Skip to main content

Tips Untuk Meningkatkan Produktivitas Bekerja di Bulan Ramadhan (12)

By May 21, 2019Article

Selamat Pagi Sahabat, bagaimana keadaan Anda hari ini? Kami harap kita semua selalu dalam lindungan dan RidhaNya. Di hari Ramadhan ke enam belas ini, kami harap telah terjadi sejumlah peningkatan yang signifikan dalam usaha Anda untuk mencapai target Ramadhan. Apakah perbaikan dan peningkatan itu terjadi dalam hal ibadah, maupun dalam hal professional untuk keberhasilan berkelanjutan dalam kehidupan kita semua.

Mungkin Anda masih berasa belum optimal, tapi cobalah hargai perubahan kecil sekalipun, dengan rasa syukur. Karena dengan rasa syukur, Anda dan kita semua akan lebih mudah untuk meningkatkan perbaikan dan perubahan diri untuk mencapai arahan yang lebih baik lagi ke depannya. Salam Transformasi Performa dari ACT Consulting. Mari kita ikuti Tips Produktivitas Ramadhan untuk hari ini.

#Tips 12: Membentuk Kejujuran Dalam Bekerja Dengan Berpuasa Ramadhan

Seringkali di dalam pekerjaan, sejumlah pihak merasa tidak apa-apa berbohong. Padahal, bila hal ini bisa menjadi suatu kebiasaan yang mendarah daging dan sulit dihilangkan. Untuk itu, kembalilah pada fitrah dengan mengembalikan kebiasaan diri kita agar selalu berada di jalan kejujuran.

Untuk itu, pertama kali camkan pada diri Anda bahwa semua hal yang dilakukan dengan cara tidak jujur, berarti sama saja tidak halal. Ini tentu sebuah pengingat yang besar. Karena memakan harta haram sama saja buruknya seperti mencuri. Untuk itu tegakkan selalu kejujuran pada diri Anda.

Puasa, adalah ujian kejujuran yang sangat detail. Karena menyangkut hingga ke hal yang paling kecil yang dapat bernilai makruh atau membatalkan puasa. Hingga hawa nafsu pun harus berada dalam kendali. Puasa tidak hanya tentang tidak makan dan minum semata. Termasuk di dalamnya apa yang kita lihat, apa yang kita baca, apa yang kita dengar dan apa yang kita tonton haruslah yang tidak memancing hawa nafsu.

Baca Juga:  Inilah 5 Wanita Indonesia Pembawa Perubahan

Di dalam kehidupan pekerjaan sehari-hari, kejujuran yang terlatih dalam puasa, akan menghasilkan mental yang tangguh. Terutama kejujuran yang berkaitan dengan hal-hal yang harus dihindari dari hawa nafsu. Ini bukan berarti hawa nafsu harus dihilangkan. Tidak demikian. Karena hawa nafsu berperan dalam meningkatkan motivasi untuk melakukan kerja keras. Hawa nafsu membuat kita tidak lemah dalam bekerja dan berjuang. Karena ada hal bersifat keduaniawian yang juga harus dipenuhi.

Namun yang harus dicegah adalah hawa nafsu yang tidak pada tempatnya dan tidak pada waktunya. Kita harus melakukan pendisiplinan hawa nafsu ini dengan baik. Dengan cara ini, kita akan bisa mencegah efek lanjutan dari hawa nafsu yang buruk. Hawa nafsu ibaratnya api. Ia dibutuhkan untuk memasak makanan dan menghindarkan kita dari berbagai penyakit akibat makanan mentah. Namun ibarat api, hawa nafsu bisa membakar dan membahayakan serta menghancurkan berbagai kebaikan yang telah kita bangun sebelumnya.

Dengan puasa, kita menjadi lebih jujur pada diri kita sendiri mengenai hawa nafsu yang kita miliki dan bagaimana mengaturnya. Untuk itu kita harus mengusahakan agar cermin kejujuran di dalam diri kita menjadi makin bening dan kemilau di bulan suci ini. Dengan mengasah kejujuran di bulan ini, kita harapkan kejujuran tersebut terus terbangun di bulan-bulan selanjutnya. Hingga kita akan terhindar dari berbagai keburukan yang timbul dari ketidakjujuran.

Mari kita terus meningkatkan kejujuran kita dalam bekerja dan dalam berbagai aspek kehidupan lainnya. Dengan cara ini kita akan benar-benar meraih kemenangan setelah bulan Ramadhan. Salam Transformasi Performa. Ikutilah tips-tips selanjutnya untuk meningkatkan produktivitas di bulan Ramadhan dari ACT Consulting.

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?