BUMN Gandeng ACT Consulting & ESQ Agar Core Values Berjalan

By July 8, 2020November 16th, 2020News

JAKARTA – Peluncuran logo dan core values BUMN (AKHLAK) bukanlah simbolis. Tetapi dengan logo baru Kementerian BUMN ini Erick Thohir yakin, semangat transformasi di BUMN akan semakin menguat.

Alex Denni, Deputi SDM Kementerian BUMN

“Dulu punya 114 unsur untuk membangun values di tempat masing-masing. Walaupun judulnya saja beda kadang-kadang isinya sama. Sekarang kita punya values yang sama tinggal terealisasikan saja. Yang penting adalah keseragaman dari kata kunci, keseragaman dari kalimat afirmasi, keseragaman panduan perilaku itu yang menjadi acuannya,” beber Alex Denni sebagai Deputi Bidang SDM Kementerian BUMN.

Bagaimana agar keinginan pak Menteri beserta jajaran BUMN merealisasikan harapannya itu?

Maka, diadakannya sosialisasi core values BUMN ini dengan ESQ dan ACT Consulting secara virtual. Dimana Founder ESQ dan ACT Consulting, Ary Ginanjar Agustian ikut serta membantu merumuskan core values ini.

“Selamat kepada BUMN yang sudah meluncurkan logo barunya semoga barokah. Pada tahun 2007, saya diberikan gelar Doktor satu-satunya di dunia. Di bidang akhlak atau karakter. Jadi mungkin ada keterkaitan dengan core values BUMN yaitu AKHLAK,” tuturnya.

Baca Juga:  Program Leadership Management Training dalam Specialist Education PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Batch 3 di September 2019
Description: https://esqnews.id/uploads/images/5f017262a3e2b.jpeg

Ada konsep sederhana dari Ary Ginanjar untuk Dir. SDM yaitu Propelling our nation through “AKHLAK”. Dengan tujuan untuk membangun 7 elemen BUMN berjalan:

1. Holistic Human Dimensions

Building behaviour through values and beliefs. Supaya kita berhasil ajarkan akhlak secara holistic. Tanamkan dimensi values bahkan lebih dalam lagi. Seperti values di Jepang yaitu Bushido.

2. Inside out Approach

Combining SQ-EQ-IQ. Dalam membangun akhlak harus mengkombinasikan 3 dimensi manusia. Karena manusia itu bukan hanya makhluk akal. Tapi dia makhluk emosional dan spiritual. Kita berganti-ganti values. Padahal masalahnya bukan pada values, tapi pada internalisasi yang gagal dan eksternalisasi yang tidak berhasil.

3. Top Down Matrix

Finding your grand why. Ada 3 ‘why’ yang sangat menentukan akhlak yaitu strong why, big why, and grand why.

Description: https://esqnews.id/uploads/images/5f01728f932e3.jpeg

4. Start from You

Starting with personal transformation. Kita selalu membanggakan bahwa korporasi sudah punya values. Tetapi pribadinya tidak nyambung dengan values yang ditanamkan.

Leave a Reply