Tips Menghadapi Karyawan Bermasalah (2): Menghadapi Karyawan Yang Malas

Salah satu hal yang berat yang harus dilakukan saat kita bekerja adalah saat menghadapi rekan kerja yang memiliki masalah. Masalah itu bisa berasal dari diri mereka sendiri, atau dapat berasal dari luar pekerjaan. Sebagai seorang rekan kerja, kita bisa memilih untuk tidak mempedulikan masalah mereka. Tapi bisa jadi itu membuat kinerja kita terpengaruh dan terganggu bukan? Untuk itu, ada sejumlah hal yang dapat kita lakukan, untuk membantu diri kita dengan membantu rekan kita  yang bermasalah.

Menghadapi karyawan yang malas

Sering datang terlambat. Tugasnya tidak memenuhi target. Bekerja tidak sesuai arahan. Apakah ini yang harus kamu hadapi dari rekanmu setiap hari?

#1. Lakukan Pendekatan Informal

Cara untuk membantu mereka bisa dengan melakukan pendekatan personal. Lakukan pembicaraan empat mata, sambil ditemani snack, dan bicaralah dengan informal.

#2. Tunjukkan Bahwa Kita Peduli

Hadapi mereka sebagai kawan, kakak atau adik, yang kita sayangi. Tunjukkan bahwa kita peduli pada mereka. Tanyakan pada mereka apa yang membuat mereka melakukan hal ini dan itu. Dengan cara ini Anda akan dapat membuat mereka terbuka pada Anda.

#3. Bangkitkan Solusi Mandiri

Mereka pun akan meminta arahan pada Anda tentang bagaimana cara untuk memperbaiki diri. Saat menghadapi ini, jangan terjebak untuk memberi nasihat atau saran. Karena sebenarnya setiap orang tahu apa solusi bagi masalah mereka. Hanya saja, segan untuk melakukannya.

Pada diri orang yang malas, motivasi yang kita berikan juga akan mudah dilupakan. Rasa segan yang mereka miliki, akan mencegah mereka untuk berubah. Karena itu hal yang harus dilakukan adalah membuat diri mereka menemukan solusi sendiri. Dengan cara itu, mereka akan terlatih untuk melihat diri mereka sebagai solusi dari masalah.

#4. Temukan Alasan Kritis

Rasa segan ini karena mereka merasa tidak memiliki cukup alasan untuk berubah. Temukan alasan kritis yang dapat membuat mereka berubah. Kuatkan mereka dengan memberikan pujian pada berbagai kelebihan yang mereka miliki. Dengan cara ini, Anda akan dapat menciptakan momentum perubahan pada diri kawan yang bermasalah tersebut.

#5. Pertemukan Dengan Cerminannya

Seringkali orang tidak mau berubah juga karena mereka merasa sendirian. Mereka tidak merasa memiliki teman dengan masalah yang sama,  yang sama-sama ingin berubah. Kadang kita bisa mengenalkan mereka pada orang yang sama masalahnya, agar mereka dapat menemukan cermin.

Baca Juga:  CORPORATE CULTURE CHALLENGES

Saat orang melihat orang lain yang seperti mereka, rasa sadar pun akan timbul. Mereka akan merasa malu, dan merasa jengah, tidak nyaman dengan diri mereka sendiri. Menemukan cerminan yang sama ini, akan membuat orang dapat melihat ke arah diri mereka dengan lebih baik. Momentum perubahan pun dapat dimulai, oleh mereka, bersama-sama.

#6. Gunakan Rasa Takut

Bila hal tersebut tidak juga mengubah mereka. Gunakan rasa takut. Berikan berbagai cerita tentang mereka yang tidak berhasil dalam hidupnya karena tidak maksimal dalam penggunaan waktunya. Bahkan hal yang informal juga bisa membantu lho. Misalnya, dengan menyuruh mereka menonton suatu film dengan tema yang berkaitan. Ini akan membantu mereka untuk berubah dengan cara yang menyenangkan.

#7. Kuatkan Dalam Menghadapi Akar Kebiasaannya

Seringkali orang menjadi malas juga karena bentukan keluarga atau kebiasaan di rumah. Sehingga sebaik apapun kita mencoba untuk mengubah orang tersebut, akan luntur saat mereka kembali ke rumahnya. Menghadapi hal ini, kita bisa berikan cerita dengan ilustrasi terburuk, seperti; gelandangan, orang gila, dipecat, atau berbagai ilustrasi buruk lainnya yang bisa membuat orang takut dan lalu ingin berubah.

#8. Jadi Teladan Untuknya

Banyak cara untuk mengubah orang lain. Namun orang juga dapat berubah dengan adanya teladan. Bila kita bisa menjadi teladan di lingkungan kerja kita, inspirasi tersebut akan menggema dan menular. Kebiasaan baik yang dimulai oleh satu orang akan menjadi kebiasaan kelompok, lalu akan menjadi kebiasaan komunitas. Karena itu, gemakan selalu kebiasaan baik saja.

Tidak ada kata henti untuk berubah. Selalu ada langit yang lebih tinggi dan lebih luas untuk diraih. Mari kita perbaiki diri terus menerus, dan jadilah inspirasi bagi banyak orang. Ikutilah tips-tips berikutnya dari ACT Consulting. Salam Transformasi Performa!

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ACT Consulting memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di info@actconsulting.co atau telepon ke 0821-2487-0050 (Donna).

Leave a Reply