan Hunger (2012), menerapkan strategi melibatkan pengambilan ide, keputusan, rencana, kebijakan, tujuan dan aspek lain dari strategi yang dipilih dan mengimplementasikannya ke dalam tindakan.

–          Harrington (2006) menyampaikan bahwa implementasi strategi adalah proses berulang implementasi strategi, kebijakan, program dan rencana aksi yang memungkinkan perusahaan memanfaatkan sumber dayanya untuk  memanfaatkan peluang dalam lingkungan yang kompetitif

–          Menurut Homburg et al, (2004), Implementasi adalah tindakan yang dimulai dalam organisasi dan hubungannya dengan konstituensi eksternal untuk mewujudkan strategi

Baca Juga:  Indonesia Menyambut Teknologi 5G

–          Schaap (2006) berpendapat bahwa implementasi strategi berwujud dalam kegiatan operasional langsung dan mencakup keseluruhan aktivitas perilaku manusia yang berorientasi pada tindakan itu. Dalam implementasi strategi juga terdapat kebutuhan akan adanya kepemimpinan eksekutif dan keterampilan manajerial utama .

–          Implementasi strategi adalah tentang merancang struktur organisasi yang tepat dan membuat sistem kendali untuk menerapkan strategi yang dipilih organisasi ke dalam tindakan (Hill et al, 2007).

–          Sementara, bagi Wheelen dan Hunger (2012), implementasi strategi adalah jumlah total dari kegiatan dan pilihan yang diperlukan untuk pelaksanaan rencana strategis.

Hourani juga membahas bahwa banyak penelitian tentang implementasi strategi telah berfokus pada melaksanakan strategi sebagai proses operasional dengan hasil terkait, alih-alih menghubungkan implementasi strategi dengan hasil kinerja kompetitif yang strategis (Hutzschenreater dan Kleindienst, 2006); (Dederiches, 2010).

Bagaimana Agar Implementasi Strategi Berjalan Baik?

Di dalam Program Corporate Strategy Specialist, implementasi tidak lagi menjadi masalah. Hal ini karena, beragam strategi yang ada telah dibuat dalam model yang sederhana, mudah dipahami dan mudah untuk diimplementasikan.

Berikut ini kami berikan Kunci untuk implementasi strategi dari Okums strategy implementation conceptual framework dalam Hourani (2017):

  • Perubahan di lingkungan eksternal mempengaruhi konteks strategi dan mendorong organisasi untuk melakukan sejumlah inisiatif baru
  • Masalah dan ketidakkonsistennan di konteks internal membutuhkan inisiatif baru
  • Strategi diterapkan di lingkungan internal. Karakteristik dari struktur organisasi, budaya perusahaan, dan kepemimpinan mempengaruhi faktor2 dalam proses ini
  • Memiliki konteks organisasi yang bersifat menerima perubahan adalah hla yang penting untuk bisa mengimplementasikan strategi dengan sukses
  • Faktor proses adalah hal penting yang digunakan secara berkelanjutan untuk menerapkan strategi dan mengubah konteks internal
  • Karakteristik konteks dan faktor proses dan bagaimana mereka digunakan, mempengaruhi hasil secara langsung

Untuk lengkapnya, Anda dapat bergabung dalam Program Training yang akan memberikan pada anda skill dan taktik menyusun strategi dengan mudah dipahami dan mudah diterapkan. Anda yang mengikuti program Corporate Strategy Specialist (CSS) ini juga berpeluang untuk mendapatkan Sertifikasi Nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Jadwal terdekat untuk program Corporate Strategy Specialist (CSS) ini adalah akan dilaksanakan pada tanggal 13-15 Maret 2019 di Lantai 4, Menara 165, Cilandak – Jakarta Selatan.

Hubungi Gisri di nomor 0821-2487-0050 untuk keterangan lebih lanjut. Atau kirim email ke; info@actconsulting.co

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?