Membangun The Dream Team

mapna
Di mana Ruh Kita?
July 23, 2012
gempa-jepang
Pentingnya Value
July 31, 2012

Membangun The Dream Team

The Dream Team

Untuk memilih ikan yang paling segar di pasar caranya adalah dengan melihat kepalanya, kalau kepalanya segar maka tubuhnya pun akan segar. Namun, apabila kepalanya sudah mulai membusuk, maka biasanya badannya juga sudah mulai membusuk. Mengapa? karena kebusukan ikan dimulai dari kepalanya.

Dalam membangun kekuatan budaya korporasi, kohesi internal harus dimulai dengan tim pimpinan. Jika tim pimpinan tidak sejalan satu sama lain, seluruh organisasi di bawahnya akan bertentangan, dan entropi budaya atau toksin birokrasi akan sangat tinggi. Faktor keberhasilan terbesar dalam membangun organisasi kinerja tinggi adalah menciptakan tim kepemimpinan yang kohesif. Hal tersebut menjadi faktor yang paling membuat organisasi dapat berjuang dan mampu bertahan di tengan iklim kompetisi dan perubahan cepat sekarang ini.

Ada tiga kualitas yang menonjol dari semua orang lain yang terkait dengan tim kepemimpinan internal yang kohesif yaitu visi bersama, nilai-nilai bersama, dan budaya ‘trust’.

• Visi bersama: bahwa setiap orang menuju tujuan yang sama. Tanpa kesadaran akan pentingnya kesamaan visi maka yang terjadi hanyalah menjadikan posisi jabatan untuk kepentingan sesaat dan pemenuhan ego pribadi atau ego kelompok.

•Nilai bersama: bahwa setiap orang membuat keputusan dengan pesan yang konsisten pada organisasi tentang nilai apa yang penting. Tanpa kejelasan nilai atau value yang menjadi landasan key behaviour maka setiap orang akan membuat acuan masing- masing sesuai selera dan pangalaman. Pada akhirnya hal itu akan menimbulkan kebingungan di level bawah akibat ketidakjelasan nilai.

• Budaya ‘ trust ’ adalah hal yang sangat penting. Hal ini meningkatkan kelincahan dan kecepatan dalam pengambilan keputusan, dan membangun kesatuan dalam tim. Kepercayaan menumbuhkan akuntabilitas, pemberdayaan dan distribusi pengambilan keputusan, serta merupakan dasar dalam membangun hubungan yang kuat dengan semua stakeholder.
Tanpa kepercayaan yang terjadi adalah rasa curiga antara sesama, saling menahan informasi, kontrol berlebihan, dan birokrasi yang terlalu kaku dan berliku.

Pada tahapan pembangunan kepercayaan ini transparansi harus dilakukan di setiap pengambilan keputusan agar diketahui motivasi disebaliknya, artinya komunikasi harus dijalankan secara intensif, serta harus mau menerima ide dan pendapat dari semua karyawan.

Jujur dan terus terang dalam semua komunikasi interpersonal.

Keadilan, yaitu bertindak tanpa bias dan tanpa diskriminasi terhadap karyawan.
Dan yang utama adalah otentisitas, atau keaslian dalam pikiran, ucapan dan tindakan setiap saat, yaitu penerapan otentik leadership.

Ketiga hal diatas yaitu visi bersama, nilai bersama dan budaya trust sesungguhnya adalah landasan utama pembangunan The Dream Team, dan hal itu bisa diciptakan secara terukur dengan mekanisme dan fasilitasi yang tepat sehingga melahirkan Leaders Commitment sebagai starting point menuju terciptanya sebuah organisasi berkinerja tinggi.

Sebaliknya apabila ada campur tangan dari luar dalam penentuan kepemimpinan sebuah organisasi maka hal ini akan mempengaruhi kohesi kepemimpinan, artinya kita membeli seekor ikan yang kepalanya sudah mulai busuk, dan tinggal menunggu kebusukan pada badan dan ekornya.

Oleh: Dr. HC Ary Ginanjar Agustian (Corporate Culture Consultant)

Republika, 16 Juli 2012

This template supports the sidebar's widgets. Add one or use Full Width layout.