People & Culture Transformation

PANAH-PEOPLE-CULTURE-TRANSFORMATION_01PANAH-PEOPLE-CULTURE-TRANSFORMATION_02PANAH-LEADER-&-PEOPLE-DEVELOPMENT_03






A. PEOPLE TRANSFORMATION

Bagi sebuah organisasi, membangun karakter setiap individu yang terlibat di dalamnya sangatlah penting.

James Kouzes & Barry Posner mengatakan bahwa ketika nilai-nilai organisasi ditanamkan, namun individu didalamnya tidak memiliki karakter dan nilai pribadi yang baik, maka yang terjadi justru komitmen individu terhadap perusahaan semakin turun. Perubahan budaya organisasi harus dimulai dari perubahan individu yang ada didalamnya.

Pembangunan karakter tidak cukup hanya dengan menyampaikannya secara IQ saja karena pada akhirnya hanya akan menjadi sebuah pengetahuan. Karakter tersebut harus dibangun menggunakan EQ dan SQ agar muncul nilai-nilai yang bersumber dari sebuah belief system yang kuat (inside out), sehingga nilai-nilai tersebut menjadi sesuatu yang diyakininya sebagai sebuah kebenaran hakiki dan pada akhirnya akan tercermin menjadi sebuah karakter.

Pelatihan ini bertujuan membangun karakter setiap individu




ESQ WAY 165 IS THE WINNING FORMULA OF PERSONAL TRANSFORMATION PROGRAM”



JENIS TRAINING DAN OBJEKTIF

1. ESQ 165 New Chapter

Training pengembangan karakter yang mampu menggabungkan tiga potensi yaitu potensi intelektual, emosi, dan spiritual dalam tiga kecerdasan yaitu IQ, EQ, dan SQ. Hasil dari pelatihan ini menghasilkan sebuah totalitas kompetensi yang didorong oleh tiga motivasi, dimana hidup dan bekerja bukan hanya dilandasi motivasi materi maupun emosi, namun juga motivasi spiritual. Peserta akan mengalami transformasi diri untuk hidup bahagia, semangat, bernilai, dan penuh makna.

Pada ESQ 165 New Chapter ini terdapat 3 tahapan, yaitu: A. The Missing Power B. Expanding Your Trueself C. The Total Result

2. ESQ 165 Power

Banyak orang tidak menyadari bahwa suara hati fitrah yang merupakan energi spiritual manusia sudah tertutup oleh belenggu. Sehingga, tindakan yang dilakukan didasarkan oleh persepsi-persepsi atau hawa nafsu. Apabila emosi bereaksi tidak terkendali maka potensi suara hati ilahiah atau energi spiritual akan kembali tertutup oleh kemarahan, kekecewaan, kesedihan dan sebagainya. Inilah penyakit yang paling berbahaya bagi manusia. Jika penyakit fisik mudah dideteksi, namun tidak demikian halnya dengan penyakit hati.

Training ESQ Power merupakan metode untuk membentengi dimensi emosi (EQ) agar tidak mudah bereaksi terhadap guncangan, yang dapat mengganggu kestabilan emosi dan membuatnya tidak terkendali. Melalui training ini peserta akan dibimbing untuk menghilangkan semua belenggu yang menutupi potensi suara hati ilahiah tersebut.












3. ESQ 165 Quantum Excellence

Training yang mengubah diri seseorang tidak hanya sekedar menjadi orang biasa-­biasa saja namun mencapai sukses luar biasa dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun karier.

Melalui penerapan 9 disiplin dan hukum serta proses pemulihan neural (neural reconditioning process) yang mempengaruhi perubahan pikiran dan perilaku, dengan:

1. Memahami bagaimana pikiran berfungsi dan mencapai kemampuan tanpa batas.

2. Mengenal pasti visi dan tujuan hidup

3. Memahami model pengelolaan diri (self management model) dan mempelajari bagaimana menggantikan program hidup yang lama dan negatif lalu menggantikannya dengan program baru yang sehat, positif, dan meningkatkan kehidupan.

4. Meningkatkan kecerdasan sosial dengan menggunakan kemampuan berhubungan antar manusia yang tepat dan harmoni.

Dilengkapi aplikasi di Android dan IOS yang akan memandu untuk menjalankan 9 Disiplin dan 9 Hukum dalam keseharian sehingga menghantarkan seseorang menjadi pribadi baru yang hebat.




act model

Tiga hal yang harus di selaraskan dalam pembangunan budaya kerja organisasi.

Keselarasan Mission-Vision-Values-Meaning Alignment (MVVM), dimana setiap anggota organisasi dalam setiap level memahami dan memiliki komitmen untuk berjalan kearah yang sama.

Keselarasan Values-System-Leadership Alignment, dimana pembangunan budaya tidak hanya fokus kepada internalisasi nilai.

Pembangunan budaya harus disertai penerapan sistem kerja yang mampu memastikan setiap indivdu menjalankan nilai-nilai. Selain itu, para pemimpin harus mampu menjadi role model.

Keselarasan 3.0 (IQ, EQ, & SQ) dimana pembangunan budaya kerja harus dilakukan menggunakan pendekatan intelektual, emosional dan spiritual.



Tabel ACT Consulting